Keuntungan dan Kerugian Golput yang Perlu Anda Tahu

Berbicara soal politik, politik merupakan senjata ampuh untuk bisa digunakan pihak lain untuk menghancurkan pihak tertentu. Selain politik, ada juga konflik agama sendiri pun juga banyak, yang selengkapnya bisa anda lihat di contoh konflik antar agama. Selain dari konflik nasional seperti penyebab konflik Maluku.

Hal politik bisa diilhami lagi lebih dekat, agar tidak sampai berujung pada konflik dengan cara pengendalian konflik sosial yang tepat dan efektif. Namun, meski dengan pengendalian yang sangat efektif, ternyata ada saja beberapa orang yang mengabaikan peraturan yang sangat krusial dalam politik, yakni pemilihan umum. Banyak yang akhirnya berujung pada golput, yang memiliki dampak-dampak beragam, yang sebenarnya juga merugikan diri mereka sendiri. Apa sajakah dampak dari golput tersebut? Berikut adalah ulasan lengkap mengenai kerugian dan keuntungan dari golput.

Kerugian Golput

1. Proyek Pembangunan Pemerintah Kurang Terdukung

Dampak negatif dari golput yang paling penting adalah tidak terdukungnya program pemerntah yang padahal cukup efektif karena kurangnya “minat” dari masyarakat. Tingkatan minat tadi juga turun karena adanya berbagai pihak yang memutuskan untuk golput, walaupun padahal apabila mereka bisa merubah pikirannya untuk tidak golput, maka program pemerintah tadi sudah seharusnya bisa berjalan dengan semestinya. Karena itulah, sebelum anda membulatkan pikiran anda untuk benar-benar melakukan golput, anda perlu berpikir sejenak tentang efek jangka panjang apakah yang akan terlahir dari golput itu sendiri. Perlu anda ingat bahwa efek dari golput tidak hanya sebentar saja, namun bisa sampai bertahun-tahun lamanya, jadi jangan heran bila negara tidak memiliki kemajuan yang pesat nantinya. Perlu diingat, selain bisa melambankan proyek pemerintah, golput juga dapat memicu Politik yang berisi kesremawutan yang bisa berujung pada konflik-konflik seperti penyebab konflik Ambon, penyebab konflik Poso, ataupun penyebab perang Aceh.

2. Mencemirkan Bangsa yang Tidak Berdemokrasi Dalam Negara Demokrasi

Padahal kita diberi kesempatan untuk bisa memilih, mengeluarkan suara dengan bebas sesuai dengan hati kita sendiri, paling tidak kita sudah diberi kesempatan untuk hidup sebagai rakyat yang demokratis. Sayangnya, dengan banyak orang yang memutuskan untuk golput, status negara pun juga dipertanyakan, apakah negara kita masih negara demokratis? Atau negara yang hanya berisikan orang-orang apatis? Sungguh ironis bila negara kita yang terkenal akan sebutan negara demokratis, namun dihuni oleh pihak-pihak yang sama sekali tidak demokratis. Selain itu, peran masyakarat yang tidak demokratis mencemirkan politik juga biasa digunakan untuk ajang dalam memulai penyebab konflik antar suku atau penyebab konflik antar agama yang tentunya memiliki dampak konflik agama yang mengerikan

[AdSense-B]

3. Hak Tidak Digunakan Secara Maksimal

Penggunaan hak suara kita tadi harusnya bisa kita gunakan dengan baik, dengan cara mengikuti prosedur pemilihan suara sebagaimana mestinya. Walaupun cukup sederhana, tapi penyaluran hak anda sebagai pemilih suara bisa menentukan kehidupan daerah atau negara sekalipun kedepannya. Sungguh sayang apabila hak yang seharusnya bisa menjadi sebuah kesempatan untuk merubah daerah kita menjadi lebih baik, malah dibuang begitu saja dengan berbagai alasan seperti malas, alasan sakit yang dibuat-buat, dan sebagainya. Dan ironisnya, banyak sekali pihak yang memprotes kebijakan negara yang menurut mereka tidak baik, padahal mereka sendiri golput, tidak memiliki kontribusi apapun pada negara. Hanya dengan memilih saja tidak mau, apalagi melakukan pengorbanan-pengorbanan lain bagi negara.

[AdSense-A] 4. Daerah Akan Ketinggalan Dengan Daerah Lain yang Lebih Maju

Kerugian pada nomor empat ini ada hubungannya dengan kerugian yang telah kita bahas pada nomor satu. Golput bisa saja menjatuhkan kemajuan suatu daerah dikarenakan suatu program pemerintah yang kurang terdukung oleh mayoritas masyarakat. Padahal, tentunya ada masyarakat yang sangat mengharapkan program tersebut bisa terwujud, namun pada akhirnya hanya bisa pasrah saja menerima kenyataan bahwa program tersebut dicancel atau bahkan ditiadakan sama sekali.

Apabila anda ingin daerah anda bisa sedikit lebih maju dari daerah lainnya, maka anda bisa sisihkan waktu untuk bisa menggunakan hak pilih anda dengan semaksimal mungkin. Memilih calon pemimpin yang menurut anda terbaik dari segi performa, bukan hanya karena background pendidikan, apalagi agama. Sudah saatnya kita berpikir jernih untuk memilih pemimpin yang ideal, sekarang sudah tidak jamannya kita mengikuti pilihan orang banyak, yang mana belum tentu benar juga. Daripada nanti bisa-bisa berujung konflik karena perbedaan pendapat yang sekarang sedang terjadi di negara kita ini. Selain konflik pada jaman sekarang, konflik akitabt dari politik juga sempat memicu beberapa ketegangan seperti pada penyebab Perang Salib atau penyebab Perang Karbala, walaupun hanya memegang andil sedikit saja.

5. Negara Membuang Uang Untuk Menyiapkan Pemilihan

Negara sudah mempersiapkan dengan baik keuangan yang hanya disiapkan secara khusus untuk kegiatan pemilihan, namun diabakaikan begitu saja oleh masyarakat yang golput. Bisa anda bayangkan berapa banyak biasa yang harus dikeluarkan pemerintah untuk bisa menyelengarakan pemilu dengan baik. Biaya tadi tergolong dalam berbagai item, seperti biaya untuk kertas, panitia, tinta, biaya transport, dan sebagainya. Biaya tadi harus terpaksa terbuang sia-sia apabila ada pihak yang sengaja untuk melakukan tindakan golput, padahal seharusnya bisa digunakan sebagai ajang yang terbaik untuk memajukan negara tanpa mengeluarkan banyak tenaga. Kita bisa melihat contoh lain dari sebab ini yang salah satu faktornya merupakan politik seperti penyebab Israel dan Palestina perang dan juga tujuan Perang Dingin walaupun sudah terjadi puluhan tahun yang lalu.

Keuntungan Golput

Sebenarnya tidak ada keuntungan dari Golput ini, anda ingin dilhat dari aspek apa saja, golput tetap hal yang tidak baik untuk dilakukan. Dari agama saja kita tidak diperbolehkan untuk melakukannya. Yang untung di sini adalah hanya orang yang melakukan golput, mereka bisa menikmati waktu bermalas-malasan mereka di rumah dengan santai dan mengabaikan pemilih ini begitu saja, atau keuntungan lainnya yang ditujukan pada pribadi mereka sendiri. Selebihnya, tidak ada kelebihan sama sekali dari golput ini, hanya kerugian yang nantinya berimbas pada diri sendiri dan masyarakat luas.

Itulah tadi pembahasan singkatb mengenai dampak-dampak mengenai kerugian dan keuntungan yang timbul akibat dari golput. Kita bisa melihat sendiri pada kenyataannya, bahwa pihak yang golput cenderung pihak yang malas, yang hanya ingin berleha-leha bila mendapat pilihan yang tepat, namun berontak ketika mendapat pemimpin yang kurang pas di hati mereka. Sifat binatang tersebutlah yang sebenarnya tidak patut kita teru sebagai manusia yang normal, sudah seharusnya kita menggunakan hak pilih kita untuk bisa memilih pemimpin mana yang menurut kita cocok untuk bisa memimpin kita bersama.

Walaupun konflik karena politik ini cukup membahayakan, namun nantinya tidak akan menuju ke perang yang lebih besarnya, yang dampak perang nuklir bagi kehidupan manusia dan dampak perang nuklir bagi Indonesia nya sangat merugikan.

[AdSense-C]

Golput merupakan tindakan yang sia-sia bila dilakukan, apalagi dampak nya akan selalu negatif, yang mana pastinya akan diterima nantinya. Tidak ada salahnya kita ikut memajukan program pemerintah dengan semestinya, agar proses pemilihan bisa berjalan dengan lancar dan tidak bertele-tele. Gunakan hak suara anda dengan baik, dan pilih pemimpin yang terbaik menurut hati nurani anda.