Sponsors Link

Latar Belakang Perang Teluk 1 di Timur Tengah

Sponsors Link

Sudah bukan rahasia umum lagi apabila di daerah Timur Tengah sudah terjadi beberapa konflik yang cukup terkenal. Sebaagai contoh saja, adalah peperangan pada penyebab Perang Karbala, penyebab konflik Qatar dan Arab Saudi, dan juga Penyebab Perang Yaman. Dan salah satu contih yang lainnya adalah Perang Teluk. Perang Teluk ini merupakan konflik yang terjadi antara dua negara besar, yakni Irak dan Iran. Banyak spekulasi mengenai apa yang terjadi antara kedua negara tersebut. Pada awalnya, wilayah dimana kedua negara tadi berselisih merupakan wilayah dengan peradaban yang maju bernama Mesopotamia, yang mana memiliki berbagai spesifikasi yang sangat diinginkan oleh wilayah-wilayah sekitarnya. Yang terdekat dari wilayah lainnya adalah negara Irak dan Iran. Oleh karena itu, terjadilah sebuah pertikaian untuk memeperebutkan wilayah tersebut pada awalnya, namun pada akhirnya perebutan wilayah tadi jutru membawa dampak-dampak dan penyebab lainnya yang mana membuat konflik anatara ke dua nya semakin berkembang sampai sekarang.

ads

Hampir sama seperti peperangan yang berada pada wilayah penyebab konflik Qatar, sejarah Taliban di Afghanistan, dan juga latar belakang Perang Bosnia Serbia, konflik pada wilayah ini juga tidak lepas dari segi ekonomi yang menguntungkan pihak tertentu. Sleain itu, peperangan seperti ini juga menyangkut pautkan dengan politik, dan kebetulan juga kedua negara ini berkiblat ekonomi pada dua negara besar yang saling bersebrangan, yakni Uni Soviet dan Amerika Serikat. Dengan begitu maka konflik keduanya malah semakin sukar untuk bisa diselesaikan. Konflik antara Iran dan Irak ini sebenarnya sudah terjadi sejak waktu yang lama, dan juga dipicu karena berbagai hal yang mengakibatkan konflik antara kedua semakin menjadi. Lalu apakah sebab dari berkembangnya konflik tersebut, yang sekaligus menjadi latar belakang mengapa kedua negara saling bertikai? Jawabannya ada pada pembahasan latar belakang perang teluk 1  di bawah ini.

1. Konflik Kedua Negara yang Berlarut-larut

Konflik ini termasuk dalam konflik yang paling lama berlangsung di Timur Tengah, yang juga diliputi oleh adanya penyebab konflik horizontal dan juga  penyebab pelanggaran HAM vertikal. Apalagi perebutan teluk ini juga sudah berlangsung sejak lama. Karena lokasi ini adalah lokasi yang sangat strategis dan merupakan jalur distribusi yang efektif bagi Iran dan Irak, maka sudah sepatutnya wilayah ini sangat diinginkan oleh kedua negara tersebut. Namun, dengan persaingan yang cukup lama ini, yang mana saling mempengaruhi justru kepemilikan tempat ini semakin sulit dicapai.

Selain dari perebutan wilayah tadi, kedua negara yang berkonflik selalu saling mencurigai satu sama lain. Satu kebijakan yang dikelurkan pihak lain, merupakan satu hal yang bisa sangat dicuriigai oleh pihak lainnya. Adanya kecurigaan yang saling berkembang tiap harinya itu semakin membangun rasa benci antara satu sama lain. Dan dengan kebencian tersebut, konflik ini sangat sulit untuk bisa diselesaikan dengan cara damai

2. Perebutan Teluk

Seperti yang telah dibahas pada paragraf sebelumnya, salah satu sebab yang sangat dominan dari peperangan ini adalah untuk memperebutkan teluk. Jalur yang bernama Shatt Al Arab merupakan jalur distribusi yang berada di antara kedua negara tersebut. Karena jalur tersebut merupakan sebuah jalur yang sangat bagus untuk mendistribusikan minyak, maka tidak salah bila mereka sangat menginginkan hal itu. Karena, apabila salah satu dari pihak berhasil untuk menguasainya, maka ia bisa lebih unggul dari pihak lainnya. Selain itu, ekonomi suatu negara yang berhasil menguasainya akan lebih tinggi dari pihak lainnya, dan hal itu akan menimbulkan rasa iri dan menimbulkan potensi konflik selanjutnya

3. Adanya Persaingan Antara Kedua Wilayah

Salah satu latar belakang perang teluk 1 adalah persaingan. Persaingan antara Irak dan Iran sudah berlangsung sejak lama. Kemajuan pada bidang apapun merupakan seperti kegiatan pamer terhadap pihak lainnya. Sebagai contoh saja, perkembangan teknologi di satu negara membuat negara lainnya iri. Hal-hal ini sebetulnya bagus, apabila dijadikan sebagai langkah untuk memajukan negara, seperti satu negara yang ikut serta memajukan negaranya karena “termotivasi” negara lain yang memiliki kemajuan yang lebih tinggi. Hal itu justru bisa menjadi penyemangat untuk bisa saling bersaing dengan positif. Namun apabila kemajuan tersebut dijadikan sebagai rasa iri dan benci, maka hanya akan ada konflik yang akan menyambut di masa yang akan datang.

Sponsors Link

4. Syiah dan Sunni

Selain dari perebutan jalur utama yang terkesan sangat strategis tadi, ada sebab lain dari konflik yini yang menyangkut mengenai penyebab konflik antar ras, penyebab konflik antar suku, dan penyebab konflik antar agama, yakni adanya perbedaan Antara Syiah dan Sunni. Perkembangan dari Syunni tadi menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi kaum Iran, yang diisi oleh kaum Sunni. Dari kecurigaan inilah, adalah suatu dampak konflik agama atau aliran yang ada diantara keduanya.

5. Perbedaan Keberpihakan Politik

Dan juga, salah satu latar belakang yang mempengaruhi adanya konflik atau perang teluk 1 adalah keberpihakan politik. Kedua negara ini, Iran dan Irak. Iran yang merupakan pro Barat sangat kontras dengan Irak yang pro Uni Soviet, paling tidak untuk beberapa waktu yang lama. Dari hal otu tadi, ada sengketa wilayah yang kembali diperebutkan yang dikarenakan oleh penyebab konflik antar golongan tadi. Ada beberapa wilayah di Iran yang diklaim sebagai wilayah Irak, meskipun area tersebut merupakan kekuasaan Iran pada era sebelumnya. Amerika yang juga memiliki histori invasi Amerika Serikat ke Afghanistan ini juga merupakan pembela Amerika Serikat, yang mana ikut serta memburu salah satu pemimpin Irak yang terkenal. Dikarenakan hal itu pula, rasa sakit hati dari rakyat Irak semakin menjadi dan bukannya semakin mereda.

Sponsors Link

6. Adanya Percobaan Pembunuhan Perdana Menteri Irak

Salah satu hal yang paling kontroversial dari peperangan ini adalah permainan licik dengan metode percobaan pembunuhan. Ada satu percobaan yang ditujukan kepada Deputi Perdana Menteri dari negara Irak, yakni Tariq Aziz. Salah satu langkah yang diambil oleh pemerintahan Irak kala itu adalah menangkap beberapa orang yang dicurigai sebagai pelaku, serta mengambil langkah untuk melakukan deportasi kepada warga Syiah berdarah Iran yang tinggal di Irak. Pemerintahan Irak kala itu yang diwakili oleh salah satu orang yang sudah dikenal masyarakat dunia, Saddam Husein, menyimpulkan bahwa pelakunya adalah negara Iran, yang bergerak melalui agen-agen yang diluncurkan kedalam Irak secara sembunyi-sembunyi. Karena sebutan pembunuh itulah, Iran juga tidak terima karena menganggap bahwa pernyataan tersebut merupakan fitnah belaka dan tanpa ada bukti yang vaild yang membenarkan pernyataan tersebut. Mungkin hal itu pula yang menjadi penyebab Perang Teluk 2.

Itulah tadi keenam sebab yang telah kami jelaskan mengenai latar belakang perang teluk 1 yang pertama antara Irak dan Iran. Banyak sekali unsur konflk yang dapat ditemukan di sini, sehingga langkah untuk berdamai semakin susah untuk dicapai tiap harinya. Padahal seharusnya, bila mereka bisa memutuskan untuk bekerja sama dalam pemanfaatan teluk tersebut, maka kedua negara tadi akan saling mendapatkan keuntungan, meskipun jumlahnya tidak sebesar apabila mereka menguasainya sendiri. Namun paling tidak, konflik tersebut bisa diredam dan diselesaikan tanpa melalui jalan kekerasan yang lebih jauh.

, ,
Post Date: Saturday 17th, March 2018 / 08:05 Oleh :
Kategori : Internasional