Sponsors Link

Karakteristik Komunikasi Politik Berdasarkan Pola dan Unsurnya

Sponsors Link

Karakteristik Komunikasi Politik, dalam penjabarannya Komunikasi Politik sendiri memiliki dua unsur kata yang sebenarnya sangat berlainan namun dapat dipadukan. Terdapat kata ‘komunikasi’ yang sudah pernah kami bahas sebelumnya dalam Pengantar Ilmu Komunikasi.  ‘Komunikasi’ sendiri memiliki definisi sebagai sesuatu yang dilakukan oleh manusia atau individu dalam kehidupannya untuk memberikan pesan berupa informasi kepada individu lainnya.

ads

Sedangkan ‘Politik’ memiliki arti secara etimologis berasal dari kata ‘polis’. Polis menunjukkan negara kota pada zaman kuno. Namun, seiring berjalannya waktu, kata ‘Politik’ memiliki definisi sebagai suatu usaha yang ditempuh oleh warga negara untuk berdiskusi dan mewujudkan tujuan bersama sebagaimana juga mengenai  apa itu politik terbuka..

Maswadi Rauf : Seorang ahli politik yang berpendapat bahwa komunikasi politik merupakan bagian objek dari kajian ilmu politik, karena pesan-pesan yang diungkapkan dalam proses komunikasi bercirikan politik yakni berkaitan dengan kekuasaan politik negara, pemerintahan dan juga aktivitas komunikator dalam kedudukan sebagai pelaku kegiatan politik.

Komunikasi Politik memiliki peranan yang sangat penting dalam kepekaan hingga menangkap dengan jelas keberadaan sesuatu yang ditimbulkan dalam dunia politik dan bukan merupakan  cara memberi hukuman kepada anak. Seperti kejadian politik yang dapat ditangkap langsung oleh Komunikasi Politk. Komunikasi Politik ini nantinya akan diperlukan dalam komunikasi internasional, hubungan internasional, maupun dalam lingkup internasional Komunikasi Politik.

Komunikasi Politik juga memiliki mata rantai disiplin ilmu. Disiplin ilmu tersebut yang kemudian akan menjelaskan bahwa Komunikasi Politik juga berhubungan dengan media sosial, budaya, agama, dan lain sebagainya. Dalam implementasinya komunikasi politik memiliki karakteristik yang didalamnya terdapat pola pola antar lain adalah sebagai berikut ini :

  1. Pola komunikasi vertikal (top down, dari pemimpin kepada yang dipimpin).
  2. Pola komunikasi horizontal (antara individu dengan individu, kelompok dengan kelompok).
  3. Pola komunikasi formal (komunikasi melalui jalur-jalur organisasi formal).
  4. Pola komunikasi informal ( komunikasi melalui pertemuan atau tatap muka, tidak mengikuti prosedur atau jalur-jalur organisasi).

Selain itu, karaktersitik komunikasi politik dicirikan dengan unsure unsur berikut ini :

  • Komunikator Politik

komunikator politik didefinisikan sebagai individu-individu yang berada dalam suatu instusi, asosiasi, partai politik, lembaga-lembaga pengelola media massa dan tokoh-tokoh masyarakat. Komunikator politik bisa berupa negara, badan badan internasional dan mereka yang mendapat tugas atas nama negara. Komunikator merupakan unsur yang berperan sangat penting dalam suatu kegiatan komunikasi politik.

  • Komunikan politik

Komunikan didefinisikan sebagai seseorang atau sekelompok orang yang berperan sebagai subyek yang dituju oleh komunikator atau si pengirim atau penyampai informasi sebagaimana dalam  contoh pelanggaran norma sosial dan  contoh pelanggaran nilai nilai Pancasila. Komunikan diartikan juga sebagai orang yang menerima pesan-pesan, berita, informasi, pengertian dalam bentuk lambang-lambang yang mengandung arti atau makna. Komunikan politik artinya mereka yang mendapat informasi berupa hal yang bersangkutan dengan politik.

  • Isi / pesan komunikasi

nformasi yang ada dalam komunikasi politik adalah hasil atau produk dari keputusan para penguasa. Pesan dalam komunikasi politik telah diformulasikan dalam simbol yang sesuai dengan kekuasaam.

  • Media komunikasi

Peran media komunikasi sangat penting dalam proses komunikasi politik. Media politik bisa menjadi pusat perhatianpara penguasa karena dapat dijadikan alat untuk mendapat legitimasi rakyat. Dalam memutuskan dan menjalankan suatu kebijakan, sangat penting bagi pemimpin untuk mendapat persetujuan dan suara dari rakyatnya.

  • Tujuan komunikasi politik

Tujuan dari komunikasi politik selalu berhimpit dan melembaga dengan tujuan dari negara. Untuk mencapai tujuan ini, sumber komunikasi politik harus diatur secara baik dan bijak melalui suatu perencanaan yang matang seperti juga  hukuman bagi pelanggaran ham ringan.. Bentuk dari tujuan yang akan dicapai bergantung pada sistem politik yang berlaku. Tujuan komunikasi politik akan tampak ideal sesuai dengan kentuan normatif suatu sistem yang berlaku.

Melakukan Komunikasi politik bukan tidak mungkin tidak memiliki tujuan politik. Oleh karena itu, menentukan tujuan dari komunikasi politik yang bagus, efisien, dan mampu mengambil hati rakyat sangatlah penting demi tercapainya suatu komunikasi politik yang efektif.

  • Efek Komunikasi Politik

Efek didefinisikan sebagai suatu proses penerimaan informasi dari komunikator. Efek adalah kesan atau pengaruh yang ditimbulkan oleh komunikan setelah ia menerima berita atau informasi. Efek dalam komunikasi dapat memilki kelanjutan dengan adanya tanggapan atau jawaban yang biasa kita kenal sebagai feedback. Dengan adanya feedback, akan timbul rasa saling mengerti antar pemberi dan penerima informasi.

Dalam komunikas politik sendiri, diperlukan efek komunikasi yang membuat komunikan mengerti akan isi komunikasi. Efek komunikasi politik yang baik adalah terjadinya kesepakatan bersama dari komunikan, dalam hal ini masyarakat terhadap isi pesan yang disampaikan oleh komunikator, yang dalam hal ini mereka yang memiliki kekuasaan, baik struktural maupun non struktural.

Itulah tadi, karakteristik komunikasi politik berdasarkan pola dan unsurnya. Semoga dapat bermanfaat.

,
Post Date: Tuesday 09th, April 2019 / 03:16 Oleh :
Kategori : Politik