Sponsors Link

6 Solusi Agar Perang Tidak Terjadi Antar Negara

Sponsors Link

Perang bisa menjadi sebuah tragedi kemanusiaan yang menyebabkan penderitaan dimana-mana seperti juga dampak nuklir terhadap lingkungan . Dalam perang selalu melibatkan dua pihak yang bersitegang dan aksi saling serang menggunakan senjata. Penggunaan senjata inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya kerusakan segala fasilitas umum, hancurnya harta benda dan bahkan jatuhnya korban sipil yang tidak bersalah. Membayangkannya saja sudah membuat kita bergidik takut dan ngeri jika sampai di era milenial ini perang kembali meletus.

ads

Kengerian ini menjadi hal yang masuk akal, apalagi jika dilihat dari semakin berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan. Kedua elemen tersebut tentu sangat berpengaruh pada sistem persenjataan yang dimiliki oleh setiap negara di dunia. Kebanyakan daru mereka telah mengembangkan sistem persenjataan yang canggih. Tidak hanya canggih tapi juga memiliki dampak mematikan dalam skala luas seperti juga bahaya perang nuklir .

Saat ini, ajang pamer senjata dan kekuatan militer antar negara menjadi hal yang lumrah. Namun, dibalik itu semua tentu muncul sebuah kekhawatiran sendiri. Kondisi yang demikian sangat rentan untuk dipicu isu yang bisa memancing jedua belah pihak saling berkonflik dan berakhir pada saling serang antar keduanya seperti pada latar belakang konflik rohingya . Belum lagi hal tersebut akan menyeret negara lain kedalam pusaran konflik. Tentu saja hal ini yang paling harus dihindari. Bukan hanya dengan pencegahan, 6 solusi agar perang tidak terjadi antar negara ini bisa menjadi hal untuk meredam kisruh yang sedang berkecamuk di berbagai belahan dunia. Simak selengkapnya.

1. Meminimalisir Terjadinya Konflik Antar Dua Negara

Konflik merupakan hal yang relatif umum terjadi antar dua negara. Terutama negara yang berdekatan seperti Indonesia-Malaysia. Konflik bisa dipicu oleh berbagai hal, mulai dari persaingan dalam perdagangan, batas wilayah, kebudayaan dan kesenian serta banyak hal lainnya. Namun, tentunya faktor pemicu tersebut harusnya dapat diredam oleh kedua belah pihak simak juga dampak perang nuklir bagi kehidupan manusia . Meskipun terkadang situasi panas dan aksi saling tuding sehingga memicu adanya tindakan tindakan di luar batas.

Kondisi ini juga memicu adu argumen sehingga melibatkan lebih banyak pihak dan ditambah dengan pihak lain yang semakin memanaskan suasana. Tentunya dalam kondisi ini, harusnya kedua negara dapat bersikap lebih bijak dan tidak serta merta mengeluarkan seruan perang. Apalagi jika konflik yang timbul tergolong sepele. Meminimalisir konflik bukan hal yang mudah, apalagi bagi negara yang sudah sering berkonflik. Karenanya kesadaran antara kedua belah pihak dan rasionalitas dalam memandang perang bukan sebagai sebuah solusi harus benar benar di tanamkan.

2. Perbanyak Pembentukan Lembaga Perdamaian Seperti PBB dan Sejenisnya

PBB (Persatuan Bangsa Bangsa) atau UN (United Nations) memiliki visi untuk dapat mewujudkan perdamaian dunia. Tentunya perdamaian ini dapat di capai jika tidak ada negara yang berkonflik dan terlibat konflik. Selama masih ada negara yang mengalami konflik dan kekisruhan tentu visi ini tidak akan bisa dicapai. Oleh karenanya tentu dalam mewujudkan visinya PBB memerlukan dukungan dari semua bangsa yang tergabung di dalamnya.

Sebagai lembaga yang independen tentu saja yang menjadi harapan kita adalah tidak hanya PBB tapi juga akan lahir organisasi dunia lain yang memiliki visi yang sama. Tentunya dengan begitu maka tugas yang selama ini di emban PBB menjadi sedikit ringan simak juga dampak perang nuklir bagi indonesia . Dengan visi misi yang sama diharapkan organisasi perdamaian dunia lain akan bersinkronisasi dalam mewujudkan perdamaian bagi dunia.

Sponsors Link

3. Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Dampak dan Kerugian dari Perang

Apakah perang berdampak positif ? Tentu tidak. Jika berdampak negatif  sudah pasti ini seperti dampak konflik sara . Bayangkan saja situasi mencekam yang harus di alami karena kontak senjata dan aksi saling serang. Sudah pasti dampak yang di timbulkan  tentu kerusakan infrastruktur, kerugian materiil dan korban jiwa yang berjatuhan. Tentunya dampak dan kerugian tersebut harus memicu kesadaran kita, bahwa tidak ada yang akan di untungkan dari sebuah perang yang terjadi.

Jikapun ada pihak yang menang, berapa biaya yang harus di keluarkan untuk membangun kembali semua infrastruktur yang hancur. Menang ataupun kalah akan selalu ada konsekuensi dari sebuah perang. Jika tidak ada faedahnya mengapa harus ngotot untuk saling perang. Bukankan perdamaian itu indah, menyenangkan dan tentu menjadi harapan bagi seluruh masyarakat di dunia.

4. Utamakan Penyelesaian Konflik dengan Jalan Damai

Penyelesaian konflik tidak harus selalu dengan aksi saling angkat senjata. Bahkan dengan obrolan santai dalam satu meja dan tanpa melibatkan pihak ketiga harusnya konflik dapat diredam dan selesai dengan jalan damai. Namun, mekanisme penyelesaian konflik seperti ini biasanya berlaku untuk konflik kecil dan sederhana. Sedangkan konflik yang besar biasanya membutuhkan pihak ketiga untuk memediasi dan berlaku sebagai negosiator.

Apapun jalannya seharusnya konflik dapat diselesaikan dengan jalan damai simak penyebab konflik sara . Budaya yang selalu mengedepankan musyawarah mufakat harus selalu di junjung tinggi. Cara demikian ini juga menjadi salah satu cara efektif dalam meredam konflik. Sehingga tidak menimbulkan situasi dan ketegangan yang semakin memanas.

Sponsors Link

5. Kesadaran yang Tinggi Akan Perbedaan dan Hidup Saling Berdampingan

Bangsa Asia lahir dengan kulit coklat dan mata coklat, Bangsa Eropa dengan mata biru dan kulit putih, Bangsa Afrika lahir dengan kulit hitam dan rambut ikal. Why? Karena tuhan menciptakan kita untuk dapat hidup selaras dan harmonis. Dengan perbedaan itu, tentu harus disikapi dengan bijak. Analogikan saja jika pelangi hanya terdiri dari satu warna, apakah indah? Tidak tentunya. Inilah mengapa Tuhan menciptakan kita berbeda adalah untuk saling mengisi bumi ini dengan keindahan dari perbedaan itu sendiri.

Jika masih ada yang mempermasalahkan perbedaan itu, itulah yang disebut dengan pemikiran yang primitif. Pada akhirnya pemikiran tersebut akan mengarahkan pada tindakan rasisme sebagai contoh konflik antar ras  . Dengan karunia perbedaan inilah kita terluhat indah. Dan semoga saja perbedaan ini yang kemudian akan menyatukan kita semua untuk hidup saling berdampingan, selaras dan seimbang.

6. Menjalin Kerjasama dengan Negara Lain dalam Berbagai Bidang dengan Tetap menghormati dan Menjunjung Kebudayaan Masing-masing

Layaknya manusia, sebuah negara juga tidak akan dapat hidup sendiri. Negara juga akan membutuhkan negara lain. Karena itu, menjalin kerjasama dengan berbagai negara di dunia akan memberikan dampak yang menguntungkan. Keuntungan tersebut meliputi bidang politik, pendidikan, sosial, ekonomi dan budaya.

Dengan terjalinnya kerjasama yang baik maka akan bisa memberikan keuntungan bagi kedua negara tersebut simak juga contoh konflik antar agama . Dalam hal ini juga rasa saling menghormati dan menjunjung kebudayaan masing-masing yang akan menjadi kunci terjalinnya kerjasama dengan baik. Semakin solid kerjasama tentu akan semakin memperkecil peluang konflik dapat terjadi.

Itulah, 6 solusi agar perang tidak terjadi antar negara. Dengan demikian maka perdamaian dunia yang menjadi harapan kita semua akan dapat terwujud. Sehingga tentu kita tidak perlu lagi menyaksikan penderitaan saudara saudara kita yang larut dalam konflik yang berkepanjangan. Semoga saja mimpi agar dunia ini selalu dalam kedamaian dapat segera terwujud. Semoga artikel ini bermanfaat, dan dapat membantu anda.

, ,
Post Date: Thursday 18th, January 2018 / 10:57 Oleh :
Kategori : Militer