21 Jenis jenis Perang yang Ada di Dunia

Seperti pada pembahasan sebelumnya, kita akan kembai mengulas mengenai berbagai konflik yang terjadi di dunia. Contoh-contoh yang telah disampaikan pada artikel-artikel sebelumnya kembali mengingatkan kita betapa buruknya hasil dari peperangan yang telah terjadi.

Tentunya bukan hanya perang persenjataan saja yang bisa merugikan diri kita dan diri orang lain, namun ada bentuk atau jenis perang lainnya yang selalu membawa dampak negatif. Apa sajakah peperangan itu? Berikut adalah daftar 20 Jenis Perang yang terjadi di dunia.

1. Perang Karena Sifat Egois

Salah satu faktor utama dari bentuk segala bentuk peperangan adalah keegoisan. Tentunya setiap manusia memiliki sifat tersebut, hanya saja sebagian orang bisa menahan emosinya untuk tidak mendahulukan rasa egois. Namun bagi orang yang belum cukup sabar, suatu trigger kecil seperti msalah-masalah yang sepele bisa membawa dampak yang buruk, yang bisa menyebabkan orang tersebut bertentangan dengan orang lain.

2. Perang antar Ras

Selanjutnya adalah perangnya yang diakibatkan oleh penyebab konflik antar ras. Baik di Indonesia sendiri maupun negara-negara tetangga, perang yang terjadi antar ras tidak bisa begita saja dihindarkan, walaupun bentuk perang itu sendiri hanya sebatas konflik kecil berupa sindiran atau hinaan, tidak sampai menjatuhkan korban jiwa. Namun, bagi sebagian kaum minrotas, hal tersebut bisa saja membuat luka hati mereka. Sebagai contoh, kita bisa melihat kejadian masa lalu pada contoh konflik antar ras.

3. Perang antar Agama

Perang yang kini sedang marak terjadi di negara kita sendiri adalah perang agama. Perang antar kelompok yang mengatas namakan keagamaan kemudian berbuat sesuatu yang buruk pada umat lainnya. Banyak dari kita yang bisa melihat penyebab konflik antar agama. Dari perang tersebut, timbullah dampak konflik agama yang sangat merugikan masyarakat. Anda bisa meliat contih dari berbagai konflik agama pada artikel contoh konflik antar agama.

4. Perang antar Suku

Selanjutnya adalah perang suku, yang mana masi terjadi pada area-area pedalaman di Indonesia. Ada berbagai penyebab konflik antar suku, termasuk rasa tidak terima adatnya dilanggar, dan penyebab lainnya. Selain itu, rasa sakit hati karena kejadian di masa lalu juga bisa menjadi pemicu terjadinya Perang antar suku.

5. Perebutan Wilayah

Salah satu betuk dari konflik di atas adalah perebutan wilayah. Tidak jelasya batas-batas daerah menyebabkan sebagian kubu mengklaim tanah yang mereka kira sebagai hak yang ditinggalkan oleh pendahulu. Namu tertara tanah itu sudah menjadi milik kubu lainnya, sehingga konflik akhirnya tidak bisa dicegah lagi.

[AdSense-B]

6. Perang Karena Terpapar Kesombongan

Sombon bisa menjadi salah satu sebab terjadinya peperangan. Oleh karena itu, kita tidak perlu yang namanya menyombongkan diri bila kita merasa lebih baik dari orang lain. Cukup kita sendiri yang tahu akan hal itu, dan tidak perlu kita sebarluaskan ke banyak pihak.

7. Perang Akibat Fitnah

Mulutmu harimau mu. Pepatah tersebut tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Penggunaan mulut yang tidak baik seperti untuk membicarakan orang lain di belakangnya atau bahkan lebih buruk yaitu fitnah bisa berakhir konflik apabila pihak yang kita omongkan tidak terima dengan perkataan kita. Banyak konflik negara akibat hal ini yang bisa kita jadikan contoh.

8. Perang Karena Penipuan

Hal terburuk yang dilakukan manusia satu ke manusia lainnya adalah menipu, terlebih lagi bila ada perjanjian yang dibuat sebelumnya. Salah satu sebab konflik negara yang telah ditelusuri adalah penghianatan dari negara lainnya, yang menimbulkan kerugian yang besar bagi negara.

[AdSense-A] 9. Perang Memperebutkan Posisi atau Jabatan

Selanjutnya adalah perang untuk memperebutkan jabatan. Pada pekerjaan, tentunya kita ingin untuk bisa mendapat posisi yang bagus pada kantor kita. Namun, cara yang seharusnya digunakan adalah dengan cara yang jujur, mengandalkan seluruh kemampuan sendiri bukan dengan cara memanipulasi karyawan lainnya untuk menjatuhkan karyawan tertentu.

10. Bullying

Bullying adalah kegiatanyang seringkali dilakukan oleh siswa siswi yang masih duduk di bangk ekolah. Bullying juga terjadi di Universitas, yang dilakukan oleh mahasiswa/i yang memiliki jiwa yang jelek dan sifat yang kekanak-kanakan. Kebanyakan bentuk dari Bullying adalah Cyber Bullying yang dapat kita temukan di seluruh media sosial. Dampak dari Bullying pun sangat menyiksa korbannya, bahkan bisa memicu depresi yang berkepanjangan yang bila tidak ditangani bisa berujung pada bunuh diri.

11. Peperangan Dalam Memperebutkan Harta

Perebutan harta tidak hanya terjadi pada keluarga sendiri, namun hal tersebut juga terjadi antar masyarakat. Rasa haus akan uang menyebabkan orang tertentu rela berkorban jiwa raga untuk bisa merebutnya dari orang lain, padahal belum tentu harta benda tersebut adalah haknya.

12. Perang Merebut Sumber Daya

Perang yang bisa dipastikan terjadi di masa yang akan datang adalah perang untuk merebutkan sumber daya. Perang ini akan terjadi pasca perang dunia ketiga, yang nantinya akan menguras hampir seluruh sumber daya yang ada di bumi. Manusia nantinya akan tidak segan untuk membunuh orang lain hanya untuk bisa mendapat asupan gizi yang cukup.

13. Perang Konspirasi

Mempengaruhi orang lain adalah hal yang buruk. Apalagi bila mempengaruhiorang banak untuk melawan suatu individu atau suatu kaum tertentu, yang mana nantinya bisa menimbulkan perang bsar yang berdampak pada semua.

14. Perang Karena Penyalahgunaan Informasi

Informasi juga bisa menjadi pemicu terjadinya peperangan bila terdapat bumbu kebohongan di dalamnya, terutama kebohongan unk memfitnah orang lain. Dari fitnah tadi timbullah kebencian yang akan berujung pada konflik.

15. Perang Diplomatis

Langkah dilplomatis memang perlu dilakukan terutamauntuk bisa menyelesaikan masalah internasioanal. Namun, dukungan positif biasanya tidak akan begitu saja lancar dan kemudian terelasisaikan, adasaja pihak yang berusahan untuk menutupi atau menyangkal dukungan positif tadi dengan bebagai alasan. Anda bisa melihat contohnya pada penyelesaian konflik Yugoslavia dan juga yang paling terkenal adalah langkah untuk meminimalisir akibat konflik Palestina dan Israel.

16. Perang Dingin

Perang dingin adalah bentuk perang yang sebenernya paling mengerikan di muka bumi karena bisa menjadi pemicu perang dasyat yang akan terjadi beberapa lama setelahnya.  Adapun juga tujuan perang dingin yangtentu diburu oleh kedua pihak. Namun yang kembali merasakan ciri-ciri perang dingin adalah masyarakat yang juga turut merasakan berbagai ide gila dari strategi Perang Dingin.

17. Perang Memajukan Teknologi

Teknologi merupakan salah satu pendukung terbaik kehidupan manusia, yang bisa membantu kita dalam berbagai hal. Namun, teknologi bisa berefek buruk bila digunakansebagai ala untuk mengembangkan persenjataan yang membahayakan seperti bahaya perang nuklir dan cara membuat senjata kimia, yang bisa menimbulkan bahayabagi orang lain.

18. Perang Nuklir

Salah satu dampak perang nuklir bagi kehidupan manusia adalah kebinasaan manusia di muka bumi. Tidak hanya negara yang berkonflik saja, namun Indonesia juga turut merasakan dampak perang nuklir bagi Indonesia. Semoga saja perang ini tidak terjadi dalam waktu dekat.

19. Perang Ilmu Pengetahuan

Ilmu pengetahuan adalah sumber dari otak manusia Dengan itu, kita bisa membuka wasan kita agar lebih mengerti lagi tentang dunia ini. Namun, ilmu pengetahuan tadi juga bisa dijadikan senjata bagi pihak yang menyebarkan ilmu pengetahuan dengan bumbu kebencian di dalamnya seperti fitnah dan sebagaiya.

20. Persaingan Produk

Persaingan produk merupakan “peperangan” yang sehat, yang sangat wajar bila terjadi di laha industri atau usaha. Saling bersaing untuk memuaskan pelanggan dengan produk yang terbaik merupakan hal yang positif, yang seharusnya diterapkan pada seluruh pengusaha di luar sana. Hal ini bisa berujung konflik apabila persaingan tadi juga dibumbui dengan kelicikan, sehingga persaingan terjadi secara tidak sehat.

21. Perang Internal

Dalam rumah tangga, seringkali juga kita temui yang namanya “peperangan”. Walaupun terjadi hanya sekitar lingkungan keluarga saja, namun perang dalam rumah tangga ini bisa menjadi buah biri masyarakat dan menjadi aib bagi keluarga sendiri. Selain itu, perang Internal juga terjadi pada lingkungan masyarakat ataupun kantor dan perusahaan, yang perangnya masih terjadi pada satu lingkup ruang sendiri.