Sponsors Link

10 Penyebab Pelanggaran Lalu Lintas yang Marak Terjadi di Indonesia

Sponsors Link

Penyebab Pelanggaran Lalu LintasPenyebab Pelanggaran Lalu Lintas menjadi salah satu faktor yang juga menyebabkan maraknya kecelakaan yang berujung pada kematian. Hampir setiap hari di indonesi terjadi kecelakaan akibat kesalahan pengemudi, baik kecelakaan tunggal hingga tabrakan beruntun.

ads

Hal ini bisa saja terjadi akibat kelalaian pengemudi kendaraan yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas yang sudah ada demi keamanan, kelancaran, dan keselamatan lalu lintas.Oleh sebab itu, perlu diketahui mengapa di indonesia tingkat kesadaran akan mamatuhi peraturan lalu lintas masih tergolong rendah.Hal ini juga menjadi salah satu masalah terutama di wilayah perkotaan seperti juga  hukuman bagi pelanggaran ham ringan.

Dari hasil observasi sementara banyak pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi karena sikap tak hati-hati dari pengguna jalan, kondisi jalan, dan kondisi kendaraan. Berbagai pelanggaran lampu merah pada lampu lalu lintas (traffic light), pengendara tidak memakai helm, belum mempunyai SIM (Surat Ijin Mengemudi), lupa tidak membawa SIM atau STNK, sering terjadi.

Salah satu jenis kendaraan yang paling sering terjadi adalah dilakukan oleh pengendara sepedah motor. Sehingga diperlukan kesadaran hukum pada diri pengendara sepeda motor. Kesadaran hukum merupakan penguasaan diri dalam berkendara. Pengendara yang mempunyai kesadaran hukum penuh dan memiliki prosedur berkendara dengan baik serta aman akan selalu terdorong untuk tertib pada peraturan lalu lintas yang ada.

Barikut 10 Penyebab Pelanggaran Lalu Lintas yang marak terjadi di Indonesia .

  1. Minimnya pengetahuan mengenai,peratutran,marka dan rambu lalu lintas

Tidak semua pengemudi kendaraan paham dan mengetahui peraturan-peraturan lalu lintas, arti dari marka, dan rambu-rambu lalu lintas. Penyebabnya adalah kurangnya kesadaran untuk mencari tahu arti dari marka dan rambu-rambu lalu lintas ditambah pada saat ujian memperoleh SIM, mereka lebih senang mendapatkan SIM dengan instan daripada mengikuti seluruh prosedur.

Marka Jalan adalah suatu tanda yang berada di permukaan Jalan atau di atas permukaan Jalan yangmeliputi peralatan atau tanda yang membentuk garismembujur, garis melintang, garis serong, serta lambangyang berfungsi untuk mengarahkan arus Lalu Lintas danmembatasi daerah kepentingan Lalu Lintas.

  1. Kesadaran Manusia itu Sendiri

Faktor utama penyebab terjadinya pelanggaran ialah manusia
itu sendiri Mental dan perilaku yang membudaya dari
pengguna jalan merupakan salah satu faktor utama yang sangat
berpengaruh terhadap situasi lalu lintas. etika, toleransi antar
pengguna jalan, kematangan dalam pengendalian emosi serta
kepedulian pengguna jalan di jalan raya akan menimbulkan
sebuah iteraksi yang dapat mewarnai situasi lalu lintas berupa
hasil yang positif seperti terciptanya keamanan, keselamatan
dan kelancaran lalu lintas sehingga mentalitas pengguna Jalan
merupakan suatu hal yang pundamental dalam mewujudkan
situasi lalu lintas yang baik.

3. Kendaraan yang Digunakan Sudah Tidak Layak atau Melebihi Ketentuan Standar

Kendaraan merupakan salah satu faktor yang secara langsung
terlibat dalam dinamika lalu lintas jalan raya dengan dikendalikan oleh manusia, interaksi antara manusia dan kendaraan dalam satu kesatuan gerak di jalan raya memerlukan penanganan khusus baik terhadap mental, pengetahuan dan keterampilan pengemudi maupun kesiapan (laik jalan) kendaraan tersebut untuk dioperasionalkan di jalan raya.

faktor kendaraan merupakan hal yang tidak kalah penting
di dalam berlalu lintas namun terkadang masyarakat kurang
mempunyai rasa kepedulian terhadap keamanan berkendara
hal ini terlihat dari bagai mana cara masyarakat merawat
motor. Dari hasil operasi lalu lintas yang dilakukan oleh
satuan kami banyak di temukan banyak masyarakat yang
menggunakan motor tanpa melangkapi dengan komponen- komponen kelangkapan motor seperti lampu rem, kaca
sepion, ban yang tidak sesuai standar dan yang lainnya.

4. Dari kecil sudah terbiasa melihat orang melanggar lalu lintas atau bahkan orang tuanya sendiri.

Kondisi ini sangatlah ironi bila seorang anak kelak mencontoh orang tuanya, bila orang tuanya sering melanggar peraturan, kemungkinan besar anak itu juga melanggar sebagimana cara memberi hukuman kepada anak .

Sponsors Link

5. Hanya patuh ketika ada polisi yang patroli atau melewati pos polisi

Ini juga menjadi kebiasaan kebanyakan orang indonesia. Kita ambil contoh, seorang pengemudi tidak akan melanggar lalu lintas ketika ada polisi yang sedang mengatur arus lalu lintas di simpang jalan atau ada polisi yang sedang jaga di pos dekat simpang tersebut. Namun bila tidak ada polisi, dia bisa langsung tancap gas pastinya berbeda dengan  contoh pelanggaran ham di keluarga.

6. Memutar balikkan ungkapan

Sering kita dengar , “peraturan dibuat untuk dilanggar.” Ini sangat menyesatkan. Akan tetapi entah bagaimana ungkapan ini sangat melekat di hati orang indonesia, sehingga sangat ingin menerapkannya. Semoga ungkapan ini tidak dipakai pada saat orang menjalankan ibadah sesuai agamanya.

7. Tidak memikirkan keselamatan diri atau orang lain

Pemerintah telah mewajibkan beberapa standar keselamatan pengemudi saat mengemudikan kendaraannya seperti wajib memasang safety belt untuk pengemudi roda 4 dan wajib memakai helm,kaca spion tetap terpasang, dan menyalakan lampu pada siang hari bagi roda 2. Masih banyak contoh standar keselamatan lainnya, akan tetapi kenapa pengemudi malas menerapkannya?

8. Melanggar dengan berbagai alasan

“sebentar saja kok parkir disini (di bawah rambu larangan parkir), ntar jalan lagi.” “ah,sekali-sekali boleh dong ngelanggar, ini butuh cepat”. Masih banyak lagi berbagai alasan yang dijadikan pembelaan. Orang indonesia memang jago untuk hal-hal seperti ini sebagimana  contoh pelanggarn ham dilingkungan bansa dan negara.

Sponsors Link

9. Bisa “damai” ketika tilang

Ini hal yang paling sering terjadi. Ketika pengemudi-pengemudi melanggar  peraturan atau tidak lengkapnya kelengkapan surat-surat saat dirazia, hal yang pertama diajukan oleh pengemudi tersebut adalah jalan “damai”. Kalu tidak bisa “damai” di jalan, pasti nanti bisa coba “damai” lagi sebelum pengadilan demi mendapatkan kembali surat-surat yang ditahan oleh pihak kepolisian dengan segera seperti juga pada  contoh pelanggaran demokrasi.

10. Kondisi Jalan

Kondisi jalan dapat menjadi salah satu sebab terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas seperti jalan rusak, kurangnya rambu lalu lintas., akan tetapi faktor jalan dapat dikurangi dengan rekayasa jalan dengan sedemikian rupa sehingga dapat mempengaruhi tingkah laku para pengguna jalan dan mengurangi serta mencegah tindakan yang membahayakan keselamatan dalam berlalu lintas.

Pelanggaran terkait faktor jalan biasanya terjadi
dikerenakan kuranynya prasarana jalan yang meliputi
Rambu-rambu lalu lintas, alat pemberi isyarat lalu lintas,
alat pengawasan dan pengamanan jalan, dan fasilitas
pendukung lainnya terkait kegiatan lalulintas. Namun pada
waktu sekarang pelanggaran terkait faktor jalan tersebut
terus berkurang hal ini karena jumlah rambu lalu lintas
mapun alat pemberi isyarat telah memadai.

Itulah tadi,  10 Penyebab Pelanggaran Lalu Lintas yang marak terjadi di Indonesia . Semoga dapat bermanfaat.

, , ,
Post Date: Tuesday 30th, October 2018 / 03:50 Oleh :
Kategori : Hukum