5 Akibat Spionase Bagi Integrasi Nasional

Spionase berasal dari bahasa prancis (espionnage) adalah suatu praktik pengintaian, memata-matai untuk mengumpulkan informasi mengenai sebuah organisasi atau lembaga yang dianggap rahasia tanpa mendapatkan izin dari pemilik yang sah dari informasi tersebut. Pada dasarnya spionase berbeda dengan pengumpulan data intelejen, sebab spionase bisa mengumpulkan informasi dengan mengakses tempat di mana informasi tersebut disimpan atau orang yang mengetahui mengenai informasi tersebut dan akan membocorkannya melalui berbagai dalih.

Spionase dianggap sebagai bagian dari tindakan instutisional yang biasanya dilakukan oleh pemerintahan atau badan intelejen seperti pada akibat agresi militer bagi integrasi nasional . Istilah ini muncul pada awalnya diaggap sebagai kegiatan memata-matai musuh yang potensial atau aktual dengan tujuan militer. Namun, dalam perkembangannya tindakan spoionase juga digunakan untuk memata-matai perusahaan lebih di kenal dengan istilah spionase industrial. Banyak negara secara rutin memata-matai baik musuh maupun aliansi mereka, walaupun mereka memiliki kebijakan untuk tidak berkomentar akan hal ini.

Kamus Hukum Black 1990 mendefinisikan spionase sebagai: “mengumpulkan, mengirimkan, atau menghilangkan informasi yang berhubungan dengan pertahanan nasional”. Risiko spionase sangat bervariasi sebagaimana penyebab perang israel dan palestina . Seorang pejabat dapat dituduh melanggar hukum negara yang dimata-matai dan dapat dideportasi atau bahkan dipenjarakan. Seorang agen yang memata-matai negaranya sendiri dapat dipenjarakan karena spionase atau bahkan dihukum atas dasar pengkhianatan. Berikut 5 Akibat Spionase Bagi Integrasi Nasional, simak selengkapnya.

1. Mengancam Kedaulatan Negara

Spionase merupakan tindakan yang berpotensi mengancam kedaulatan negara. Spionase dapat menciptakan kegoncangan sebab informasi rahasia yang disimpan dapat disebarluaskan. Tentunya hal ini dapat dianggap sebagai tindakan dan upaya yang mengancam kedaulatan negara. Sebab beberapa informasi yang sifatnya sangat rahasia harusnya tidak diketahui publik bisa bocor akibat tindakan ini. Tentunya hal ini dapat menimbulkan permasalahan yang baru seperti pada penyebab israel dan palestina berperang .

Rahasia negara yang kemudian disebarluaskan tentu dapat memicu ketegangan. Apalagi jika informasi tersebut sifatnya sangat rahasia. Maka jika tersebar luas maka potensi konflik yang ditimbulkam bisa sangat luas. Tentunya potensi konflik yang besar dapat berdampak dan sekaligus memicu pada terancamnya kedaulatan negara. Kondisi ini dapat menimbulkan konflik dan kerusuhan yang luas dan berdampak pada pemerintahan. [AdSense-B]

2. Menjatuhkan Harkat Dan Martabat

Pada masa pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono kita sempat dihebohkan dengan tindakam spionase pemerintah Australia terhadap beberapa pejabat pemerintahan Indonesia. Hal ini diketahui dari catatan  Edward Snowden bahwa Australia menyadap pembicaran banyak pejabat negara, termasuk presiden SBY. Hal ini memunculkan konflik bilateral. Hal ini dianggap merendahkan harkat martabat negara karena terlihat bahwa Australia mencurigai apa saja plan Indonesia di kawasan sebagaimana penyebab konflik antar ras .

Tindakan ini tentukan merupakan bentuk tindakan yang dapat menjatuhkan harkat dan martabat. Baik bagi negara yang melakukan tindakan spionase atau negara yang menjadi korban. Keadaan ini menunjukkan bahwa terdapat rasa saling tidak percaya. Tentunya hal ini seara tidak langsung akan membuat kedua negara bersitegang.  Sebab penyadapan terutama kepada para pejabat mengindikasikan bahwa negara pelaku ingin mengetahui segala langkah di pemerintahan. Kondisi ini tentunya dapat menjadi ancaman, sebab hal yang sifatnya privasi kemudian dapat menjadi konsumsi publik.

3. Menimbulkan Rasa Saling Curiga

Akibat yang lainnya yang bisa ditimbulkan adalah pastinya menimbulkam rasa saling curiga. Tentunya hal ini dapat berdampak pada kerjasama yang sudah dijalin. Anda bisa bayangkan bagaimana jika kedua belah pihak negara sudah saling mencurigai. Maka tentunya akan bisa menimbulkan dampak terhadap kondisi internal negara tersebut. Mereka akan menutup akses satu sama lain, sehingga tentunya hal ini dapat dimanfaatkan oleh pihak lain yang tak bertanggung jawab sebagaimana ciri-ciri demokrasi terpimpin . Sehingga potensi konflik yang lebih besar akan bisa terjadi.

Rasa curiga tersebut dapat menimbulkam rasa saling tidak percaya antara kedua belah pihak. Jika telah begini maka tentunya dapat menjadikam keduanya bersitegang. Selanjutnya akan membuat keduanya saling bermusuhan. Jikan hal demikian telah terjadi maka potensi konflik yang lebih besar dapat terjadi. Misalnya aksi saling menyerang antar kedua pihak. Jika dianalogikan pastinya setiap negara akan merasa terancam keamanan nasionalnya saat rahasia mereka diketahui oleh negara lain. [AdSense-C]

4. Dapat Memicu Perang

Sebagaimana telah dijelaskan pada poin sebelumnya bahwa potensi konflik yang lebih besar dapat di timbulkan dari peristiwa ini salah satunya sebagai dampak konflik agama . Salah satunya dampak yang paling besar adalah peperangan. Dalam hal ini informasi yang sifatnya rahasian bahkan sangat rahasia adalah sebuah informasi yang hanya boleh diketahui oleh pihak-pihak tertentu. Biasanya informasi tersebut merupakan informasi mengenai misi rahasia. Tentunya jika hal ini sampai diketahui oleh negara lain maka tentu dapat membahayakan negara yang bersangkutan.

Potensi perang bisa saja terjadi jika salah satu negara terutama yang menjadi korban tidak menerima tindakan negara pelaku. Tentunya rahasia yang diketahui pihak lain dapat menjadi potensi bencana apabila disebarluaskan. Hal ini juga mengingat bahwa tindakan ini merupakan tindakan ilegal yang dapat mengancam bagi keduanya. Maka tidak ada pilihan lain selain ajakan perang. Tentu saja hal ini akan sangat berdampak bagi keamanan nasional dan bisa jadi akan menyulut konflik global.

5. Memutuskan Kerjasama Bilateral antar Negara yang Bersangkutan 

Akibat terakhir yang dapat ditimbulkan adalah putusnya kerjasama yang telah dijalin oleh kedua negara sebagai contoh kejahatan kemanusiaan . Tentunya dalam menjalankan sebuah negara kita akan menjalin kerjasama dengan negara lain yang dapat dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. Hal ini tentunya memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kemajuan perkembangan sebuah negara. Selain itu, dalam hubungan internasionalnya kita tidak dapat melepaskan diri dari segala bentuk kerjasama dengan negara lain.

Namun, dengan dilakukan spionase ini, maka tentu saja dapat berakibat terhadap segala bentuk kerjasama antar dua negara tersebut. Beberapa pihak yang merasa dirugikan akan tindakan ini pasti mendesak pemerintah untuk dapat segera bertindak tegas. Salah satu tindakan yang bisa diambil adalah dengan memutus semua bentuk kerjasama bilateral antar kedua negara. Meskipun kondisi ini dapat merugikan namun, hal ini merupakan langkah paling untuk memberi pelajaran kepada negara pelaku. Jika tidak bersikap tegas maka dikhawatirkan pada lain kesempatan mereka akan menggunakan data tersebut untuk menyerang kita.

Selain itu, cara ini merupakan cara paling bijak dan langkah paling efektif untuk memberi efek jera. Daripada menyulur api permusuhan dan berakhir pada perang yang bisa menimbulkan perang. Maka langkah ini dapat diambil sebagai cara yang paling baik. Tentunya hal ini menjadi upaya penyelesian yang relatif dapat memberi efek kepada keduanya.

Itulah tadi, 5 Akibat Spionase Bagi Integrasi Nasional. Tentu dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi anda. Semoga artikel ini dapat bermanfaatn bagi anda.