Sponsors Link

Fakta Perang Gaza yang Mencengangkan

Sponsors Link

Sebagai umat muslim, tentunya mayoritas masyakat Indonesia tidak bisa begitu saja melupakan perstiwa yang menimpa saudara sesama muslimnya, sebuah konflik tiada akhir yang berada pada jalur Gaza, Palestina. Seringkali serangan-serangan dari negara oposisi yaitu Israel justru melukai rakyat sipil yang notabene merupakan masyarakat asli daerah tersebut, dan akhirnya terpaksa untuk mencari perlindungan ke wilayah lainnya. Ada beberapa faktor mengenai penyebab Palestina diserangpenyebab Israel dan Palestina perang yang menjadi sebuah latar belakang terjadinya latar belakang konflik Israel Palestina ini. Namun dengan adanya penderitaan rakyat di Gaza yang bisa kita lihat secara langsung di berbagai media, masyarakat muslim dunia tergerak hatinya untuk turut serta membantunya. Indonesia juga ikut di dalamnya, menyumbang gerakan kesehatan dan menyumbang sebuah rumah sakit yang digunakan untuk merawat korban-korban yang berjatuhan dari konflik tersebut. Di sanalah rasa persaudaraan benar-bnar terasa, meskipun berasal dari daerah yang berbeda, dari suku yang berbeda, tapi mereka bisa saling membantu satu sama lain atas dasar kemanusiaan.

ads

Berbicara mengenai kemanusiaan, tentunya tindakan militer yang dilakukan oleh Israel bukanlah bentuk tindakn yang tepat untuk menghargai adanya jenis-jenis Hak Asasi Manusia di dunia ini, mengabaikan keamanan warga sipil hanya untuk memburu pasukan pemberontak yang membela rakyat. Meskipun dalam Timur Tengah sendiri sudah terjadi beberapa konflik seperti latar belakang Perang Teluk dan akibat Perang Teluk 2 , namun kejadian ini adalah yang terparah, sekaligus merupakan perang terlama yang ada pada sejarah peperangan di Timur Tengah, yaitu selama 70 tahun lamanya. Puncak dari konflik ini ialah serangan dari Israel yang merupakan tipe serangan yang membati buta dengan menjatuhkan bom dan meluncurkan rudalnya di area Gaza, yang notabene memiliki jumlah penduduk yang tidak sedikit. Tidak hanya fakta mengerikan itu saja yang dapat ditemukan di Gaza, namun masih banyak fakta-fakta yang bisa diungkap dari konflik Gaza ini. Fakta perang gaza tersebut antara lain :

1. Gaza merupakan sebuah wilayah yang sangat padat

Salah satu akibat konflik Palestina dan Israel yang sangat parah bukan terletak pada infrastruktur ekonomi, bahkan politik pada wilayah itu sendiri. Mlainkan penderitaan rakyatlah yang selalu menjadi sorotan yang menjadi saksi dari kekejaman perang ini. Dampak dari persenjataan Israel yang sangat mutakhir dan efisien sebagai senjata pemusnah masal sangat buruk, bahkan efeknya hampir serupa dengan dampak nuklir terhadap lingkungan. Perlu diketahui bahwa Gaza merupakan wilayah yang sangat padat, yang diisi oleh kurang lebih 1,7 juta, yang mana sepertiga nya tinggal di sebuah area urban bernama Gaza City yang menjadi area dengan serangan terbanyak oleh Israel karena dianggap menyembunyikan hamas.

Dan dengan banyakanya penduduk di Gaza, maka jumlah korban yang tercatat mencapai lebih dari 500 orang yang kebanyakan merupakan wanita dan anak-anak yang sedang berada di rumah sakit atau sedang bersembunyi di rumah mereka. Dalam setahun saja,angka dari korban Gaza meningkat menjadi sekitar 900 orang, yang mana sebagian besarnya bukanlah pasukan Hamas, melainkan warga sipil biasa.

2. Kebohongan Soal jumlah korban

Fakta perang gaza selanjutnya adalah tipu daya Israel. Salah satu fakta yang mengerikan lagi dari adanya beberapa konflik penting mengenai akhir Perang Dingin dan  penyebab konflik horizontal, yang bahkan lebih parah soal itu adalah kebohongan israel dalam menyatakan jumlah korban. Seolah-olah disini membuktikan bahwa Israel melakukan serangaannya dengan hati-hati dan dengan perhitungan yang teliti. Namun tidak pada kenyataannya. Di lapangan, banyak sekali berjatuhan korban dari rakyat sipil, yang bahkan tidak mengetahui keberadaan pasukan Hamas. Pernyataan Israel tadi seolah-olah merupakan hinaan bagi penderitaan rakyat Gaza yang harus melihat korban jiwa setiap harinya. Oleh karena itu, tidaklah heran bagi rakyat Gaza sendiri beserta Hamas sangat membenci Israel, yang hanya seolah menguji persenjataannya untuk dijatuhkan ke rakyat sipil.

3. Adanya gizi buruk pada anak-anak dan balita di Gaza

Dampak mengerikan lainnya dari perang Gaza ini, dibalik adanya penyebab pelanggaran HAM vertikal adalah anak-anaknya, yang merasakan penderitaan yang tiada habisnya. Tercatat oleh WHO, bahwa ada ekitar 10% anak-anak yang kekurangan gizi selama peperangan ini berlangsung. Gizi buruk tadi juga berada pada tahap yang kronis, sehingga untuk perbaikan gizinya, dirasa cukup mustahul karena setelah diasup dengan gizi yang cukup, ternyata hasilnya belum menampakkan adanya perubahan.

Selain dari gizi itu sendiri, anak-anak di Gaza mayortas mengidap PTSD, atau trauma yang berkepanjangan. Tentunya bagi seorang anak, medan perang bukanlah hal yang seharusnya dialami. Waktu mereka bermain dihasbikan untuk bersembunyi di balik shelter yang dibuat sedemikian rupa untuk melindungi mereka. Hal ini menimbulkan trauma luar biasa dalam diri anak-anak, dengan bukti bahwa mereka sangat sulit untuk tidur karena selalu terbayang memori kelam mengenai apa saja yang ada dalam perang tersebut. Akhirnya untuk mengatasi hal ini, relawan mengupayakan untuk menghibur anak-anak tersebut dengan media yang ada, juga melakukan konseling dan psikoterapi.

Sponsors Link

4. Kehancuran ekonomi

Efek buruk selanjutnya dari peperangan ini adalah kehancuran ekonomi. Gaza yang sebelumnya masih belum memiliki tingkat ekonomi yang stabil, apalagi dampak teknologi persenjataan. Dan keadaan itu semakin ditekan dengan adanya serangan dari Israel yang menghancurkan infrastruktur yang ada, dengan hancurnya berbagai bangunan bisnis serta pemerintahan yang ada di sana, maka sudah dipastikan tingkat ekonomi Gaza semakin hancur. Dari kehancuran ekonomi itu sendiri, kehidupan rakyat di Gaza semakin tidak terjamin, karena hal yang dipikirkan terlebih dahulu adalah bagaimana cara berlindung dari adanya serangan. Ha tersebut selalu terbesit di pikiran mereka karena serangan selalu datang hampir tiap harinya.

5. Tindakan Israel yang tidak manusiawi

Mengapa tindakan Israel bisa dibilang tidak manusiawi, karena terlepas dari wilayah yang akan diserang ada pasukan Hamas atau tidak, Israel akan tetap melakukan serangan. Banyak sekali bukti yang memperkuat pernyataan tersebut, yang digambarka dengan adanya serangan d tiap-tiap wilayah di Palestina. Dan mungkin itulah mengapa penyebab Israel dan Palestina perang semakin para, karena kita bisa mengetahui fakta tersebut lewat adanya pengaruh media massa yang bisa meliput dengan jelas betapa mengerikannya kondisi pada wilayah tersebut.

Sponsors Link

6. Pertikaian sudah berlangsung selama 70 tahun lamanya

Konflik ini sebenarnya sudah berlangsung sejak lama, terutama persoalan mengenai perebutan Yerusalem, dan akhirnya perang tersebut semakin berkembang hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Untung saja sudah terdapat kebebasan pers yang mana memberikan dampak positif kebebasan Pers, sehingga kita bisa melihat perkembangan dari konflik tersebut.

Beberapa fakta perang gaza tadi menutup perjumpaan kita pada kali ini untuk membahas apa saja yang ada dalam perang di Gaza. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah hanya membantu rakyat Gaza, karena dengan apa yang mereka punyai sekarang, sangatlah susah bagi mereka untuk bisa bertahan hidup. Langkah-langkah yang bisa kita lakukan adalah memberikan bantuan, atau bahkan melihat ecara langsung bagaimana keadaan di sana, seperti yang telah dilakukan artis Indonesia beberapa waktu yang lalu.

Dan jangan lupa bagi kita untuk berdoa bagi mereka agar diberikan kekuatan dan kesabaran untuk menghadapi semua ini. Karena hal ini tentunya akan sangat menyusahkan, terutama bagi sanak family mereka yang menjadi korban dari peperangan ini.

, ,
Post Date: Wednesday 21st, March 2018 / 02:35 Oleh :
Kategori : Internasional