Sponsors Link

Keunggulan Kapal Perang Buatan Indonesia Berbagai Tipe

Sponsors Link

Keunggulan Kapal Perang Buatan Indonesia, tahukah anda bahwa tangan kreatif anak bangsa telah berhasil menciptakan dan membuat beberapa kapal perang yang tak hanya digunakan dalam negeri tapi juga dijual keluar negeri. Sangat membanggakan bukan, tentunya sebagai rakyat Indonesia kita patut berbangga dengan pencapaian ini.

ads

Kehadiran kapal perang dimulai ketika banyak kerajaan atau pemerintahan membutuhkan atau merasa perlu menegaskan posisinya di perairan sekaligus memberikan jaminan keamanan di perairan untuk melindungi negaranya dan aktivitasnya seperti nelayan dan perdagangan. Banyak gangguan keamanan di perairan yang harus dicegah, termasuk adanya serangan dari negeri-negeri lain yang lebih aman bila langsung ditangkal dari laut.

Kapal perang adalah kapal yang digunakan untuk kepentingan militer atau angkatan bersenjata. Umumnya terbagi atas kapal induk, kapal kombatan, kapal patroli, kapal angkut, kapal selam dan kapal pendukung yang digunakan angkatan laut seperti kapal tanker dan kapal tender. Melalui PT PAL Indonesia telah berhasil membuat beberapa kapal perng yang masing masing memiliki keunggulan sendiri, seperti yang akan dijabarkan dalam Keunggulan Kapal Perang Buatan Indonesia berikut ini :

Keunggulan Kapal Perang tipe Strategic Sealift Vessel (SSV)

Kapal ini memiliki keunggulan khususnya bagi negara kepulauan. Kapal tersebut mampu difungsikan untuk keperluan perang dan non perang. Untuk kebutuhan perang, kapal ini mampu membawa hingga 500 personel. Kapal ini juga bisa membawa 2 unit helikopter, kapal Landing Craft Utility (LCU), Landing Craft Vehicle Personnel (LCVP), tank, hingga truk militer. Dengan kapal perang tipe ini, personel mampu menjangkau hingga perairan dangkal.

Kapal yang memiliki panjang 123 meter dan lebar 21,8 meter ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 15 knot. Selain untuk keperluan militer, kapal perang asli rancangan putra-putri Indonesia di Surabaya, Jawa Timur ini bisa diperuntukan untuk keperluan non perang. Saat terjadi bencana, kapal ini bisa difungsikan menjadi rumah sakit terapung, hingga kapal angkut bantuan seperti juga  contoh kejahatan kemanusiaancontoh kejahatan korporasi, maupun contoh kejahatan kerah putih.

Kapal perang tipe SSV tersebut dibanderol senilai US$ 45 juta per unit. Kapal perang ini merupakan pengembangan dari kapal perang tipe Landing Platform Dock (LPD-125). Kapal tersebut merupakan kapal yang awalnya dikembangkan bersama Korea Selatan. Namun tenaga ahli PAL melakukan modifikasi sehingga lahirlah kapal tipe SSV. Kapal ini dibeli langsung sebanyak dua unit oleh Negara Filipina.

Kapal perang KRI Semarang (SMG)-594

KRI Semarang-594 berjenis Landing Platform Dock (LPD). KRI Semarang-594 mampu berlayar hingga 30 hari dengan kecepatan maksimal 16 knot. KRI ini juga dilengkapi Landing Craft Utilities (UCL) yang mampu mengangkut 8 unit kendaraan tempur anoa, 28 truk, dan 3 helikopter. KRI Semarang-594 memiliki spesifikasi panjang 124 meter, lebar 21,8 meter, dengan berat 72 ton.

Kapal ini mampu mengangkut hingga 650 prajurit, dan akan dikirim bergabung dengan Koarmada I. KRI Semarang-594 merupakan kapal perang ketiga yang dipesan TNI AL. Sebelumnya KRI Banjarmasin-592 dan KRI Banda Aceh-593 sudah lebih dulu dikirim. Fungsi KRI untuk membantu distribusi militer, Baik logistik, peralatan dan perlengkapan militer, juga sebagai kapal bantu rumah sakit untuk bantuan bencana alam.

Kapal Perang KRI Banjarmasin 592

KRI Banjarmasin-592 merupakan kapal ketiga dari rencana empat kapal baru jenis LPD yang akan memperkuat Armada kapal perang TNI AL. Dua kapal LPD yang telah memperkuat TNI AL sebelumnya adalah KRI Makassar-590 dan KRI Surabaya-591. Keduanya buatan PT Daewoo International Corporation, Korea Selatan, dan diserahkan kepada TNI AL tahun 2008 sebagaimana  penyebab konflik antar agama dan akibat konflik antar agama dalam masyarakat majemuk, ataupun penyebab konflik sosial..

Kapal buatan PT PAL Indonesia punya kualitas yang lebih dibandingkan dua kapal yang dibangun di Korea Selatan. Penyempurnaan itu disesuaikan dengan kebutuhan operasional TNI Angkatan Laut. Kelebihan KRI Banjarmasin 592 salah satunya adalah mampu memuat helikopter lebih banyak, dari tiga buah menjadi lima buah helikopter.

Selain itu, kecepatan kapal juga lebih tinggi dibandingkan kapal perang buatan Korea Selatan, yakni dari 15 knots menjadi 15,4 knots. Kelebihan lain yang dimiliki KRI Banjarmasin 592 adalah bentuk bangunan atas yang lebih ‘stealth design‘ yang dapat mengurangi ‘radar cross section’ sehingga tidak mudah ditangkap radar lawan.

Pembangunan KRI Banjarmasin 592 secara mandiri, PT PAL mendapatkan keuntungan transfer teknologi. Sebab, kapal perang pertama buatan RI ini memiliki teknologi khusus anti radar lawan. Dengan berbekal pengalaman membuat KRI Banjarmasin 592, PT PAL siap melaksanakan pembangunan kapal perisai kawal rudar (PKR) maupun tank laut atau landing ship tank, sesuai kebutuhan TNI Angkatan Laut.

Itulah tadi, Keunggulan Kapal Perang Buatan Indonesia, semoga dapat bermanfaat.

, ,
Post Date: Friday 10th, May 2019 / 15:33 Oleh :
Kategori : Militer