Tes Fisik Masuk Brimob yang Perlu Anda Ketahui

Seperti yang kita tahu, Indonesia adalah negara hukum, yang mana mempunyai seperangkat alat hukum yang dapat digunakan sebagai penertib masyarakat. Selain kemiliteran Indonesia yang mana dinilai sebagai militer terkuat di Asia Tenggara. Dalam kepolisian juga banyak divisi yang terbagi atas kegiatan mereka masing-masing. Salah satunya adalah anggota kepolisian Polri atau Brimob. Untuk masuk ke dalamnya, kita juga harus memahami bagaimana kondisi fisik kita terlebih dahulu, karena nantinya kita akan diuji dengan berbagai tes yang ada sebelum masuk ke dalam keanggotaan.

Ada banyak ujian yang harus anda pahami jika memang anda memiliki keinginan yang besar untuk masuk ke dalam keanggotaan polri. Seperti hal nya tentara Indonesia yang termasuk dalam angkatan bersenjata terbaik di dunia, anggota brimob juga dituntut untuk memiliki ketahanan yang fisik terutama karena mereka bertugas kapanpun ada panggilan. Ada beberapa ujian atau tes yang akan anda hadapi di sini, namun yang paling sering dikhawatirkan oleh calon-calon pendaftar adalah ujian fisik atau tes yang menguji ketahanan serta kekuatan tubuh. Layaknya anggota militer yang merupakan personel militer terbaik di dunia, maka para anggota harus memiliki tubuh yang bugar. Beberapa ujian fisik untuk masuk ke dalam Brimob akan disampaikan pada penjelasan di bawah ini :

Ujian fisik yang ditujukan pada pria dan wanita tentunya berbeda, namun pada dasarnya, langkah yang harus dilalui kurang lebih sama. Di sini kami akan membahas mengenai segala ujian yang ada kaitannya dengan kesehatan, yang mana penjelasannya terdapat pada informasi di bawah ini :

1. Pengujian Kesehatan Tahap 1

Dengan pengujian fisik. Sama halnya dengan syarat masuk TNI Wanita, calon peserta harus melalui seleksi kesehatan terlebih dahulu. Ada beberapa yang dilihat di sini, yaitu mulai dari pengecekan kondisi tubuh, kemudian dilakukan dengan pengecekan yang lebih mendalam seperti tinggi, berat badan, organ kelamin, kebersihan dan fungsional telinga, dan juga mata. Hal tersebut cukup penting bagi calon peserta, apabila salah satu saja kategori gagal, maka bisa dipastikan calon peserta tersebut tidak dapat mengikuti kegiatan berikutnya. Kemudian setelah itu ada langkah berikutnya yang harus dlakui calon peserta. Supaya bisa masuk kepolisian Indonesia yang turut ikut serta untuk menangani berbagai penyebab konflik seperti penyebab konflik Poso dan juga penyebab konflik Aceh, tentunya anda diharuskan untuk lulus pada tahap 1 ini.

2. Psikotest

Dalam tahap ini peserta tidak perlu mengeluarkan tenaga secara fisik, namun lebih ke arah menggunakan kecerdasan mental dan otak untuk bisa melaluinya. Untuk bisa menyelesaikan atau menengahi berbagai konflik di Indonesia seperti yang dikarenakan oleh penyebab konflik antar agama ataupun penyebab konflik antar suku, maka polisi perlu memiliki sifat tenang dan kecerdasan untuk berfikir dan mengendalikan emosinya. Banyak sekali tipe ujian dasar yang harus dilakukan oleh calon peserta, seperti tes verbal, penggunaan logika, dan lain sebagainya. Sebenarnya calon peserta bisa menyiapkan sebuah bekal untuk hal ini, dengan cara mempelajari simulasi-simulasi psikotes kepolisian yang bisa didapat dari buku atau media lainnya. Jadi, mereka tidak perlu khawatir akan kebingungan yang didapat saat menjalankan tes. Dengan sikap santai dan tenang, ujian apapun pasti bisa dilalui dengan mudah.

3. Ujian Fisik (Seleksi Jasmani)

Nah untuk langkah selanjutnya adalah saat yang paling penting untuk ditunggu-tunggu, yaitu ujian fisik. Banyak dari calon peserta yang gagal karena tidak memenuhi target. Perlu anda tahu bahwa dalam ujian ini, hal-hal yang akan dinilai adalah push-up, shuttle run, pull up, sit up, dan jangan lupa berenang. Ya, di sini diwajibkan bagi calon peserta untuk bisa berenang, karena nantinya polisi tidak hanya bertugas di darat saja. Untuk anda yang belum bisa berenang, maka latihlah diri anda mulai dari sekarang, daripada nanti dipermalukan pada ujian ini. Persyaratan untuk masuk memang tidak seberat pada syarat masuk TNI Angkatan Laut ataupun syarat masuk TNI Angkatan Darat Kopassus yang terkenal sangat kejam.

[AdSense-B]

4. Pengujian Kesehatan Tahap 2

Untuk pengecekan kesehatan kali ini, pengamatn dilakukan untuk memeriksa kondisi badan dari dalam, mulai dari pengecekan jantung, darah, mata, dan juga tes urine. Hal ini dilakukan untuk melalukan pemantapan anggota yang bisa masuk ke dalam akademi, dan juga untuk mengeliminasi peserta yang terbukti mengonsumsi obat-obatan terlarang. Dengan adanya pengujian ini, anda bisa memiliki kesempatan masuk ke dalam pasukan Birmob, yang berkat mereka, Indonesia tidak lagi berada pada posisi negara-negara dengan militer terlemah. Justru, Indonesia bisa mencapai posisi bergengsi di angkatan darat terkuat di ASEAN.

Untuk selanjutnya, ada berbagai tips yang bisa anda lakukan untuk mempersiapkan diri demi mendapatkan kesuksesan dalam pengujian kesehatan nanti. Hal yang pertama kali anda lakukan adalah niat terlebih dahulu dalam hati, anda perlu ijin dari diri anda sendiri untuk melakukan latihan dengan konsisten, dan bukan hanya saat mood saja. Perlu anda ketahui bahwa latihan-latihan di sini perlu dilakukan untuk mempersiapkan tubuh anda agar lebih bugar dan sehat dari biasanya. Berikut olahraga yang dapat anda lakukan di sela-sela kesibukan anda:

1. Berlari selama kurang lebih 15 menit

Hal yang pertama kali dapat anda lakukan adalah berlari memutari lapangan dengan jangka waktu sekitar 15 menit. Untuk pria, maka dianjurkan untuk memutari lapangan yang sekiranya berukuran sekitar 300-400 meter kurang lebih 6 kali, dan bagi wanita mungkin bisa memutari lapangan tersebut setidaknya 5 kali. Bila anda yang masih kurang staminanya, bisa melakukan lari cepat ditengah-tengah sesi berlari, ataupun berjalan sejenak kemudian berlari kembali. Namun jangan berhenti ditengah jalan, untuk memutari lapangan tersebut, anda hanya diberi waktu sekitar 12 menit saja oleh penguji, itu bukanlah waktu yang lama.

2. Latihan Push-up, Sit-up, dan Pull-up (Chinning)

Selanjutnya, setelah lari tadi anda bisa beristirahat sejenak, kemudian melanjutkan dengan gerakan-gerakan yang nantinya akan diujikan. Ada tiga gerakan utama di sini yaitu Push up, sit up, dan juga pull up. Untuk masing-masing, pria dianjurkan untuk bisa melakukan setidaknya 35 kali push up, 10 kali pull up, dan 30 kali sit up. Untuk wanita sendiri, dianjurkan untuk bisa melakukan hal-hal tersebut setidaknya dengan selisih 5 kali dari pria. Mungkin bagi anda yang merasa sangat kelelahan bisa melanjutkan gerakan-gerakan ini dengan jangka waktu setengah jam atau lima belas menit setelah berlari tadi.

[AdSense-C]

3. Latihan Berenang

Selanjutnya adalah latihan untuk berenang. Bagi anda yang memang dari awal belum bisa berenang, maka inilah saatnya bagi anda untuk mulai berlatih. Anda bisa meminta tolong siapapun untuk mengajari anda berenang, bisa pelatih, atau orang terdekat anda. Selanjutnya, apabila anda sudah cukup mahir untuk berenang, anda perlu melatih otot kaki dan lengan anda untuk bisa berenang sampai 25 meter. Hal ini sangat diperlukan untuk ujian nanti.

Itulah tadi sedikit pembahasan mengenai tes fisik untuk masuk ke dalam keanggotaan brimob. Salah satu rego di kepolisian ini adalah salah satu penolong kita dari adanya penyebab konflik horizontal dan penyebab pelanggaran HAM vertikal ataupun konflik-konflik lain yang ada di Indonesia, meskipun bukan merupakan pasukan elit terkuat di dunia.