Sponsors Link

Jenis-jenis Demokrasi yang Ada di Dunia

Sponsors Link

Berbicara mengenai demokrasi, di dalam dunia ini tidak hanya ada satu demokrasi saja, namun demokrasi tersebut memiliki cabang-cabang yang mana berasal dari beberapa aspek. Seperti pada referensi-referensi yang dapat anda lihat pada ciri-ciri negara demokrasi, demokrasi di Indonesia merupakan demokrasi Pancasila, yang mana menjunjung tinggi nilai-nilai yang ada alam pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia, yaitu Pancasila. Di negeri ini dengan mudah kita dapat menjumpai bagaimana pelaksaan demokrasi di Indonesia saat ini itu sendiri melalui berbagai aksi-aksi yang ada yang dilakukan oleh pemerintah, yang mendapatkan antusiasme dari rakyat Indonesia sendiri, yaitu dengan berjalannya pengertian Pilkada serentak. Selain dari pilkada itu sendiri, nilai-nilai demokrasi juga telah ditanamkan seja dini melalui pelajaran-pelajaran yang ada di sekolah, dan kemudian dikembangkan hingga terjun ke masyarakat secara langsung.  Hal itu merupakan hal yang sangat umum terjadi pada negara kita ini, namun bagaimana dengan negara lainnya?

ads

Untuk bisa menghormati berbagai jenis-jenis Hak Asasi Manusia, suatu pemerintahan tentunya harus menciptakan istem revolusioner untuk bisa mengedepankan kehidupan rakyatnya. Seperti pada kasus terjadinya reformasi, yang mene memberikan dampak positif Reformasi seperti adanya dampak positif kebebasan Pers. Dan itu juga merupakan gambaran umum mengenai demokrasi sendiri, di Indonesia, Di negara lainnya, tentunya mereka memiliki demokrasi mereka sendiri, yang bisa diatur berdasarkan ideologi, cara penyampaian, dan faktor lainnya. Demokrasi yang ada pada negara satu tidak bisa dipaksakan begitu saja pada negara lainnya. Namun, demokrasi tadi bisa dijadikan referensi untuk membentuk sistem pemerintahan yang baru, yang mana paling cocok dengan budaya dan kehidupan rakyat sendiri. Oleh karena itu, kita dapat menemukan beberapa jenis dari demokrasi yang ada di dunia. Ada sembilan jenis totalnya, langsung saja kita menuju kepada jenis demokrasi yang pertama.

1. Demokrasi Tidak Langsung

Bula dilihat berdasarkan bagaimana cara penyampaian aspirasi nya, maka ada dua jenis demokrasi di sini, yaitu Demokrasi Tidak Langsung dan Demorkasi Langsung. Lalu apakah yang membedakan keduanya? Pada demokrasi tidak langsung ini aspirasi masyarakat tertuang terlebih dahulu ke wakil-wakil rakyat terpilih untuk kemudian disampaikan ke dalam dewan. Jenis demokrasi seperti ini diaplikasikan kepada negara yang memiliki banyak sekali rakyat, sehingga bila bertatap langsung antara pemerintah dengan rakyat yang sebegitu banyaknya, akan sangat tidak efektif. Jadi untuk bisa menampung pendapat masyarakat, ditunjuk suatu perwakilan yang dipilih dari rakyat atau pemerintah untuk membantu menyampaikan aspirasi rakyat.

Namun seperti di Indonesia, wakil-wakil rakyat justru dinilai belum menjalankan tugas dengan baik dan justru merugikan negara dalam hal keuangan karena adanya korupsi. Meski sempat ada ketegangan mengenai dibubarkannya dewan perwakilan tersebut, ternyata sampai sekarang masih belum direalisasikan karena masih membutuhkan beberapa pertimbangan.

2. Demokrasi Langsung

Beda dengan demokrasi tidak langsung, pada demokrasi langsung ini pemerintah berhadapan langsung dengan masyarakat untuk membicarakan suatu masalah. Contoh dari demokrasi tidak langsung ini adalah pemerintahan lama di Amerika Serikat, yang mana pemimpnnya masih mau untuk datang langsung ke balai desa setempat untuk membicarakan segala problema dengan masyarakat, serta mendapatkan masukan secara langsung dari masyarakatnya. Tidak hanya pada negara saja, demokrasi langsung juga bisa diterapkan pada kota atau kabupaten, karena jumlah masyarakatnya juga tidak terlalu banyak, dan masih dalam ruang lingkup yang tidak begitu luas. Mereka bisa membicarakan mengenai kekurangan-kekurangan yang ada di dalam kota, seperti permintaan perbaikan jalan, membicarakan tarif angkutan umum, dan lain sebagainya.

3. Demokrasi Perwakilan Referendum

Demokrasi ini sebenarnya serupa dengan demokrasi tidak langsung, dimana pendapat masyarakat ditampung terlebih dahulu pada organisasi perwakilan  yang telah ditunjuk untuk menyampaikan usulan yang telah disetujui kepada pemerintah. Namun bedanya adalah, dalam demokrasi ini ada sistem referendum yaitu bedasarkan perjanjian yang telah dibuat antara rakyat dengan perwakilannya.

Sponsors Link

4. Demokrasi Parlementer

Sistem pemerintahan yang parlementer ini sampai sekarang diaplikasikan oleh negara Jepang, yang berperan dalam latar belakang Perang Asia Pasifik. Selain Jepang, ada juga negara Irak yang memiliki peran penting di perang-perang penting yaitu latar belakang Perang Teluk 1 dan akibat Perang Teluk 2. Ada beberapa ciri penting pada sistem demorkasi parlementer ini, yatu kekuasaan DPR yang lebih kuat dari pemerintah, lalu tugas menteri yang bertanggung jawab kepada DPR. Segala keputusan dalam sistem pemerintahan ini tidak dapat diganggu gugat.

5. Demokrasi dengan Sistem Pemisahan Kekuasaan

Demokrasi dengan sistem pemisahan kekuasaan juga bisa disebut sebagai negara presidensial. Yang membedakan demokrasi ini dengan demokrasi yang ada di atas, adalah negara yang dikepalai oleh seorang presiden, dan presiden yang memiliki kekuasaan untuk mengangkat dan menurunkan menteri. Selain itu, tugas menteri tidak lagi untuk DPR, melainkan untuk presiden. Dan juga, posisi antara DPR dan Presiden juga mempunyai kedudukan sebagai lembaga negara yang sama.

6. Demokrasi Perwakilan Rakyat

Jenis demokrasi ini merupakan gabungan dari dua jenis lainnya lainya, yaitu demokrasi tidak langsung dan demokrasi perwakilan, yang mana sebuah negara masih bisa memiliki badan eksekutif dan legislatif, namun dalam pelaksanaan kebijakan harus tetap memikirkan tentang rakyat karena sudah ada referendum atau perjanjian sebelumnya.

7. Demokrasi Liberal

Demokrasi yang menganut ideologi liberal ini dianut oleh negara adidaya Amerika serikat, yang berhasil memiliki militer terkuat di Amerika Selatan dan militer terkuat di Amerika Latin, serta merupakan aktor dari terjadinya invasi Amerika Serikat ke Afghanistan. Dalam demokrasi ini, kebebasan individu sangat dijamin oleh negara.

8. Demokrasi Rakyat atau Sosial Komunisme

Berbeda dengan liberal, pada paham komunisme ini tidak mengutamakan kepentingan indivudlagi, namun lebih berfokus kepada kepentingan kelompok dan rakyat, terutama rakyat kecil, karena memang ideologi ini bertujuan untuk mensejahterakan rakyat dengan asumsi bahwa seluruh rakyat harus medapatkan perlakuan yang sama dalam pandangan politi dan hukum. Dengan ini, maka penyebab konflik antar golongan bisa diperkecil

9. Demokrasi Pancasila

Demokrasi ini mengangkat prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila yang dicontohkan pada tindakan sehari-hari rakyatnya yang dimuat dalam artikel sebelumnya yaitu contoh Demokrasi Pancasila. Dalam demokrasi ini sangat ditekankan mengenai persatuan Indonesia  yang merupakan kebudayaan dari negara kita yang patut dipertahankan.

10. Demokrasi Formal

Sedangkan pada prioritasnya ada 3 jenis demokrasi yakni Formal, Material, dan Camouran. Dalam demokrasi yang formal, hampir sama dengan demokrasi pancasila yakni memandang semua orang memiliki kedudukan yang sama, tanpa mengurangi hak-hak individu.

Sponsors Link

11. Demokrasi Material

Bila demokrasi di atas membahas mengenai kebebasan dalam berpolitik, dalam demokrasi ini yang dibahas adalah kebebasan dalam bidang sosial dan juga ekonomi. Ini diterapkan pada negara komunis seperti China dan Rusia.

12. Demokrasi Campuran

Bentuk dari demokrasi campuran ini ialah gabungan dari kedua demokrasi di atas, yang mana menyatakan bahwa semua orang memiliki hak dan kewajiban yang sama di mata hukum dan menjunjung tinggi kesejahteraan rakyat.

Berbagai jenis demokrasi tadi merupakan sistem pemerintahan yang sangat baik dan efisien. Mengapa? Karena sudah seharusnya demokrasi tadi bisa memajukan kehidupan rakatnya, melakui demokrasi yan dikembangkan berdasarkan idologi dan budaya yang dianut oleh negara tersebut.

Jadi, dengan beberapa variasi demokrasi ini, diharapkan kehidupan rakyatnya anti bisa semakin terjamin karena adanya match antara rakyat dengan sistem pemerintah yang ada. Dan apabila masih ditemukan kekurangan-kekurangan yang ada, dapat dilakukan pembaharuan sistem pemerintahan kembalidi masa yang akan datang.

, ,
Post Date: Wednesday 21st, March 2018 / 02:28 Oleh :
Kategori : Hukum