Sponsors Link

Negara yang Memiliki Bom Hidrogen yang Sangat Berbahaya

Sponsors Link

Kekuatan sebuah negara tidak hanya dinilai dari seberapa canggih teknologi yang mereka miliki, seberapa cerdas SDM yang mereka punya, ataupun berapa banyak kekayaan yang mereka dapatkan. Ada satu hal penting lainnya yang menjadi alasan bahwa suatu negara dapat dikatakan aman dari serangan yang dapat berasal dari mana saja, yaitu kekuatan militer.

ads

Pada beberapa faktar mengenai perang dunia yang termuat dalam fakta yang tertuang dalam beberapa artikel kami yaitu penyebab perang dunia 2, penyebab perang dunia 1, dan juga peristiwa yang mengawali perang dunia 2 di Asia Pasifik, kita semua bisa melihat bahwa negara-negara yang terlibat menggunakan berbagai teknologi yang digunakan untuk menyerang siapa saja yang dianggap sebagai ancaman. Pada perang dunia pertama kita sudah mulai memahami mengenai salah satu bentuk persenjataan sadis yaitu gas beracun. Tidak hanya itu saja, pengembangan senjata laras panjang juga digencarkan, yang dinilai lebh efektif daripada persenjataan terdahulu.

Namun, tidak hanya berhenti pada itu saja, negara-negara yang juga terlibat dalam perang tersebut juga mengembangkan sebuah senjata pemusnah masal yang bisa berimbas pada seluruh kehidupan di bumi, yaitu bom atom. Bom atom sendiri pernah digunakan pada perang dunia kedua,pada pengeboman kedua kota di Jepang pada Perang Pasifik. Bom tersebut dinilai sangat mematikan bagi kehidupan manusia. Sayangnya, keingin tahuan manusia tidak berhenti pada itu saja, namun dengan majunya teknologi, bom hidrogen mulai dikembangkan atau yang bisa disebut sebagai bom termonuklir.

Senjata ini juga sempat menggemparkan umat manusia dikala terjadinya Perang dingin yang memiliki beberapa fakta seperti bentuk-bentuk Perang Dingin, penyebab terjadinya Perang Dingin, dan juga akhir Perang Dingin. Bom termonuklir ini ternyata tidak hanya dimiliki oleh beberapa orang saja, namun ada beberapa negara yang mendeklarasikan bahwa negara mereka juga ikut serta mengembangkan persenjataan tersebut.

Sebelum memahami mengenai negara yang memiliki bom hidrogen ini, mari kita kita ketahui beberapa hal mengenai bom hidrogen itu sendiri pada penjelasan di bawah ini :

Bom Atom

Sebelum membahas mengenai negara-negara mana saja yang memiliki bom hidrogen, mari kita ketahui terlebih dahulu bom atom, yang merupakan sebuah teknologi persenjataan sebelum pengembangan dari bom hidrogen ini.

Sponsors Link

Sebelum adanya perang dingin dengan berbagai informasi yang telah kami sampaikan dalam beberapa artikel yang kami buat sebelumnya pada faktor yang menandai berakhirnya Perang Dingin, bentuk pelaksanaan Perang Dingin, dan juga dampak negatif Perang Dingin, dunia sempat digemparkan karena adanya pemboman pada dua kota di  negara Jepang, yaitu Hiroshima dan Nagasaki.

Kedua kota tersebut luluh lanta akibat dari pemboman yang dilakukan oleh Amerika Serikat akibat dari aksi Jepang yang terlebih dahulu melakukan aksi penyerangan terhadap Pearl Harbor, salah satu pelabuhan fital di negara Amerika Serikat. Ledakan yang diakibatkan dari kedua bom atom, yang berkekuatan dengan 20 ton TNT, sehingga dapat dengan mudah menghancurkan kedua kota tersebut hanya dengan waktu yang sangat singkat.

Bom Hidrogen

Dilain dari adanya dampak Perang Dingin, kita kembali berfokus kepada bom yang akan kita bicarakan pada pertemuan kali ini yaitu bom hidrogen. Bom hidrogen atau yang bisa disebut dengan bom termonuklir ini pertama kali dikembangkan oleh Amerika Serikat pada tahun 1954 kepulauan Marshall. Percobaan dilakukan kedua kalinya pada 40 tahun berikutnya setelah peperangan sudah mereda pada tahun 1992.

Pada saat ini, seluruh mata melirik ke satu negara yang diisukan telah menjadi sebuah negara yang memiliki kekuatan bom hidrogen yang amat dahsyat, yaitu Korea Utara. Setelah mendapatkan perhatian dunia karena telah melakukan uji coba rudal, negara tersebut kembali mengundang berbagai isu terkait dengan keamanan dunia karena diduga telah melakukan penembangan teknologi bom hidrogen.

Sekitar bulan september 2017, negara Korea Utara sempat diguncang gempa 6,3 skala richter yang diduga karena adanya uji coba bom tersebut. Kekuatan dari bom ini sangatlah jauh lebih kuat dari bom atom yang dijatuhkan oleh Amerika pada perang dunia kedua berpuluh puluh tahun yang lalu. Bahkan, jika satu bom hidrogen dijatuhkan pada kota New York, maka dipastikan seluruh kota akan menguap dan tidak ada yang selamat.

Sebagai usaha untuk mencegah adanya aksi penggunaan yang berlebihan dari bom ini, maka dibentuk beberapa perjanjian yang disetujui oleh beberapa negara di dunia seperti Treaty on The Non-Poliferation of Nuclear Weapon atau (NPT) dan Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty (CTBT) untuk meminimalisir uji coba segala bentuk bom nuklir. Meskipun, perjanjian tersebut masih belum bisa berjalan dengan efektif karena ada beberapa negara yang belum menyetujui ketentuan ini dengan alasan untuk keamanan negaranya.

Beda Bom Atom dan Bom Hidrogen

Setelah mengetahui serba-serba mengenai bom nuklir setelah melihat informasi yang ada pada kekuatan militer nuklir di dunia, dampak nuklir terhadap lingkungan, dan  bahaya perang nuklir, maka dengan adanya bom atom dan bom hidrogen, kita bisa mengetahui apa yang membedakan antara keduanya.

Tentunya yang membedakan antara bom atom dan bom hidrogen adalah segi kekuatannya, yang mana bom hidrogen dinilai sangat lebih kuat daripada bom atom bahkan hampir melampaui seribu kali lipatnya. Lalu hal lain yang menjadi pembeda antara keduanya adalah waktu detonasinya.

Proses meledaknya bom atom yang diterjunkan oleh Amerika merupakan bentuk dari reaksi fisi. Berbeda dengan proses ledakan bom hidrogen. Pada ledakan awal, proses detonasi dari bom atom terjadi, mengakibatkan keluarnya panas dengan suhu jutaan derajat. Ledakan kedua terjadi akibat dari berkumpulnya energi dari proses yang pertama dengan menggabungkan dua fungsi atom yang lebih dikenal dengan fusi nuklir.

Kekuatan Bom Hidrogen

Ledakan bom hidrogen yang jelas bisa menimbulkan dampak yang lebih dashyat daripada dampak perang nuklir bagi kehidupan manusia dan dampak perang nuklir bagi Indonesia. Bom atom memiliki kekuatan yang diukur dengan ukuran ton atau ribuan kilo TNT. Sementara bom hidrogen memiliki jumlah kekuatan yang jauh lebih besar tentunya, yaitu yang diukur dengan megaton, atau jutaan kilo TNT.

Sponsors Link

Daftar negara yang memiliki bom hidrogen

Negara yang sempat menyatakan memiliki persenjataan nuklir ini adalah Perancis, RRT, Pakistan, India, Amerika Serikat, Inggris, negara-negara lainnya di Eropa dan tentunya Korea Utara. Negara Israel sempat dicurigai memiliki jenis persenjataan yang serupa, hanya saja belum ada konfirmasi yang terkait yang dikeluarkan oleh Israel mengenai hal tersebut.

Negara yang pernah melakukan uji coba

Tidak semua negara tidak sempat melakukan uji coba, ada beberapa negara yang terbukti melakukan uji coba bom hidrogen. Percobaan dilakukan beberapa puluh tahun yang lalu, sampai yang terakhir ada pada tahun 1998. Uji coba pertama kali dilakukan oleh Israel  pada 1970 an, lalu yang terakhir dilakukan pada tahun 1998 oleh negara India.

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai negara yang memiliki bom hidrogen, cukup banyak bukan? Meskipun mereka telah menyatakan bahwa pengembangan teknologi persenjataan ini dilakukan, sampai saat ini masih belum ada negara yang berencana menggunakan persenjataan mereka untuk berseteru dengan negara lainnya.

Hal ini juga didukung dengan salah satu negara yang sangat menggebu-nggebu akan pengembangan senjata nuklir ini, Korea Utara yang akhirnya menyatakan damai dengan Korea Selatan. Dengan begitu maka, hubungan yang lebih baik bisa terus dijaga, sehingga akan menjauhkan kita dari adanya perang bom nuklir.

, ,
Post Date: Wednesday 23rd, May 2018 / 04:27 Oleh :
Kategori : Pro Kontra