Sponsors Link

6 Faktor Penghambat Integrasi Nasional dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Sponsors Link

Faktor Penghambat Integrasi Nasional, menjadi topic yang akan kita kupas dalam kesempatan ini. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, integrasi nasional mempunyai dua arti yaitu secara politis dan secara antropologis. Secara politis, integrasi nasional adalah proses penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional.

ads

Secara antropologis, integrasi nasional adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda, sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Perwujudan integrasi nasional masyarakat dan budaya bangsa Indonesia yang beraneka macam diungkapkan pertama kali oleh seorang Empu terkenal di Kerajaan Majapahit, yaitu Empu Tantular, dalam kitab Sutasoma. dalam semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda suku bangsa, agama, budaya daerah, tetapi tetap satu bangsa.

ntegrasi nasional harus diterapkan dengan baik di Indonesia untuk mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Selain itu juga menjaga nilai persatuan juga kesatuan bangsa melalui empat pilar yaitu Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945. Oleh sebab itu untuk mewujudkannya maka perlu diketahui apa saja yang menjadi Faktor Penghambat Integrasi Nasional, diantaranya dalah sebagai berikut ini :

  1. Masyarakat Indonesia heterogen

Sebagaimana kita taahu bahwa masyarakat kita sangat beraneka ragam dalam faktor-faktor kesukubangsaan dengan masing-masing kebudayaan daerahnya, bahasa daerah, agama yang dianut, ras dan sebagainya. Sehingga hal inilah yang menyebabakna adanya perbedaan pandangan serta juga cara berfikir yang jika tidak di temuka titik tengahnya maka akan dapat menjadi pemicu dari timbulnya konflik yang pastinya hal ini tidak akan dapatmewujudkan integrasi nasional yang ingin dicapai.

Padahal sudah jelas dalam perjuangan meraih kemerdekaan bagaimana seluruh elemen bangsa tanpa memandang katar belakang suku, agama dan ras mereka bersatu padu berjuang meraih kemerdekaan maka jika sekarang kita masih terpecah juga tentu hal ini sangvat mencoreng nilai nilai perjuangan serta apa yang sudah dikorbankan oleh para pahlawan kita juga  contoh kejahatan kemanusiaancontoh kejahatan korporasi, maupun contoh kejahatan kerah putih.

  1. Wilayah negara yang begitu luas

Indonesia adalah bangsa yang besas dan luas yang terdiri atas ribuan kepulauan yang dikelilingi oleh lautan luas. Dengan luas wilayah yang besar maka pastinya akan sangat sulit untuk dapat menghubungkan dan menyambungkan satu wilayah dengan lainnya. Terlebih lagi dengan adanya batasa dalamteknologi informasi dan komunikasi maka bisa saja kondisi suatu wilyah tak dapt terpantau dengan baik dari wilayah pusat.

  1. Besarnya kemungkinan ancaman

Ancaman dan tantangan, hambatan dan gangguan yang merongrong keutuhan, kesatuan dan persatuan bangsa, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Temtu saja hal inilah yang kemudian menjadi pemicu dari terhambatnya integrasi nasional. Apalagi ditambah dengan mudahnya msayarakat dan bangsa ini di adu domba oleh isu isu yang belum pasti kebenarannya maka akan semakin menegaskan bahwa hal tersebut menjadi faktor penyebab terhambatnya intergdrasi nasional.

  1. Ketimpangan sosial

Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan dan hasil-hasilm pembangunan menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan keputusasaan. Adanyaketimpanganterseut menyebabkan masyarakat menjadi terpecah pecah atas status sosial mereka. Sehingga kemudian muncul anggapan yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan bertambah dan semakin miskin juga.

Sponsors Link

  1. Paham Etnosentris

Adanya paham “etnosentrisme” di antara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain. Konsisi inilah yng kemudian membuat integrasi nasional menjadi amat sulit untuk dicapai terlebih lagi pandangan akan hal ini relatif telah mendarah daging, sehingga kemudian ada pengkotak kotakan kelompok masyarakat yang didasarkan atas perbedan suku.

Dimana kemudian muncul anggapan suku A jelas lebih baik dari suku B padahal hal tersebut sangatlah salah kaprah. Justru hal inilah yang akan dapat memunculkan konflik antar suku dan pastinya akan menjadi sebuah konflik yang akan mengancam terwujudkn integrasi nasional sebagaimana  penyebab konflik antar agama dan akibat konflik antar agama dalam masyarakat majemuk, ataupun penyebab konflik sosial..

  1. Lemahnya nilai-nilai budaya bangsa

Hal ini disebabkan oleh kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, baik melewati kontak langsung maupun kontak tidak langsung. Kontak langsung, antara lain melalui unsur-unsur pariwisata, sedangkan kontak tidak langsung, antara lain melalui media cetak (majalah, tabloid), atau media elektronik (televisi, radio, film, internet, telepon seluler yang mempunyai fitur atau fasilitas lengkap). Hal itu akan berdampak adanya westernisasi atau gaya hidup kebarat-baratan/meniru gaya hidup yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila.

Itulah tadi, 6 Faktor Penghambat Integrasi Nasional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, semoga artikel ini dpat bermanfaat.

, , , ,
Post Date: Wednesday 12th, June 2019 / 13:32 Oleh :
Kategori : Politik