Sponsors Link

5 Penyebab Negara Korea Terpecah Menjadi Dua Negara Bagian

Sponsors Link

Konflik Korea Utara dan Korea Selatan memang adalah salah satu hal yang kita lihat sebagai perpecahan saudara di dunia. Kita bisa menemukan berbagai konflik yang timbul oleh beberapa hal di berbagai belahan dunia seperti  penyebab perang Yaman dan juga perang yang diakibatkan penyebab konflik horizontal . Perang-perang tersebut dianggap telah menghancurkan dan menimbulkan kerusakan dari berbagai sektor dalam negara tersebut. Rakyat pun tidak terhindar dari berbagai penyebab pelanggaran HAM vertikal . Seperti halnya yang bisa kita lihat dari peristiwa yang satu ini, yang mana justru membedakan antara saudara satu dengan saudara lainnya. Konflik dingin inilah yang terus terjadi di kedua negara bagian Korea yaitu Korea Selatan dan Korea Utara. Keduanya pun awalnya tidaklah bermusuhan, namun ada berbagai faktor yang akhirnya menjadi perenggang hubungan kedua negara tersebut.

ads

Banyak sekali penyebab terpisahnya Korea Selatan dan Korea Utara, namun yang paling utama adalah dari sektor politik. Rasa haus akan kekuasaan yang dimiliki tiap-tiap negara adidaya menyebabkan perebutan wilayah yang terjadi pada semenanjung Korea yang mana memiliki personel militer terbaik di dunia. Ada berbagai pihak utama yang bisa ditelaah di sini, mulai dari Amerika sampai yang terkenal dengan kekuatan militer yang jauh lebih kuat dari militer terkuat di Amerika Selatan  dan juga negara Jepang yang dulu dalam keadaan kritis pasca perang dunia ke dua, namun masih digolongkan sebagai salah satu angkatan bersenjata terbaik di dunia . Untuk lebih jelasnya, mari kita simak berbagai sebab mengapa negara Korea bisa terpecah menjadi dua bagian yaitu Korea Utara dan Korea Selatan. Selengkapnya, ada pada penjelasan-penjelasan berikut:

1. Kemenangan Sekutu di Perang Dunia II

Sebab yang pertama adalah kemenangan Sekutu pada perang dunia kedua. Sekutu memenangkan perang dunia dengan penyerangan sukses yang dilakukan pada kota Berlin, Jerman. Dengan semakin kuatnya kekuatan mereka terutama Uni Soviet, negara itupun tidak ragu untuk terus memperluas wilayah kekuasaanya yang mulai merambat ke dataran Asia. Dengan melihat sasaran yang begitu empuk, Korea nampaknya seperti hal yang mudah untuk diambil begitu saja oleh Uni Soviet. Pencapaian tujuan perang dingin itu dapat dengan mudah dicapai.

Ini merupakan kesempatan bagus, karena dataran Korea pada saat itu masih belum terdapat penguasa satupun yang datang menguasainya. Kesempatan yang menarik bagi Uni Soviet kala itu. Akhirnya, Uni Soviet berhasil menduduki Korea, walaupun bagian Utaranya saja. Perluasan kekuasaan sempat tersendat karena campur tangan Amerika yang mulai “mencegah” perluasan Uni Soviet ke blok Selatan Korea. Oleh karena itu, negara-negara dudukan negara adidaya ini memiliki paham yang berbeda, berkat “penjajahan” yang dilakukan oleh kedua negara tersebut. Pada Korea Utara dihuni oleh salah satu diktator paling kejam di dunia dengan paham komunisnya, sedangkan Korsel yang memiliki liberalisme sebagai ideologinya.

Sponsors Link

2. Perwalian Amerika dan Uni Soviet pada negara-negara bagian Korea

Seperti yang sudah disampaikan pada bagian satu di atas, Korea kala itu diduduki oleh kedua negara hebat, Uni Soviet dan Amerika. Tak henti-hentinya kedua negara tersebut menyampaikan upaya untuk menghentikan satu sama lain untuk melakukan perluasan. Uni Soviet yang merasa kuat terus menantang Amerika yang memang dari awal tidak suka dengan pam komunis Uni Soviet. Penyebab kejadian ini hampir mirip dengan penyebab konflik Berlin. Negara-negara adidaya tersebut nampak seperti wali dari negara yang didudukinya. Amerika seperti wali dari Korea bagian Selatan, dan Uni Soviet wali darinegara bagian Utara. Kedua negara adalah negara yang sangat kuat, bahkan jauh dari negara-negara dengan militer terlemah.

Tidak ada pertempuran yang berarti memang di kala itu, perang dingin pun terlahir dari kedua kubu. Masing-masing negara mengeluarkan himbauan untuk segera meninggalkan wilayah tersebut. Belum lagi ditambah adanya ciri-ciri agresi militer yang berada pada semenanjung Korea untuk memperebutkan wilayah. Perang tersebut dilakukan oleh tentara Korea sendiri kebanyakan, Amerika dan Uni Soviet hanya sebagai pensupport masing –masing anggota tempurnya.

ads

3. Diawali Pendudukan Jepang pada 1910

Seperti yang kita tahu,  Jepang mengalami kekalahan dalam perang sekitar tahun 1900 an, dan kemudian lari menuju dataran Korea. Bersinggah di sana, pelan-pelan Jepang ingin bertindak atau melakukan penguasaan pada daerah itu. Karena memang supply nya sedikit, dan bala tentara masih ada yang bisa digunakan, Jepang menggunakan kekuatannya untuk mulai “menjarah’ negara tersebut sedikit demi sedikit.

Rasa tidak aman dari masyarakat Korea di suatu wilayah, membuat mereka akhirnya tidak memiliki pilihan lain selain pindah ke wilayah yang lain. Beberapa orang Korea akhirnya memutuskan untuk pindah ke wilayah yang lain, yang mana aman dari genggaman Jepang. Timbullah rasa tidak adil dari sana, masyarakat yang tinggal di wilayah kekuasaan Jepang menuduh masyarakat lain yang pindah sebagai pengkhianat karena meninggalkan mereka yang tengah kesusahan karena adanya Jepang. penyebab konflik sosial dalam masyarakat pun muncul.

4. Pembatasan Pemerintahan Uni Soviet Atas Korea

Penguasaan Uni Soviet atas Jepang mulai terlihat jelas di kala era perang dunia ke dua, tepat setelah Uni Soviet memenangkan perang atas Jerman dengan perjuangan yang keras dan sudah berlangsung sejak lama. Mendengar kabar bahwa Uni Soviet berupaya untuk menguasai Jepang, Amerika tidak bisa tinggal diam. Akhirnya Amerika berangkat menuju wilayah Korea dan mendarat pada bagian Selatan Korea. Walaupun tidak sempat untuk melakukan tindakan untuk memasuki wilayah Korea Utara, Amerika cukup lega karena wilayah Selatan Korea belum dikuasai. Artinya, Uni Soviet belum benar-benar menguasai Korea sepenuhnya walaupun merupakan negara dengan kekuatan militer terbesar.

Saat menempati Korea Selatan, Amerika melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan daerah tersebut, dengan melakukan pengajaran ideologi Amerika yaitu liberalisme, dan juga melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan kesejahteraan rakyat Korea Selatan dengan angkatan udara terkuat di dunia yang dimilikinya. Upaya pertemanan yang dilakukan Amerika dengan Korea Selatan berjalan cukup baik, sampai sekarang kita bisa menyaksikan bahwa Korea Selatan memiliki hubungan yang amat dekat dengan Amerika. Kita bisa melihat hal tersebut baik dari segi kerjasama ekonomi, ataupun budaya yang banyak diambil dari modernisasi Amerika.

5. Persebaran Propaganda

Dalam keadaan yang tidak tenan tersebut, Korea Selatan dan Korea Utara menerima berbagai “masukan” dari Amerika dan Uni Soviet. Salah satu bentuknya adalah propaganda yang terus deisrukan ke penjuru negeri. Isinya kurang lebih sama, yang mana menjunjung suatu ideologi. Dalam hal ini yang didukung adalah liberal dan komunis yang terdapat ada dua negara yang berbeda. Liberalisme yang bebas, bebas untuk hidup dan berkehidupan, lalu Komunis yang memuat tentang kerja sama dan kebersamaan.

Kedua idologi tadi nampakanya terus meresap ke tubuh masyarakat Korea Selatan dan Korea Utara hingga kini. Kita bisa melihat jelas paham komunis yang dimiliki Korea Utara, dan juga liberalis yang dianut oleh Korea Selatan. Dengan perbedaan ideologi tersebut, kedua negara tersebut nampaknya tidak bisa begitu saja seling berkompromi mengingat jalan pikiran yang amat berbeda dari kedua negara tersebut. Namun dengan berbgai upaya yang bisa dilakukan dengan ditambah dukungan dan upaya mediasi dari PBB, mungkin suatu hari Korea Selatan dan Korea Utara bisa duduk dalam satu “rumah” pemerintahan Korea dengan harmonis dan saling menghargai.

Sponsors Link

Itulah tadi keempat penyebab mengapa Korea bisa berbagi menjadi dua bagian. Kita berharap, semoga negara kita ini tidak mengalami hl yang serupa. Belum lagi dengan berbagai perbedaan yang terdapat di negara kita. Adagam, suku, belum lagi bahasa. Itu semua bisa dirangkul menjadi satu menjadi keharmonisasian yang amat diperlukan oleh negara kaya seperti Indonesia. Dengan begitu, seluruh lapsan masyarakat bisa saling berintegrasi atas nama kemajuan bersama.

, ,
Post Date: Sunday 29th, October 2017 / 21:04 Oleh :
Kategori : Daerah