7 Penyebab Korupsi Menurut Para Ahli dan Penjabarannya

Korupsi menjadi salah satu bentuk kejahatan yang kini sedang sangat diaorot. Bahkan banyak pihak yang mengatakan bahwa kehancuran sebuah negara dapat dimulai dengan semakin merajalelanya tindakam amoral ini sebagai salah satu bentuk penyebab tindakan kriminal di indonesia . Secata sederhana korupdi didefinisikan sebagai sebuah tindakan lejahatan yang  mempergunakan atau memakai uang negara untuk kepentingan diri pribadi. Korupsi sendiri merupakan kejahatan yang memperkaya diri sendiri dan pastinya merugikan banyak pihak.

Sudah sering kali kita mendengar para aparat pemerintah dan juga bankan pemimpin daerah sendiri tertangkap tangan sedang melakukan transaksi ini. Mereka dengan tidak malu-malu menerima sejumlah dana yang diberikan oleh pihak yang melakukan suap. Tindakan korupsi tentu bisa saja menyeret banyak pihak. Terlebih lagi bahwa tindakan in amat begitu melukai hati rakyat yang menaruh kepercayaannya yang besar kepada pemimpinnya.

Sesungguhnya semua tindakan yanh dilakukam oleh manusia tentu memiliki penyebab. Nah, korupsi sebagai salah satu kejahatan yang paling di hujat saat ini tentu juga memiliki penyebabnya sebagai alasan dibalik tujuan hukuman mati . Korupsi sudah ada banhkam sejaj zaman masa penjajahan belanda, namun kini sepertinya tindkan ini sudah sangat merajalela dan seperti dianggap hal biasa oleh para pelakunya yang tetap masih bisa tersenyum meskipun hukuman menanti didepan mata. Berikut 7 penyebab korupsi menurut para ahli dan penjabarannya .

1. Nur Syam

Menurut Nursyam dalam sebuah artikelnya yang berjudul “Penyebab korupsi”. Beliau menyatakan bahwa penyebab utama dari tindakan korupsi sebagai penyebab tindak kriminal yang dilakukan oleh para pejabat adalah lebih karena adanya Godaan Akan Materi Dunia. Seorang pejabat negara yang memiliki jabatan tentu tidak hanya mendapat kan pangkat dan jabatan dalam lingkungan kerja. Namun juga mengharapkan pundi-pundi kekayaan yang melimpah. Sebab, mereka menilai bahwa jabatan tidak akan lengkap jika tidak diimbangi dengan kekayaan yang berlimpah. Maka jangan heran jiKa kemudian banyak pejabat yang tertangkap KPK dan terjerat kasus korupsi. [AdSense-B]

2. Arifin

Arifin merupakan salah satu ahli yang membahas mengenai penyebab korupsi. Menurut beliau terdapat 3 poin yang menyebabkan tindakan korupsi terjadi dan dilakukan oleh para pejabat diantaranya sebagaimana macam-macam hukum di indonesia  .

  • Aspek Perilaku Individu

Setiap orang memiliki karaker dan perilaku yang berbeda. Ada yang memang murni bekerja untuk rakyat dan sebaliknya ada yang bekerja dengan berbagai kepentingan di belakangnya. Perilaku inilah yang kemudian dapat mempengarubi seseorang untuk melakukan tindakan korupsi.

  • Aspek Organisasi

Dalam sebuah organisasi tentu didalamnya terdapat orang-orang yang berbagi kepentingan. Mereka tidak sungkan melakukam tindakan korusi secara kolektif untuk menutupi kejahatan sati dengan yang lain. Kondisi  dalam lingkungan organisadi seperti ini tentu saja dapat menyulut semakin maraknya tindakan korupsi.

  • Aspek Masyarakat

Dalam paradigma masyarakat, seorang pejabat tinggi identik dengan jabatan, dan pastinya memiliki kekayaan berlimpah. Tentu saja hal ini menjadikan para pejabat negara merasa bahwa kekayaan dapat meningkatkan status mereka di masyarakat.

3. Wahyudi

Pendapat ahli berikutnya yang membahas mengenai penyebab tindakan korupsi adalah sebagai berikut seperti juga macam-macam hukum publik .

  • Sifat Tamak Manusia

Manusia adalah makhluk yang tidak pernah puas terutama bagi mereka yang kurang mensyukuri nikmat. Sudah punya mobil masih ingin mobil yang lebih mewah begitu seterusnya. Sifat inilah yang merupakan sifat tamak manusia, yang bisa menyebabkan manusia menghalalkan segala cara untuk memperoleh kekayaan. Salah satunya lewat jalan korupsi.

  • Moral Yang Kurang Kuat

Tindakan korupsi juga dapat di picu dari adanya sikap moral yang kurang kuat. Dimana mudah tergoda dengan uang besar yang pastinya bukan hak pribadi. Moral ini biasanya dimiliki oleh pejabat yang malas bekerja dan ingin memperkaya diri melalui korupsi.

  • Gaya Hidup Konsumtif

Gaya hidup juga menjadi penyebab utama terjadinya korupsi. Terlebih lagi kini manusia seolah di sibukkan dengan kegiatan shoping demi mendapatkan perhatian dari lingkungan. Kegemaran mengoleksi barang mewah juga menjadi hal pemicu tindakan korupsi dilakukan.

  • Tidak Mau/Malas Bekerja

Sikap malas dan tidak mau bekerja juga menjadinpenyebab korupsi. Mereka enggan melaksanakan kewajiban namun mempergunakan uang negara dengan untuk kepentingan pribadi. Tentu saja budaya ini sudah banyak menular kepada para pejabat birokrasi kita.

4. Luthfi

Pendapat ahli selanjutnya mengenai penyebab korupsi adalah :

  • Motif Ekonomi dan Politik

Penyebab korupsi selanjutnya adalah karena adanya motif ekonomi dan politik. Motif ekonomi tidak lain didasari oleh hasrat untuk memperkaya diri sendiri. Sedangkan motif politik dapat berupa tindakan yang dilakukan untuk memperkuat posisi politik. Misalnya banya pejabat yang menyuap kepala daerah agar memperoleh posisi stamrategis jabatan di daerah. Hal ini lah yang semakin membuat korupsi tumbuh subur.

  • Peluang

Sebagaimana tindak kejahatan lain korupsi juga muncul karena adanya peluang. Sebagaimana kita tahu bahwa para pejabat negara selalu memiliki anggaran kegiatan. Semakin besar kegiatannya pasti anggarannya juga akan semakin besar. Peluang inilah yang banyak dimanfaatkan para pelaku. Mereka mengambil dana dari anggaran kegiatan namun tidak melakukan kegiatannya.

  • Lemahnya pengawasan

Penyebab tindak korupsi paling subur selanjutnya adalah disebabkan oleh lemahnya pengawasan sebagaimana sistem hukum yang berlaku di indonesia saat ini . Lemanhya pengawasan inilah yang kemudian banyak dimanfaatkan oleh para pelaku dalam melakukan tindakan korupsi. Sehingga tentunya pengawasan menjadi salah satu faktor penting sebagai upaya pencegahan tindak korupsi. [AdSense-B]

6. Wanarjat

Menurut Wanarjat masalah utama penyebab korupsi adalah keimanan, kejujuran dan moral sang birokrat. Keimanan yang rendah menyebabakan seseorang tidak lagi takut berbuat dosa sehingga melanggar prinsip-prinsip demokrasi di indonesia . Sehingga cenderung melanggar kejujuran moral dengan melakukan tindakan korupsi.

7. Watimena

Terdapat pendapat ahli lain yang menyatakan bahwa penyebab korupsi dapat dilihat dari faktor beriku ini sebagaimna macam-macam hukum positif :

  • Kesenjangan Ekonomi

Kesenjangan ekonomi menjadi salah satu penyebab utama maraknya tindakan korupsi. Terlebih lagi korupsi menjadi cara paling instan untuk menumpuk pundi-pundi kekayaan. Korusi juga mendatangkan uang tanpa harus disertai kerja keras dan sulit. Maka tidak heran jika korupsi menkafi salah satu cara memperkaya diri yang dilakukan oleh para pejabat.

  • Korupsi yang berkelanjutan

Banyak sudah para pejabat yang terjerat kasus korupsi namun, tak juga menjadikan pejabat lainnya menjafi takut. Justru masih ada banyak sekali pejabat yang mengujitu jejak para pendahulunya dengan melakukan tindakan serupa. Artinya bahwa kasus korupsi sebelumya malah menjadi pemicu munculnya tindakan korupsi yang sama.

7 penyebab korupsi menurut para ahli dan penjabarannya . Tentu semakin menambah pengetahuan dan referensi bagi anda untuk lebih mendalami mengenai korupsi. Sebagai sebuah bentuk kejahatan moderen yang tidak bermoral tentunya pelakunya harus mendapatkan sanksi tegas terlepas apapun alasan dibalik melakukannya. Sehingga kejahatan ini tidak kian menjadi-jadi dan tumbuh subur di negeri ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.