Sponsors Link

Inilah 13 Penyebab Hilangnya Kewarganegaraan Indonesia pada Seseorang

Sponsors Link

Kewarganegaraan adalah keanggotaan yang dimiliki oleh seseorang dalam ranah politik tertentu, khususnya negara, yang memiliki hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang yang memiliki sifat keanggotaan yang demikian yang disebut sebagai warga negara.

ads

Sementara dalam bahasa Inggris, kewarganegaraan dikenal dengan istilah citizenship, yang berarti keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan antara negara dengan warga negaranya. Namun status kewarganegaraan seseorang bisa dihapuskan karena beberapa penyebab hilangnya kewarganegaraan yang beraneka ragam. Di Indonesia, kewarganegaraan diatur dalam UU Kewarganegaraan sebagai wujud perlindungan hak dan kewajiban setiap warga negara Indonesia. Ada pula Peraturan Pemerintah RI Nomor 2 Tahun 2007 tentang cara memperoleh, pembatalan, kehilangan, serta memperoleh kembali kewarganegaraan Republik Indonesia.

Akan tetapi bukti, tanda maupun identitas dari kewarganegaraan seseorang bisa hilang karena faktor tertentu. Hal ini bisa saja bersifat disengaja maupun tidak disengaja. Beberapa penyebab hilangnya kewarganegaraan seseorang antara lain karena:

  1. Memohon pindah kewarganegaraan

Apabila yang bersangkutan telah memohon untuk pindah kewarganegaraan lain, negara akan mengabulkan permintaannya dengan syarat pihak yang bersangkutan harus memiliki usia yang cukup atau (minimal 18 tahun). Nantinya, penyebab hilangnya kewarganegaraan tersebut akan disampaikan oleh Presiden bahwa hal tersebut berdasarkan permintaan yang bersangkutan saat usianya sudah di atas 18 tahun. Syarat lainnya adalah sudah menikah dan memiliki tempat tinggal di luar negeri dijadikan sebagai pertimbangan khusus. Namun untuk mengurus surat permohonan pindah kewarganegaraan harus melalui proses yang tidak mudah. Apabila Presiden tidak menyetujuinya, maka seseorang tersebut menjadi tidak memiliki kewarganegaraan apapun.

  1. Menyatakan janji setia kepada negara lain secara sadar

Apabila janji setia kepada negara lain diucapkan secara secara sadar dan tidak ada paksaan (sukarela) oleh seseorang yang sudah memiliki status kewarganegaraan, maka negara asalnya dapat menghapus status kewarganegaraan darinya. Penghapusan tersebut berdasarkan pada bukti yang ada maupun seseorang tadi tertangkap menyatakan sumpahnya kepada negara lain.

  1. Pernikahan antara wanita WNI dengan pria WNA beserta peraturan negaranya sendiri

Wanita WNI yang menikah dengan pria WNA disertai peraturan negaranya sendiri membuat wanita WNI kehilangan status kewarganegaraan Indonesia. Meskipun tidak semua dialami oleh wanita WNI yang menikah dengan pria WNA. Hal ini hanya terjadi pada seorang wanita WNI yang negara asal suaminya (WNA) mengharuskan istrinya untuk ikut ke kewarganegaraan suaminya. Sehingga sang wanita dengan terpaksa harus dilakukan penghapusan kewarganegaraan Indonesia sesuai peraturan yang berlaku.

  1. Pernikahan antara pria WNI dengan wanita WNA beserta peraturan negaranya sendiri

Kebalikan dari penyebab nomor 3, contoh penyebab hilangnya kewarganegaraan tidak hanya dialami wanita WNI saja tetapi pria WNI juga dapat kehilangan kewarganegaraannya apabila istrinya mengharuskannya untuk memiliki status negara yang sama. Di Indonesia, peraturan ini dimuat dalam pasal 26 UU RI No. 12 Tahun 2006.

  1. Selama 5 tahun tinggal di negara lain tanpa alasan yang sah, jelas serta tidak ingin menjadi WNI lagi

Sikap tersebut membuat seseorang kehilangan kewarganegaraan asalnya, apabila yang bersangkutan tinggal di luar negeri karena tidak menginginkaan kewarganegaraan Indonesia. Sehingga status kewarganegaraannya dapat dihilangkan.

  1. Berperan serta dalam kegiatan tata negara di negara lain

Jika perilaku ini terjadi pada seseorang yang masih memiliki status kewarganegaraan misalnya WNI. Maka dapat membuat kewarganegaraan Indonesia dihapus karena telah menyalahi aturan yang ada, serta tidak sesuai dengan hak dan kewajiban sebagai WNI. Contoh penyebab hilangnya kewarganegaraan ini adalah WNI mengikuti pilpres di negara lain.

  1. Masuk ke dalam dinas negara lain

Terkadang status pekerjaan seseorang ke negara lain bisa menjadi penyebab hilangnya kewarganegaraan aslinya, misalnya bekerja di pemerintahan negara asing tanpa persetujuan Presiden RI. Dengan demikian, kewarganegaraannya dapat dihapuskan.

  1. Tidak melepas kewarganegaraan lain meskipun ada kesempatan

Seseorang yang tetap ingin mendapatkan kewarganegaraan lain meskipun ada kesempatan untuk melepaskannya, maka otomatis kewaranegaraan Indonesia akan dihapuskan dari status asalnya. Pihak pemerintah juga tidak akan memaksa yang bersangkutan untuk mengambil keputusan kembali ke negara Indonesia karena mereka telah dijamin perlindungannya dalam HAM.

  1. Memalsukan kewarganegaraan Indonesia

Apabila seseorang memalsukan kewarganegaraannya demi keuntungan pribadi maka status kewarganegaraannya dapat dihilangkan karena termasuk ke dalam contoh kasus pelanggaran hak warga negara.

  1. Ikut serta dalam lembaga kepolisian negara lain

Seseorang yang masuk atau ikut serta ke dalam lembaga kepolisian negara lain bahkan tanpa adanya persetujuan dari Presiden RI, maka kewarganegaraannya akan dihapus karena telah menyalahi aturan yang berlaku dalam UU Kewarganegaraan Indonesia. Seharusnya yang harus mereka lindungi adalah keamanan dan ketertiban negara Indonesia, bukan negara lain. Hal ini termasuk ke dalam contoh pelanggaran kewajiban warga negara.

  1. Melanggar aturan UU

Seseorang yang telah melanggar aturan Undang-Undang (UU), maka status kewarganegaraan akan dihapuskan jika pihak hukum telah mendapatkan bukti karena dianggap telah berkhianat dan akan diberikan sanksi sesuai peraturan UU yang berlaku.

Sponsors Link

  1. Anak yang berusia 5 tahun diangkat oleh WNA secara sah

Kasus ini sering terjadi pada balita yang telah diangkat oleh WNA secara sah karena ayah atau ibunya berasal dari WNA, meskipun anak tersebut lahir di Indonesia. Kasus lainnya juga terjadi pada anak berumur 5 tahun diangkat oleh WNA secara sah dengan status anak yatim maupun piatu yang lahir di Indonesia. Hal ini akan membuat status kewarganegaraan sang anak menjadi terhapus dan hilang karena telah diganti dengan kewarganegaraan lain dari orang tua kandung / angkatnya.

  1. Memiliki paspor atau surat dari negara lain

Seseorang yang memiliki paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing maupun surat tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas nama sendiri, maka status kewarganegaraan asalnya langsung dihapuskan.

Seperti itu penjelasan tentang pengertian kewarganegaraan yang harus kita ketahui, serta 13 penyebab hilangnya kewarganegaraan seseorang. Tidak hanya warga negara Indonesia saja yang dapat kehilangan kewarganegaraannya, tetapi WNA juga dapat kehilangan kewarganegaraannya dengan kasus atau penyebab yang sama. Apabila pihak WNA ingin menjadi WNI dan ingin tinggal di Indonesia, maka harus melakukan beberapa proses yang harus mereka tempuh untuk mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia.

Proses tersebut tentunya harus sesuai dengan peraturan UU kewarganegaraan yang berlaku di Indonesia. Untuk itu, sebagai warga negara yang baik, kita harus mengetahui tentang kewarganegaraan dan warga negara di negara sendiri maupun negara asing. Jangan sampai karena salah satu hal yang tidak kita ketahui membuat kita kehilangan status kewarganaegaraan manapun. Karena hal ini akan merugikan diri kita sendiri. Sebab setiap manusia punya hak asasi untuk hidup hingga menentukan status kewarganegaraannya.

, ,
Post Date: Thursday 06th, December 2018 / 06:50 Oleh :
Kategori : HAM