Sponsors Link

10 Faktor Penyebab Kerusuhan yang Terjadi Dimasyarakat

Sponsors Link

Kerusuhan arau huru hara merupakan kondisi yang terjadi ketika sekelompok orang berkumpul bersama untuk melakukan tindakan kekerasan biasanya merupakan tindakan balasan atas sesuatu yang dianggap tidak adil atau juga dilakukan sebagai upaya pertentangan atas sesuatu sebagaimana dampak konflik antar agama dalam masyarakat majemuk . Berbagai alasan yang mendasari tindakan kerusuhan seperti kondisi ekonomi yang buruk, sikap diktator pemerintah terhadap rakyat, konflik etnis, ras dan agama serta dapat juga disebabkan karena hasil sebuah pertandingan olahraga.

ads

Kerusuhan yang terjadi dalam kehidupan manusia dapat bersumber dari berbagai macam hal seperti juga akibat konflik sara. Tidak ada yang dapat memastikan sumber tersebut karena bisa jadi sebuah sumber tidak menjadi penyebab kerusuhan pada satu kelompok namun sebaliknya malah dapat memicu kerusuhan  pada kelompok lain. Sehingga dalam hal ini tidak dapat dijelaskan secara pasti penyebab utama dari kerusuhan itu sendiri karena memang menyebabnya bisa bersifat variatif. Mulai dari hal sepele misalnya saling ejek hingga kepada hal lebih berat seperti kekerasan yang diterima sepihak atau penindasan yang diterima dari kelompok tertentu.

Pada dasarnya,potensi  kerusuhan dapat terjadi dimananpun terutama pada wilayah yang memiliki situasi yang tidak kondusif seperti juga penyebab konflik sara . Terlebih lagi pola pikir masyarakat juga menyumbang penting dalam menyebabkan terjadinya kerusuhan. Untuk mendalami hal tersebut, maka berikut akan di uraikan secara singkat mengenai 10 faktor penyebab kerusuhan yang terjadi di masyarakat. Simak selengkapnya

Faktor Internal

Faktor pertama yang akan dibahas ialah faktor internal. Ini merupakan faktor yang berasal dari dalam diri manusia itu sendiri. Berikut akan di jelaskan mengenai faktor internal penyebab kerusuhan dalam masyarakat.

1. Sifat Egois yang Dimiliki Manusia

Selain sebagai makhluk sosial, secara psikologis sifat egois sangat mempengaruhi kepribadian seseorang. Bahkan sifat egois ini telah melekat dalam diri manusia. Kadar egoisme ini juga menentukan bagaimana seseorang dapat mengendalikan sifat itu sendiri. Sifat egois memang memiliki konotasi negatif . Dimana mereka yang memiliki sifat ego yang dominan akan cenderung ingin menang sendiri dan tidak mau kalah dari orang lain. Jika tidak dimanajemen secara benar maka sifat ini akan dapat membuat timbulnya percekcokan dan pada akhinya akan dapat menimbulkan kerusuhan. Simak juga contoh konfik antar agama .

2. Sikap Intoleransi

Sebagai negara yang majemuk dan beragam tentu saja sikap toleransi harus dikedepankan. Mengapa? Dengan banyaknya perbedaan mulai dari agama, ras, etnik dan suku maka sikap inilah yang akan dapat terus mempersatukan masyarakat kita atau menjadi contoh konflik antar ras . Sebaliknya sikap intoleransi dan cenderung merasa paling benar sehingga tidak menghargai yang orang lain miliki akan dapat memicu timbulnya kerusuhan. Sudah banyak bukti bahwa sikap intoleransi menjadi penyebab kerusuhan.

Sponsors Link

3. Rendahnya Kesadaran akan Hukum

Meskipun negara kita adalah negara hukum, namun kesadaran masyarakat akan hukum masih relatif rendah. Anggapan bahwa kerusuhan yang dilakukan oleh kelompok orang dapat luput dari hukum. Padahal setiap tindakan kekerasan yang terjadi akan mendapatkan ganjaran hukum yang setimpal. Perlunya peningkatan akan kesadaran untuk memandang hukum sebagai bentuk keadilan di dunia perlu di lakukan peningkatan. Mengingat bahwa jika memiliki kesadaran akan hukum meningkat maka potensi kerusuhan dapat diminimalisir.

4. Rendahnya Tingkat Pengetahuan akan HAM

HAM atau Hak Azasi Manusia merupakan hak yang melekat kepada seluruh umat manusia. Hak tersebut meliputi hak untuk menganut kepercayaan, hak untuk beribadah, hak untuk hidup dan hak untuk berpendapat. Dengan menyadari adanya hak yang melekat tersebut maka sebagai manusia tentu akan lebih meningkatkan kesadaran untuk tidak melakukan hal yang melanggar hak tersebut. Sebagaimana kita tahu bahwa kerusuhan selalu identik dengan tindak kekerasan bahkan sampai menghilangkan nyawa orang lain. Tentunya hal ini merupakan hal yang melanggar HAM. Simak juga penyebab konflik sosial paling umum .

5. Rendahnya Kesadaran akan Sikap Kemanusiaan

Sikap kemanusiaan (Humanity) tidak banyak dimiliki oleh masyarakat di era moderen. Semakin moderen teknologi dan peradaban sikap kemanusiaan cenderung semakin terkikis. Dapat terlihat bahwa kecenderungan seseorang untuk peduli terhadap orang lain semakin tidak dapat kita lihat di era milenial ini. Rendahnya kesadaran akan sikap kemanusiaan ini kemudian yang dapat menjadi penyebab terjadinya kerusuhan sebagaimana pengendalian konflik sosial .

Faktor Eksternal

Selain faktot internal, terdapat juga faktor eksternal yakni faktor yang berasal dari luar diri manusia atau lebih kepada faktor lingkungan yang menjadi penyebab terjadinya kerusuhan. Beberapa faktor tersebut akan dijelaskan pada poin berikut ini :

6. Penyalahgunaan Kekuasaan

Kekuasaan atau power merupakan unsur yang dapat membuat manusia dipandang dan lebih di hormati. Bahkan beberapa pendapat menyatakan bahwa meskipun anda kaya raya namun, jika tidak memiliki kekuasaan maka anda tidak akan memiliki kekuatan untuk mengendalikan masyarakat. Namun, terkadang para pemegang kekuasaan cenderung menyalahgunakan kekuasaan yang dimilikinya untuk mendapatkan keuntungan pribadi bagi diri merek sediri.

Di Indonesia sendiri sejarah mencatat bahwa penyalahgunaan kekuasaan menjadi faktor meletusnya kerusuhan . Sebagaimana kerusuhan Mei 1998 dimana saat itu kelompok mahasiswa melakuka demo yang dilakukan untuk menuntut agar Presiden Sorharto turun atau lengser dari masa jabatannya. Demo ini kemudian berubah menjadi insiden penembakan dan menewaskan beberapa mahasiswa. Hingga saat ini, yang bertanggung jawab atas insiden ini masih belum terpecahkan. Simak juga dampak konflik agama .  

Sponsors Link

7. Tidak Tegasnya Aparat Hukum

Salah satu faktor penyebab kerusuhan adalah karena tidak tegasnya proses penegakan hukum oleh aparat negara. Secara umum pandangan masyarakat terhadap hukum adalah semakin tumpul keatas dan meruncing kebawah. Artinya bahwa seseorang akan diputuskan bersalah dan  hukuman yang diberikan berdasarkan pada tingkatan ekonominya. Sehingga disimpulkan bahwa hukum dan hukuman adalah sesuatu yang dapat dibeli. Inilah yang kemudian membuat orang tidak lagi menjadi takut untuk melanggar hukum dengan membuat kerusuhan.

8. Kesenjangan Sosial

Kembali lagi faktor kesenjangan sosial menjadi penyebab timbulnya kerusuhan. Masyarakat dengan ekonomi lemah akan merasa putus asa terhadap keadaan lalu kemudian menyalahkan golingan atas yang kian tumbuh semakin kaya. Padahal pandangan yang demikian sangatlah salah sebagaumana penyebab konflik sosial . Persepsi bahwa Seseorang akan dihargai dan dihormati karena aset yang dimiliki harus segera dihapuskan. Karena hal ini dapat memicu timbulnya kerusuhan yabg lebih besar.

9. Penyalahgunaan Teknologi

Teknologi juga berperan penting dalam penyebab kerusuhan. Kemajuan teknologi yang tidak dimanfaatkan secara bijak menyebabkan sangat gampang untuk memprovokasi orang lain denfan melempar isu yang belum tentu benar. Semakin banyak di bicarakan maka isu tersebut akan di anggap sebagai sebuah fakta. Tentunya hal ini akan sangat berbahaya. Apalagi notabene masyarakat sekarang sangat dekat dengan teknologi yang serasa seperti ada dalam genggaman. Simak juga penyebab konflik israel dan palestina .

10. Ujaran Kebencian dan Hasutan dari Kelompok Tertentu

Salah satu hal yang menjadi penyebab kerusuhan adalah adanya pihak yang memiliki kepentingan lain sebagaimana penyebab konflik suriah . Situasi panas yang terjadi dapat dimanfaatkan oleh pihak yang memiliki kepentingan untuk melakukan hasutan dan uajan kebencian untuk semakin memperkeruh situasi. Jika kemudian hasutan dan ujaran kebencian dipercaya inilah yang kemudian dapat menyebabkan kerusuhan timbul.

Nah, 10 faktor penyebab kerusuhan yang terjadi dimasyarakat. Tentunya akan semakin membuat kita memahami dan mengerti mengenai penyebab yang dapat menimbulkan insiden kerusuhan. Tidak ada dampak positif yang ditimbulkan dari kerusuhan yang terjadi dan justru akan membuat situasi dan kondisi semakin mencekam. Semoga artikel ini dapat membantu.

 

, , ,
Post Date: Tuesday 27th, February 2018 / 02:31 Oleh :
Kategori : Pro Kontra