Sponsors Link

Penjelasan Mengenai 10 Jenis-jenis Hak Asasi Manusia

Sponsors Link

Kia telah melihat beberapa ciri dari negara-negara dengan sistem pemerintahan yang berbeda, mulai dari negara demokrasi yang memiliki ciri-ciri negara demokrasi, sampai dengan negeraa otoriter yang kontroversial di Indonesia. Kemudian, untuk topik selanjutnya kita akan mengulas mengeai salah satu hal penting yang mana menjadi satu titik pentin dari kedua sistem pemerintahan tersebut, yaitu Hak Asasi Manusia. Hak tersebut sehrusnya adalah suatu hak yang dimiliki oleh setiap orang yang ada di dunia, namun bila pemerintahan menutupi atau tidak memperbolehkan masyarakat memperoleh hak asasinya, maka hal tersebut tentunya sangat menyedihkan. Untuk bisa menerapkan pelaksaan demokrasi di Indonesia saat ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik, jaminan atas Ham juga dapat ditemukan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai contoh Demokrasi Pancasila.

ads

Anda bisa melihat pada ciri-ciri Negara Otoriter bahwa kebebasan masyarakat untuk memperoleh haknya sangat dibatasi, terutama oleh diktator paling kejam di dunia yang menguasai negara-negara tersebut. Padahal, hak asasi sendiri sangat banyak jenisnya, dan menyangkut sendi-sendi kehidupan bermasyarakat. Hal terperinci mulai dari kehidupan personal, hingga kebebasan untuk berpolitik semua dapat ditemukan dalam Hak Asasi Manusia. Oleh karena itu, sudah sepantasnya hak tersebut dipenuhi untuk bisa hidup dengan damai dan tentram dan menjalankan kewajiban dengan baik sebagai warga negara. Nah, apa sajakah jenis-jenis HAM yang kita bicarakan tadi? Kami akan menampilkan 10 dianataranya dalam paragraf di bawah ini, yang dimulai dengan hak personal atau personal right yang menempati tepat pertama dalam penjelasan mengenai jenis-jenis hak asasi manusia.

1. Hak Pribadi atau Personal untuk Memeluk Agama

Hal yang pertama ialah jaminan atas hak pribadi atau hak personal, yang meliputi segala kebebasan individu. Termasuk di dalamnya adalah kebebasan untuk beragama apapun sesuai dengan hati nurani. Bila seandainya ada pengekangan dari pemerintah untuk bebas memilih agama, maka itu merupakan salah satu sumber dari penyebab pelanggaran HAM vertikal dan bahkan mencoreng prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila. Sudah seharusnya masyarakat dibebaskan untuk memilih dan menyesuaikan diri dengan agama yang dianutnya karena agama juga merupakan faktor yang penting dalam kehidupan.

Mengajarkan kedamaian dan memiliki hukuman dan larangan tersendiri juga merupakan suatu metode menertibkan masyarakat yang baik. Namun, dengan lahirnya hak ini, maka kita juga perlu melengkapinya dengan sikap toleransi terhadap masyarakat yang memiliki agama lain. Dengan begitu, keseimbangan antara hak dan kewajiban bisa menghasilkan perdamaian yang indah.

2. Hak Ekonomi

Selanjutnya adalah hak ekonomi, yang mana mengandung makna bahwa setiap orang bebas untuk berperan serta terhadap sektor ekonomi negara melalui usaha yang dilakukannnya, bisa bekerja, atau mementuk tempat usaha yang memberikan masyarakat kesempatan untuk bekerja. Perubahan ini sangat terasa di Indonesia setelah adanya reformasi dahulu, yang membuat masyarakat Indonesia semakin terpacu untuk meningkatkan ekonomi. Anda bisa melihaat refrensinya pada dampak positif Reformasi.

3. Hak Asasi Untuk Hukum dan Pemerintahan

Selain itu, setiap manusia juga seharusnya mendapatkan berbagai fasilitas hukum dan pemerintahan dari negara tersebut, tidak melihat faktor apapun yang ada pada diri individu itu tersebut. Jadi, di mata hukum, semua orang akan mendapatkan perlakuan yang sama. Untuk itulah, segala bentuk intimidasi secara hukum sudah tidak dapat lagi ditemukan pada negara yang menjamin hak asasi manusia warganya. Dan dengan aturan yang jelas, maka masyarakat bisa mematuhi larangan yang berlaku dan juga menaati aturan hukum yang ada.

Sponsors Link

4. Hak Asasi Politik

Selanjutnya adalah kebebasan masyarakat untuk ikut serta dalam politik, jadi masyarakat bisa dengan bebas menyatakan pendapat, menyatak suara lewat pemilihan umum, atau ikut sera dalam dunia politik itu sendiri dengan mencalonkan diri. Masyarakat juga bisa mengembangkan pengertian analisa politik menurut pengelihatan mereka sendiri.

Hal ini tentunya dimanfaatkan masyarakat dengan baik dengan membentuk partai baru yang memiliki tujuan mereka sendiri.

5. Hak Asasi Sosial Budaya

Satu lagi yang termasuk dalam jenis-jenis hak asasi manusia adalah hak sosial budaya. Hak ini menyangkut seluruh kehidupan untuk bisa bersosial dan berbudaya. Seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk bisa memperoleh pendidikan yang layak, pelayanan masyarakat, juga bebas untuk mengembangkan nilai moral dan budaya yang telah ada sejak jaman dahulu. Karena budaya merupakan bagian yang sangat sulit dipisahkan dari kehidupan, maka masyarakat bisa bebas mengembangkannya, yang mana juga disesuaikan dengan kondisi di jaman yang telah berubah ini.

6. Hak Asasi dalam Prosedural Hukum

Dalam hak ini masyarakat seharusnya mendapatkan perlakuan hukum yang sama dengan masyarakt lainnya. Seluruh prosedur harus dilakukan tanpa melihat faktor pribadi seseorang seperti agama, warna kulit, ras, dan sebagainya. Jadi, prosedur yang dibentuk dan dijalankan oleh lembaga polisi harus bisa dipatuhi oleh seluruh lapisan masyarakat di negara tersebut.

7. Hak Memperoleh Pekerjaan yang Layak

Setiap keluarga pastinya membutuhkan nafkah, oleh karena itu, masyarakat yang mendapatkan hak asasinya diber kebebasan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai kualifikasi yang ia miliki. Bekerja di luar negeri pun diperbolehlkan, dan tidak ada aturan sendiri yang mengekang hal tersebut. Jadi, pemerintah tidak memberikan aturan yang mengikat lagi soal pekerjaan, seluruh masyarakat bisa memilih pekerjaan apa saja yang mereka inginkan, asalkan tidak merugikan negara secara material dan non material.

8. Hak Untuk Bisa Mengembangkan Potensi Diri

Selain itu, tentunya masyarakat memiliki keinginan tersendiri untuk mengembangan dirinya. Bisa saja, mereka bisa ikut serta dalam pasukan seperti kepolisian dan juga tentara nasional Indonesia, yang mana sudah difasilitasi dengan baikoleh pemerintah dengan cara pendaftaran Polisi Lapas, cara masuk Brimob, syarat masuk TNI Angkatan Darat Kopassus. Semua masyarakat bisa mendaftar, laki-laki atau pun wanita semuanya bisa masuk asalkan bisa memenuhi kreteria yang ada.

Sponsors Link

9. Hak Menyatakan Pendapat

Tentunya, hak asasi manusia sendiri menjamin masyarakat memiliki kebasaan bersuara dan menyatakan pendapat asli mereka tanpa adanya batasan apapun. Dengan memanfaatkan dampak positif kebebasan Pers, maka hak bersuara bisa semakin terdorong agar bisa lebih cepat terdengar pemerintah. Selain dari pers sendiri, masyarakat juga bisa memberika pendapatnya lewat berbagai media massa yang berkembang pada suatu negara. Itu juga merupakan pengaruh media massa yang dapat dimanfaatkan dengan baik.

10. Hak Untuk Mendapatkan Keamanan

Yang terakhir adalah hak untuk mendapatkan rasa aman dari negaranya sendiri. Untuk bisa menjamin keamanan dan kenyamanan rkayatnya, sebuah negara akan menyediakan beberapa pelayan masyarakat seperti kepolisian dan juga tentara nasional yang menjaga perbatasan-perbatasan negara dan mengidentifikasi adanya ancaman atau agresi dari negara / kelompok yang lain.

10 hak tadi lah yang termasuk dalam jenis-jenis Hak Asasi Manusia. Tentunya anda akan bisa menemukan lebih banyak jenisnya setelah mengembangkan meskip hak asasi tadi terhadap pola kehidupan bermasyarakat yang beragam.

Namun, meskipun hak asasi manusia sudah mulai diterapkan dan dijaminkan oleh negara, kita sebagai warga negara seharusnya ikut serta untuk menjalankan kewajiban kita sebagai masyarakat sebelum bisa mendapatkan hak asasi yang. Setiap hak pasti ada kewajibannya, jadi kita diharuskan untuk memenuhi kewajiban kita terlebih dahulu, bukan sebaliknya.

, ,
Post Date: Saturday 10th, March 2018 / 05:32 Oleh :
Kategori : HAM