Sponsors Link

Pengertian Hukum Privat Internasional

Sponsors Link

Hukum internasional privat dapat diartikan kedalm dua sudut pandang definisi yakni mengenai hukum privat dan hukum internasional. Terdapat definisi yang berbeda diantara keduanya. dimana hukum privat adalah hukum yang mengatur hubungan antar sesama manusia, antara satu orang dengan orang lainnya dengan menitikberartkan kepada kepentingan seseorang. Dalam hukum privat terdapat aturan mengani hubungan antar individu dalam upaya memenuhi kebutuhannya,

ads

Hukum privat meliputi hukum perdata dan hukum dagang. Hukum perdata adalah rangkaian peraturan atau hukum yang mengatur antara satu dengan yang lain, sedangkan hukum dagang adalah peraturan yang terkait dengan perdagangan. Hukum privat mengatur tentang hubungan dalam masyarakat yang menyangkut:

1. Keluarga dan kekayaan para warga/individu.
2. Hubungan antarwarga/individu.
3. Hubungan antara individu dengan alat negara, sejauh alat negara tersebut di dalam lalu lintas hukum berkedudukan sebagai individu.

Secara jelas dalam hukum privat diatur mengenai hubungan antar setiap warga negara dalam membuat kontrak. Dalam hukum privat asas hukum pokok merupakan asas otonomi yang menjadi hak milik pribadi. Setiap warga negara memiliki hak untuk mempertahankan hak mereka namun tetap terikat kepada aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Hukum internasional

Hukum internasional didefinisikan  sebagia bagian dari pada hukum yang mengatur aturan yabg berkaitan dengan skala internasionala. dimana awalnya hukum ini hanya diartikan sebagai hubunjgan antar negar. naun seiring dengan perkembanagn hubungan internasional semakin mengalami perkembangan pengertian yang kompleks. Didalamnya juga terdapat uraian mengenai perilaku organisasi dalam batasan tertentu serta hubungan dengan perusahaan berskala internasional.

Dari definisi diatas disimpulkan bahwa hukum internasional merukana sebuah hukum antar bangsa, antar bngsa bangsa dan antar negara di dunia. Zaman dahulu hukum bangsa bangsa merupakan hukum yang menunjukkan kebiasaan para raja pada zaman lampau. Sedangkan hukum antarbangsa dan negara mengatur mengenai kompleksitas kaidah kaidah dan asa yang mengatur antara hubungan masyarakat dan bangsa-bangsa atau negara.

Hukum privat internasional

Dari pengertian diatas maka dapat di tarik kesimpulan bahwa hukum privat internasional adalah hukum yang mengatur mengenai hubungan antar sesama manusia namun dalam lintas batas negara. Misalnya perjanjian dagang yang dibuat antara dua orang yang berada pada negara yang berbeda maka dapat disebut bahwa hal ini merupakam sebuah perjanjian hukum privat internasional. Sebab didalamnya melibatkan dua orang yang terikat dalam hukum dagang namun berada pada negara yang berbeda.

Hukum dagang sendiri merupakan ilmu yang mengatur hubungan antara suatu pihak dengan pihak lain yang berkaitan dengan urusan-urusan dagang. Hukum dagang didefinisikan sebagai serangkaian norma yang timbul secara khusus dalam dunia usaha atau perusahaan. berkaiatan dengan hukum dagang maka didalamnya juga terdapat keterkaitan antara hak dan kewajiban dari setiap pihak-pihak yang bersangkutan dalam urusan dagang. subjek dalam setiap hukum dagang adalah badan usaha atu yang juga diistilahkan sebagai perusahaan baik yang dimiliki individu ataupun kelompok.

Jika terjadi kesalahpahaman anyata subjek hukum dagang maka penyelesaiannya akan ditempuh melalui jalur hukum perdagangan internasional. Sebab konflik atau perselisihan yang terjadi adalah antara dua subjek yang berada pada negara yang berbeda sehingga maka dalam hak ini hukum internasionalah yang kemudian akan berlaku untuk dapat menyelesaikan permasalahan uang ditimbulkan tadi.

Contoh lain adalah hukum waris antar keluarga yang dimana salah satu pihak keluarga berada di negara yang berbeda. Hukum Waris adalah suatu hukum yang mengatur peninggalan harta seseorang yang telah meninggal dunia diberikan kepada yang berhak, seperti keluarga dan masyarakat yang lebih berhak. Hukum waris sudah sangat familiar bagi masyarakat kita. Di Indonesia ada tiga sumber hukum yakni: hukum Waris Adat hukum Waris Islam dan hukum Waris Perdata.

Hukum waris adat adalah aturan-aturan hukum yang mengatur penerusan dan peralihan dari abad ke abad baik harta kekayaan yang berwujud dan tidak berwujud dari generasi pada generasi berikut. Hukum adat itu sendiri bentuknya tak tertulis, hanya berupa norma dan adat-istiadat yang harus dipatuhi masyarakat tertentu dalam suatu daerah dan hanya berlaku di daerah tersebut dengan sanksi-sanksi tertentu bagi yang melanggarnya.

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam maka dalam hukum waris yang dianut masyarakatnya berlandaskan kepada agama Islam. Selengkapnya diatur dalam KHI (KOmpilasi Hukum Islam) Pasa 171-214 yakni materi mengenai hukum islam yang ditulis dalam 229 pasal. Didalam KHI prinsip kewarisan menganur sistem bilateral bukan kolektif atau mayorat. Sehingga pihak pewaris adalah mereka yang berasal dari pihak Ibu atau bapak.

Sedangkan bagi masyarakat nonomuslim hukum waris yang berlaku adalah hukum waris perdata atau yang dikenal sebagai hukum barat. Para penganutnya berasal dari masyarakat Tionghoa dan Eropa, dimana secara lengkap dan rinci tercantum dalam aturan KUHP (Kitab Undnag-undang Hukum Perdata)

Hukum waris perdata didalamnya menganut sistem perorangan dimana harta waris dibagi  kepada setiap ahli waris menurut bagiannya. Dalam hukum waris perdata ada dua cara untuk mewariskan. Maka penyelesaian yang ditempuh adalah tergantung kepada hukum waris yang berlaku di negara tersebut.

Nah, itulah tadi penjabaran mengenai hukum privat internasional beserta contohnya. Semoga dapat bermanfaat

, ,
Post Date: Saturday 20th, July 2019 / 15:48 Oleh :
Kategori : Hukum