10 Penyebab Tindak Kriminal Di Indonesia Semakin Meningkat

Tindak kriminal menjadi sesuatu yang sudah tidak asing lagi. Sebab tindakan ini selalu lekat dengan kehidupan masyarakat dimana didalamnya berbaur berbagai macam individu dan kelompoknya. Setiap individu memiliki karakter yang unik dan berbeda, tentu saja perbedaan ini dapat memicu timbulnya konflik di masyarakat sebagaimana tujuan hukuman mati . Konflik inilah yang dapat menjadi pemicu munculnya berbagai tindaka kriminal yang marak terjadi di masyarakat.

Pada faktanya, bahkan setiap tahu angka kriminalitas cenderung mengalami kenaikan. Terlebih lagi pada daerah atau wilayah yang masuk kedalam daerah perkotaan dan pinggirannya. Tingkat kejahatan di wilayah perkotaan relatid lebih tinggi ketimbang di wilayah pedesaan. Hal ini tentunya mengingat persaingan individu di kota lebih tinggi, selain itu tuntutan dang gengsi dalam kehidupan masyarakat kota jauh berbeda dari masyarakat pedesaan.

Indonesia sebagai negara yang terdiri dari beragam suku dengan karakter berbeda pastinya juga menjadikan tindak kriminalitas menjadi perhatian utama. Bahkan tercatat angka kriminalitas meningkat seiring dengan semakin padatnya jumlah penduduk dan ketatnya persaingan. Tidak hanya itu, tentunya terdapat banyak sekali faktor yang menyebabkan tindak kriminalitas marak terjadi. Berikut akan dirangkum 10 Penyebab Tindak Kriminal Di Indonesia semakin meningkat.

1. Kesenjangan Sosial

Kesenjangan sosial menjadi penyebab utama dari semakin meningkatnya angka kriminalitas di negeri ini. Bagaimana tidak, sebab tidak bisa dipungkiri perbedaan tingkatan sosial dimasyarakat akan menimbulkak perbedaan pandang dan perlakuan. Misalnya saja mereka yang memiliki uang dan jabatan akan cenderun lebih mudah mendapatkan kekuasaan. Sebaliknya masyarakat ekonomi lemah cenderung mengalami kesulitan bahkan hanya untuk mendapatkan perlakuan adil saat berada di depan hukum.

Perbedaan perlakuan karena kesenjanagan sosial ini tentu dapat memicu tindakan kriminalitas. Terlebih dari masyarakat ekonomi lemah yang cenderung akan ingin mendapatkan status yang setara. Sehingga tindak kriminal seperti perampokan, pembegalan hingga pencurian menjadi salah satu tindakan kriminal yang paling marak terjadi sebagaimana macam-macam hukum di indonesia . Tentunya hal ini harus menjadi sebuah pembelajaran dalam upaya penyelesaian dimana kesenjangan sosial.harus dipangkas dan di samaratakan. [AdSense-B]

2. Pengangguran Meningkat

Meningkatnya jumlah pengangguran juga disinyalur menjadi salah satu penyebab peningkatan angka kriminalitas. Sebab tentunya tidak dipungkiri bahwa seseorang yang menganggur masih membutuhkan dana untuk memenuhi kehidupannya. Sedangkan ia tidak memiliki penghasilan sebagai sumber pendapatannya. Maka tentu tidak ada pilihan lain selain melakukan tindak kejahatan. Cara ini dianggap menjadi cara yang paling instan untuk mendapatkan uang.

Apalagi di daerah peekotaan yang notabene memiliki tandar hidup yang tinggi. Pastinya semakin membut para pengangguran memiliki motif yang besar untuk melakukan tindakan kriminalitas sebagaimana macam-macam hukum publik . Oleh sebab itu untuk mengatasi hal ini maka tentu satu-satunya pilihan adalah membuang peluang lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Sehingga tentunya setiap orang mampu memiliki penghasilan dan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

3. Pergolakan Ideologi Politik

Tidak menutup kemungkinan bahwa tindak kriminalitas juga terjadi karena adanya pergolakan ideologi politik. Panasnya situasi politik kadang dimanfaatkan beberapa pihak untuk membuatnya semakin panas. Tidak jarang aksi perang kata-kata kemudian berubah menjadi tindakan anarkis yang pada akhirnya berujung pada prilaku kriminal. Seperti sudah menjadi sebuah budaya kejadian ini kerap kita jumpai bahkan di sekitar kitabsebagai bagian dari sistem hukum yang ada diindonesia saat ini .

4. Meningkatnya Tingkat Kepadatan Penduduk

Jumlah penduduk yang semakin meningkat juga secara otomatis membuat persaingan semakin meningkat. Mereka yang lebih memiliki peluang sukses adalah yang kreatif, inovatif dan mampu memanfaatkan berbagai peluang. Tentunya hal ini menutup peluang bagi individu yang tidak memiliki keahliam dan pendidikan tinggi. Pada akhirnya kondisi ini akan berujung pada semakin meningkatnya tindak kriminalitas.

5. Penegakan Hukum yang Masih Tebang Pilih

Sebagai negara hukum tentu saja semua hal yang ada selalu terdapat hukum dan aturannya. Hukum juga ada agar tentunya keadilan dan ketertiban dalam masyarakat dapat terjaga dalam prinsip-prinsip demokrasi yang ada di indonesia . Sehingga setiap individu yang ada akan memiliki batasan untuk melakukan tindakan semaunya sendiri. Namun, nyatanya banyak sudah kasus yang menunjukkan aksi tebang pilih. Dimana yang memiliki harta dan jabatan akan bisa dengan mudaj lolos dari hukuman.

Pada faktanya justru orang-orang kecil yang hanya melakukan tindak kejahatan kecil malah di hukum berat. Tentunya hal ini menunjukkan bahwa penegakam hukum di negeri ini masih dinilai tidak tegas. Bahkan banyak aparat penegak hukum yang kemudian dengan teganya mau menerim suap. Sehingga fakta ini menunjukkan bahwa hukum sepertinya dapat diperjual belikan.

6. Dendam Pribadi

Penyebab tindakan kriminal selanjutnya adalah didasari oleh adanya dendam pribadi. Dendam ini dapat bermula dari tindakan kejengkelan atau kemarahan yang terpendam. Banyak sudah kasus yang bermotif dari tindakan sebagai aksi balas dendam. Bahkan kejahatan yang dilakukan cenderung sadis dan pastinya memakan korban. Aksi balas dendam ini hanya untuk melampiaskan amarah yang tersembunyi karena emosi yang mendalam. [AdSense-C]

7. Konflik Sosial

Konflik sosial yang terjadi di masyarakat juga menjadi salah satu penyebab terjadinya tindak kriminal. Konflik sosial biasa terjadi dalam ranah masyarakat. Komflik sosial bisa disebabkan oleh adanya berbagai perbedaan yang ada dimasyarakat. Mulai dari peebedaan cara berfikir, cara pandang dan perbedaan pendapat. Bisa saja ada oknum yang memiliki kepentingan tersembunyi yang semakin memanfaatkan situasi ini.

8. Asimilasi Budaya

Budaya merupakan bagian dari identitas kita sebagai bangsa indonesia. Sebagai negar yang dikenal dengan budaya ketimuran sekaligus juga dengan negara mayoritas penduduk muslim tentunya ada aturan tata krama dan ada istiadat yang melekat. Namun, dengan masuknya budaya barat yang tidak bisa dibendun saat ini banyak yang mengikuti gaya berpakaian ala kebarat-baratan yang cenderung terbuka dlm macam-macam hukum positif . Tentu saja hal ini menjadi salah satu penyebab maraknya tindak kejahatan pelecehan seksual seperti pemerkosaan terutama terhadap kaum wanita.

9. Mentalitas 

Jika bicara mengenai mentalitas, maka tentu penyebab tindak kriminalitas adalah mentalitas yang tidak stabil. Dimana masyarakat banyak yang mudah terpancing provokasi dan bahkan berita hoak yang faktanya tak dapat dibuktikan. Hal ini tentu menjadi penyebab utama banyaknya aksi pengeroyokan dan main hakim sendiri di masyarakat. Tentu saja hal ini menjadikan tindak kriminal semakin meninhkat dan menjadi-jadi di maayarakat.

10. Faktor Ekonomi

Lagi-lagi perkara ekonomi menjadi akar dari munculnya tindak kriminal. Masyarakat ekonomi lemah cenderung sering terlibat tindak kejahatan. Mulai dari pencurian, penjambretan, pencopetan bahkan perampokan. Tentunya motifnya tidak lain adalah karena masalah ekonomi. Apalagi dengan semakin meningkatnya kebutuhan ekonomi yang tinggi sebagaimana dalam prinsip-prinsip demokrasi pancasila  .

10 Penyebab Tindak Kriminal Di Indonesia semakin meningkat. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.