Sponsors Link

4 Latar Belakang Perang Korea Dalam Sejarah

Sponsors Link

Perang korea merupakan perang saudara yang terjadi antara Korea Selatan dan Korea Utara. Konflik ini dimulai sejak 25 Juni 1950 sampai dengan 27 Juli 1953. Meskipun begitu konflik lanjutan masih sering terjadi antara dua pihak baik Korea Utara dan Korea Selatan. Karena belum ada perjanjian damai antar keduanya, konflik yang sama masih rentan untuk dipicu bahkan hingga saat ini. Kedua negara yang berada dalam satu wilayah Korea masih sering bersitegang.

ads

Korea Selatan dan Korea Utara merupakan dua negara yang berbeda. Keduanya sangat berbeda dalam segala aspek, baik dari segi kehidupan masyarakatnya. Korea Utara lebih tertutup apalagi terhadap media, bahkan penggunaan internet dinegara inipun sangat dibatasi. Berbeda dengan Korea Selatan yang lebih moderen dan bahkan menjadi kiblat fashion dan musik KPOP. Perbedaan inilah yang kemudian sering sekali memicu terjadinya konflik di era saat ini sebagaimana kekejaman perang vietnam paling mengerikan , kronologi kejadian yang mengakhiri perang vietnam , dan  fakta perang vietnam yang tak diketahui publik .

Perang Korea merupakan perang yang sangat diwaspadai dan ditakuti jika sampai terjadi kembali. Karena saat ini kedua negara telah mempersenjatai diri dengan nuklir, yang merupakan senjata mematikam massal. Bahkan Korea Utarapun sangat aktif dalam melakukan uji coba senjata nuklir yang mereka ciptakan. Konflik antar keduanya telah berlangsung dengan panjang dan tercatat dalam sejarah sebagaimana latar belakang perang bosnia serbia , penyebab perang baratayuda , serta latar belakang perang asia pasifik  . Namun, sebenarnya apakah penyebab utama perang Korea yang terjadi dahulu. Berikut 4 latar belakang perang korea dalam sejarah dunia. Simak selengkapnya.

1. Persaingan Ideologi Amerika Serikat dan Uni Soviet

Sejak awal Korea merupakan negara Jajahan Jepang, bahkan saat terjadi perang dunia II tentara Jepang menjadikan makanan, ternak dan logam dari Korea sebagai kepentingan untuk mereka dalam perang. Masa penjajahan Jepang di Korea amat miris, dalam sejarh diceritakan bahwa selama masa penjajahan kekaisaran Jepang memerintahkan untuk dilakukam Asimilasi budaya. Dimana 23,5 juta warga kore dilarang menyanyikan lagu korea, menggunakan bahsa korea atau segala sesuatu yang berkaitan dengan bangsa Korea. Mereka diwajibkan untuk menggunakan bahasa Jepang, serta menjunjung tinggi budaya Jepang.

Bahkan mereka juga memerintahkan semua warga Korea untuk mengganti nama mereka menjadi nama Jepang. Tidak hanya itu, 2,6 juta warga kore dipaksa untuk melakukam kerja paksa di luar negeri. Pada tahun 1945 dimana pada masa akhir perang dunia 2 banyak pemuda Korea yang dipaksa menjadi tentara oleh pihak Jepang. Tentunya masa ini merupakan masa paling berat bagi Korea. Saat akhir perang dunia 2 dan Jepang menderita kekalahan, dunia tidak mengakui adanyak kekuatan Jepang di Korea.

Sponsors Link

Pasca kekalahan Jepang atas perang dunia 2, Amerika Serikat dan Uni Soviet membagi Kora dalam dua wilayah tanpa ada keterlibatan dari pihak Korea. Namun, sebelum hal terjadi telah diawali dengan sebuah peristiwa penyerangan oleh tentara AS dan Soviat ke Korea dalam upaya melepaskan Korea dari jajahan Jepang. Tentara Merah dari Soviet berhasil mendarat menggunakan pesawar Amfibi pada bagian Utara Korea. Sedangkan pihak tentara AS yang diwakili oleh Jenderal Jhon R. Hodge tiba di Selatan untuk menerima penyerahan dari Jepang.

2. Wilayah Korea Dibagi Menjadi Dua Bagian

Pada konferensi Postdam yang berlansung dari bulan Juli-Agustus 1945 secara sepihak telah memutuskan membagi Korea kedalam dua wilayah. Keputusan dalam konferensi ini bertentangan dengan konferensi Kairo yang menyatakan bahwa Korea harus menjadi negara bebas dan merdeka. Keputusan ini diambil secara sepihak oleh pihak Amerika yang saat itu diwakili oleh Dean Rusk dan Charles Bonesteel yang merupakan perwakilan Korea. Padahal kepuyusan yang diambil tersebut merupakan keputusan yang tanpa didiskusikan terlebih dahulu oleh pihak Korea.

Dengan berkuasanya pihak militer maka Jenderal Jhon H. Hodge mengontrol wilayah Korea Selatan. Ia  mengembalikan kekuasaan administrator-administrator kunci kolonial Jepang dan juga polisi kolabolatornya,  ia juga menolak pengakuan USAMGIK terhadap pengakuannya terhadap Republik Rakyak Korea (Agustus-September 1945) ini merupakan pemerintahan yang berkuasa di semenanjung Korea. Penolakan ini disebabkan karena USAMGIK dianggap sebagai bagian dari paham komunis. Kebijakan AS ini kemudian memicu gejolak di masyarakat. Inilah yang kemudian melatar belakangi perang saudara Korea.

3. Pembentukan Korea Utara yang Tidak Disepakati Amerika Serikat

Desember 1945, Komite bersama AS-Soviet menyetujian Konferemsi Menteri Luar Negeri Moskwa (Oktober 1945). lagi-lagi tanpa melibatkan pihak Korea. Komisi tersebut memutuskan bahwa negara tersebut akan merdeka setelah lima tahun di bawah kepemimpinan dewan perwalian. Rakyat Korea marah dan memulai revolusi di Selatan, beberapa hanya melakukan protes, sisanya mengangkat senjata. Penindasan kedaulatan ini kemudian memicu konflik dimana-mana dan terjadi hampir diseluruh wilayah pendudukan AS, ini kemudian membuat USAMGIK kehilangan kekuasaannya.

Sponsors Link

Democratic Council yang dipimpin oleh Syangman Rhee menentang perwalian Soviet-AS di Korea. Menurutnya setelah lepas dari perwalian Jepang selama 35 tahu rakyat Korea tidak ingin lagi berada di bawah kekuasaan perwalian. Demi mendapatkan keuntungan dari memanasnya situasi AS kemudian keluar dari perjanjian Moskwa dan membentuk pemerintahan anti-komunis di Selatan. Selain itu juga AS mengadakan pemilu yang kemudian ditentang oleh Soviet agar AS kembali mematuhi perjanjian Moskwa.

Resultan pemerintah anti-komunis Korea Selatan yang mengumumkan secara resmi konstitusi politik nasional (17 July 1948) memilih Syngman Rhee (20 July 1948) sebagai presiden dan mendirikan Republik Korea Selatan pada 15 Agustus 1948. Demikian juga di Zona Pendudukan Rusia, Uni Soviet mendirikan pemerintahan komunis Korea Utara yang dipimpin oleh Kim Il Sung. Presiden Korea Selatan Syngman Rhee mengusir komunis dan anggota kelompok sayap kiri dari panggung perpolitikan nasional. Merasa dicabut haknya, mereka pergi ke daerah perbukitan dan bersiap melakukan perang gerilya melawan pemerintahan Republik Korea yang disokong oleh Amerika Serikat.

4. Hasil Sidang Umum PBB Desember 1948 yang Memicu Meletusnya Perang

Latar belakang khusus mengenai perang korea adalah  hasil sidang umum PBB yang berlangsung pada bulan Desember tahun 1948. Hasil sidang tersebut  menyatakan pemerintah Korea Selatan merupakan pemerintahan yang diakui/sah di Semenanjung Korea. Selain pengesahan tersebut, dibentuk komisi baru Korea yaitu Comission On Korea, komisi ini memiliki beberapa tugas, meliputi :
  • Berusaha untuk mempersatukan Korea Utara dan Korea Selatan.
  • Menggantikan komisi PBB yang telah dibentuk untuk Korea.
  • Melakukan penyelidikan terkait upaya penarikan pasukan di Semenanjung Korea.
Pengakuan pemerintahan Korea Selatan sebagai satu pemerintahan yang sah di Semenanjung Korea membuat Korea Utara semakin benci dengan Korea Selatan dan AS. Hak-hak yang dimiliki Korut tidak diakui oleh Perserikatan Bangsa Bangsa. Akan tetapi, dari pihak Uni Soviet tetap mendukung keberadaan Korea Utara untuk segera mendapatkan haknya. 
Nah, itulah tadi 4 latar belakang perang korea dalam sejarah dunia. Konflik ini masih berlanjut hingga kini. Simak juga tokoh perang korea ,  latar belakang perang teluk 1 , latar belakang perang salib , Dan ciri-ciri negara otoriter . merupakan konflik yang harus diantisipasi dan jangan sampai terjadi kembali. Karena dampaknya jika saat ini kembali pecah, maka akan memicu kembali perang dunia 3 dan membuat dunia semakin jauh dari kata perdamaian. Semoga artikel ini dapat membantu.

, , , ,
Post Date: Sunday 18th, March 2018 / 06:01 Oleh :
Kategori : Internasional