Pengertian Demokrasi Rakyat dan Ciri-cirinya

Demokrasi rakyat dapat diartikam sebagai suatu sistem dimana pemerintahan berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dalam demokrasi rakyat, pemegang kekuasaan tertinggi ialah rakyat itu sendiri. Jenis demokrasi rakyat ini banyak digunakan di beberapa negara didunia. Sebab siatem ini dinilai paling tepat dan fleksibel untuk digunakan. Apalagi pada negara-negara dengan jumlah penduduk yang besar dan heterogen sebagaimana Indonesia.

Jika berbicara mengenai demokrasi rakyat, maka pembahasannya sudah pasti akan meluas sebagaimana pelaksanaan demokrasi di indonesia saat ini . Oleh karena itu, dalam artikel ini hanya akan dibatasi mengenai pembahasan, pengertian dan ciri-ciri dari demokrasi rakyat itu sendiri. Demokrasi telah muncul sebagai akibat dari ketidakseimbangnya antara kekuasaan yang ada di pemerintahan. Sehingga kemudian memunculkan sebuah paham baru yang dapat menyetarakan anatara penguasan dan non-penguasa.

Pangertian Demokrasi Rakyat 

Demokrasi rakyat memegang peranan penting dalam sistem pemerintahan. Selama sebuah pemerintahan berpola demokrasi rakyat tidak melenceng maka, rakyatlah yang akan berada smdi puncak kekuasaan. Artinya bahwa semua kebijakam yang diambil oleh para wakil rakyat haruslah memberikan dampak yang signifikan bagi semua kalangan. Nah, agar lebih paham dalam memaknainya maka berikut akan kami uraikan mengenai pengertian demokrasi  dari para ahli bersumber dari wikipedia .

Menurut Abraham Lincoln

“Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.”

Menurut Charles Costello

“Demokrasi adalah sistem sosial dan politik pemerintahan diri dengan kekuasaan-kekuasaan pemerintah yang dibatasi hukum dan kebiasaan untuk melindungi hak-hak perorangan warga negara.”

Menurut Hans Kelsen 

“Demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat. Yang melaksanakan kekuasaan Negara ialah wakil-wakil rakyat yang terpilih. Di mana rakyat telah yakin, bahwa segala kehendak dan kepentingannya akan diperhatikan di dalam melaksanakan kekuasaan Negara.”  [AdSense-B]

Menurut Jhon L. Esposito

Demokrasi pada dasarnya adalah kekuasaan dari dan untuk rakyat. Oleh karenanya, semuanya berhak untuk berpartisipasi, baik terlibat aktif maupun mengontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Selain itu, tentu saja lembaga resmi pemerintah terdapat pemisahan yang jelas antara unsur eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

Menurut Sidney Hook

Demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana keputusan-keputusan pemerintah yang penting secara langsung atau tidak didasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan secara bebas dari rakyat dewasa. 

Menurut C.F. Strong

Demokrasi adalah Suatu sistem pemerintahan di mana mayoritas anggota dewan dari masyarakat ikut serta dalam politik atas dasar sistem perwakilan yang menjamin pemerintah akhirnya mempertanggungjawabkan tindakan-tindakannya pada mayoritas tersebut.

Menurut Henry B. Mayo

Kebijaksanaan umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan-pemilihan yang didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasana di mana terjadi kebebasan politik.

Menurut Merriem

Demokrasi dapat didefinisikan sebagai pemerintahan oleh rakyat; khususnya, oleh mayoritas; pemerintahan di mana kekuasaan tertinggi tetap pada rakyat dan dilakukan oleh mereka baik langsung atau tidak langsung melalui sebuah sistem perwakilan yang biasanya dilakukan dengan cara mengadakan pemilu bebas yang diadakan secara periodik; rakyat umum khususnya untuk mengangkat sumber otoritas politik; tiadanya distingsi kelas atau privelese berdasarkan keturunan atau kesewenang-wenangan.

Menurut Samuel Hutington

Demokrasi ada jika para pembuat keputusan kolektif yang paling kuat dalam sebuah sistem dipilih melalui suatu pemilihan umum yang adil, jujur dan berkala dan di dalam sistem itu para calon bebas bersaing untuk memperoleh suara dan hampir seluruh penduduk dewasa dapat memberikan suara.

Berdasarkan pengertian demokrasi diatas pada dasarnya semuanya berada pada tangan rakyat  artinya bahwa sesungguhnya oengertian demokrasi dan demokrasi rakyat hampir sama. Namun, jika dibedah lebih dalam lagi dari berbagai jenis demokrasi seperi demokrasi liberal dan kapitalis tentu merupakan kebalikan dari demorasi rakyat itu sendiri. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa demokrasi rakyat ialah sebuah bentuk khusus sistem pemerintahan yang memenuhi fungsi diktator proletar atau kekuasaan penuh pada rakyat. Demokrasi ini pada dasarnya adalah kebalikan dari demokrasi liberal atau demokrasi kapitalis. [AdSense-C]

Ciri-ciri Demokrasi Rakyat

Meskipun secara konsep demokrasi ini banyak dianut oleh negara di dunia. Namun, pada faktanya hal ini tidak dapat dijadikam sebuah patokan untuk menyamaratakan ciri demokrasi rakyat secara universal. Oleh karena itu, dalam hal ini maka yang akan dibahas dalam artikel ini ialah mengenai ciri-ciri demokrasi rakyat yang dianut oleh Indonesia. Berikut akan dipaparkan secara lebih jelas.

1.Rakyat Tidak Mengenal kelas Sosial

Dalam demokrasi rakyat pada dasarnya tidak dikenal istilah bangsawan dan non bangsawan, Kelas orang kaya dan miskin, semuanya sama rata dan sama rasa. Sistem demokrasi rakyat pada dasarnya adalah untuk menganulir adanya perbedaan strata dan kelas yang marak dan akhir-akhir ini menjadi faktor pemici kerusuhan. Namun, pada faktanya masih cukup sering kita temui diskriminasi akibar dari oerbedaan tingkat dan kelas sosial dimasyarakat. Sebenarnya kelas-kelas tersebut dibentuk karena asumsi-asumsi masyarakat yang kemudian dikaitkan dengan tingkat perekonomian seseorang.

2.Rakyat Dibebaskan Dari Keterikatan pada Pemilikan Pribadi Tanpa ada Penindasan dan Paksaan

Dalam demokrasi rakyay maka rakyak diberi kekebasan atas kepemilikan pribadi tanpa ada penindasan dan paksaan. Mengenai hal ini tentu saja hak kepemilikan harus berdasar pada undang-undang yang meudian di sahkam oleh imstansi atau badan yang terjait dengan urusan tersebut. Pada dasarnya dalam demokrasi rakyat setiap indivisu memiliki kebebasan atas kepemilikan pribadi sebagaimana diatur dalam undang-undang.

3.Adanya jaminan HAM 

Sesuai dengan pasal 28 A-J didalam kitan UUD 1945 maka demokrasi rakyat yang di anut oleh Indonesia bercirikan dengan dinjunjungnya HAM atau Hak Azasi Manusia. HAM sendiri merupakan hak dasar yang melekat pada setiap individu yang diberikan sejak ia lahir sampai dengan meninggal dunia. Setiappelanggaran atas HAM maka akan dikenai sanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Penegakan terhadap jenis hak azasi manusia juga merupakan tigas bagi pemerintah yang sampai saat ini masih menemui perbagai kendala yang merupakan dampak positif reformasi dan dampak positif kebebasan pers .

4.Adanya Jaminan Kemerdekaan Bagi Warga Negara untuk Berkumpul dan Beroposisi

Dalam demokrasi rakyat, negara memeberindan menjamin kebenasan bagi setiap individu untuk berkumpul dan beroposisi. Selama hal tersebut masih dalam korodor dan batas-batas yang tidak melanggar hukum maka pemerintah tidak berhak untuk membubabrkannya. Namun, jika perkumpulan tersebut memang nyata dan terbukti telah melanggar baik norma sosial dan sebagai penyebab konflik antar golongan , hukum dan bahkan bersifat radikal maka pemerintah bebas untuk membubarkannya. Pada dasarnya kita semua telah diberikan kekebasan tersebut, tergantung bagaimana kita menyikapi dan mempergunakan kekebasan yang ada tersebut dengan bijak dan tanggung jawab.

5.Perlakuan dan Kedudukan Sama Bagi Seluruh Warga Negara dalam Hukum 

Sebagai negara hukum tentunya demokrasi rakyat juga memandang dan memberikan perlakukan yang sama dan setara bagi semua warga negara di mata hukum sebagai bentuk prinsip prinsip demokrasi pancasila dan menjadi contoh demokrasi pancasila  . Namun, pada faktanya banyak spekulasi yang berkembang dilayar kaca bahwa hukum Indonesia saat ini lebih tajam kebawah namun tumpul ke atas. Semakin anda memiliki kekuasaan dan uang maka hukumam yang akan dijatuhkan akam sebentar, sebaliknya jika anda tak berkuasa dan beruang maka hukum akan mencekik anda.

Pengertian demokrasi rakyat dan ciri-cirinya tentu akan semakin membuat anda memahami mengenai makna demokrasinitu sendiri. Sehingga dapat memberikan gambaran implementasinya dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.