Sponsors Link

4 Pengaruh Politik Etis Bagi Bangsa Indonesia

Sponsors Link

Apa saja pengaruh politik etis bagi Indonesia? Istilah politik etis lebih dikenal dengan sebutan politik balas budi yang dilakukan oleh Pemerintah Belanda kepada Indonesia. Kemunculan awal dari politik etis ini sekitar tahun 1890 yang diawali oleh desakan dari kaum liberal Belanda. Di dalam desakannya, mereka mentuntut agar supaya pemerintah Belanda lebih memperhatikan kondisi masyarakat Indonesia yang telah memberikan sumbangan besar terhadap keuangan Belanda.

ads

Selain itu, politik etis juga merupakan sebuah imbalan atas diberlakukannya sistem tanam paksa yang sudah ditetapkan oleh Belanda. Keberadaan politik etis ini tentunya memberikan berbagai pengaruh kepada bangsa Indonesia. Adapun beberapa pengaruh tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Memberikan kesejahteraan untuk semua orang

Pengaruh adanya politik etis bagi  Indonesia adalah memberikan banyak kesejahteraan terhadap seluruh masyarakat Indonesia. Dari Trilogi Van Deventer yang mana masyarakat Indonesia memiliki hak untuk mengikuti berbagai hal, misalnya saluran irigasi yang sudah dibangun oleh Belanda.

Setidaknya masyarakat Indonesia di kala itu benar-benar bisa menikmati pengaruh positif dari politik etis. Pemerintah Belanda sudah berhasil membangun berbagai saluran irigasi di tahun 1885. Salah satu yang terkenal adalah bangunan irigasi di Demak dan Berantas yang memiliki luas 90.000 bau. Kemudian pada tahun 1902 meningkat menjadi 173.000 bau. Inilah yang nanti secara tidak langsung juga merupakan dampak politik etis di bidang ekonomi.

2. Menyempurnakan fasilitas yang sebelumnya sudah ada

Sebagai bentuk balas budi yang dilakukan oleh Pemerintah Belanda, maka mereka melakukan berbagai perbaikan lainnya selain yang berkaitan dengan sektor pertanian. Pemerintah Belanda kemudian mulai menyisir sektor kependudukan dan juga pendidikan. Terobosan ini tentu merupakan hal yang sangat mulia. Akan banyak masyarakat Indonesia yang bisa menerima dan merasakan manfaat ini demi membuatnya menjadi masyarakat yang cerdas dan maju.

Namun memang politik etis yang satu ini kerap terbentur oleh pro dan kontra. Meksipun begitu, kita harus tetap memberikan apresiasi terhadap keputusan dari Pemerintah Belanda karena mampu membantu masyarakat Indonesai untuk berkembang dan terus melangkah maju sampai sekarang.

3. Meningkatnya SDM

Tidak bisa kita pungkiri bahwa kehadiran politik etis membantu meningkatkan SDM masyarakat Indonsia. Sebenarya hal ini merupakan salah satu jasa Pemerintah Belanda meskipun memang lebih banyak hal-hal negatif yang mereka berikan. Namun tetap saja kita tidak bisa memungkiri bahwa Belanda sudah membantu masyarakat Indonesia menjadi bangsa yang pemikir.

Belanda memang serius meningkatkan SDM masyarakat Indonesia. Ini dibuktikan dengan banyaknya pembangunan sekolah. Meskipun memang di dalam sekolah tersebut masih akan dibagi menjadi beberapa bagian dengan menyesuiakan siapa dan dari kalangan mana saja yang harus menuntut ilmu atau masuk ke kelas tersebut.

Beberapa sekolah yang sudah dibangun oleh Belanda antara lain:

  • HIS atau Hollandsch Indlandsche School yang setingkat SD
  • AMS atau lgemeene Middlebare School yang merupakan setingkat SMU
  • Kweek School atau Sekolah Guru bagi kaum pribumi (putra)
  • Technical Hoges School atau Sekolah Tinggi Teknik yang ada di Bandung. Kemudian di tahun 1902, mulai didirikan Sekolah Pertanian yang sekarang benama IPB.

4. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memperoleh hak-haknya

Pengaruh politik etis dapat menyadarkan masyarakat Indonesia untuk mulai berusaha mendapatkan hak-haknya. Seperti yang dijelaskan bahwa masyarakat Indonesia sudah mulai menjadi masyarakat yang pemikir sehingga muncul ide untuk mendapatkan hak-haknya kembali dari Belanda.

,
Post Date: Monday 28th, October 2019 / 05:14 Oleh :
Kategori : Politik