Sponsors Link

Kehebatan Mujahidin Afghanistan yang Terkenal Mendunia

Sponsors Link

Sekitar tahun 1970 dan 1980an, pasukan pejuang baru bermunculan di Afghanistan. Mereka menyebut diri mereka sebagai mujahidin. Mujahidin adalah sebutan yang dipakai oleh para pasukan Afghanistan yang melawan dorongan dari Bristish Raj pada abad ke 19. Namun siapakah mujahidin di abad ke-20 ini? Secara arti literatur, kata mujahidin berasal dari bahasa Arab dari kosa kata jihad yaitu sebuah perjuangan. Dengan kata lain, mujahid adalah seseorang yang sedang berjuang.

ads

Dalam konteks Afghanistan di abad ke-20 ini, para mujahidin berarti para pasukan Islam yang membeli negara mereka dari Soviet Union, yang menginvasi Afghanistan pada tahun 1979 dan berperang dengan mereka selama bertahun-tahun lamanya.

Siapakah Para Muhahidin tersebut?

Identifikasi Mujahidin Afghanistan sangatlah meluas, termasuk ke dalam etnis-etnsi Pashtun, etnis Uzbek, etnis Tajiks dan lain-lain. Beberapa dari mereka beragama Syiah, atas adanya dukungan dari Iran, namun kebanyakan semuanya adalah Muslim Sunni. Untuk membantu para mujahidin Afghanistan, banyak kaum orang Islam dari seluruh dunia sukarela bergabung bersama para mujahidin untuk melakukan perjuangan.

Banyak bantuan juga datang dari negara-negara Arab, pasukan dari Chechnya dan juga lain-lain yang ikut membantu perjuangan mujahidin Afghanistan. Mujahidin sendiri terdiri dari pasukan-apsukan militer lokal dan dipimpin oleh para komando regional yang secara mandiri menyerang pihak Soviet Union yang berada di seluruh penjuru Afghanistan. Koordinasi antara para mujahidin sangat terbatas karena banyaknya keterbatasan basis-basis di pegunungan, perbedaan bahasa dan juga perbedaan tradisi diantara kelompok-kelompok etnis yang saling merepresentasikan golongannya.

 Asosiasi Mujahidin Afghanistan

Soviet Union pun menjadi semakin terancam dengan adanya pasukan mujahidin, dan kekuatan militer internal Afghanistan menjadi sedikit terbantu dan meningkat dengan adanya kerjasama internal. Pada tahun 1985, kebanyakan anggota mujahidin berada di bawah satu jaringan kerja sama yang disebut dengan Islamic Unity of Afghanistan Mujahideen. Kerjasama asosiasi ini dibuat oleh 7 pemimpin pasukan militer skala besar, jadi asosiasi ini juga disebut dengan Seven Party Mujahideen Alliance atau Peshawar Seven.

Seorang komandan mujahidin yang paling terkenal dan paling aktif bernama Ahmed Shah Massoud, juga dikenal dengan nama “Singa dari Panjshir”. Pasukan yang dipimpin oleh Ahmed Shah Massoud membawa banner bernamakan Jamiat-i-Islami, salah satu pemimpin dari Peshawar Seven adalah Burhanuddin Rabbani, yang nantinya akan menjadi Presiden Afghanistan ke 10. Ahmed Shah Massoud adalah seseorang yang sangat genius dari segi taktik dan juga pembuatan strategi, dan mujahidin yang ia pimpin adalah kunci perlindungan Afghanistan melawan pasukan Soviet Union pada tahun 1980-an.

Perbedaan Taliban dan Mujahideen

Para mujahidin di tahun 1980 dengan Taliban sekarang ini mungkin sama-sama menggunakan nama jihad sebagai sebutan mereka untuk berperang, tapi pemahaman masing-masing mengenai jihad sangatlah berbeda. Orang-orang yang tidak mengetahui mungkin akan mengira mereka adalah sama dan dibawah satu organisasi. Namun pada dasarnya mereka memiliki pondasi yang sangat berbeda. Kata mujahidin dan juga Taliban berasal dari waktu ketika Soviet Union menginvasi Afghanistan dan menguasainya dalam beberapa tahun kemudian.

Para pasukan militer muslim dilatih dan juga dimobilisasikan dari berbagai negara di dunia untuk mengevakuasi para warga sipil dan juga pembelaan atas nama Islam. Semua anggota mujahidin memeluk agama Islam dan mereka bersama-sama membantu untuk menyelamatkan para warga muslim lainya dari serangan atau ancama Soviet Union. Para pasukan yang melindungi dan menyelamatkan warga sipil ini disebut dengan mujahidin, sebagai artinya orang-orang yang melakukan jihadi atau perjuangan sebagai kewajiban sesama muslim.

Sponsors Link

Setelah mujahidin sukses dalam aslinya dan pihak Soviet Union mundur dan meninggalkan Afghanistan pada tahun 1989, mulai terjadilah perang antara para pemegang kekuasaan dan orang-orang dengan latar belakang politik untuk berebut wewenang wilayah tersebut. Untuk memberikan perdamaian di negeri tersebut, beberapa kelompok orang yang mengaku lebih beredukasi dan membawa implementasi Syariat Islam mulai menguasai dan mengkontrol Afghanistan, mereka menamakan diri sebagai Taliban.

Setelah beberapa tahun setelah mereka dikeluarkan dari Afghanistan oleh Amerika, pihak Taliban masih ada yang tersisa di Afghanistan dan juga di Pakistan. Mereka melancarkan aktivitas-aktivitasn teror dan ancaman di Pakistan dengan tujuan untuk mengimplementasikan hukum syariat Islam. Pihak Taliban ini sebenarnya sangat mengancam dan memecah belah kaum Muslim.

Beberapa kunci perbedaan dari mujahidin dan juga Taliban adalah sebagai berikut :

ads
  • Mujahidin dianggap sebagai muslim yang benar diantara komunitas mulsim, namun Taliban perlu pertimbangan lebih lanjut mengenai hal tersebut
  • Perjuangan mujahidin adalah melawan pasukan Soviet Union, sedangkan peperangan Taliban melawan Amerika dan sekarang melawan rakyatnya sendiri
  • Taliban memerikan ancaman dan teror ke rakyatnya sendiri, sedangkan mujahidin tidak demikian
  • Mujahidin berjuang di Kashmir untuk mendapatkan kebebasan, namun Taliban tidak ikut berjuang di dalamnya
  • Kebanyakan anggota Taliban adalah berasal dari Afghanistan, sedangkan para anggota mujahidin berasal dari orang-orang muslim di seluruh dunia
  • Taliban adalah murid-murid dari Islamic Knowledge movement yang menguasai Afghanistan mulai dari tahun 1996 hingga 2001, dimana mereka dilengserkan dari kursi kekuasaan oleh pihak militer Amerika Serikat
  • Taliban muncul atas kemarahan terhadap kelompok mujahidin
  • Mujahidin lebih cenderung lekat dengan kata jihad dan mujahid, sedangkan Taliban adalah kata Pashto yang berarti murid.
  • Ideologi dari mujahidin adalah secara keseluruhan berjuang melindungi Islam, sedangkan ideologi dari Taliban adalah anti-modern dan juga inovasi dari syariat Islam yang sesungguhnya yang dikombinasikan dengan Pasthun tribal codes.

 Popular Mujahideen

  • Ahmad Shah Massoud

Ahmad Shah Massoud lahir pada tanggal 2 September 1953 oleh keluarga beretnis Tajik di bazarak, Afghanistan wilayah Panjshir. Ayahnya, Dost Mohammad adalah komandan polisi di Bazarak. Saat menjadi mahasiswa teknik di Universitas Kabul, Ahmad Shah Massoud bergabung dengan organisasi pemuda Islam yang bernama Sazman-i-Jawanan-i Musulman, yang melawan rezim komunis Afghanistan beserta pengaruhnya yang mulai berkembang dan mempengaruhi negaranya.

Pada tahun 1979, ketika Soviet Union menginvasi Afghanistan, Ahmad Shah Massoud dengan segera menyusun strategi guerrilla melawan para pasukan Uni Soviet, karena serangan secara frontal yang dilakukan pada pasukan komunis Afghanistan sebelumnya telah gagal. Massoud strategi membuat blokade pada rute dimana supply-supply Uni Soviet harus berjalan, yatu di Salang Pass, pada tahun 1980.

Setiap tahun mulai dari 1980 hingga 1985, pihak Soviet akan menyerang dimanapun posisi Massoud dengan 2 peledak masiv, dan setiap serangan selalu lebih besar setiap tahunnya. Meskipun demikian, Ahmad Shah Massoud bersama anggota mujahidin yang berjumlah 1000-5000 orang tersebut dapat mengalahkan anggota pasukan Uni Soviet yang berjumlah 30.000 orang pasukan dengan senjata-senjata tanknya, perlindungan dari udara dan lain-lain. Keberhasilan Ahmad Shah Massoud dalam melakukan resistansi ini mendapatkan apresiasi dari banyak pihak dan membuatnya memiliki julukan Lion of the Panshir.

 Kesimpulan

Afghanistan masih dalam keadaan yang belum stabil hingga saat ini, salah satunya adalah karena adanya invasi Amerika Serikat ke Afghanistan. Berbagai jenis-jenis perang terjadi di seluruh dunia baik perang secara horizontal maupun perang yang terjadi akibat adanya invasi pihak eksternal. Dampak perang Afghanistan ini melahirkan mujahidin-mujahidin yang hebat dari seluruh dunia yang saling membantu untuk melindungi saudaranya sesama Islam. Namun invasi pihak luar pada suatu negara seringnya membuat masalah, terutama apabila ada kepentingan politik dan militer di dalamnya. Beberapa ciri invasi pihak eksternal yang menjadi agresi militer dapat dilihat dari ciri-ciri agresi militer yang terjadi. Seperti adanya serangan bombardir, ancaman-ancaman, dan juga invasi bersenjata lainnya.

, ,
Post Date: Saturday 17th, February 2018 / 08:33 Oleh :
Kategori : Internasional