Sponsors Link

7 Tata Cara Kampanye yang Baik

Sponsors Link

Tata cara Kampanye adalah sebuah tindakan dan usaha yang bertujuan mendapatkan pencapaian dukungan, usaha kampanye bisa dilakukan oleh peorangan atau sekelompok orang yang terorganisir untuk melakukan pencapaian suatu proses pengambilan keputusan di dalam suatu kelompok, kampanye biasa juga dilakukan guna memengaruhi, penghambatan, pembelokan pecapaian.

ads

Dalam sistem politik demokrasi, kampanye politis berdaya mengacu pada kampanye elektoral pencapaian dukungan, di mana wakil terpilih atau referenda diputuskan. Kampanye politis tindakan politik berupaya meliputi usaha terorganisir untuk mengubah kebijakan di dalam suatu institusi.

Kampanye umumnya dilakukan dengan slogan, pembicaraan, barang cetakan, penyiaran barang rekaman berbentuk gambar atau suara, dan simbol-simbol. Pada sistem politik totaliter, otoriter kampanye sering dan biasa dilakukan ke dalam bentuk tindakan teror, intimidasi, propaganda atau dakwah. Kampanye dapat juga dilakukan melalui Internet untuk rekayasa pencitraan kemudian berkembang menjadi upaya persamaan pengenalan sebuah gagasan atau isu kepada suatu kelompok tertentu yang diharapkan mendapatkan timbal balik dan tanggapan.

Kampanye sendiri sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Sebab sebagai negara penganut sistem demokrasi yang rutin menyelenggarakan pemilu setiap 5 tahun sekali tentunya kegiatan kampanye sudah begitu akrab di keseharian masyarakat indonesia. Kampanye merupakan upaya untuk dapat meraup suara dalam memenangkan konstentasi politik. Tentunya sebagai sebuah kompetisi , kampanye selayaknya dilakukan secara santun dan bijak.

Oleh sebab itu, berikut merupakan 7 tata cara kampanye yang baik , berikut penjelasannya.

1. Dilakukan Sesuai Jadwal Kampanye

Setiap kandidat yang telah disahkan KPU untuk dapat menjadi calon dalam sebuah konstetasi panggung politik harus bersikap disiplin, yang dimaksud disiplin disini adalah tepat waktu saat melakukan kampanye. Sebab semua kandidat akan diberikan jadwal oleh KPU untuk melaksanakan kampanye. Jangan sampai kemudian ada kandiddat yang mencuri start kampaye, sebab dalam tata cara kampanye hal tersebut tidak dibenarkan. Sebab dapat menimbulkan kekisruhan dan mencoreng nilai demokrasi yang telah di jaga. Curi start kampaye sering dilakukan oleh para kandidat dalam berbagai kesempatan.

Semisal saat menghadiri pertemuan, kondangan, hingga bahkan kegiatan keagamaan. Biasanya mereka akan menyelipkan pesan pesan bermuatan politis. Tentu saja hal tersebut tidak dibenarkan. Sebab sesuai aturan yang telah di tetapkan oleh KPU, setiap kandidat memiliki jadwal kampanye masing masing yang telah disepakati. Tindakan ini juga dapat dikategorikan melanggar perturan dalam kompetisi politik.

2. Tidak Mengganggu Ketertiban Umum

Tata cara dalam pelaksanaan kampaye yang kedua adalah tidak diperkenankan menganggu ketertiban dan ketentraman umum. Jika dilakukan maka hal ini termasuk kedalam bentuk pelanggaran kampaye yang dapat ditindak. Sebagimana diketahui bahwa masa kampanye merupapakan masa berburu dukungan namun selayaknya jangan sampai kemudian kegiatan tersebut mengganggu ketertiban umum. Sebagai contoh misalnya saja kegiayan membagikam atribut kampanye di jalan.

Tentu saja kegiatan tersebut dapat menganggu aktovitas pengendara dan juga pengguna jalan raya. Bahkan dikhawatirkan dapat menimbulkan resiko kecelakaan lalu lintas. Tentu saja hal ini sangat merugikan dan memberikan bahaya bagi para pengguna jalan raya. Maka dari itu, cara kampanye yang baik seharuskanya tidak mengorbankan kepentingan umum untuk kepentingan kandidat. Jika kemudian terjadi hal hal yang tak diinginkan maka tentu siapa yang akan bertanggung jawab.

3. Mendapatkan Izin dari Aparat Keamanan

Kampanye merupakan sebuah kegiayan yang sedikit berisiko. Sebab antara kubu A dan B bisa saja terjadi bentrok akibat dari sifat fanatisme dan  rasa mendukung salah satu kandidat yang sedang bertarung. Oleh sebab itu maka dalam setiap penyelenggaraan kegiatan kampaye harus mendapatkan izin dari aparat keamanan setempat. Hal ini tentu juga merupakan sebuah jaminan dimana kegiayan akan dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

Sponsors Link

Pada faktanya banyak sekali kerusuhan yang kemudian tetjadi hingga menimbulkan korban jiwa akibat dari kegiatan kampanye tanpa izin dan pengawasan aparat. Sebab rasa fanatisme yang tinggi dalam mendukung seorang kandidat dapat membuat pendukung bersifat anarkis. Bahkan dapat melakukan tindakan kekerasan akibat dari fanatisme uang berlebihan ini. Maka disitulah peran aparat keamanan dalam menjaga sitiasi agar tetap kondusif.

4. No Sara

Kampanye bermuatan isu sara kini bukan merupakam hal yanh baru. Sebab cara ini dinilai paling efektif untuk memenangkan hati para umat islam sebagai pemilik suara mayoritas. Namun pada kenyataannya kampaye bermuatan sara sangatlah tidak sesuai. Sebab agama dan politik selayaknya tidak dijadikan satu. Karena keduanya terpisah sehingga tidak dapat dicampur adukan. Ketika urusan agama dan politik disandingkan maka akan dapat menimbulkan kekisruhan. Pada akhirnya akan dapat menimbulkan permusuhan antara kubu kubu yang saling mendukung.

Kampanye sara menjadi salah satu strategi yang memang cukup efektif memenangkan hati kaum muslim. Namun tentu saja sebagai negara demokrasi hal ini bertentangan dengan nilai dan ajaran kekebabasan. Bahwa setiap warna negara memiliki kebenasan untuk berperan aktif dalam penyelengaaran dan pelaksanaan demokrasi. Kebebasan untuk dapat mencalonkan diri dalam pemilu juga merupakan kebebasan yang berlaku kepada semua umat beragama.

5. Bukan Black Campaign

Kampanye hitam adalah sebuah upaya untuk merusak atau mempertanyakan reputasi seseorang, dengan mengeluarkan propaganda negatif. Hal ini dapat diterapkan kepada perorangan atau kelompok. Target-target umumnya adalah para jabatan publik, politikus, kandidat politik, aktivis dan mantan suami. Istilah tersebut juga diterapkan dalam konteks lainnya seperti tempat kerja.

Kampanye hitam tidak didasarkan pada fakta, dan cenderung berupa fitnah yang berpotensi mengarah pada tindak pidana. Black campaign lebih brutal, lebih serampangan, menuding pasangan lain tanpa menyajikan fakta yang ada. Kampanye hitam juga menjurus kepada fitnah dan kebohongan tentang lawan politik. Kampanye hitam ini jelas dilarang oleh Undang-undang.

Sponsors Link

6. Tidak Berorasi Berlebihan

Orasi (bahasa Inggris Pertengahan: oracion) adalah sebuah pidato formal, atau komunikasi oral formal yang disampaikan kepada khalayak ramai. Antonim dari orasi adalah mencetak (print), menulis (writing). Orasi bermacam-macam, ceramah merupakan salah satu bagian dari orasi, pidato, kultum, bahkan puisi merupakan bagian dari orasi, tetapi saat ini kata orasi mengalami penyempitan makna dan terkesan bermakna peyorasi, orasi dikenal di kalangan umum sebagai bentuk ungkapan melalui verbal yang disampaikan pada khalayak umum dan memiliki sifat persuasif.

Dalam kampanye, orasi merupakan sebuah hal yang wajar. Namun tentunya terdapat tata cara orasi yang dibenarkan. Seperti misalnya tidak diperbolehkan orasi menggunakan kata kata bermuayan negatif menuingunga agama, ras dan suku lawan politik. Sebab jika demikian maka tentu hal tersebuy bukan lagi merupakan bentuk orasi melainkan adalah suatu bentuk penghinaan terhadap lawan politik.

7. Menciptakan Suasana Politik yang Kondusif

Tata cara kampanye yang terakhir adalah dengan menciptakam susana politik yang kondusif. Sehingga tentunya meskipun persaingan memanas namun kedua kubu masih menggunakan cara cara yang elegan dalam berpolitik. Sejatinya demokrasi adalah sebuah bentuk kebebasan namun jangan menyalah artikannya kepada tindakan yang dapat berbuat sebebas bebasnya. Sebab dalam pelaksanaan kampanye setiap kandidat harus berpatokan kepada peraturan yang telah dirumuskan oleh KPU selaku penyelanggaran resmi pemilu.

Kampanye merupakan ajang memperkenalkan diri, promosi dan publisitas bagi kandidat. Maka seharuskan dilakukan dengan cara yang santun dan juga terhormat tanpa merendahkan kandidat lain. Maka jika kampanye berlangsung dengan atmosfir yang positif hasilnya afalaha kondisi politik akan berada dalam sitiasi yang menyenangkan dan jauh dari kekisruhan. Pihak yang berkompetisi juga tidak terlibat dalam aroma permusuhan dan rivalitas yang tinggi.

Itulah tadi, 7 tata cara kampanye yang baik. Semoga dapat bermanfaat.

, , ,
Post Date: Saturday 24th, November 2018 / 08:49 Oleh :
Kategori : Politik