Sponsors Link

Peristiwa yang Mengawali Perang Dunia 2 di Asia Pasifik

Sponsors Link

Perjuangan bangsa Indonesia memang tidak bisa dianggap remeh. Banyak sekali perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia, meskipun pada saat itu perlawan yang dilakukan masyarakat masih bersifat kedaerahan, masih berfokus pada mempertahankan wilayah lokal saja. Bisa saja apabila kekuatan tadi digabungkan menjadi satu kekuatan besar untuk melawan para penjajah, Indoenesia bisa memiliki kemungkinan untuk bisa merdeka lebih awal.

ads

Namun sebagai raykat Indonesia, sudah sepatutnya kita bisa menghormati sekaligus selalu mengingat perjuangan bangsa yang tertuang dalam berbagai peristiwa seperti pada latar belakang perang Banjar, dan juga latar belakang Perang Tondano. Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang negara Jepang, yang merupakan salah satu negara yang terlibat Perang Dunia 2. Informasi yang disana memuat tentang hal-hal apa saja yang terjadi pada saat Jepang mengalami kekalahnnya pada Perang Asia Pasifik. Nah, pada artikel kali ini, kita akan menyinggung hal yang berbeda, namun masih tetap berfokus kepada satu negara yang sama, yaitu Jepang.

Membahas mengenai perang dunia ke dua, kita masih dapat menemukan beberapa fakta yang menarik dari sana. Contohnya untuk mengetahui sebab, pada perang dunia 2 dapat ditemukan beberapa ssebab khusus Perang Dunia 2 di Eropa yang menjadi awal mula dari terjadinya Perang Dunia kedua. Namun bagaimanakah dengan Perang Pasifik ini? Jauh sebelum berita mengenai kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik, Perang Pasifik ini terjadi antara pihak Jepang melawan pihak Sekutu.

Peperangan ini juag merupakan perang yang terlupakan, karena diapit oleh kedua perang besar yang terjadi sebelum dan setelah peperangan ini terjadi. Bagaimanakah awal mulai dai perang ini, apa sajakah peristiwa yang mengawali perang dunia 2 di Asia Pasifik ini dan juga sebagai penyebab Perang Asia Timur Raya ? Mari kita telusuri informasinya di bawah ini !

1. Rencana Jepang menguasai Asia

Peristiwa yang mengawali perang dunia 2 di Asia Pasifik adalah tentunya aksi dari negara Jepang sendiri. Jauh sebelum terjadi persitiwa yag sangat dekat dengan akhir Perang Asia Pasifik Jepang memiliki ambisi yang kuat untuk bisa menguasai Asia. Tentunya pendekatan yang dilakukan terlebih dahulu adalah dengan mendatangi wilayah-wilayah di Asia Tenggara. Sehingga, bisa dikatakan bahwa pada waktu itulah Jepang termasuk negara dengan militer terkuat di Asia Tenggara

Amibis untuk menguasasi Asia ini tidak perlu disalahkan, karena pada saat waktu perang, negara-negara pasti akan saling berebut wilayah untuk mendapatkan supply yang jelas dan juga mencukupi. Namun yang disayangkan dari usaha Jepang ini adalah dengan tidak mengkhawatirkan pengaruh dari China, sehingga Jepang bisa seberani itu untuk melalukan penyerangan terhadap negara liberal sekalipun. Meskipun saat itu Jepang merupakan negara paling ditakuti di Asia Tenggara, namun usaha untuk menguasai ASIA tentunya tidak bisa dilakukan dengan mulus.

2. Perang Jepang dan Rusia

Berkaitan dengan informasi yang telah disampaikan di atas, usaha Jepang untuk menguasai ASIA tentunya mendapatkan perhatian dari salah satu negara besar yang ada di ASIA< yaiu China. Melihat kekuasaan Jepag semakin melebar, maka tidak ada salahnya apabila China meminta bantun dari negara sahabatnya, yaitu Rusia. Pada akhirnya, Rusia pun bergerak untuk membantu negara komunis lainnya yang terancam kekuasaan Jepang yang saat itu mulai berkembang.

Rusia yang merupakan negara yang berhubungan dengan penyebab khusus Perang Dunia 1 dan juga termasuk dalam sebab umum dan khusus Perang Dunia 1, yang menentang kebijakan Jepang yang menjadikan area Asia Timur untuk lahan ekploitasi SDA. Peperangan antara Jepang dan Rusia pun tidak bisa dihindarkan, namun peperangan tersebut berhasil dimenangkan oleh Jepang. Dengan kemenangan tadi, Jepang bisa semakin berkembang pada tahun 1905 an.

3. Kekuasan Jepang yang semakin berkembang

Invasi yang dilakukan oleh Jepang tentunya tidak bisa dihindarkan, karena dengan melihat bahwa daerah Asia rata-rata sangat mudah untuk dieksploitasi, maka para admiral Jepang tidak bisa membiarkan kesempatan ini begitu saja, dan memilih untuk segera menguasai mayoritas wilayah Asia. Apalagi, dengan memanfaatkan kemenangan Jepang, negara tersebut memanfaatkan hal tadi sebagai alat untuk menyombongkan kekuatannya kepada rakyat Asia, yang tentunya takut akan tindakan kekerasan dari Jepang.

Sponsors Link

Jepang semakin berkuasa semenjak mengalami kemenangan lewat peperangan yang telah dilakukan dengan Rusia. Setelah menguasai beberapa wilayah di kawasan Asia Timur, Jepang kembali melakukan invasi ke wilayah lainnya seperti pada Timur Laut Cina dan juga sampai dengan penguasasan wilayah Semenanjung Korea. Melihat adanya pengaruh yang terlalu besar dari Jepang, pihak Barat berusaha untuk melakukan embargo terhadap Jepang, namun ditenang begitu saja.

4. Negara Barat yang bernegosiasi dengan Jepang

Negara Barat, terutama Amerika tidak bisa melihat Jepang yang semakin mendominasi wilayah Asia. Untuk menghentikan langkah Jepang, dilakukanlah aksi embargo yang dilakukan terhadap Jepang, untuk paling tidak bisa dipertimbangkan oleh pihak Jepang yang kekuasaannya sangat dominan kala itu. Namun sayangnya, upaya negosiasi ini gagal karena Jepang lebih memilih untuk melanjutkan agresinya ke wilayah Asia Tenggara.

Amerika yang kala itu memiliki kekuatan gabungan dari amiliter terkuat di Amerika Latin dan militer terkuat di Amerika Selatan , sekaligus menjadi negara dengan militer terkuat berusaha untuk melakukan taktik lain untu bisa menghentikan langkah Jepang yang semakin agresif. Pada saat pembentukan taktik itu, Jepang justru melakukan penyerangan terhadap Pearl Harbor yang terletak di kepulauan Hawaii. Tujuan dari penyerangan tersebut adalah memberi peringatan kepada Amerika Serikat, yang mana sebetulnya merupakan langkah yang salah untuk dilakukan.

5. Serangan Pearl Harbor

Amerika, yang juga terkenal dengan peperangannya yang terdapat beberapa sebab penyebab perang Vietnam dan Amerika di dalamnya, semakin berhati-hati pasca diserang oleh Jepang. Untuk itu, Amerika sudah menyiapkan regu yang diletakkan pada spot-spot tertentu yang berpotensi sebagai wilayah yang akan dikuasai oleh Jepang pada langkah invasi selanjutnya.

Berbicara mengenai kehancuran Pearl Harbor, Amerika sangat mengalami kerugian yang amat besar dalam peristiwa tersebut. Selain dari jumlah korban jiwa, Amerika mengalami kerugian material dari hampir keseluruhan kapal yang hancur, belum lagi infrastruktur yang hancur berantakan karena bom yang dijatuhkan oleh pesawat Jepang.

6. Dikuasainya Asia Tenggara oleh Jepang

Dengan usaha invasi miiter yang terus digencarkan oleh Jepang, pada bulan Maret tahun 1942, Jepang menguasai seluruh wilayah di Asia Tenggara, termasuk Indonesia di dalamnya. Kemudian, Jepang berusaha untuk melakukan penguasaan kembali ke wilayah lainnya, di sinilah kekuatan Amerika mulai muncul untuk membalikkan serangan.

Jepang yang ingin menguasai Port Moresby mengalami kegagalan karena berhasil dikalahkan oleh pasukan pertahanan Amerika Serikat yang ada pada wilayah Coral Sea. Kegagalan lain Jepang adalah pada saat ingin menguasai Midway island, yang kembali tidak berhasil karena AS yang berhasil menyadap komunikasi Jepang dan sudah siap sia di Midway sebelum kedatangan Jepang.

Sponsors Link

Itulah tadi keenam peristiwa yang berhasil kami rangkum untuk artikel kali ini yang berjudul peristiwa yang mengawali perang dunia 2 di Asia Pasifik. Kita dapat melihat bahwa peperangan ini terjadi karena adanya pengaruh dari Jepang yang sangat kuat.

Sayangnya, pengaruh tadi tidak diimbangi dengan pertimbangan yang cukup matang, sehingga langkah yang dilakukan oleh para admiral Jepang sebelumnya bisa dinilai sangat sembrono, karena dengan keputusan mereka, nyawa rakyat Jepang yang akhirnya manjadi taruhannya.

, ,
Post Date: Sunday 22nd, April 2018 / 07:44 Oleh :
Kategori : Internasional