Sponsors Link

4 Penyebab Perang Asia Timur Raya dan Kronologi Jalannya Pertempuran

Sponsors Link

Perang Asia Timur Raya atau yang lebih dikenal dengan Greater East Asia War. Perang ini sendiri merupakan perang yang terjadi di wilayah Samudra Hindia dan pulau-pulau lain di Asia. Konflik ini  terjadi sekitar tahun 1937 – 1945. Puncak dari perang ini justru terjadi pata tahun 1941. Dimana pada saat itu Jepang menyerang Amerika Serikat yang pada akhirnya membuat semakin banyak negara yang terlibat dalam perang ini. Simak juga keajaiban perang afghanistan , latar belakang perang afghanistan dan latar belakang perang arab israel .

ads

Perang ini merupakan salah satu perang terbesar di dunia, khususnya pada era tersebut. Dengan begitu banyaknya negra yang terlibat serta keterlibatan kekuatan besar seperti Jepang dan China yang didukung oleh dua negara adidaya yakni Uni Soviet dan Amerika Serikat. Lantas sebenarnya  apa yang menjadi peristiwa perang besar  ini, dan serta  bagaimana kronologi terjadinya perang ini? Berikut di ulas secara singkat 4 penyebab perang asia timur raya dan kronologi jalannya pertempuran.

1. Insiden Jembatan Marcopolo

Insiden Jembatan Marcopolo atau dikenal dengan Lugoqiau. Merupakan awal dari pecahnya perang antara Jepang dan Tiongkok Tahap 2. Insiden ini merupakan pertempuran antara Republik Tiongkok dan Kekaisaran Jepang. Jembatan Logou sendiri merupakan Jembatan yang direstorasi oleh Kaisar kangxi (1662-1722). Insiden Jembatan Marcopolo terjadi pada 7-9 Juli 1937. Lokasi pertempuran bertempat di dekat Beijing Tiongkok. Insiden Marcopolo juga membuat hubungan antara Jepang dan Tiongkok semakin memanas. Setelah sebelumnya kedua negara terlibat dalam perang Tiongkok-Jepang pertama.

Insiden ini juga merupakan pemicu dari meletusnya perang Asia Timur Raya. Sepanjang sejaran Jepang dan Tiongkok sendiri memang terlibat banyak konflik yang menyebabkan hubungan keduanya memanas. Meskipun hubungan mulai membaik pasca konflik pertama namun kembali memanas saat terjadinya insiden Jembatan Marcopolo. Apalagi dalam pertempuran ini kemudian hasil akhirnya dimenangkan oleh Jepang. Tentunya ini kemudian membuat pihak Tiongkok menjadi semakin meradang.

Sponsors Link

2. Sikap Arogansi Jepang

Jepang memiliki ambisi besar, yaitu ingin menjadikan Asia Timur sebagai wilayah baru yang bisa dimanfaatkan untuk lahan pemukiman dan yang SDA-nya bisa di-eksploitasi. Sedangkan rencana tersebut ditentang oleh Rusia yang menginginkan wilayah Asia Timur didirikan pelabuhan laut, karena air laut-nya yang tidak pernah membeku sepanjang tahun.  Perselisihan tersebut  berujung pada meletus-nya perang antara Jepang – Rusia, yang terjadi sekitar tahun 1904-1905 dan dimenangkan oleh Jepang. Kemenangan Jepang tersebut lantas dijadikan bahan kesombongan untuk bisa lebih leluasa memperluas wilayah kekuasaannya sebagaimana juga latar belakang perang teluk 1 , tokoh perang korea , serta konflik korea utara dan korea selatan .

Wilayah kekuasaan Jepang (pada tahun 1931) meliputi Cina Timur Laut dan Semenanjung Korea. Banyak kritikan dilontarkan dari negara Barat kepada Jepang ketika wilayah Cina berhasil diinvasi. Jepang tidak bergeming. Jepang justru menganggap negara Barat yang menjatuhkan embargo bahan mentah sebagai tindakan menguasai Jepang perlahan-lahan.

Upaya negara Barat mengembargo Jepang dengan tujuan agar Jepang mau menghentikan agresi militer-nya ditolak mentah – mentah. Dan Jepang lebih memilih untuk menginvasi Asia Tenggara, menguasai daerah yang kaya akan sumber daya alamnya. Ambisi Jepang yang begitu besar untuk menguasai wilayah Asia tidak bisa dibendung lagi. Meskipun embargo dijatuhkan kepada Jepang namun Jepang tidak menggubrisnya dan terus melakukan invasi ke negara di Asia.

3. Jepang Juga Menyerang Wilayah yang Dikuasai Britania Raya

Britania Raya merupakan negara besar yang hampir menguasai seluruh Asia. Britania Raya juga mendapat dampak langsung dari perang Asia Timur Raya. Dimana negara Asia yang berada dibawah kekuasaan Britania Raya juga tidak luput dari serangan Jepang. Jepang menyerang wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh Britania Raya demi mencapai ambisinya untuk bisa mengiasai wilayah Asia. Penyerangan ini kemudian membuat ketenganga antara Jepang dan Britania Raya Sendiri. Simak juga penyebab pecahnya korea menjadi dua negera , dan dampak positif perang korea bagi indonesia .

4. Jepang Menyerang Amerika Serikat

Pada dasarnya peristiwa-peristiwa yang lebih penting terjadi setelah 7 Desember 1941, ketika Jepang menyerang Amerika Serikat. Sasaran utama Jepang adalah pangkalan Militer Amerika Serikat di Pearl Harbour. Tujuan dari serangan ini adalah untuk mencegah terganggunya pergerakan Jepang dalam upaya menguasai wilayah Asia. Insiden ini sangat memukul wajah militer Amerika Serikat. Sebab kerusakan yang ditimbulkan amat fatal dimana hampir semua kapal perang AS mengalami  kerusakan.

Pengeboman Pearl Harbor adalah serangan dadakan yang dilakukan oleh Angkatan Laut Jepang terhadap Armada Pasifik Angkatan Laut Amerika Serikat yang tengah berlabuh di Pangkalan AL Pearl Harbor, Hawaii, pada hari Minggu pagi, 7 Desember 1941. Serangan dimulai sekitar pukul 07:38 pagi waktu Hawaii. Pangkalan AL Amerika Serikat di Peal Harbor diserang oleh setidaknya 353 pesawat tempur, pesawat pembom, dan pesawat torpedo dari AL Jepang, dalam 2 gelombang serangan, yang diberangkatkan dari 6 kapal induk AL Jepang. 

Serangan ini juga mengakibatkan 188 pesawat terbang Amerika Serikat rusak atau hancur, serta mengakibatkan korban jiwa sebanyak 2.403 korban meninggal dan 1.178 korban luka. Namun demikian, sejumlah fasilitas seperti instalasi penting pangkalan, pembangkit tenaga listrik, galangan kapal, fasilitas pemeliharaan, fasilitas penyimpanan bahan bakar minyak, fasilitas penyimpanan torpedo, dermaga kapal selam, dan bangunan markas pangkalan tidak ikut diserang. Di lain pihak, Jepang ‘hanya’ kehilangan 29 pesawat, 5 kapal selam mini, dan 65 personel. Selain itu tercatat 1 pelaut AL Jepang, yaitu Kazuo Sakamaki, tertangkap oleh pihak AS.

Sponsors Link

Kronologi Jalannya Pertempuran

Pada pertengahan bulan Maret 1942 Jepang berhasil menguasai seluruh Asia Tenggara. Pemerintahan boneka didirikan. Kemudian mengangkat Chester Nimitz dan Douglas MacArthur sebagai pemimpin pasukan Sekutu di Front Pasifik. Pasukan Jepang dari Rabaul (utara Pulau New Guinea) lalu diperintahkan untuk menguasai Port Moresby (bagian selatan New Guinea) dan bertujuan agar bisa menjadikan kota tersebut sebagai pangkalan baru untuk memukul mundur Australia. Dan rencana tersebut gagal, karena berhasil dipukul mundur dahulu oleh pasukan AS yang berada di Laut Koral.

Jepang mengalihkan fokus menguasai Pulau Midway setelah gagal menguasai Port Moresby. Rencana tersebut juga gagal karena AS berhasil menyadap percakapan militan Jepang yang pada akhirnya mengetahui jika Jepang beralih fokus untuk menguasai Midway. Sehingga sekutu AS bisa menyusun dan melancarkan aksi melumpuhkan Jepang. Dan kemenangan dari pertempuran di Midway berada ditangan sekutu AS.

Antara tahun 1942 dan 1945, terdapat 4 wilayah otorita Sekutu yang berperang melawan Jepang: Tiongkok, wilayah Samudra Pasifik, Asia Tenggara dan wilayah Pasifik Barat Daya. Perang Pasifik berakhir pada 15 Agustus 1945 dan perjanjian menyerahnya Jepang ditandatangani oleh wakil dari sekutu yaitu Jendral Douglas McArthur dan Jepang diwakili oleh Mamoru Shigemitsu di atas kapal USS Missouri.

4 penyebab perang asia timur raya dan kronologi jalannya pertempuran. Semoga semakin dapat menambah pengetahuan anda. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

, , , , , ,
Post Date: Tuesday 17th, April 2018 / 02:54 Oleh :
Kategori : Internasional