6 Cara Mengatasi Peperangan yang Paling Ampuh

Peperangan kerap terjadi di berbagai belahan dunia, baik peperangan antar negara maupun peperangan antara wilayah di dalam satu negara. Salah satu contohnya yaitu konflik Korea Utara dan Korea Selatan, penyebab konflik berlin dan penyebab konflik Papua. Peperangan biasanya terjadi dikarenakan adanya perselisihan paham dan tidak ditemukannya jalan tengah sehingga pihak yang bersengketa menganggap satu-satunya jalan untuk menyelesaikan konflik yang ada yaitu dengan melakukan peperangan. Dari perang tersebut akan ditentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah.

Namun di balik peperangan tersebut tentu akan ada banyak kerugian yang ditimbulkan, seperti sarana dan prasarana yang rusak, korban nyawa berjatuhan, warga sipil tidak dapat beraktivitas normal dan perekonomian yang anjlok. Jenis-jenis perang yang banyak terjadi telah menyebabkan kerusakan dan kerugian bahkan menyebabkan trauma yang cukup berat bagi rakyat yang terkena dampak dari peperangan tersebut. Apalagi bahaya perang nuklir dan strategi perang dingin jika sampai terjadi, bukan hanya manusia saja yang terancam nyawanya namun juga dapat menyebabkan wabah kekeringan hingga bertahun-tahun.

Adanya perang dimanapun itu berada, tentu menjadi sorotan dari berbagai pihak dan pihak yang tidak terlibat biasanya akan melakukan upaya untuk mengatasi peperangan dan mencegah dampak yang ditimbulkan lebih parah. Adapun cara mengatasi peperangan yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut.

1. Gencatan Senjata

Jika terjadi peperangan antar negara, cara paling efektif untuk mengatasi dan menghentikan peperangan tersebut adalah dengan melakukan gencatan senjata. Tindakan ini bisa dilakukan dengan disaksikan oleh negara lain maupun PBB, sehingga ketika perjanjian yang telah disepakati ditandatangani, diharapkan isi perjanjian tersebut benar-benar dilaksanakan oleh pihak-pihak yang bertikai. Gencatan senjata dapat memulihkan hubungan negara yang bertikai secara bertahap hingga akhirnya benar-benar terbentuk perdamaian di antara negara tersebut. Sayangnya perjanjian gencatan senjata sering kali tidak mencantumkan sanksi apabila ada yang melanggar, sehingga peperangan dapat berpotensi untuk terjadi kembali.

2. Mendirikan Lembaga Perlindungan

Negara-negara yang mencintai perdamaian dapat membentuk sebuah lembaga yang dapat melindungi negara-negara di dunia dari konflik dan peperangan, seperti misalnya PBB. Diharapkan keberadaan lembaga tersebut dapat menjadi penengah sekaligus pelindung warga sipil di negara yang berperang tidak menjadi korban. Selain itu lembaga tersebut dapat memberikan sanksi jika memang terdapat tindakan yang tidak manusiawi dan melanggar kode etik perang. Hal ini sangat cocok untuk mengatasi kasus terjadinya pelanggaran gencatan senjata, sehingga pihak yang melanggar dapat diberikan sanksi yang tegas untuk memberikan peringatan keras.

3. Melakukan Negosiasi

Negosiasi mungkin perlu dilakukan di antara pihak yang bertikai, dengan perwakilan masing-masing pihak duduk bersama membicarakan jalan tengah untuk mengakhiri pertikaian. Dengan melakukan negosiasi maka diharapkan pihak yang terkait mampu berpikir dengan kepala dingin dan mencari solusi yang tepat, dan membicarakan masalah dengan baik-baik agar masalah dapat diselesaikan secara lembut. Tindakan ini juga sebaiknya melibatkan pihak ketiga sebagai penengah agar negosiasi dapat berjalan lancar.

4. Menghargai Budaya Negara Lain

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi peperangan adalah dengan berusaha untuk menghargai budaya negara lain. Dengan saling menghargai kita akan selalu berusaha untuk tidak menghina atau memojokkan budaya tertentu, karena sebuah budaya yang aneh bagi kita sebenarnya merupakan kearifan lokal yang perlu untuk dilestarikan. Saling menghargai akan mencegah terjadinya peperangan karena masing-masing pihak merasa tidak ada yang perlu diperdebatkan dan konflik pun dapat dihindari.

5. Menjalin Kerja Sama

Ada baiknya jika suatu negara menjalin kerja sama dengan negara lain dalam berbagai aspek. Selain memberikan keuntungan di bidang ekonomi, politik dan sosial, kerja sama yang terjalin dapat mencegah terjadinya permusuhan. Bagaimana mungkin jika pihak-pihak tersebut dapat saling menguntungkan harus bermusuhan hanya karena hal-hal yang sepele. justru adanya kerja sama dapat mempererat hubungan bilateral dan menambah kolega agar citra negara di dunia semakin tinggi.

[AdSense-B]

6. Membantu Negara yang Mengalami Konflik

Negara lain yang tidak terlibat konflik dan menginginkan adanya perdamaian bisa membentuk sebuah gerakan yang dapat membantu mengatasi peperangan yang sedang terjadi. Negara-negara tersebut mendesak pihak yang terlibat konflik untuk segera mengakhiri perang. Mereka bisa mengajak perwakilan negara untuk berdiskusi atau mengirim utusan ke negara yang sedang mengalami konflik. Diharapkan cara ini dapat berhasil untuk meredam peperangan sebelum menelan korban lebih banyak.

Itulah cara mengatasi peperangan yang dapat dilakukan agar perang atau konflik tersebut bisa diselesaikan. Mungkin upaya yang dilakukan tidak langsung berhasil dalam sekali tindakan, yang terpenting pihak lainnya saling bekerja sama untuk mendesak pihak yang bertikai agar mau berhenti berperang. Bila perlu beri sanksi yang tegas seperti putusnya hubungan bilateral atau kerjasama di sektor tertentu sehingga kerugian yang ditimbulkan membuat mereka takut dan akhirnya menghentikan konflik yang terjadi.