Inilah 7 Penyebab Hilangnya Kedaulatan suatu Negara

Kedaulatan negara merupakan hak eksklusif sebuah negara atas kemerdekaannya untuk menguasai suatu wilayah pemerintahan, masyarakat, batas-batas wilayah territorial, atau atas diri sendiri.

Negara berhak mengendalikan urusan dalam negerinya sendiri melalui sistem pemerintahan dalam suatu wilayah, batas teritorial maupun geografisnya, serta dalam konteks tertentu terkait dengan berbagai organisasi atau lembaga yang memiliki yurisdiksi hukum sendiri. Dari hal inilah kedaulatan bisa tetap terjaga maupun terhapuskan akibat beberapa penyebab hilangnya kedaulatan suatu negara dengan sengaja maupun tidak disengaja.

Di negara Indonesia, kedudukan Pancasila sebagai dasar negara menjelaskan tentang kedaulatan yang tersurat dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alenia 4 yang menegaskan: “…,maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan itu dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yangdipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Hal ini menjelaskan bahwa kedaulatan negara dilandaskan pada kelima sila yang harus dipegang teguh oleh rakyatnya.

Beberapa penyebab hilangnya kedaulatan suatu negara bisa diakibatkan oleh sejumlah hal, di antaranya:

  1. Kalah perang dengan negara lain

Apabila suatu negara mengalami kekalahan perang dengan negara lain, maka kekuasaan pemerintahan  negara yang kalah dipegang oleh negara yang menang perang. Hal ini terjadi pada saat negara asing yang menjajah Indonesia.

Indonesia selalu kalah dalam bertempur dengan negara-negara penjajah seperti Jepang, China, Rusia, Belanda, dan negara-negara lain sehingga negara pemerintahan negara Indonesia selalu dikuasai negara tersebut. Namun Indonesia mampu memperjuangkan kemerdekaannya hingga bebas dari segala penjajahan, di mana saat ini Indonesia memiliki kedaulatan penuh atas negaranya.

  1. Bergabung dengan negara lain untuk membentuk suatu negara baru

Penyebab hilangnya kedaulatan suatu negara disebabkan oleh sebuah negara yan bergabung dengan negara lain untuk membentuk suatu negara baru dalam suatu federasi. Keputusan tersebut menyebabkan negara yang bergabung menjadi sebuah negara bagian. Misalnya negara-negara bagian Amerika Serikat.

  1. Wilayah memisahkan diri dari kesatuan suatu negara dan menyatakan kemerdekaannya

Kedaulatan suatu negara akan hilang apabila sebuah wilayah memisahkan diri dari kesatuan suatu negara dan menyatakan kemerdekaannya secara langsung dan terbuka. Hal ini terjadi pada Rusia, Ukraina, Timor Leste, dan Georgia yang memisahkan diri dari kesatuan suatu negara asalnya.

  1. Adanya intervensi dari pihak lain

Penyebab hilangnya kedaulatan suatu negara yang selanjutnya adalah adanya intervensi dari pihak lain. Intervensi merupakan suatu perbuatan atau tindakan campr tangan yang dilakukan oleh suatu negara / badan / lembaga terhadap sebuah permasalahan maupun pertikaian yang terjadi di antara kedua belah pihak, di mana tindakan tersebut akan merugikan dalah satu pihak yang sedang bermasalah. Adanya intervensi tersebut justru akan menghilangkan kedaulatan suatu negara.

Contohnya adalah intervensi pemerintah akan sangat dibutuhkan karena tidak menemukan titik terang terhadap suatu masalah yang sudah berlangsung selama puluhan tahun, dan intervensi karena adanya pembekuan seluruh aset dan hutang negara oleh pihak ketiga. Kemudian ada juga contoh usaha PBB mencoba memainkan perananya untuk mengelola konflik di Libya agar tidak semakin membesar, hal ini tecermin pada berbagai tindakan soft politik berupa embargo.

  1. Rakyat melakukan penolakan akan pemerintah atau makar atau memberontak

Rakyat dikenal sebagai komponen negara yang sangat memiliki pengaruh besar terhadap nasib negara. Apabila rakyat sudah melakukan penolakan kepada pemerintah, makar ataupun memberontak kepada negara. Maka otomatis kedaulatan negara akan hilang, dan rakyatlah yang memegang kekuasaan penuh atas negaranya. [AdSense-B]

Apabila rakyat melakukan pemberontakan dengan cara yang benar, maka sikapnya tidak digolongkan sebagai contoh pelanggaran norma sosial. Karena kebebasan berpendapat merupakan hak asasi bagi warga negara.

  1. SDA dikuasai oleh negara asing

Kedaulatan negara Indonesia dalam bidang minyak bumi dan gas (migas) menjadi hilang akibat adanya sumber daya alam (SDA) yang dikuasai oleh negara asing. Hal ini menyebabkan rakyat mendapatkan manfaat yang sedikit meskipun berada di dekat daerah pengeboran seperti Freeport, Newmont, Exxon mobil dan pengeboran sumur-sumur tua mi­lik asing. Kasus tersebut sunggguh merugikan negara Indonesia dan membuat Indonesia tidak lagi menjadi negara pengekspor minyak di dunia karena telah dikuasai oleh negara asing. Padahal SDA Indonesia sangat melimpah.

  1. Tidak adanya perlindungan hukum untuk masalah ekonomi kerakyatan

Boleh dikatakan saat ini hukum dan perundang-undangan yang ada justru memback up ke­pentingan asing. Belum lagi segi-segi kehidupan lainnya seperti segi hu­kum, politik, pendidikan dan bu­daya Indonesia terancam oleh orientasi asing. Kasus tersebut termasuk ke dalam penyebab hilangnya kedaulatan suatu negara. Karena hal inilah warga negara Indonesia harus mengembalikan kedaulatan bangsa dan negaranya untuk kepentingan sebebsar-besarnya hanya untuk rakyat Indonesia.

Dari ketujuh penyebab hilangnya kedaulatan suatu negara tersebut, membuat kita harus memperbaiki dan memperjuangkan kedaulatan dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi Pancasila yang ada di Indonesia, dan aturan yang termuat di dalam UUD 1945. Harapannya masalah tersebut bisa terselesaikan satu per satu sehingga kedaulatan akan kembali lagi kepada negara yang bersangkutan. Dengan begitu, rakyatpun akan hidup sejahtera di mana kemerdekaan negaranya berada di tangan rakyatnya untuk mengurus pemerintahan, wilayah, batas territorial, SDM, dan aset kepemilikan negara lainnya.