8 Penyebab Pelanggaran HAM Faktor Internal yang Menarik untuk Dibahas

Penyebab Pelanggaran HAM Faktor Internal menjadi salah satu kajian yang sangat menarik untuk dibahas. Hal ini berkaitan dengan isu ham yang akhir akhir ini kembali mencuat kepermukaan. Menanggapi juga semakin maraknya kasus pelanggaran HAM yang terjadi di masyarakat. Hal mengindikasikan bahwa memang HAM masih menjadi salah satu isue yang paling banyak menarik perhatian bagi masyarakat luas.

Apalagi isu ini menjadi isu yang sentral sebab berkaitan erat dengan eksistensi manusia dan hukum yang berlaku, ketidakmampuan aparat dalam menegakkan hukum dan menindak pelaku pelanggaran HAM bukan tidka mungkin akan membuahkan hal dan pandangan negatif masyarakat kepada Institusi penegak hukum.  Pada dasarnya pola pelanggaran HAM relatif masih sama, yakni hanya berkaitan dengan anarkisme dan juga pandangan yang rendah terhadap HAM sendiri. Hal ini dipicu oleh beberapa penyebab yang tentunya dapat bersal dari dalam dan luar individu itu sendiri sebgaimana juga pada  tujuan dan sifat hukum ketenagakerjaan.

HAM bukanlah sesuatu yang dapat dinegosiasikan, sebab dari definisinya saja kita sudah dapat menjabarkan bahw HAM merupakan hak dasar yang melekat kepada semua manusia tanpa memandang satus, pendidikan atau juga umur. HAM yangberlkau meliputi hak hidup, hak berpendapat serta hak memeluk agama, dalam hal lain hak dasar inilah yang tidak bisa dicampuri dan tidak bisa direnggut paksa oleh pihak manapun juga, Sebuah fenomena yang miris ketikan negara hukum malah kaus pelanggaran HAM masih marak terjadi seperti pada contoh kasus sengketa perdata internasional .

Dalam membahas topik ini lebih dalam maka penulisa mengklasifikasikan mnegenai paling tidak terdapat 8  Penyebab Pelanggaran HAM Faktor Internal yang menarik untuk dibahas, berikut selengkapnya.

  1. Kondisi Psikologis yang Dialami Pelaku

Faktor internal yang pertama yang diduga sebagai penyebab pelanggaran HAM adalah kondisi psikologis yang dialami oleh pelaku. dalm hal ini, kondisi psikologis pelaku dapat dilihat dari saat pelaku melakukan tindakan dimana pelaku sedang ada pada kondisi yang kurang waras,gila,atau bahkan tertekan saat melakukan pelanggaran HAM. namun hal ini tidak dapat dijadikan sebuah tameng atau perlindungan untuk menjerat pelakunya. Sebab jika belum ada keterangan ahli atau juga keputusan yang menjelaskan bahwa pelaku dalam kondisi gila maka perkara pidana dan hukum tetap akan menjerat pelaku.

Serta perlu digarisbawahi bahwa kondisi pdikologis seseorang dapat akan memicu kondisi yang mempengaruhi seseorang untuk berbuat jahat. Maka dari itu, meskipun kategori pelkau dari kelompok ini tidak banyak maka harus dipastikan bahwa mereka nantinya jika dikataka sudah dalam kondisi pulih dan stabil tetap harus memeprtanggungjawabkan perbuatannya. Sebab jika lolos begitu saja dengan alasan ini maka akan memungkinkan para pelaku lain menggunakan modus yang sama sebgaimana  contoh pelanggaran demokrasi.

2. Sifat Egoisme Pelaku

Setiap manusia terlahir dengan sifat dan karakter serta kepribadian yang berbeda. Dalam hal ini, salah stu sifat yang diidentifikasi dapat menjadi penyebab dalam pelanggaran HAM ilah sifat egois. Egois merupakan sifat yang sudah melekat dalam diri setiap manusia namun setiap pribadi memiliki kadar keegoisan masing masing. Ada yang memang egoisnya sudah level tinggi namun ada juga yang rendah dan masih dapat dikendalikan. Namun tentunya hal ini menjadi bagian dari karakter yang melekat pada manusia itu sendiri. Semakin egois dan hanya memikirkan diri sendiri maka tentu penghormatan terhadap orang lain akan semakin rendah.

[AdSense-B]

3. Kurangnya Toleransi terhadap Orang Lain

Toleransi merupakan salah satu budaya yanag menjadi bagian dan jati diri bangsaa Indonesia, sebab ditengah banyaknya perbedaan serta juga keberagaman yang dimiliki Indonesia sikap toleransi ini menjadi cikal bakal terbentukknya karakter dan kepribadian bangsa. Seiring dengan perkembangan zaman nilai toleransi juga kian terkikis. Hal ini menjadi salah satu hal yang menyebabkan praktik dan terjadinya pelanggaran HAM dimasyarakat sebagimana  sanksi pelanggaran hak patendan contoh pelanggaran hak cipta film..

Sebab tanpa adanya nilai toleransi maka bentuk permasalahan yang kecil akan dapat menjadi besar, bahkan hal yang sepele saja bisa menjadi sebuah pemicu tindak kekerasan hingga penghilangan nyawa seseorang.  Oleh sebab itu, maka harus dilakukan upaya untuk memupuk kembali nilai toleransi yang ada sebagaimana kita tahu bahwa minimnya nilai toleransi akan menjadi penyebab utama hilangnya rasa peduli serta juga kesadaran untuk menyadari eksistensi masing masing.

4. Tingkat Kesadaran Pelaku yang Rendah

Dari beberapa pelaku yang melakukan tindakan pelanggaran diperoleh kesanksian bahwa rata rata tingkat kesadaran yang mereka miliki relatif rendah. Rendahnya tingkat kesadaran inilah yang kemudian memicu terjadinya pelanggaran HAM. Para pelaku cenderung memandang rendah orang lain. Sehingga menimbulkan sifat superiotitas dengan memandang rendah orang lain seperti pada  contoh kasus pelanggaran ham di masyarakat..

5. Tidak Adanya Rasa Empati dan Kemanusiaan

Rasa empati dan kemanusiaan merupakan hal yang harus dimiliki oleh semua manusia. Namun degenerasi nilai empati dan kemanusiaan juga menjadi penyebab terjadinya pelanggaran HAM. Banyak manusia yang mulai kehilangan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama manusia. Sehingga tentunya hal ini sangat mempengaruhi pandangan dan pola pikir dimana hilangnya sikap empati ini akan sangat berpengaruh kepada nilai nilai kemanusiaan. Hal inilah yang nantinya akan menyebabkan terjadinya pelanggaran HAM baik dilingkungan keluarga, masyarakat dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

[AdSense=C]

6. Pandangan yang Salah Terhadap HAM

Setiap manusia memiliki pandangan yang berbeda mengenai HAM, oleh sebab itu pandangan yang berbeda inilah yang kemudian menyebabkan adanya persepsi yang berbeda. Mengenai nilai nilai HAM banyak yang salah mengartikan bahwa menurut mereka nilai yang terkandung hanyalah nilai hal untuk hidup. Padahal didalamnya masih melekat hak lain seperti kebebasan berpendapat serta beragama. Oleh sebab itu maka kita masih kerap menemui adanya pemaksaan untuk memeluk agama tertentu serta juga hal lain yang berkaitan dengan HAM.

7. Dendam Pelaku Terhadap Korban

Rasa dendam yang ditimbulkan oleh sebuah insiden yang tidak diinginkan dapat memicu adanya pertikaian. Sehingga pada akhirnya akan menimbulkan tindakan yang dapat bermuara pda pelanggaran HAM. Terlebih lagi, dendam ynag mendalam akan memunculkan niat untuk bisa mneghabisi nyawa orang lain. Dari sini saja akan terlihat bahwa hal ini merupakan bentuk dari  pelanggaran HAM dengan mengambil paksa hak hidup orang lain.

8. Diskriminasi

Diskriminasi merupakan penyebab dari adanya pelanggaran HAM. Sika kesewenang senangan dan keadilan yang berat sebelah serta memandnag rendah orang lain menjadi bagian dari diskriminasi ini. Perlu ditegaskan bahwa, diskriminasi masih kita temuai pada saat ini bahkan kian meraja lela.

Itulah tadi, penjabaran mengenai 8 Penyebab Pelanggaran HAM Faktor Internal yang menarik untuk dibahas. Semoga dapat bermanfaat