Sponsors Link

Penyebab Konflik Antar Suku Di Indonesia yang Paling Utama

Sponsors Link

Penyebab Konflik Antar Suku Di IndonesiaPenyebab Konflik Antar Suku Di Indonesia, Konflik merupakan fenomena yang sudah lazim terjadi dalam manusia, baik dalam skala kecil seperti konflik individual seperti antar teman maupun skala besar seperti konflik antar negara. Konflik sendiri merupakan hubungan antara dua atau lebih pihak (individual atau kelompok) yang berasumsi bahwa mereka memiliki tujuan yang tidak sama atau bertentangan.

ads

Indonesia merupakan negeri yang meliputi kurang lebih 13.600 pulau besar dan kecil. Luas wilayah Indonesia membentang dari ujung Barat ke Timur dengan jarak 5111 km, sedang dari ujung Utara ke Selatan dengan jarak 1889 km. Jika dibandingkan dengan negara-negara di benua Eropa, maka ujung pulau Sumatra berada di Inggris sedangkan ujung perbatasan Papua dengan Papua Nugini berada di Turki. Indonesia yang dikenal sebagai negara kepulauan akan ditandai oleh aneka ragam budaya yang spesifik tiap pulaunya.

Indonesia adalah contoh dalam hal perbedaan karena Indonesia mempunyai berbagai macam suku dan agama dan disatukan oleh Bhinneka Tunggal Ika. Namun demikian, disana-sini masih saja terjadi konflik baik itu antar agama maupun antar suku. Konflik ini biasanya terjadi karena ada kepentingan yang dilakukan oleh kelompok tertentu  untuk mengambil keuntungan sehingga terjadilah konflik, konflik ini bisa saja dalam bentuk fisik maupun dalam bentuk perang kata-kata di media sosial.

Indonesia dalam sepanjang sejarahnya telah mengalami berbagai konflik dengan negara lain maupun dalam negerinya. Konflik antar suku yang merupakan sebuah konflik dalam negeri akan menimbulkan peluang terjadinya disintegrasi atau perpecahan, sebagaimana yang terjadi di wilayah timor timur yang sebelumnya sudah ada konflik antara wara masayarakat yang pro Indonesis, pro Kemerdekaan hingga pro portugal.

Penyebab Konflik Antar Suku Di Indonesia

Adapun penyebab konflik antar suku di Indonesia diantaranya disebabkan oleh Primordialisme atau fanatisme kesukuan  Primordialisme adalah sebuah pandangan atau paham yang memegang teguh hal-hal yang dibawa sejak kecil, baik mengenai tradisi, adat-istiadat, kepercayaan, maupun segala sesuatu yang ada di dalam lingkungan pertamanya. Primordialisme adalah perasaan kesukuan yang berlebihan.

Setiap ornag memeliki kecenderungan untuk menjadi primordial sebab dalam setiap harinaya mereka selalu bersosialisasi dengan sesamanya. Meskipun begitu sikap primordial memiliki nilai positif yakni menjadi salah satu upaya untuk melestarikan kebudayaan. Karena dlam padangan sikap primordial terdapat unsur pandangan secara subjektif terhadap budaya orang lain.

Sudut pandang ini selalu dinilai sebagai pandangan terhadap budaya orang lain dari kacamata budaya mereka sendiri. Ini dikarenakan nilai nilai budaya ini sudah tertanam secara kuat sejak kecil sehingga sangat sulit untuk merubah kecenderungan akan hala dan cara pandang tersebut. Adapundua jenis etnosentri adalah :

  1. Etnosentris infleksibel yakni suatu sikap yang cenderung bersifat subyektif dalam memandang budaya atau tingkah laku orang lain,
  2. Etnosentris  fleksibel meru[akan sebuah sikap yang menilai perilaku orang lain tidak hanya dari sudut pandang dirinya tapi juga dikombinasikan dengan sudut pandang budaya.

Sikap primordialisme yang berujung pada sikap fanatisme menyebabkan terjadinya perpecahan, sehingga akan menyebabkan hilangnya rasa persaudaraan yang berujung pada hancurnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa.   Sehingga tentunya akan dapat mengancam keutuhan NKRI yang tentunya tak sama dengan hukum pembagian warisan di Indonesia.

Sponsors Link

Sikap primordialisme merupakan sikap yang berbahaya karena dapat melahirkan pole piki yang berlebihan terhapa kesusukan atau keetnisan. Dampaknya, muncul etnosentrisme, memandang rendah budaya dan adat-istiadat kelompok lain. Beberapa waktu belakangan ini sikap porimordialime yang berujung pada konflik antara suku semakin menguat. Terdapat kebanggaan yang berlebihan atas suku, ras, partai, agama dan golongan yang kemudian dapat berdampak buruk bagi kebhinekaan yang menjadi batu sandungan bagi sikap plural yang dijunjung masyarakat Indonesia.

Konflik antar etnis karena kepentingan beberapa oknum yang bertujuan untuk mengambil untung dari konflik tersebut, kelompok masyarakat baik etni atau suku yang sedang berkonflik akans angat mudah untuk diadu domba sebab memiliki keterbatana secara pendidikan dan pengetahuan.  (Konflik Antar Etnis: Penyebab dan Solusi) sebagaimana  dasar hukum desentralisasi di Indonesia.

Rasa ketidakadilan serta adanya diskriminasi dari kelompok mayoritas ke minoritas merupakan penyebab utama dari lahirna konflik golongan (suku/agama) hal ini sangat berdampak pada terjadinya gangguan keharmonisan dala kehidupan berbangsa. Ketika konflik terjadi khususnya dalam konflik antar suku, para kepala daerah seharusnya bergerak cepat untuk menanggulangi konflik ini dan mencari solusi untuk kepentingan bersama bukan kepentingan kelompok tertentu sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan dan menghindari adu domba yang dilakukan oleh kelompok tertentu yang terkadang mempunyai kepentingan.

Nah, Itulah tadi penjelasan mengenai, Penyebab konflik antar sukus di Indonesia paling utama, semoga dapat bermanfaat.

, , , ,
Post Date: Thursday 25th, July 2019 / 16:49 Oleh :
Kategori : Daerah