Sponsors Link

7 Contoh Kejahatan Perang Internasional Paling Menyita Perhatian Dunia

Sponsors Link

Contoh kejahatan perang internasional merupakan suatu tindakan pelanggaran yang ditetapkan dalam hukum internasional. Tindak kejahatan ini berlaku untuk satu atau beberapa orang baik sipil maupun militer. Pelaku kejahatan perang dikenal dengan nama penjahat perang. Kejahatan perang juga termasuk dalam pelanggaran hukum perang yang dilakukan pada konflik antar negara dan bangsa. Meskipun demikian, pelanggaran yang terjadi dalam suatu negara yang sifatnya internal belum tentu juga dianggap sebagai kejahatan perang.

ads

Pada dasarnya, kejahatan perang terdiri atas semua pelanggaran yang dilakukan terhadap perlindungan dalam hukum perang sebagimana ciri ciri perang gerilya bangsa indonesia  . Hal ini juga meliputi tentang kegagalan untuk mematuhi aturan dan prosedur dalam pertempuran. Salah satu contohnya adalah menyerang pihak yang sudah memberikan bendera putih, atau justru sebaliknya yakni memanfaatkan bendera perdamaian sebagai taktik perang supaya pihak lawan terkecoh sebelum melakukan penyerangan.

Kejahatan perang juga termasuk di dalamnya perlakuan semena-mena terhadap penduduk sipil atah tawanan perang. Genosida dan pembunuhan masal juga dianggap sebagai kejahatan perang yang berat. Meskipun dalam peraturan hukum kemanusiaan internasional, jenis kejahatan ini dikategorikan sebagai suatu tindak kejahatan terhadap kemanusiaan. Dalam hukum yang menganut tentang kemanusiaan internasional, kejahatan perang adalah bagian yang sangat penting. Oleh karena itu, biasanya kasus ini akan diusut di pengadilan internasional yakni Pengadilan Nuremberg.

Berikut ini merupakan, 7 Contoh Kejahatan Perang Internasional paling menyita perhatian dunia, simak selengkapnya.

  1. Perang Kamboja

Invasi (serbuan) Vietnam ke Kamboja pada tahun 1978 segera menarik perhatian dunia. Negara-negara barat yang dipelopori oleh Amerika Serikat mengutuk invasi Vietnam tersebut, sedangkan Negara-negara Blok Timur yang dipelopori oleh Uni Soviet mendukung sikap Vietnam itu seperti pada dampak positif perang dingin di bidang politik .

Sikap Vietnam juga dikecam keras oleh Negara-negara ASEAN. Para Menlu ASEAN mengeluarkan suatu komunike bersama tanggal 7 Januari 1979 di Jakarta. Dalam komunike itu dinyatakan bahwa ASEAN mengutuk invasi bersenjata Vietnam ke Kamboja, serta menegaskan hak-hak rakyat Kamboja untuk menentukan masa depannya yang terbebas dari campur tangan pihak luar dan menyerukan penarikan pasukan asing dari Kamboja.

Pernyataan ASEAN itu ditolak oleh Vietnam. Penolakan itu mengakibatkan munculnya sikap pro dan kontra , yang diikuti oleh pernyataan-pernhyataan perang yang muncul hampir di seluruh wilayah Kamboja. Suara ASEAN yang diwakili oelh Perdana Menteri Singapura Siunathamby Rajaratnam menyatakan bahwa ASEAN sebagai organisasi regional yang anti terhadap komunis, tetapi bukan bertujuan menghancurkan Vietnam. ASEAN hanya menginginkan agar Vietnam menarik pasukannya dari Kamboja, tanpa syarat apa pun.

Sponsors Link

2. Perang Yugoslavia

Ketika Yugoslavia dibentuk sebagai Negara sosialis oleh Joseph Broz Tito, terdapat unsure-unsur yang berbeda dalam kehidupan setiap masyarakatnya. Yugoslavia terdiri dari berbagai suku bangsa dan golongan, sehingga ketika system dan rezim komunis dihapuskan muncul golongan-golongan yang saling bertentangan. Dalam Negara federasi Yugoslavia tersebut terdapat enam kelompok etnis, yaitu etnis Serbia, Kroasia, Slovenia, Montenegro, Macedonia, dan Bosnia sebgaimana dampak perang shiffin .

Konflik yang terjadi dewasa ini sebenranya merupakan kelanjutan dari konflik yang sudah pernah terjadi pada Perang Dunia II, ketika etnis Serbia pernah membantu Rusia melawan Jerman yang dibantu oleh etnis Kroasia. Selain faktor tersebut, faktor lain yang turut memperkeruh konflik adalah perbedaan agama dan budaya. Perang saudara di Yugoslavia tidak dapat dihindarkan lagi. Kroasia dan Slovenia memproklamasikan kemerdekaan mereka pada tanggal 25 Juni 1991. Slovenia dan Kroasia masih tetap mau menerima status Konfederasi Yugoslavia yang longgar. Akan tetapi, Serbia menolak pandangan tersebut. Milosevic memberikan pernyataan agar bentuk konfederasi tidak dilaksanakan di Yugoslavia, karena bentuk konfederasi akan membubarkan Negara Yugoslavia.

3. Pembantaian Kaum Yahudi oleh Tentara Nazi

Pembantaian Orang Yahudi, orang Gipsi (Sinti dan Roma) dan suku bangsa Slavia oleh kaum Nazi Jerman pada Perang Dunia II”. Dalam kasus ini kaum nazi Jerman melakukan Genosida ( pembantaian ras manusia ) terhadap bangsa Yahudi.Jumlah korban Yahudi umumnya dikatakan mencapai enam juta jiwa. Genosida yang diciptakan oleh  Adolf Hitler ini dilaksanakan, antara lain, dengan tembakan-tembakan, penyiksaan, dan gas racun, di kampung Yahudi dan Kamp konsentrasi.

Selain kaum Yahudi, kelompok-kelompok lainnya yang dianggap kaum Nazi “tidak disukai” antara lain adalah bangsa Polandia Rusia, suku Slavia lainnya, penganut agama Katolik Roma,orang-orang cacat, orang cacat mental, homoseksual, Saksi-Saksi Yehuwa (Jehovah’s Witnesses), orang komunis, suku Gipsi (Orang Rom atau Sinti) dan lawan-lawan politik juga ditangkap dan dibunuh sebgaimana juga contoh pelanggaran demokrasi .

4. Perang Palestina dan Israel

Perang Palestina dan Israel adalah perang yang masih terjadi sampai dengan saat ini. Perang ini terjadi saat adanya perampasan tanah bangsa Palestina oleh kaum Yahudi yakni Israel. Ratusan ribu orang baik sipil maupun militer tewas dalam peperangan ini. Bahkan anak-anak Palestina yang tidak tahu apa-apa juga menjadi korban dari kekajaman Israel dalam latar belakang berakhirnya perang dingin .

ads

5. Konflik Rohingya

Penindasan terhadap Muslim Rohingya masih terjadi. Baru saja pemerintah Myanmar mengerahkan pasukannya ke Provinsi Rakhine. Puluhan orang tewas saat pasukan pemerintah menyerbu kampung-kampung. Konflik antara etnis Rohingya dan mayoritas penduduk Myanmar yang mayoritas beragama Budha seolah tak berkesudahan. Puluhan ribu warga Rohingya terlunta-lunta mengungsi ke negara lain, termasuk Indonesia dalam contoh pelanggaran ham di masyarakat .

Di Myanmar, etnis Rohingya tak diakui sebagai warga negara. Mereka kesulitan memperoleh akses kesehatan, pendidikan dan perumahan yang layak. Kekerasan juga terus terjadi. Bahkan hingga pembakaran dan juga penyerangan yang merupakan bagin dari genosida. Kondisi ini sangat miris, hingga konflik ini mendapat perhatian luas dri dunia internasional dan Myanmar mendapatkan kecama dari dunia internasional.

6. Perang Polandia dan Jerman

Perang antar Jerman dan Polandia ini memang dikatakan sebagai salah satu pertempuran hebat dalam sejarah. Pasukan Jerman dipimpin oleh Adolf Hitler dan memerangi Polandia pada tahun 1939. Berdasarkan info statistik yang ada, ada puluhan negara yang ikut dalam perang ini. Dan jumlah orang yang tewas sektar 55 juta jiwa. Pertempuran ini menjadi kejahatan perang karena setengah yang tewas dalam peperangan adalah rakyat sipil. Perang yang terjadi selama 5 tahun ini merupakan pembunuhan massal.

7. Insiden Rawagede

Pada tahun 1947, terjadi Insiden Rawagede yakni pembantaian besar-besaran yang dilakukan oleh tentara Belanda. Awalnya, tentawa Belanda hanya berupaya untuk mencari para tentara Indonesia yang tidak tunduk dan membangkang. Tapi yang terjadi adalah interogasi paksa yang menyebabkan kematian kurang lebih 431 penduduk sipil. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun menjadi korban kekejian tentara Belanda. Proses eksekusi yang dilakukan juga sangat keji dan tidak manusiawi.

itulah tadi, 7 Contoh Kejahatan Perang Internasional paling menyita perhatian dunia. Semoga dapat bermanfaat.

, ,
Post Date: Wednesday 10th, October 2018 / 02:47 Oleh :
Kategori : Internasional