Sponsors Link

Dampak Positif Perang Dingin Dalam Bidang Politik dan Berbagai Bidang Lainya

Sponsors Link

Setelah Berakhirnya perang dunia ke 2 muncul dua negara adidaya dari wilayah barat dan timur yaitu Amerika dan Uni Soviet. Kedua negara tersebut kemudian menjadi kreditor terbesar di dunia.

ads

Rusia meminjamkan uangnya khusus negara Eropa Timur kemudian Amerika Serikat juga meminjamkan uangnya. Tidak mau ketinggalan muncul juga negara baru yang telah merdeka setelah perang dunia 2 di wilayah selain Eropa. Negara baru ini ada yang sudah mulai maju dan ada yang masih berkembang.

Kemudian diadakan konferensi di Postdam pada bulan Juli 1945 yang membahas tentang Eropa Timur. Pada saat itu presiden Amerika adalah Harry S. Tumman menginginkan adanya pemilu di negara Eropa Timur namun presiden Uni Soviet Stalin menolak penyelenggaraan tersebut karena jika diadakan pemilu secara bebas di Eropa Timur nantinya akan muncul pemerintahan yang anti Uni Soviet. Karena perbedaan antara Uni Soviet dan Amerika dalam pertemuan tersebut sehingga mulai timbulah perang dingin.

Dibalik perang dingin juga membawa dampak yang besar khususnya bagi umat manusia dibumi. Bukan hanya melibatkan 2 negara besar, tetapi beberapa negara di dunia juga ikut turut andil besar dalam Perang dingin tersebut, karena diantara negara tersebut ada yang dipihak blok barat dan blog timur. Selain dampak negatif sebagaimana dampak perang shiffin nadapun dampak positif juga ditimbulkan oleh perang dingin ini khususnya di bidang politik sebagiamanana Dampak Positif Perang Dingin Dalam Bidang Politik serta bidang lainnya yang juga menjadi latar belakang berakhirnya perang dingin .

Dampak Positif Perang Dingin Dalam Bidang Politik

Amerika Serikat berusaha menjadikan negara-negara yang sedang berkembang menjadi negara demokrasi agar hak asasi manusia dapat dijamin. Bagi negara-negara yang sebelumnya kalah seperti Jerman dan Jepang berkembang pula kapitalisme selain demokrasi. Negara-negara tersebut dapat sehaluan dengan AS dan merupakan negara pengaruhnya dalam bentuk bentuk perang dingin .

Uni Soviet dengan paham sosialis-kominunis mendengungkan pembangunan negara dengan Rencana Lima Tahun. Cara tersebut dilakukan dengan ditaktor bukan liberal. Bagi negara satelit (dibawah pengaruh) Uni Soviet yang melakukan penyimpangan akan ditindak keras oleh US seperti contohnya Polandia dan Hongaria. Demi kepentingan politik, ekonomi, dan militer kedua negara adikuasa tersebut menjalankan politik pecah belah sehingga beberapa negara menjadi terpecah seperti Korea, Vietnam, dan Jerman.

Dampak dalam bidang politik dapat juga kita lihat dari dibangunnya tembok berlin di Jerman sebagai batas antara Jerman Barat dan Jerman Timur. Dalam perang dunia kedua negara ini memang sudah terbagi menjadi 2, yaitu Jerman Barat yang beribukota di Bonn dan Jerman Timur yang beribukota di Berlin. Negara ini mengalami perpecahan karena adanya 2 paham yang berbeda berlaku di negara ini, yaitu liberal yang dianut jerman barat dan Komunis yang dianut jerman timur. Dalam perjalanan pemerintahannya, Jerman barat mengalami perkembangan yang jauh lebih pesat daripada Jerman timur sebagimana dampak perang dingin .

Oleh sebab itu, banyak orang Jerman timur yang memutuskan untuk hijrah ke Jerman barat. Namun karena saat itu terjadi perang dingin antara Amerika dan Uni Soviet, Uni soviet merasa tersinggung dengan adanya orang-orang pindah ke Jerman Barat. Kerena itu Uni soviet mendanai dan mendukung untuk membangun sebuah tembok yang berada di kota berlin yang menyebabkan terbelahnya kota itu. Selain itu di tembok ini, uni soviet juga menyiagakan tentaranya agar menembaki orang-orang yang masih berani untuk menyebrang. Kemudian tembok ini sangat dikenal orang sebagai simbol bagi perang dingin.

Sponsors Link

Selain dalam bidang politik, perang dingin yang terjadi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet juga membawa dampak dalam berbagai bidang, antara lain sebagai berikut :

  1. Bidang Ekonomi

Dalam bidang ekonomi ternyata perang dingin juga membawa dampak positif pada perekonomian dunia. Baik itu secara sengaja maupun tidak sengaja. Hal ini ditandai dengan munculnya negara super power. Dengan adanya negara super power, maka perekonomian dunia banyak dikuasai oleh para pemegang modal. Mereka saling berlomba untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dengan cara menginvestasikan modal mereka ke negara-negara berkembang yang upah buruhnya masih relatif rendah juga menjadi faktor yang menandai berakhirnya perang dingin .

Sehingga keuntungan mereka juga melambung tinggi. Namun siapa sangka bahwa hal diatas juga berdampak baik bagi negara yang ditempati untuk membuka usaha para pemilik modal. Pertumbuhan ekonomi di negara itu juga akan tumbuh pesat. Jadi keduanya diuntungkan dalam usaha ekonomi ini. Pada saat itu negara pemilik modal yang berlomba-lomba untuk menguasai dunia perekonomian, secara tidak langsung juga membawa unsur politik didalamnya.

Sehingga pemilik modal besar mendapatkan keuntungan besar, sementara negara yang modalnya terbatas keuntungannya juga kecil. Karena itu munculah istilah globalisasi ekonomi di masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukanlah beberapa tindakan seperti misalnya menyatukan mata uang. Contoh yang sangat terlihat adalah negara-negara di kawasan eropa yang menyatukan mata uang mereka menjadi euro.

2. Bidang Militer

Karena adanya rasa iri di antara negara- negara yang berseteru, masing-masing negara mulai meningkatkan persenjataannya. Mereka melakukan hal ini agar tidak kalah dengan negara besar. Dengan begitu persaingan senjata semakin maju dan berkembang pesat. Itu semua memacu tiap negara untuk terus mengembangkan pertahanan negaranya masing-masing sebagai negara dengan angkatan bersenjata terbaik di dunia .

Sponsors Link

3.  Bidang Sosial Budaya

Menyebarnya isu-isu HAM mulai sedikit demi sedikit mengglobal. Secara langsung adanya undang-undang tentang HAM mulai diakui, karena itu rakyat menyetujui peresmian HAM itu sendiri. Dengan adanya HAM, rakyat semakin percaya akan adanya demokrasi dan tidak ada lagi penindasan bagi kaum lemah.

4. Luar angkasa

Perang dingin ini juga membawa pengaruh besar pada perkembangan keruangangkasaan yang kita miliki. Mungkin jika tidak ada perang dingin, kita tidak akan tahu bagaimana bentuk tata surya kita. Pada saat itu kedua negara yang bersengketa saling berlomba-lomba menunjukkan kepada dunia bahwa negara merekalah yang paling baik dengan menyebarkan doktrin-doktrin yang mereka miliki.

Karena untuk meningkatkan gengsi negara mereka maka mereka sama-sama berlomba untuk meluncurkan roket ke luar angkasa. Hasilnya, kita semua menjadi tahu bahwa sebenarnya kita ada pada tata surya apa, kemudian bagaimana bentuknya. Terlepas dari siapa yang pertama kali mengabarkan berita ini, namun dengan adanya perang dingin ini secara tidak langsung juga berdampak pada perkembangan ilmu pendidikan keruang angkasaan kita.

5.  Bidang Teknologi

Pada masa perang dingin sains dan teknologi yang terpaut dengan kegiatan militer mendapat sorotan yang lebih dari pemerintah. Pemerintah bersedia mengeluarkan dana yang besar demi kemajuan iptek di negara mereka.  Pada periode ini tumbuh disiplin-disiplin ilmu yang mempelajari dampak sains pada masyarakat sebagai personel militer terbaik di dunia .

Di negara-negara maju, teknologi di era modern bukan lagi urusan individu atau komunitas berskala kecil. Teknologi modern mempunyai tujuan-tujuan nasional pada wilayah ideologi, militer, ataupun ekonomi dan bentuk kesadaran nasional untuk menggali sumber-sumber alam yang ada. Ini juga bertujuan untuk mewujudkan produksi barang dengan skala yang besar.

Itulah tadu, Dampak Positif Perang Dingin Dalam Bidang Politik dan bidang lainnya. Semoga dapat bermanfaat.

, , ,
Post Date: Wednesday 03rd, October 2018 / 02:17 Oleh :
Kategori : Internasional