Sponsors Link

3 Contoh Konflik Internasional yang Menghebohkan

Sponsors Link

Konflik internasional merupakan konflik yang melibatkan antara negara-negara di dunia, baik itu negara yang masih berkembang maupun negara maju. Konflik ini bisa terjadi antara dua negara maupun lebih dan biasanya timbul karena salah satu pihak merasa dirugikan oleh pihak lainnya. Contoh konflik internasional pun sudah banyak terjadi di dunia internasional, Indonesia pun pernah merasakan konflik satu ini.

ads

Penyebab Konflik internasional sendiri memang memiliki berbagai macam faktor penyebabnya, pertikaian memang tidak serta merta terjadi begitu saja. Banyak faktor yang mendorong terjadinya pertikaian, dan berikut merupakan beberapa contohnya :

  • Terorisme
  • Budaya
  • Wilayah Teritorial
  • Intervensi suatu negara terhadap kedaulatan negara lain
  • Sumber Daya Alam
  • Politik Luar Negeri
  • Perebutan eksistensi negara

Contoh Konflik Internasional

Adapaun contoh konflik antara negara di dunia yaitu perang dagang antara China dan Amerika, konflik timor-timor, konflik israil dan palestina, perang dingin antara Rusia dan Amerika, pengklaiman antara mayalsia dan Indonesi dan masi banyak yan lainnya. Untuk lebih lengkap dan jelasnya berikut merupakan daftar konflik internasional, diantaranya :

  1. Perang Dagang Amerika Serikat dan China

Contoh konflik Internasional yang hangat adalah perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Awal mula konflik ini terjadi bermula pada saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumnkan hendak menerapkan bea masuk sebesar US $ 50 miliar untuk semua barang China yang masuk ke Amerika pada 22 Maret 2018. Peberlakuan tersebut menurut pemerintah Amerika telah terjadi praktik perdagangan tidak adil dan pencurian kekauaan intelektual.

China atau Tiongkok yang dikenal sebagai salah satu negara kuat pun langsung bereaksi dengan  memberikan balasan berupa penerapan bea masuk untuk lebih dari 128 produk Amerika Serikat, tak terkecuali produk kedelai yang menjadi ekspor utama AS ke China.

Konflik antar negara dengan ekonomi terkuat di dunia ini menjadi kian sengit ketika Presiden Amerika Donald Trum memberlakukan bea masuk terhadap produk-produk Tiongkok senilai US $ 34 miliar pada 6 Juli 2018 dan kemudian China pun langsung membalas dengan tarif yang sama kepada produk-produk buatan Amerika.

Setelah berjalan kurang lebih satu tahun ahirnya konflik ini kiat memanas pasca 1 September 2019, ditandai dengan pemberlakukan tahap pertama kenaikan tariff sebesar 15% US $ 300 miliar kepada produk-produk China oleh Amerika Serikat. Seperti biasa, Tiongkok pun tak tinggal diam dengan memberlakukan tariff tambahan kepada barang AS senilai US $ 75 milliar. Tak hanya itu, China pun memberikan tariff tambahan senilai 5 % dan 10 % pada 1.717 barang yang berasal dari Amerika Serikat.

Tanda-tanda konflik dagang diantara kedua negara ini memang belum ada tanda-tanda untuk reda, mengingat Amerika Serikat akan kembali menaikkan tariff masuk menjadi 30 % dari 25 % pada tariff yang sudah diberlakukan pada produk impor yang berasal dari China senilai US $ 250 milliar dimulai 1 Oktober mendatang.

  1. Konflik Irak dan Kuwait

Contoh konflik di dunia internasional berikutnya yaitu pertikaian antara Irak dan Kuwait. Konflik ini timbul karena kemerosotan ekonomi Irak pasca Perang Delapan Tahun dengan Iran dalam perang yang disebut dengan nama “Perang Irak-Irak”. Di waktu itu, tepatnya 1988 Irak sangat memerlukan petro dolar sebagai pemasukan ekonomi negaranya untuk mempertahankan kekuasaan, kala itu perekonomian Irak memang sangat tergantung kepada minyak yang menyumbang kurang lebih 95 persen devisa negara.

Adanya ketergantungan pada minyak tersebut lantas menjadikan negara Irak kian terpurut tatkala harga minyak dunia pada tahun 1989 jatuh pada titik paling rendah. Kenyataan pahit tersebut lantas menjadikan pendapatan Irak di sektor minyak merosot sangat tajam, alhasil alokasi dana untuk memenuhi kebutuhan biaya rekonstruksi besar-besaran pasca perang, membiayai angakatan bersenjata, dan untuk memenuhi kebutuhan akan bahan makanan bagi rakyat pun harus rela dipangkas secara besar-besaran.

Situsi sulit tersebut lantas mendorong Presiden Irak waktu itu, Saddam Hussein meminta kepada organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) untuk menaikkan harga minyak dunia melalui cara pembatasan kuota bagi negara anggotanya. Selanjutnya Saddam Hussein pun meminta kepada pemerintah  Arab Saudi dan Kuwait untuk membebaskan utang negaranya sebesar 40 miliar dolar Amerika, tak hanya itu saja Irak juga meminta bantuan kepada kedua negara tersebut dalam upaya merekonstruksi perekonomiannya.

Akan tetapi, usaha tersebut tak berjalan sesuai harapan, Arab Saudi dan Kuwait pun menolak. Dengan adanya Jawaban tersebut, Saddam Hussein marah dan memberikan ancaman kepada dua negara tadi bila mana permintaannya tak digubris. Alhasil masyarakat dunia pun terheran-heran kala memperoleh berita jika militer Irak melancarkan serangan darat dan juga udara untuk menguasi wilayah Kuwait pada 2 Agustus 1991.

Adanya invasi militer Irak kepada Kuwait tersebut tak hanya sekedar masalah ekonomi saja, akan tetapi terdapat berbagai persolaan lain antaralain masa lalu Irak, Ambisi Saddam Huseein, dan kepentingan nasional negara Irak.

  1. Indonesia dan Timor Leste

Contoh konflik internasional selanjutnya yaitu perselisihan antara Indonesia dengan Timor Leste. Konflik ini terjadi akibat klaim Timor Leste teradap  wilayah Indonesia. Klaim wilayah Indonesia ini dilakukan oleh sebagian warga negara Timor Leste. Adapun wilayah yang dimaksud adalah perbatasan antara Timor Leste dan wilayah Indonesia. Tepatnya di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (Indonesia) dengan Timor Leste.

Demikiaan merupakan penjelasan tentang Contoh Konflik Internasional yang sempat terjadi di dunia. Semoga bermanfaat.

, , ,
Post Date: Wednesday 11th, September 2019 / 09:37 Oleh :
Kategori : Pro Kontra