Sponsors Link

Alasan Tentang Kenapa Indonesia Keluar Dari PBB

Sponsors Link

Pada era kemerdekaan Indonesia, negara Indonesia masih terbayang-bayang atas kekuasaan Belanda. Meskipun kemerdekaan sudah diproklamirkan, namun pengaruh dari Belanda masih ada sampai pada tahun 1047. Dari situlah muncul pergerakan-pergerakan politik yang mambawa dampak positif Politik Etis kepada masalah ini.

ads

Karena masih khawatir mengenai pengaruh Belanda yang ada, dan juga negara Belanda yang tidak mengindahkan proklamasi Indonesia, bangsa Indonesia masih dibayangi ketakutan yang mana tejadi pada masa perjuangan Indonesia, yang dicontohkan dengan berbagai persitiwa seperti pada latar belakang perang Banjar dan juga penyebab perang Padri pecah yang ikonik. Pada akhirnya, Indonesia sempat mendapat bantuan dari Perserikatan Bangsa-bangsa untuk bisa mengatasi hal tersebut. Dan akhirnya Belanda pun mau tidak mau menuruti apa yang organisasi dunia mau, karena juga berada pada keanggotaan organisasi tersebut.

PBB juga membantu Indonesia dalam berbagai hal, contohnya seperti dalam usaha pembebasan Irian Barat, yang akhirnya berhasil dimenangkan oleh pihak Indonesia. Tentunya ada sebab-sebab lain yang menyebabkan Indonesia menjadi negara yang potensial untuk masuk ke dalam organisasi tersebut.

Akhirnya, pada era setelah adanya demokrasi yang mempunyai perkembangan politik masa Demokrasi Liberal yaitu pada sistem demokrasi perlementer yang mempunyai beberapa hal penting seperti pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal dan juga faktor-faktor kontroversial yang ada dalam kelemahan Sistem Parlementer. Indonesia mulai masuk ke dalam PBB pada masa era kabinet Natsir, yang mana merupakan kabinet awal dari sistem demorkasi tersebut.

Namun, beberapa saat kemudian, Indonesia memutuskan untuk keluar dari PBB. Lalu kenapa Indonesia tiba-tiba ingin keluar dari organisasi dunia tersebut? Mari kita telusuri kenapa Indonesia keluar dari PBB di bawah ini :

1. Markas PBB di Amerika Serikat

Salah satu penyebab keluarnya Indonesia dari oranisasi PBB adalah megenai markasnya yang berada pada negara Amerika Serikat. Negara yang memiliki militer terkuat di Amerika Latin dan militer terkuat di Amerika Selatan dianggap dapat mempengaruhi suara keseluruhan yang bisa berimbas pada adanya keberpihakan terhadap negara Amerika Serikat sendiri. Dan tentunya hal ini ditentang oleh Indonesia, karena merasa bahwa bila markas PBB berada di Amerika, maka hal tersebut merupakan keuntungan tersendiri bagi negara tersebut, dan justru dapat memojokkan negara-negara yang lainnya.

Belum lagi soal Amerika Serikat yang memiliki image jelek di Indonesia karena sempat bermusuhan dengan Islam, karenda adanya pengaruh dari negara tersebut pada konflik-konflik yang berada pada negara-negara Islam seperti pada penyebab perang Suriah dan Amerika dan juga invasi Amerika Serikat ke Afghanistan yang sangat mengundang keprihatinan Islam dunia, terutama Indonesia. Satu hal lagi yang ditakutkan apabila markas organisasi tersebut berada pada negara Amerika Serikat, nantinya negara-negara lain akan kesusahan dalam menyatakan kebenaran yang ada karena adanya negara-negara lain yang berusaha menutupi kebenaran tersebut untuk membela Amerika Serikat.

2. Kesekretariatan yang selalu dipegang oleh Amerika

Satu hal lagi, terlepad dari adanya perkembangan Orde Baru alasan kenapa Indonesia keluar dari PBB ialah karena kesekretariatan dipegang oleh negara adidaya tersebut juga. Bukan hal yang baru lagi bahwa Amerika memiliki sahabat-sahabat lainnya yang tersebar di seluruh dunia, salah satunya ialah Israel. Gabungan antara kaum liberal dengan kaum yahudi ini juga bukan merupakan sebuah hal yang baru lagi.

Dan contoh nyata dari efek buruk bila Amerika memegang kesekretariatan PBB ialah adanya dukungan kepada Israel yang merupakan teman baik dari Amerika Serikat untuk bisa menyerang dan menindas. Baru-baru juga nampak dukungan dari Presiden Amerika yang mengakui bahwa Yerusalem merupakan ibukota dari negara Israel, yang mana belum tentu benar adanya. Itu hanyalah sebuah contoh dari banyak kejadian lainnya.

3. PBB secara sengaja mengabaikan negara China

Lalu, ada satu fakta lagi yang menyebabkan Indonesia sempat keluar dari PBB yaitu diabaikannya negara China. Pendapat dari China tidak didengar dan kalah dengan suara dari pihak Amerika Serikta sendiri. Hal ini berhubungan dengan ideologi yang dianut oleh keduanya. Amerika yang liberal bertentangan dengan China dengan komunisme nya yang merupakan akar dari sejarah terbentuknya PKI. Komunisme sendiri juga dianut oleh Korea Utara yang dipimpin oleh Kim Jong Un, yang bisa anda lihat pada fakta tentang Kim Jong Un.

Sponsors Link

Adanya ketidak seimbangan ini menyebabkan Indonesia merasa tidak nyaman dengan keadaan itu, sehingga keluar dari organisasi tersebut sepertinya hal yang masuk akal untuk dilakukan. Bukankah seharusnya organisasi dunia ini menampung dan menganggap semua negara berada pada garis horizontal yang sama? Pada realitanya yang terjadi justru kebalikannya. Tidak hanya Indonesia saja, namun beberapa negara juga sempat berpikir untuk meninggalkan organisasi ini.

4. Organisasi PBB dianggap tidak adil

Dengan contoh yang disampaikan pada paragraf di atas, kita bisa menympulkan kondisi PBB saat itu sangatlah buruk. Keretakan tersebut diperparah dengan PBB yang juga tidak adil pada semua negara. Ada negara-negara yang ditanggapi serius oleh PBB, dan itu merupakan hal yang ironis, mengingat PBB merupakan perkumpulan negara-negara di dunia untuk membentuk suatu kemajuan.

5. Diterimanya Malaysia menjadi anggota PBB

Awal terjadinya puncak dari ketidak sukaan Indonesia terjadi pada saat PBB ingin memasukkan Malaysia untuk masuk ke dalam organisasi tersebut. Indonesia yang mempunyai militer terkuat di Asia Tenggara, yang saat itu diwakili oleh Presiden Soekarno yang sangat tidak menyetujui hal tersebut. Hal ini dikarenakan, Indonesia menganggap Malaysia masih sebagai negara bentukan atau negara boneka dari Inggris.

Meskipun hanya diangkat sebagai anggota tidak tetap PBB, hal itu bukanlah hal yang benar karena bisa saja Inggris mempengaruhi negara Malaysia untuk mengambil suara yang sama dengan Inggris. Pada akhirnya, tanggal 31 Desember 1965 Indonesia keluar dari organisasi PBB, kemudian kembali lagi pada 28 September tahun berikutnya dengan status keanggotaan yang sama

Sponsors Link

6. Adanya campur tangan dari negara-negara kapitalis

Lalu, hal yang juga bukan merupakan solusi agar perang tidak terjadi adalah adanya campur tangan dan pengaruh dari negara kapitalis pada PBB. Hal ini sangat bertentangan dengan Indonesia yang sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa. Indonesia tidak hanya berjuang untuk negaranya sendiri, namun juga untuk bangsa Asia dan juga bangsa Afrika.

Itulah tadi beberapa sebab atau alasan kenapa Indonesia keluar dari PBB, yang berhasil kami rangkum dalam artikel ini. Kehidupan Indoenesia dan PBB sudah bisa dibilang mulai harmonis sekarang ini, karena adanya banyak kerja sama yang dilakukan Indonesia sendiri dengan negara lainnya yang merupakan anggota dari PBB tersebut.

Namun sayangnya, hal ini berubah menjadi kontroversi ketika Donald Trump memutuskan untuk membuat kebijakan yang sangat mengintimidasi umat Islam, yang mana merupakan umat terbanyak di Indonesia. Dan hal itu pula yang akhirnya memicu kemarahan dari bangsa Indonesia sendiri. Semoga saja, hubungan yang rusak tadi bisa diperbaiki dengan adanya understanding dan tolerance yang bisa dilakukan oleh kedua pihak.

, ,
Post Date: Monday 02nd, April 2018 / 13:04 Oleh :
Kategori : Internasional