Sponsors Link

7 Keajaiban Perang Afghanistan Melawan Uni Soviet

Sponsors Link

ads

Keajaiban merupakan ungkapan yang cocok untuk mendeskripsikan keadaan yang ajaib namun bukan bersifat magic. Banyak yang mengatakan keajaiban ialah nama lain dari kerja keras. Namun, bagi beberapa orang percaya bahwa keajaiban hanya akan di berikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Contoh konkritnya adalah, ketika seseorang di vonis menderita suatu penyakit kritis yang bahkan tidak ada obatnya. Namun, suatu ketika ia dapat sembuh total dan kembali sehat bugar. Maka kita akan menyebutnya sebagai sebuah keajaiban.

Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT yang merupakan pencipta dari alam semesta, jagad raya dan isinya. Beberapa fakta menunjukkan bahwa perang yang terjadi di negara-negara muslim memiliki kisah-kisah sendiri yang bahkan bagi oramg awam tidak akam mempercayainya. Karena secara nalar dan logika hal tersebut tidak masuk akan. Namun, bagi Allah SWT tidak ada hal yang tidak masuk akal. Salah satu konflik yang paling menyita perhatian dunia ialah perang Afghanistan sebagaimana latar belakang perang afghanistan . Perang ini melibatkan pasukan Mujahidin Afghanistan melawan pasukan merah dari Uni Soviet.

Secara persenjataan tentu saja tidak seimbang seperti pada latar belakang perang arab israel . Uni Soviet sendiri merupakan negara adidaya dengan peralatan militer canggih. Sedangkan tentara mujahidin hanya dibekali oleh senjata sederhana. Namun, ternyata pada akhirnya pasukan Mujahidin dapat mengusir tentara merah dri tanah afghanistan. Pada faktanya berdasarkan cerita pasukan merah yang berjasil selamat, mereka sendiripun sangat takut jika harus menghadapi pasukan Mujahidin sendiri. Karena kuasa dan bantuan dari Allah SWT berikut 7 keajaiban perang Afghanistan melawan Uni Soviet. Simak selengkapnya.

1. Pertolongan Allah SWT kepada Kaum Mujahidin dalam Mengusir Tentara Merah Soviet

Ada beberapa kisah yang tersisa saat peperangan di tanah Afghanistan antara pasukan mujahidin dan pasukan Uni Soviet. Kisah tersebut dirangkum dalam  sebuah buku  yang berjudul Ayatur Rahman fi Jihadil Afghan” (Tanda-tanda Kekuasaan Allah dalam Jihad Afghanistan) tentang keajaiban-keajaiban yang terjadi selama perang. Buku tersebut ditulis oleh Dr. Abdullah Azzam, salah satu panglima mujahidin Afghanistan yang terkenal. Beberapa kisah didalamnya menceritakan bagaimana pertolongan Allah SWT dalam mengusir pasukan tentara Merah dari tanah Afghanistan.

Beberapa kisah tersebut antara lain, seorang anak usia 3 tahun, di malam hari dengan gagah berani membawa korek api menuju tank Soviet. Sang komandan bingung dan bertanya apa maksud bocah tersebut. Bawahannya dengan tergopoh-gopoh memberi tahu bahwa balita itu bertekad membakar tank-tank musuh yang masuk ke desanya!. Simak juga latar belakang perang teluk , latar belakang perang korea , dan latar belakang perang salib .

Ada juga kisah mengenai Seorang wanita, yang dalam kesempatan lain, ada di depan mesjid yang di dalamnya terdapat pejuang muslim yang tengah dikepung tank-tank musuh. Si wanita berdoa, “Ya Allah, jika Engkau akan memberikan kekalahan pada para mujahidin yang ada di dalam sana, maka jadikanlah diriku sebagai tumbal untuk menyelamatkan mereka…” Padahal, dua hari lagi wanita itu akan melangsungkan pernikahannya. Benar saja, wanita itu tewas diberondong peluru tentara musuh dan para mujahidin bisa menyelamatkan diri.

Sponsors Link

2. Kisah 40 Pejuang Mujahidin yang Membuat Kalang Kabut Pasukan Rusia

Ada pula kisah pasukan Mujahidin yang hanya 40 personel membuat kalang kabut sepasukan besar Rusia. Dengan bermodalkan senjata sederhana dengan pinggang dililit kain kafan putih, mereka berteriak, ”Allahu Akbar!” dan menerjang barisan musuh. Anehnya, pasukan Soviet itu lari tunggang langgang. Prajurit Rusia yang tertangkap mengaku, mereka kabur karena tiba-tiba melihat pasukan Mujahidin berjejal memenuhi bukit. Seruan ”Allahu Akbar” terdengar membahana bak letusan ribuan senjata menggetarkan bumi.

3. 25 Pejuang Mujahidin Digempur 2.000 Orang Pasukan Musuh

Di daerah Syathura, mujahidin yang cuma berkekuatan 25 orang digempur musuh yang berjumlah 2000 orang. Pertempuran sengit terjadi selama empat jam, dengan kemenangan di pihak mujahidin. Musuh yang tewas sebanyak 80 orang dan 26 tertawan. Tawanan Soviet itu mengaku bahwa pasukan mujahidin dengan senapan mesin buatan Amerika menghujani mereka dari empat penjuru mata angin. Padahal, 25 orang pejuang tadi hanya menggnakan senapan sederhana dan hanya menyerang dari satu arah. Simak juga latar belakanh perang teluk 1 , tokoh perang korea , serta konflik korea utara dan korea selatan .

4. Insiden Helikopter

Dalam Majalah GATRA tahun 2001, Ustad Ja’far Umar Thalib, Panglima Laskar Jihad, dan pernah berjuang di sana, bercerita dalam suatu kesempatan Mujahidin terkepung di sebuah lembah. Dua helikopter besar ada di atas dan siap melontarkan bomnya. Sementara para mujahid hanya punya sisa satu bazoka. Allahu Akbar, satu bazoka itu menghancurkan sebuah heli yang, anehnya, kemudian menimpa heli lainnya. Simak juga penyebab terpecahnya korea menjadi dua negara , dan dampak positif perang korea bagi indonesia .

5. Pasukan Tak Terlihat Menghancurkan Tank-Tank Rusia

Pasukan Rusia kaget bukan kepalang. Mereka sudah yakin menang dengan mengerahkan puluhan tank untuk mengepung sekitar 35 orang mujahidin itu. Para mujahidin pun sebenarnya telah terdesak. Mereka merasa tak mungkin lolos dari kepungan tank-tank Rusia. Tiba-tiba sebuah keajaiban terjadi. Tank-tank Rusia diserbu dari luar oleh pasukan tak dikenal. Beberapa tank hancur seperti ditembak roket anti-tank.

Anehnya, pasukan penyerang itu hanya terdengar suaranya, tidak terlihat siapa sebenarnya mereka. Bagaimana sosok tentaranya, seragamnya, semuanya misteri. Mawlani Arsalan menceritakan pengalamannya itu kepada Syaikh Abdullah Azzam.

“Kami saat itu berjumlah 35 orang, dikepung tank-tank Rusia. Kami melawan dengan gigih sampai amunisi kami habis. Saat itu aku menginginkan syahid dengan segala cara agar pasukan Rusia tak menangkapku hidup-hidup. Hingga detik-detik terakhir akhirnya kami pasrah dan hanya bisa berdoa. Aku berdoa kepada Allah agar tidak tertangkap oleh orang-orang kafir itu.”

“Rahmat Allah begitu dekat dengan orang-orang yang berbuat baik,” lanjut Arsalan, “Tiba-tiba situasi berubah. Tank-tank Rusia yang mengepung kami kini terkepung. Kami mendengar suara tapi tak melihat seorang pun. Akhirnya pasukan Rusia itu porak poranda.”

“Bagaimana engkau menafsirkan hal tersebut, apakah mereka malaikat?” tanya Syaikh Abdullah Azzam.

“Kalau bukan malaikat, siapa lagi?”

Sponsors Link

6. Satu Tentara Soviet Memeluk Agama Islam

Bakhretdin Khakimov merupakan salah satu dari ratusan serdadu yang hilang dan memilih menjalani hidupnya di Afghanistan. Kini, dia telah mengganti namanya dengan Sheikh Abdullah, dan mengubah gaya hidupnya penuh dengan nuansa islami.

Berawal dari saat Abdullah ditugaskan ke Afghanistan. Selama tiga tahun di sana, ia sempat memimpin 100 orang pasukan. Sebuah pertempuran di Provinsi Herat pada 1983 telah mengubah hidupnya. Dia mengalami luka parah, peluru mengenai kepala dan punggungnya. Luka itu membuatnya pingsan cukup lama.

Beberapa hari kemudian, dia pun siuman. Namun, dia terkejut mendapati dirinya berada di rumah salah seorang warga Afghanistan, bukan di markas tentara Soviet. Kondisi itu membuatnya pasrah atas keselamatannya.
Ketika saya membuka mata, saya berada di tengah sebuah keluarga. Di sana ada anak-anak yang melihat saya, dan mereka bicara dengan bahasa yang tidak saya pahami,” kenang dia.

Keluarga tersebut merawat Abdullah dengan sangat baik tanpa memandang bahwa ia merupakan tentara agresor yang selama ini memerangi pasukan Mujahidin Afghanistan. Selama masa penyembuhan ia mulai mempelajari islam. Dan akhirnya ia mengucapkan kalimat syahadar dan memutuskan memeluk agama islam dan kemudian bergabung bersama tentara Mujahidin melawan Uni Soviet.

7. Kekalahan Pasukan Beruang Merah Rusia

Pasukan Beruang Merah juga takluk oleh cuaca. Psaukan mujahidin pimpinan Ahmad Syah Mas’ud (yang bergelar Singa Lembah Panshir) pernah dikepung tentara Soviet di wilayah Panshir. Mereka dipaksa bertahan di dalam gua. Sebulan kemudian, yang terjadi justru tentara Rusia mati bergelimpangan karena kedinginan.

Itulah tadi, 7 keajaiban perang afghanistan melawan uni soviet. Tentu merupakan sebuah bukti bahwa pertolongan Allah SWT akan diberikan kepada siapa saja yang berusahan menegakkan akidah islam dengan sungguh-sungguh. Perang Afghanistan menjadi sebuab perang yang cukup sia-sia bagi Uni Soviet karena selain memakan waktu lama pada akhirnya merekan dipaksa harus keluar dan meninggalkan wilayah afghanistan larena menderita kekalahan. Sungguh sebuah kuasa yang hanya bisa diberikan oleh Allah SWT. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

, , , ,
Post Date: Tuesday 20th, March 2018 / 09:29 Oleh :
Kategori : Internasional