Sponsors Link

Dua Sebab Khusus Perang Dunia 2 Di Eropa yang Belum Banyak Diketahui

Sponsors Link

Perang merupakan salah satu hal yang paling di takuti dan mencekam. Sejarah telah mencatat bagaimana perang dunia 1 dan kemudian perang dunia 2 membawa banyak perubahan pada sejarah dunia. Keterlibatan negara adidaya membuat banyaknya korban jiwa yang jatuh, hanya demi ambisi menguasai sebuah wilayah dan mendapat predikat sebagai negara terkuat dan sekaligus di takuti di Dunia. Simak juga bentuk pelaksanaan perang dingin .

ads

Berbagai fakta sejarah terkait perang dunia dua ini sebenarnya dimulai oleh negara Jerman yang gencar menanamkan paham Nazi. Agresifitas Jerman dalam menjalankan politik luar negeeinya dianggap menjadi salah satunpenyebab pecahnya perang dunia ke dua. Sebagaimana pepatah mengatakan bahwa, “Tidak ada asap juka tak ada api”. Ini juga berarti bahwa tidak akan ada akibat tanpa adanya sebab sebagaimana latar belakang perang bosnia . Pada dasarnya perang dunia 2 secara umum disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah kegagalam LBB (Liga Bangsa Bangsa) dala menciptakan perdamaian dunia.

Eropa sendiri sebagi pusat perekonomian dunia yang diisi oleh berbagai negara maju dengan sistem dan militer terkuat ternyata merupakan penyebab khusus terjadinya perang dunia 2. Berikut ini akan dijabarkan secara singkat mengenai 2 sebab khusus perang dunia 2 di eropa yang belum banyak di ketahui. Oleh karena itu, agar lebih memahami kembali sejarah kebrutalan perang dunia 2 maka simak uraian singkatnya di bawah ini. Simak juga  invasi amerika serikat ke afganistan .

1. Penyerangan Terhadap Polandia

Sejak tahun 1919-1939 Polandia mengupayakan kebijakan keseimbangan antara Nazi dan Uni Soviet dengan mengadakan perjanjian Non-Agresi dengan keduanya. Pada awal tahun 1939 Jeeman menuntut Polandia untuk masuk kedalam Pakta Anti-Komitern sebagai negara satelit Jerman. Kondisi ini membuat Polandia khawatir akan dapat kehilangan kemerdekaan, karena itulah kemudian Polandia menolah tawaran ini. Simak juga penyebab perang suriah .

Pada tanggal 23 Mei 1939 Hitler kemudian menyatakan kepada jendralnya “Danzig bukanlah merupaka  objek yang dituju, untuk kita ia hanya merupakan ruang pelebaran hidup di timur“. Untuk menakut-nakuti Jerman, Prancis dan Britania Raya menyatakan bahwa jika invasi terhadao Polandia maka hal tersebut merupakan sebuah perang. Hal ini juga diyakinkan kepada pihak Uni Soviet untuk dapat berda di jalur yang sama yang berlawanan dengan Jerman.

Moskow nampak sedikit sepakat dengan pengaruh yang di bawa oleh Prancis dan Britania Raya. Namun disisi lain, Uni Soviet juga menyadari bahwa ia akan dapat menguasai wilayah negara-negara Baltik serta sebagian wilayah Polandia jika bersekutu dengan Jerman. Sehingga pada bulan Agustus 1939 Uni Soviet kemudian mengadakan perjanjian. Namun, upaya London kemudian gagal sehingga Hitlerpun tidak memperkirakan perang yang kian melabar. Lalu kemudian terjadilan penyerangan terhadap Polandia pada 3 September 1939.

Sponsors Link

Dalam invasi ini Jerman mengerahkan keuatan sebanyak 56 Divisi, 4 Brigadir, 9000 senapan, 2.500 tank, 2.315 pesawat tempur. Tital kekuatan yang dikerahkan Jerman, Uni Soviet dan Slowakia sebanyak kurang lebih sebanyak 2.350.000. Sedangkan Polandia sensiri mengerahkan kekuatan yang terdiri dari 39 Devisi, 16 brigadir, 430 senapan, 880 tank dan 400 pesawat tempur, dengan tolal kekuatan jika dijumlah kurang lebih sebanyak 950.000. Simak juga dampak perang vietnam bagi vietman .

Serangan dimulai oleh jerman dengan menyerang Polandia melalui wilayah selatan, utara dan barat. Pasukan Polandia kemudian mundul kewilayah perbatasan ereka di wilayah timur. Setelah kekalahan yang dialami pasukan polandian pada pertengahan September memaksa mereka untuk mundur ke tenggara dan menunggu bantuan sekutu. Pada 17 September Soviey menyerang wilayah timur dan berhasil menguasainya. Mereka kemudian mengambil alih wilayah tersebut sesuai dengan penjanjian pakta molotov-ribbentrop. Pada tanggal 1 Oktober 1993 Jeman dan Soviet berhasil menguasai seluruh wilayah Polandia meskipun pemerintahan Polandia sendiri masih belum menyerah.

Dalam penyerangan iini diperkirakan 66.000 korban jiwa dari Polandia tewas, 133.700 terluka dan 694.000 di tangkap. Sedangkan dari pihak Jerman sendiri 16.343 tewas, 27.280 terluka, dan 320 hilang. Uni Soviet 737 tewas atau hilang, 1.125 terluka dan Solwakia sebanyak 18 tewas, 46 terluka, dan 11 hilang. Penyerangan Jerman terhadap Polandia pada tanggal 1 September 1939 merupakan sebab khusus yang mendasari terjadinya perang dunia 2 di eropa.

Akibat serang ini, sekutu Polandia, Britania Raya, Australia dan Selandia Baru  menuatakan perang terhadap Jerman pada tanggal 3 September 1939, yang kemudian diikuti oleh Prancis, Kanada dan Afrika Selatan. Invasi Polandia ini berlangsung dari tanggal 1 September – 6 Oktober 1939. Dengan hasil dimana Kerman dan Uni Soviet berhasil menguasai seluruh wilayah Polandia. Meskipun Britania Raya dan Prancis menyatakan perang sesaat setelah Jerman menyerang Polandia namun, tidak terdapat serangan militer langsung keduanya terhadap Jerman. Simak juga akibat perang dunia 2 .  

Sponsors Link

2. Serangan Jerman ke Uni Soviet

Pada musim panas 1940 Jerman mengalami krisis bahan baku dan  menimbulkan potensi benturana dengan Soviet diwilayah Balkan. Satu-satunya solusi yang dimiliki Jerman saat itu ialah melakukan Invasi Ke Soviet. Dari situasi ini hitler mengantisipasi adanya manfaat yang akan diperoleh Jerman karena menginvasi Soviet antar lain :

  • Kekalahan Uni Soviet akan menyebabkan kekurangan buruh dapat demobilisasi oleh tentara.
  • Ukraina akan menjadi sumber pertanian.
  • Setelah Uni Soviet sebagai pekerja maka dapat meningkatkan posisi geostrategis Jerman.
  • Kekalahan Uni Soviet akan mengisolasi sekutu terutama Inggris.
  • Perekonomian Jerman akan membutuhkan banyak minyak dan mengendalikan tambang minyak akan tercapai.

Pada 5 Desember 1990 Hitler menerima rencana militer untuk invasi dan disetujui, dengan mulai dijadwalkan pada Mei 1941. Pada tanggal 18 Desember 1940, Hitler menandatangani Directive Perang Nomor 21 kepada Komando Tinggi Jerman untuk operasi dengan nama sandi “Operasi Barbarossa” yang menyatakan : “Wehrmacht Jerman harus siap untuk menghancurkan Rusia dalam kampanye yang cepat.” Simak juga penyebab khusus perang dunia 1 .

Jerman menyerang Uni Soviet pada bulan Juni 1941. Hitler percaya Uni Soviet dapat dikalahkan dalam suatu serangan kilat dan terus menerus mengingat keadaan Uni Soviet yang tidak siap perang, serta berharap kemenangan itu akan memaksa Britania mengadakan negosiasi dan mengakhiri peperangan. Hitler senagaimana tokoh konflik yugoslavia  juga ingin mendahului menyerang Uni Soviet sementara Uni Soviet lengah.  Lebih dari 4,5 juta tentara dari kekuatan Axis Uni Soviet menyerbu sepanjang 2.900 km (1.800 mil).

Perencanaan untuk Operasi Barbarossa dimulai pada tanggal 18 Desember 1940 rahasia persiapan dan operasi militer itu sendiri berlangsung hampir satu tahun, dari musim semi tahun 1940 sampai musim dingin 1941.Hitler terlalu percaya diri dari keberhasilan yang pesat di Eropa Barat dan kebodohan Tentara Merah dalam perang musim dingin melawan Finlandia pada 1939-40. Dia mengharapkan kemenangan dalam waktu beberapa bulan, namun tidak mempersiapkan diri untuk sebuah perang yang berlangsung dalam musim dingin

Itulah tadi 2 sebab khusus perang dunia 2 di eropa yang belum banyak di ketahui. Semoga ini bisa semakin membuka kembali pengetahuan sejarah dunia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

, , , ,
Post Date: Friday 23rd, February 2018 / 10:12 Oleh :
Kategori : Internasional