Sponsors Link

Contoh Kasus Integrasi Sosial Pada Masyarakat Majemuk

Sponsors Link

Pada hari yang istimewa ini yaitu hari lahirnya Pancasila, kita akan membahas suatu hal yang sebenarnya sangat kita perlukan untuk hidup dalam masyarakat yang dinamis seperti di Indonesia ini, yaitu Integrasi Sosial. Dengan merujuk pada prinsip-prinsip Demokrasi Pancasilakelebihan Demokrasi Pancasila dan juga contoh Demokrasi Pancasila, masyarakat Indonesia sebenarnya bisa belajar mengenai arti dari keragaman. Seperti yang kita tahu, Indonesia dihuni oleh masyarakat yang berbeda-beda, mulai dari berbeda agamanya, sampai pada faktor kebudayaan yang berbeda pula.

ads

Semua itu tidak akan dapat berjalan dengan harmonis tanpa adanya integrasi sosial yang bisa menyatukan masyarakat. Salah satu hal positif yang bisa diambil dari dampak positif Integrasi Sosial ini adalah untuk bisa meminimalisir adanya konflik. Meskipun hidup dalam budaya yang sangat berbeda dengan budaya yang ada di kampung halaman, dengan adanya adaptasi, maka hal yang sangat berbeda pun bisa disatukan. Tidak ada lagi alasan untuk berkonflik karena adanya perbedaan.

Meskipun integrasi sosial ini sebenarnya cocok untuk diaplikasikan ke dalam segala bentuk demokrasi seperti ciri ciri demokrasi liberal, ciri ciri Demokrasi Terpimpin, dan demokrasi rakyat, namun hal tersebut tidak ada artinya tanpa adanya dukungan dari masyarakat sendiri. Apabila mereka mengacuhkan begitu saja rasa saling menghormati dan adaptasi, maka integrasi sosial tadi seolah tidak ada gunanya. Masyarakat perlu berperan aktif untuk bisa mengaktifkan fungsi dari Integrasi Sosial yang sebenarnya untuk menciptakan suatu lingkungan masyarakat yang harmonis meskipun banyak sekali ditemukan beberapa perbedaan.

Namun apabila integrasi sosial tadi tidak dilakukan dengan maksimal, maka masyarakat akan cenderung untuk melakukan pertikaian dengan masyarakat lainnya seperti pada contoh kasus integrasi sosial di bawah ini. Untuk itu, perlunya kita pahami terlebih dahulu apa arti sebenarnya dari Integrasi sosial sebelum mengaplikasikannya dalam kehidupan.

Integrasi Sosial

Berbicara mengenai integrasi sosial, maka kita tidak bisa memisahkannya dari faktor yang paling penting, yakni masyarakat. Meskipun banyak sekali kejahatan yang terjadi di masyarakat seperti contoh kejahatan cyber crime, contoh kejahatan kemanusiaan, contoh kejahatan genosida, namun paling tidak dengan adanya integrasi sosial, maka tindakan kejahatan lain seperti konflik masyarakat dapat diredam.

Integrasi sosial sendiri berarti persatuan masyarakat, yang semula memiliki berbagai macam perbedaan, mulai dari perbedaan etnis, budaya, agama, yang kemudian bersatu padu menjadi satu masyarakat yang utuh. Akhirnya, hal tersebut melahirkan sebuah keteraturan sosial dalam masyarakt yang bisa menghasilkan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Sponsors Link

Tujuan dari integrasi sosial ini sebenarnya sangat penting, yakni untuk bisa mencegah bubarnya masyarakat akibat permasalahan yang ada seperti konflik antar masyarakat dan juga perbedaan pendapat. Hal ini dapat membuat masyarakat semakin kokoh untuk bisa berdiri di atas segala macam perbedaan yang ada.

Diversitas Masyarakat Indonesia

Kita bisa melihat pada lingkungan sekitar kita, bahwa masyarakat yang hidup di sekitar kita memiliki berbagai macam perbedaan. Tentu tidak semua orang memiliki kesamaan. Ada yang memiliki perbedaan agama, ada yang memiliki perbedaan budaya, dan ada yang memiliki perbedaan etnis. Perbedaan tersebut dapat memberikan warna tersendiri pada masyarakat. Apabila mereka bisa hidup dengan saling menghormati dan menghargai, maka lingkungan masyarakat yang sehat dan harmonis bisa diciptakan.

Namun dilain sisi, apabila masyarakat tidak bisa hidup dengan masyarakat lain yang berbeda dengan mereka, maka dengan pikiran yang radikal dan etnosentris, konflik antara keduanya bisa muncul kapan saja. Dan tentu saja, akan banyak korban yang berjatuhan dari peristiwa tersebut. Kita bisa melihat contoh buruk dari hal ini pada penyebab konflik antar agama, penyebab konflik antar ras, dan juga penyebab konflik antar suku di Indonesia.

Untuk bisa mengantisipasi hal tersebut, integrasi sosial bisa memberikan peran yang penting untuk bisa menyatukan masyarakat-masyarakat yang berbeda tadi. Hal ini penting untuk bisa meningkatkan solidaritas masyarakat, dan bisa membuat mereka lebih kuat untuk menghadapi berbagai macam perbedaan yang ada di sekitar mereka.

Bentuk Integrasi Sosial

Integrasi sosial memiliki dua bentuk, yaitu Asimilasi dan Akulturasi. Asimilasi adalah pembauran budaya, jadi budaya yang berbeda bergabung menjadi satu untuk membentuk kebudayaanyang baru, yang terkadang memiliki beberapa ciri dari kebudayaan yang asli. Namun, budaya campuran ini cenderung bisa diterima karena merupakan perpaduan dari budaya-budaya menjadi satu sehingga dapat menyesuaikan untuk masyarakat yang berbeda-beda.

Selain Asimilasi, ada bentuk Integrasi Sosial yang lain, yaitu Akulturasi. Akulturasi Budaya bukan hal yang asing terdengar di telinga bukan? Akulturasi ini seperti penyerapan beberapa unsur dari budaya asing yang kemudian dimasukan ke budaya asli tanpa menghilangkan sifat dan karakteristik dari budaya asli tersebut. Contoh dari Akulturasi ini adalah adanya budaya Sekaten, dan juga masuknya beberapa agama di Indonesia seperti Hindu, Buddha, Islam, dan agama lainnya.

Faktor Pendorong Integrasi

Integrasi sosial juga didukung dari faktor-faktor yang bisa membuat Integrasi berjalan dengan lebih ekektif. Ada faktor internal dan eksternal yang bisa mendorong berjalannya integrasi. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri masyarakat sendiri seperti kesadaran diri akan pentingnya gotong royong dan juga kesadaran diri mereka sebagai makhluk sosial. Sebenarnya faktor internal inilah yang merupakan faktor yang paling penting.

Selain dari faktor internal, ada juga faktor eksternal. Faktor eksternal ini berasal dari luar masyarakat yang berasal dari perkembangan jaman, dan juga pengaruh dari masyarakat lain. Contoh dari faktor eksternal ini adalah ditemukannya persamaan dalam kebudayaan, ada juga persamaan dalam visi dan misi, adanya kondisi yang memaksa adanya toleransi, dan juga tuntutan dari perkembangan jaman.

Selain dari dua faktor yang anda baca di atas, ada faktor-faktor lain yang juga dapat mendorong berjalannya integrasi sosial, termasuk di dalamnya adalah faktor homogenitas kelompok, ukuran kelompok, faktor geografi, dan efektivitas dari komunikasi.

Sponsors Link

Contoh Kasus Integrasi Sosial

Untuk bisa memahami mengenai dampak dari integrasi sosial, pentingbagi kita untuk mengetahui contoh-contohnya yang ada di sekitar kita. Pentingnya Integrasi yang bisa dipengaruhi juga oleh akibat spionase bagi Integrasi Nasional dapat memberikan dampak yang sangat posifit bagi masyarakat yang menjalankannya. Contoh-contoh yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, adalah pada sekolah, yang mana mewajibkan siswanya untuk memakai seragam untuk menyetarakan seluruh siswanya. Jadi, tidak ada mahasiswa yang memakai pakaian yang lebih bagus dibandingkan dengan teman-temannya.

Lalu untuk contoh kasus integrasi sosial yang negatif, kita bisa melihat pada peristiwa sampit yang terjadi antara masyarakat Dayak dan imigran dari Madura. Konflik tersebut menyebabkan banyak sekali korban jiwa, yang mayoritas merupakan para imigran.

Melihat dari contoh di atas, kita bisa setuju bahwa integrasi sosial merupakan salah satu metode pengendalian konflik sosial yang bisa menekan atau meminimalisir dampak dari akibat kriminalitas dan juga konflik masyarakat.

Contoh kasus Integrasi sosial telah kami sampaikan pada uraian di atas. Kami harap semoga dengan informasi yang kami sampaikan, masyarakat bisa lebih sadar akan arti dan pentingnya sebuah Integrasi Sosial, terutama untuk masyarajat majemuk di Indonesia.

Indah bukan apabila meskipun ada perbedaan yang seolah memisahkan antara masyarakat satu dan lainnya, tapi mereka bisa tetap bersatu karena adanya toleransi dan adaptasi. Maka dengan begitu konflik bisa sangat diminimalisir dengan efektif.

, ,
Post Date: Saturday 02nd, June 2018 / 05:00 Oleh :
Kategori : Daerah