Sponsors Link

10 Kekejaman Israel Terhadap Wanita Palestina yang Tidak Manusiawi

Sponsors Link

ads

Perang antara israel dan palestina telah terjadi sejak lama. Kedua negara tersebut kerap terlibat dalam konflik yang berujung pada adu senjata dan penyerangan. Kondisi ini telah menarik perhatian dunia terutama PBB sebagaimana latar belakang konflik israel palestina  . Indonesia sebagai negara muslim juga ikut menyerukan terhadap kemerdekaan rakyat Palestina. Sebab hingga saat ini, korban yang jatuh banyak berasal dari pihak Palestina. Tentara Israel bahkan tidak segan-segan menyerang anak-anak dan wanita sebagai sasaran penembakan atau pemboman.

Tidak terhitung sudah berapa banyak kekejaman yang dilakukan tentara israel terhadap warga Palestina seperti dalam tujuan terjadinya perang dingin . Terutama kepada anak-anak dan wanita. Wanita sebagai kelompok paling lemah tentunya tidak memiliki kekuatan untuk melawan. Inilah yang kemudian menyebabkan banyak kaum wanita yang dijadikan sebagai tahanan dan diperlakukan secara kejam. Meskipun kekejaman ini tidak bisa ditunjukkan dan dibuka secara langsung ke publik, namun data dan fakat menunjukkan bahwa banyak wanita Palestina yang diperlakukam secara kejam oleh tentara Israel.

Tentara Israel atau dikenal sebagai Zionis dianggap telah banyak melakukan kekejaman seperti para diktator paling kejam di dunia . Sehingga hal ini membuat pasukan Israel banyak di hujat dan dituding sebagai mesin pembunuh massal. Beberapa peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini kembali membuat situasi dan kondisi antara Palestina dan Israel kembali meninggi tensinya. Untuk membukan kembali sejarah kelam bagaimana perlakuan tentara Israel pada Palestina berikut 10 Kekejaman Israel Terhadap Wanita Palestina yang tidak manusiawi.

1. Penyiksaan

Tentara Israel kerap melakukan penyiksaan terhadap wanita Palestina. Banyak tentara israel yang tidak segan menyiksa wanita Palestina. Penyiksaan tersebut meliputi tindakan pemukulan dan tidak segan-segan juga menjambak rambut oleh pasukan intel terhebat di dunia . Tindakan ini menjadi hal yang kerap dialami oleh wanita Palestina yang menjadi tahanan tentara Israel. Tentu saja hal ini hanya merupakan bagian kecil dari penyiksaan yang mereka terima. Banyak wanita Palestina yang bahkan setelah bebas masih takut menjabarkan apa yang mereka alami. Sebab mereka merasa masih bwrada dibawah tekanan dan rasa trauma yang amat berat akibat peyiksaan yang kerap dilakukan tentara Israel.

2. Pemerkosaan

Tidak hanya kejahatan fisik saja yang menjadi kekejaman tentara Israel kepada wanita Palestina. Namun juga bentuk kejahatan seksual seperti pemerkosaan juga dialami oleh wanita Palestina. Hal ini merupakan bentuk kebiadaban tentara Israel. Mereka dijadikan sebagai pemuas nafsu para tentara Israel. Tentu saja hal ini merupakan tindakan yang harus diadili terutama bagi korban harus mendapatkan keadilan. Namun, sama hal yang dengan mereka yang mengalami penyiksaan korban pemerkosaan juga cenderung tidak ingin melaporkan tindakan tersebut.

Sponsors Link

3. Diambil Foto Telanjangnya

Kekejaman yang dialami wanita Pelestina berikutnya adalah tindakan pelecehan seksual yang berupa dipaksa telanjang kemudian diambil foto telanjangnya sebagaimana penyebab konflik libya . Meskipun tidak diambil secara langsung, namun hal ini tentuterekam di dalam kameran tersembunyi. Sebagaimana penuturan Afaneh, perempuan Palestina yang ditahan aparat Israel akan disidang terlebih dahulu di pengadilan militer sebelum dijebloskan ke salah satu penjara Israel. Saat melakukan pemeriksaan, para sipir penjara bukan hanya menyuruh tawanan melepas pakaiannya tapi juga disertai cemoohan dan tindakan yang memprovokasi tawanan.

Pihak Israel selalu berdalih bahwa yang menimpa para tawanan Palestina hanya kasuistis. Tapi saya yakin, tindakan pelecehan semacam itu mereka lakukan hampir setiap hari dan kepala penjara tahu para pelakunya,” ujar Afaneh. Ia menambahkan, tentara-tentara Zionis itu mengambil foto para tawanan yang disuruh telanjang atau dilecehkan untuk diunggah ke situs YouTube.

4. Dibunuh

Rajjan Nazar (21 tahun) merupakam seorang paramedis Palestina yang tewas tertembak peluru saat akan menolong seorang warga Palestina yang Terluka. Insiden ini terjadi pada saat terjadi demonstrasi besar-besaran warga palestina di perbatasan Gaza akibat klaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Tentu saja hal ini hanya merupakan satu dari rentetan peristiwa yang menjadi bukti kekejaman Israel terhadap wanita Israel. Rajjan hanyalah seorang yang ingin menyelamatkan nyawa orang lain dengan bekal peralatan medis. Tentunya tidak memiliki kemampuan untuk melakukan perlawanan .

5. Dipenjara

Sejak 40 tahun pasca penjajahan Israel, negeri biadab ini telah melakukan penangkapan terhadap 7000 ribu wanita Palestina, baik yang tinggal di Tepi Barat maupun Gaza. Dan dari hasil sensus Kementerian Urusan Tawanan Palestina, menunjukkan bahwa Israel sejak tahun 1967 hingga 2007 telah menahan kurang lebih 10 ribu wanita Palestina sebagaimana ciri-ciri perang dingin .Dari jumlah itu, 700 wanita telah ditahan ketika intifadah pecah. Dari jumlah tahanan itu, kini masih tersisa 97 tahanan wanita, 93 berasal dari Tebi Barat, Al Quds, dan wilayah yang diduduki Israel pada tahun 1948, sedangkan sisanya berasal dari Gaza.

6. Melahirkan dengan Tangan dan Kaki Diborgol

Melahirkan dengan tangan dan kaki diborgol. Tentu saja sangat merepotkan. Itulah yang dialami Amimah Al Agha, seorang wanita Palestina. Ia ditangkap Israel, lalu dijebloskan ke penjara Al Majdal.Amimah awalnya tak tahu bahwa dirinya hamil. Tiba-tiba ia merasa perutnya mules. “Saya lalu memeriksakan diri ke rumah sakit di penjara,” kata Amimah.Saat kontrol itu, tangan dan kaki Amimah dalam keadaan diborgol. Dan itu berlangsung hingga menjelang detik-detik kelahiran. Dokter yang membantu persalinannya meminta agar borgolnya dilepas, tetapi petugas penjara melarangnya.

Sponsors Link

7. Tidak Diperlakukan dengan Manusiawi

Para tahanana wanita juga diperlakukan dengan tidak manusiawi. Seperti saat berada ditahanan, meteka ditempatkam di lokasi tahanan dengan kondisi yang memprihatinkan. Disamping tempat tidur yang basah, tempat buang air pun berada di samping tempat tidur. Persediaan air terbatas, dan kalau saya meminta air, maka seorang petugas mengencingi gelas dan menyodorkan ke hadapan saya seraya menyuruh saya meminumnya,” tutur Maha.Masih ada lagi penderitaan lain. “Makanan yang diberikan kepada saya kotor dan sudah dikerubuti banyak lalat,” ungkap wanita Nablus, yang ditahan selama lebih dari 3 tahun.

8. Dibungkam Kebebasan Berbicaranya

Banyak tahanan wanita yang kemudian bebas tidak bisa mengemukakan apa yang mereka alami. Terutama para korban pemerkosaan dan peleehan seksual. Pihak penjara Israel mengancam akan menyebarkan foto-foto itu jika berani berbicara tentang perkosaan di penjara kepada pers dan publik. Hal itulah yang menyebabkan banyak kasus pelecehan yang tidak segera terungkap.

9. Ditangkap Secara Paksa

Hal ini dialami oleh dialami Samir Kan’an (26). Para tentara Israel mendatangi rumahnya yang berada di kota Nablus, di tengah malam. Mereka mengepung rumah dan menggedor pintu. Ketika ia membuka pintu, mereka langsung menanyai macam-macam dan melarangnya mengenakan pakaian yang layak. Ia kemudian dibawa oleh para serdadu Israel dengan tetap memakai pakaian tidur, tanpa menjelaskan alasan penangkapan.

10. Dituduh dengan Tuduhan Akan Melakukan Bom Bunuh Diri

Banyak para tahanan wanita yang dipenjara dengan tuduhan hendak melakukan bom bunuh diri. Padahan pada faktanya hal tersebut tak dapat dibuktikan sebagaimana juga penyebab bom paris . Meskipun begitu mereka yang berada dibawah tuduhan palsu nyatanya mereka harus menerima hal tersebut dan tak dapat begitu saja bebas. Hal tersebut dirasakan langsung oleh Iman Ahrass ia dipenjaran selama 4 tahun, hanya karena ia merupakan  kemenakan dari Ayat Ahras pelaku bom bunuh diri pada tahun 2002.

10 Kekejaman Israel Terhadap Wanita Palestina yang tidak manusiawi. Tentu menjadi sebuaj gambaran bagaimana kondisi yang harus di alami saudari muslimin kita di tanah Palestina. Mari kita semua doakan agar mereka tetap istiqomah dan selalu dalam lindungan allah SWT. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

, , , , , , ,
Post Date: Monday 04th, June 2018 / 20:57 Oleh :
Kategori : Internasional