Sponsors Link

10 Latar Belakang Konflik Israel Palestina Di Masa Lalu

Sponsors Link

Konflik israel palestina bukanlah sebuah konflik yang sederhana. Konflik ini melibatkan seluruh penduduk israel atau bahkan seluruh bangsa yahudi yang berkebangsaan israel dengan seluruh bangsa palestina. Seolah olah bahwa seluruh bangsa israel memiliki sebuah pandangan yang sama dan bangsa palestina memiliki pandangan sebaliknya. Konflik ini kemudian menimbulkan adanya kelompok kelompok yang menganjurkan untuk menyingkirkan teritorial total dari komunitas lainnya, dilain pihak ada yang menganjurkan solusi dibentuknya dua negara, sedang yang lainnya menganjurkan solusi dua bangsa dalam satu negara sukuler. Perbedaan pendapat dan kepentingan tersebutlah yang membuat konflik ini semakin berlanjut dan tidak menemukan titik damai seperti juga tujuan terjadinya perang dingin .

ads

Sejarah mencatat bahwa konflik israel dan palestina telah dimulai semenjak 37 tahun yang lalu.  Tepatnya ketika tahun 1967 saat israel menyerang Mesir, Yordania dan Syiria. Yang kemudian menjadi keberhasilan israel untuk menguasai dan merebut sinai, Jalur Gaza (Mesir), Dataran Tinggi Golan (Syria), dan tepi barat Yerusalem (Yordania). Sejarah itu berawal   pada tahun 14 Mei 1948, saat para pemukim Yahudi memproklamirkan kemerdekaan dan mendirikan negara israel. Bangsa Yahudi melakukan agresi militer terhadapa rakyat Palestuna yang lemah hingga menyebabkan merek mengungsi ke negara sekitar seperti libanon, Yordan, Mesir, Syiria dan lain lain. Mereka menolak eksistensi bangsa palestina dan menganggap bahwa mereka telah memajukan area yang semula kosong dan terbelakang simak juga diktaror paling kejam didunia  . Hal ini menimbulkan perang antaranisrael dan negara arab sekitar. Namun, karena pada dasarnya pimpinan negara arab berada dibawah pengaruh inggris. Maka israel dapat menang dengan mudah dan  berhasil merebut daerah arab palestina yang telah ditetapkan PBB. Berikut uraian singkat tentang latar belakang konflik israel palestina di masa lalu yang terjadi hingga saat ini. Selengkapnya.

1. 1964 M

Para pimpinan liga arab membentuk PLO (Palestine Liberation Organization). Maka dengan dibentuknya PLO ini, nasib Palestina diserahkan langsung ke pundak bangsa arab-palestina. Hal ini membuat umat muslim dunia tidak lagi bisa ikut campur dalam urusan menenai palestina lagi.

2. 1967, November

Setelah serangan tentara israel  selama 6 hari yang menyerang mesir, yordania dan syiria. Dan membuat israel berhasil menguasai sebagian wilayah mesir, yordania dan syiria. Serangan ini berhasil dengan mudah betkat bantuan informasi dari CIA (Badan Intelejen USA). Angkatan udara mesir juga tidak dapat memberikan perlawanan balasan karena saat itu mentri pertahanan mesir sedang tebang dan memerintahkan agar tidak ada serangan  selama ia tengah berada di udara. Pada saat itu tepatnya bulan November PBB memberikan ultimatum kepada israel  yang tertuang dalam resolusi 242. Untuk menarik mundur pasukan di wilayah yang telah direbutnya dalam perang 6 hari simak juga pasukan intel terhebat di dunia . Serta memberikan pengakuan pada semua negara yang ada diwilayah tersebut. Dan hal yang paling penting adalah penyelesaian secara adil masalah pengungsi Palestina.

3. 1973 M

Sebelumnya pada 1969 Yasir Arafat terpilih sebagai ketua komite PLO yang kemudian bermarkas di Yordania. Pada tahun 1970 dimulailah perjuangan rakyat palestina. Untuk mempublikasikan perjuangan tersebut rakyat Palestina melakukan berbagai pembajakan pesawat. Hal ini kemudian membuat PLO dikecam oleh dunia. Dan pada saat itu kondisi perekonomian Yordania sedang mengalami masa krisis. Sehingga PLO kemudian diusir dan akhirnya pindah markas ke Libanon. Pada tahun 1973 Mesir dan Syiria menyerang israel bertepatan dengan hari puasa bangsa yahudi. Sebenarnya mesir dan syiria bisa saja menang jika saat itu,AS tidak ikut campur. Pada akhirnya presiden Mesir terpaksa berkompromi. Presiden Mesir hanya bersiap menghadapi israel dan tidak siap menghadapi AS. Itulah mengapa ia memilih jalur kompromi. Sebagai balasannya bangsa arab menutup keran minyak hingga menyebabkan harga minyak melambung dipasaran. Ada tahun yang sama PBB mengeluarkan resolusi 338 untuk gencatan senjata, pelaksanaan resolusi 242 dan perundingan damai di timur tengah.

Sponsors Link

4. 1978 M

Mesir dan Israel menandatangani perjanjian Camp David. Pihak Amerika Serikat sebagai pemrakarsa perjanjian tersebut. Dalam perjanjian tersebut disebutkan bahwa  menjanjikan otonomi terhadap warga palestina di wilayah pendudukan israel. Namun, Israel menolak perundingan dengan PLO dan PLO juga menolak otonomi. Yang terjadi adalah perjanjian Camps David dan otonom lainnya tidak berjalan. Pihak amerika sebagai pemrakarsa juga tidak merasa wajib memberikan sanksi. Sebaliknya pihak Amerika selalu memveto resolusi PBB yang merugikan pihak israel.

5. 1982 M

Israel menyerang Libanon dan membantai ratusan pengungsi Palestina di Shabra dan Shatila. Lagi lagi PBB tidak dapat memberikan sanksi karena veto dari amerika serikat simak juga penyebab konflik libya . Bahkan Israel melakukan serangkaian pengeboman pada instalasi militer dan sipil Iraq, Libya dan Tunis.

6. 1987 M

Penduduk Palestina yang tinggal di wilayah pendudukan mulai melakukan perlawanan terhadap tentara israel. Mereka melakukan intifadhah dimana mereka menyerang tentara israel menggunakan batu batu. Gerakan ini diprakarsai oleh HAMAS yang merupakan sebuah harakah islam yang memulai aktivitasnya di bidang sosial dan pendidikan.

7. 1988 , 15 November

Pada saat itu diumumkanlah berdirinya negara palestina di Aljiria ibukota Aljazair. Dengan bentuk negara republik parlementer  yang beribukota di Yerusaem Timur. Dan Yasseer Arafat sebagi presiden pertamanya. Setelah Yasser mangkat ia digantikan oleh Mahmud Abbas.

Sponsors Link

8. 1993 M

Pada tahun ini merupakan tahun yang memberikan harapan. Dimana PLO dan Israel saling mengakui eksistensi masing masing. Serta Israel berjanji akan memberikan hak otonomi di daerah pendudukan. Pengakuan itu dikecam oleh pihak utara-kanan israel maupun kelompok palestina. Namun, mayoritas liga arab menyambut baik perjanjian tersebut. Sesuai dengan perjanjian PLO yang menempati daerah pendudukan harus membereskan semua gerakan yang anti-israel. Dengan demikian sebenarnya PLO merupakan perpanjangan tangan Yahudi simak juga ciri-ciri perang dingin . Atas perjanjian tersebut Yasser Arafat, Yiztak Rabin dan Shimon Perez mendapatkan nobel perdamaian.

9. 1995 M

Rabin dibunuh oleh Yigar Amir yang seorang fanatik Yahudi. Sebelumnya di Hebron seorang fanatik Yahudi membantai muslim yang sedang salat subuh. Berangkat dari kejadian tersebut muncul kembali gerakan  Palestina menuntut kemerdekaan total. Yang kemudian menyebar teror dengan bom bunuh diri. Target utamanya adalah mengagalkan usaha damai yang tidak adil itu. Pada tahun 1996 pemilu israel dimenangkan oleh Netanhayu  merupakan partai kanan yang anti perdamaian. Dengan ini maka Netanhayu mengulur ulur waktu pelaksanaan perjanjian. Ia menolak adanya negara Palestina dan bersikukuh agar Palestina tetap menjadi daerah otonom israel.

10. 2002-2008

Dalam kurun waktu ini banyak sekali peristiwa yang terjadi dan meliputi dua wilayah tersebut. Pada tahun 2002 diusulkan peta perdamaian yang diajukan oleh empat serangkai uni eropa, Rusia dan PBB. Israel juga menerima peta namun dengan 14 “reservasi”. Pada tahun 2006 kemenangan Ehud Oman pada pemilu membuatnya dilantik menggantikan Ariel Sharon. Dalam pidato kemenangannya Ehud Oman menjanjikan perjuangan untuk bisa mencapai perdamaian yang kekal dengan Palestina. Ia mengharapkan bahwa bangsa Palestina harus Fleksibel dengan posisi mereka. Tepatnya pada 27 Desember 2008 menjadi hari paling kelabu bagi warga palestina di jalur Gaza. Pada hari tersebut militer Israel melakukan serangan besar besaran  yang membuat jatuhnya banyak korban sipil. Namun, sebelum itu serangan kecil antara kedua belah pihak telah terjadi disekitar jalur gaza. Hal ini dikarenakan israel menutup tempat tempat penyebrangan ke jalur gaza sehingga pasokan bahan bakar terhenti dan menyebabkan pembangkit listrik di jalur gaza tutup.

10 latar belakang konflik israel palestina di masa lalu yang terjadi hingga saat ini. Hanya didasarkan fakta sejarah yang sangat panjang. Bagaimanapun juga perdamaian antara kedua belah pihak harus diwujudkan. Agar kedamaian dunia dapat terlaksana. Bagaimanapun perang hanya akan membawa bencana dan korban. Jangan sampai setiap keturunan yang lahir hanya akan diwarisakan bibit permusuhan. Semoga artikel ini dapat membantu.

, , ,
Post Date: Friday 22nd, December 2017 / 09:40 Oleh :
Kategori : Internasional