Sponsors Link

Penyebab Pelanggaran Hak Asasi Manusia Faktor Internal

Sponsors Link

Sebelum memulai pembahasan tentang penyebab pelanggaran hak asasi manusia faktor internal, perlu dipahami terlebih dahulu tentang apa yang dimaksud pelanggaran Hak Asasi Manusia ? Selain itu berbagai hal yang membahas tentang tata aturan HAM di suatu negara, khususnya Indonesia juga perlu dipahami.

ads

Setiap negara tentu memiliki hukum yang berbeda-beda dalam mengatur hak asasasi setiap warga negaranya, tergantung nilai sosial, adat dan budaya yang telah ada sebelum suatu negara dibentuk menjadi satu kesatuan. Termasuk di dalamnya  sistem hukum Indonesia saat ini dan dampaknya bagi masyarakat.

Pelanggaran HAM adalah sebuah aktivitas atau tindakan seseorang dalam mengambil atau merebut secara paksa hak orang lain yang memiliki kedudukan sama dalam sebuah sistem sosial, politik, dan hukum suatu negara.

Bentuk-bentuk HAM antara lain, kebebasan untuk hidup, kebebasan memperoleh kewarganegaraan, kebebasan berpendapat, dan kebebasan untuk menjalankan sebuah sistem nilai dan norma sosial dalam bermasyarakat. Segala perilaku yang menyimpang dari tata aturan yang ada di masyarakat dinilai sebagai pelanggaran HAM. Berikut ini adalah beberapa hal yang penting tentang penyebab pelanggaran hak asasi manusia faktor internal.

1. Faktor Internal Pelanggaran HAM Tentang Ketidaktahuan Atas Hukumannya

Hukuman bagi seseorang yang melanggar HAM bisa beraneka ragam, tergantung tingkat pelanggaran HAM yang dilakukan. Namun, di negeri ini banyak sekali kasus pelanggaran HAM yang hukumnya tidak jelas ditujukan untuk siapa. Namun, sayangnya banyak orang yang belum tahu apa saja hukuman untuk pelanggar HAM.

2. Merasa Pelanggaran HAM Sudah Tepat Untuk Membela Diri

Bagaimana jika terdapat seseorang yang membunuh orang lain demi mempertahankan haknya sendiri? Misalnya, ada seorang perempuan yang tidak sengaja membunuh seorang pria yang hendak memperkosanya. Apakah hal tersebut termasuk dalam kategori pelanggaran HAM? Tentu saja iya, tetapi bisa jadi perbuatan tersebut tergolong pelanggaran HAM ringan.

Misalnya perilaku wanita yang membela diri ketika terancam pelecehan sebagai bentuk dari contoh pelanggaran norma sosial. Hal tersebut dapat digolongkan sebagai faktor internal yang menyebabkan dirinya melanggar hak kebebasan hidup seseorang. Namun, ia juga memiliki hak untuk hidup, menjaga nilai, norma, serta kehidupannya dari seseorang yang hendak merebut HAM yang dimilikinya.

Satu-satunya jalan agar dia bisa hidup adalah dengan melakukan serangan pada orang itu, dan dia secara tidak sengaja membunuhnya. Bagaimana hukum bertindak pada kasus seperti itu? Tentu saja sistem yang berkeadilan dan beradab harus benar-benar diterapkan supaya tidak terjadi penyebab pelanggaran hak asasi manusia faktor internal.

3. Kurang Edukasi di Bidang Pelanggaran HAM

Kurang edukasi di bidang pelanggaran HAM juga bisa menjadi faktor internal. 8 penyebab pelanggaran HAM faktor internal yang menarik untuk dibahas  merupakan salah satu cara untuk menghindari kegiatan melanggar hukum tersebut. bisa didefinisikan dengan cara yang dituduhkan tanpa mengetahui dengan rinci dan jelas tentang bagaimana sebab-sebab pelaku melakukan pelanggaran.

Sponsors Link

Secara umum yang dilihat adalah pada beratnya tindakan seseorang saat melanggar HAM, bukan pada alasan tertentu yang dimiliki seseorang sehingga melakukan pelanggaran HAM. Terkadang, definisi tersebut menyudutkan para pelaku yang secara tidak sengaja melanggar HAM.

4. Banyaknya Pelanggaran HAM di Sekitar Lingkungan Pelaku 

Jika terdapat kejanggalan tentang kasus pelanggaran HAM yang telah dituduhkan pada pelaku, hukuman seharusnya tidak serta merta diberikan kepada pelaku karena hal ini merupakan pelanggaran dari 9 perilaku yang mendukung tegaknya nilai nilai demokrasi. Para aparat keamanan harus terlebih dulu melakukan identifikasi kepada pelaku sebelum dibawa ke pengadilan tinggi karena tata pelaksanaan hukumnya yang rancu dan sulit dipercaya.

Relawan atau pekerja sosial dengan bantuan dari kepedulian pemerintah melakukan pendekatan dengan si pelaku pelanggar HAM, melalui berbagai cara yang dimilikinya. Bisa melalui pengalaman mereka dalam menghadapi orang-orang kritis dan rentan. Pendekatan bisa dilakukan secara perlahan dengan bantuan orang-orang terlatih di bidangnya.

5. Pelaku Menjadi Orang yang Terabaikan

Banyak orang melakukan pelanggaran HAM karena kecewa dengan lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjalin komunikasi yang setara dengan pelaku. Setara maksudnya, tidak membiarkan salah satu pihak mengambil alih pembicaraan. Lakukan hal ini dengan cara pertemuan. Jangan melakukan pertemuan secara personal, tetapi lakukan di tempat sepi yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan pusat keramaian.

Lakukan di suatu tempat yang sering dikunjungi pelaku, agar lebih mengetahui identifikasi tentang dirinya. Lakukan dengan mengajak seorang teman, kalau perlu saat mendatangi si pelaku, relawan atau penyelidik memiliki jenis kelamin yang sama dengan si pelaku, untuk menghindari hal-hal membahayakan. Ini perlu dilakukan untuk mengetahui dengan pasti faktor internal dari si pelaku yang melanggar HAM.

, , ,
Post Date: Thursday 27th, December 2018 / 04:47 Oleh :
Kategori : HAM, Hukum