Sponsors Link

2 Dampak Konflik Agama Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Sponsors Link

Konflik agama dapat diartikan sebagai pertikaian antar agama baik antar sesama agama itu sendiri ataupun antar agama yang satu dan yang lainnya. Agama merupakan sebuah prinsip kepercayaan terhadap tuhan dengan ajaran-ajaran, kewajiban dan kebaktian yang bertalian dengan kepercayaan itu sendiri. Di Indonesia sendiri kebebasan menganut beragaman diatur dalam UUD 1945 dan merupakan hak dasar azasi bagi manusia. Hak yang melekat secara pribadi dan tidak ada yang boleh mencampurinya. Negara kita merupakan negara demokrasi yang mengakui kebebasan umat beragaman untuk menganut agama apapun yang dipercayainya. Islam, kristen, khatolik, hindu, budha dan konghucu merupakan agama yang telah diakui secara resmi oleh pemerintah.

ads

Setiap agama selalu mengajarkan kebaikan dan menjauhi segala bentuk tindak kejahatan sebagai larangannya. Meskipun begitu, terdapat hal hal yang selalu memicu adanya perselisihan seperti juga penyebab perang padri . Padahal toleransi antar umat bergama merupakan hal yang patutnya sangat dijunjung. Sebagaimana kita tahu bahwa perbedaan agama bukan merupakan alasan untuk saling membenci dan memecah belah persatuan bangsa. Kerukunan antar umat beragama menjadi hal yang harus diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian maka kita dapat hidup saling berdampingan, selaras, harmonis dan saling menghormati setiap penganut agama. Namun, ketika sebuah konflik selalu dikait kaitkan dengan agama, maka dampak nya akan sangat krusial. Bahkan dapat memicu timbulnya perpecahan bangsa. Sebuah konflik agama tidak akan pernah menumbuhkan hal yang baik, bahkan yang akan terjadi adalah kebalikan dari itu semua. Berikut 2 dampak konflik agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Simak selengkapnya.

1. Dampak Langsung

Dampak secara langsung merupakan dampak yang akan langsung dirasakan oleh individu/kelompok yang terlibat dalam pusara konflik agama seperti juga akibat perang banjar . Hal yang paling dasar adalah akan timbulnya ketidakharmonisan/keretakan hubungan antara pihak pihak yang berkonflik. Keretakan ini terjadi pada kelompok atau individu yang saling bertikai. Kelompok/individu yang bertikai biasanya tersulut karena adanya statement yang berkembang yang berhubungan dengan isu isu agama. Selain hai diatas dampak langsung yang ditimbukan dari konflik agama antara lain sebagai berikut :

  • Perubahan Kepribadian Seseorang

Konflik selalu melibatkan dua pihak yang bertikai. Entah apakah itu antar individu atau kelompok seperti juga penyebab pertempuran bandung lautan api . Namun, dapat dipastikan bahwa pihak pihak yang tetlibat langsung dalam konflik akan memgalami perubahan kepribadian. Biasanya kelompok/individu yang tersulut konflik akan mengalami kondisi curiga dan rasa benci dengan  lawan yang sedang berkonflik. Perasaan curiga dan benci ini kemudian dapat menimbulkan adanya tindak kekerasan. Baik kekerasan verbal ataupun kekerasan fisik dan psikis. Tentunya hal ini akan sangat berdampak pada jiwa/psikologis seseorang/kelompok.

  • Timbulnya Kehancuran Akibat Konflik Baik Pada Harta Benda, Hingga Korban Jiwa

Saat kedua belah pihak yang tersulut konflik mulai bereaksi. Maka, tentu ada aksi aksi yang dapat memimbulkan dampak yang berbahaya. Saat salah satu pihak tersulut untuk menggunakan metode kekerasan seperti penyebab negara korea terpecah menjadi dua negara. Maka, tentu tidak ada pilihan bagi pihak lawan selain melawan dan bertahan. Tentunya dampak dari tindak kekerasan yang terjadi adalah tidak lain menimbulkan kerugian secara riil dan materiil. Kerugian Harta benda bahkan nyawa dapat terjadi akibat pertikaian yang ditimbulkan. Tentunya hal ini merupakan hal yang sangat tidak diharapkan oleh kita semua. Apalagi jika diikuri dengan perusakan perusakan pada fasilitas umum. Tentunya akan dapat melumpuhkan jaringan suatu wilayah.

Sponsors Link

  • Situasi Keamanan Tidak Kondusif

Konflik agama semakin meluas dan tidak hanya melibatkan satu individu atau satu kelompok saja. Mereka yang ikut merasakan dampak konflik dapat turut serta masuk ke pusaran konflik seperti konflik korea utara dan korea selatan . Tentu hal ini kan membuat susana semakin memanas. Dan pada akhirnya berimbas pada situasi keamanan di wilayah yang bertikai. Saat ada dua kubu yang bertikai maka jangan berharap anda akan merasa aman saat berjalan di wilayah tersebut. Bukan hanya pihak yang berkonflik sebagai pihak yang tidak turut dalam konflikpun akan merasakan hal yang tidak nyaman jika berada pada wilayah tersebut. Akibatnya aktifitas kerja tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Tentu saja hal ini akan berdampak pada perekonomian secara pribadi. Akibatnya tingkat kemiskinan akan semakin meningkat pada wilayah yang berkonflik.

  • Dapat Melumpuhkan Roda Perekonomian

Ketika tindak kekerasan mulai meningkat dalam intensitas yang lebih keras dan tinggi. Tentu dampak yang di timbulkan dari konflik agama juga akan semakin meluas seperti juga penyebab konflik berlin . Kerusakan fasilitas umum ditambah situasi keamanan yang tidak kondusif tentu akan sangat berpengaruh pada roda perekonomian suatu wilayah. Perputaran transaksi keuangan terhenti, kegiatan jual beli minim, orang tidak bisa bekerja dan menghasilkan uang. Hal inilah yang kemudian akan mematikam roda perekonomian sebuah wilayah. Tentunya hal ini tidak hanya berdampak pada wilayah tersebut namun juga bisa berdampak dalam skala wilayah yang lebih luas. Perekonomian nasioanal akan semakin terpuruk dan membuat kepercayaan para investor asing menurun.

  • Terhambatnya Pendidikan Formal dan Informal

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya perusakan fasilitas umum, yang sering dilakukan adalah dengan merusak sekolah sekolah. Dengan kerusakan ini tentu akan sangat berdampak pada aktivitas pendidikan. Anak anak sekolah tidak lagi memiliki ruang kelas untuk belajar. Sehingga mereka terpaksa akan diliburkan atau belajar di lokasi lain yang masih dirasa cukup aman seperti penyebab perang suriah . Meskipun begitu tentunya hal ini akan sangat berdampak pada psikologis anak-anak.

Sponsors Link

  • Dominasi Kelompok Pemenang

Sebuah konflik entah itu pihak yang merasa benar atau pihak yang disalahkan pasti menginginkan kemenangan atas konflik yang terjadi. Kemenangan tersebut bisa menjadi indikator bahwa merekalah pihak yang benar. Padahal dalam konflik tidak ada pihak yang bisa mengklaim dirinya benar. Kemenangan salah satu pihak akan menimbulkam dominasi di wilayah konflik. Kelompok yang menang akan merasa arogan dan otoriter seperti latar belakang konflik israel palestina . Dominasi ini kemudian akan berdampak pada tertindasnya kaun minoritas yang kalah. Dan bahkan mereka bisa terusir dari wilayah tersebut.

2. Dampak Tidak langsung

Dampak tidak langsung merupakan dampak yang dirasakan oleh pihak pihak yang tidak terlibat langsung dalam konflik. Dampak ini juga merupakan wujud dari dampak jangan panjang yang ditimbulkan dari sebuah konflik seperti penyebab perang libya . Dampak ini tidak langsung dirasakan oleh pihak yang berkonflik. Dampak-dampak tersebut seperti timbulnya perpecahan antar umat beragama. Adanya kelompok yang menyatakan dirinya benar dan pihak lainnya salah. Arogansi, intimidasi, berkembangnya isu SARA yang akan bisa mengancam keutuhan kehidupan bernegara. Dampak lain yang bisa ditimbulakn adalah ketidakstabilan di bidang perekonomian, sosial dan budaya, menurunnya jumlah kunjungan turis, dan kaburnya para investor asing. Tentunya hal ini yang akan kita rasakan jika konflik agama tidak ditangani secara cepat san benar.

2 dampak konflik agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan hal yang sepatutnya tidak terjadi. Dengan menyadari bahwa hidup dalam perbedaan adalah hal dasar dalam negara demokrasi. Sikap saling menghormati antar umat beragama serta menjunjung toleransi yang tinggi. Merupakan modal dasar untuk menghapus konflik agama yang bisa timbul kapanpun dan dimanapun. Mengingat bahwa negara kita terbentuk dan merdeka bukan karena satu kelompok agama tertentu. Maka hal itu harusnya menjadi alarm bahwa Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan yang akan melekat bagi selurut penganut umat beragama di NKRI. Semoga artikel ini dapat membantu.

, ,
Post Date: Monday 25th, December 2017 / 07:50 Oleh :
Kategori : SARA