Sponsors Link

Fakta Perang Korea yang Kontroversial

Sponsors Link

Tabir kelam yang meliputi negara-negara di dunia pada saat perang dunia masih dapat kita telusuri dan pelajari sekarang. Di Asia sendiri, banyak sekali knflik yang menyertai berakhirnya Perang Dunia, seperti adanya Perang Asia Pasifik, dan juga salah satu peperangan ikonik yang terjadi antar saudara, yakni Perang Korea. Banyak sekali psejarah dan peristiwa yang dapat anda ketahui dari berbagai informasi mengenai Perang Korea ini, yaitu pada latar belakang Perang Koreatokoh Perang Korea yang mana terdapat salah satu dari daftar diktator paling kejam di dunia di dalamnya. Yang menjadi problem adalah peperangan ini seolah-olah tidak akan pernah berakhir. Masih timbul banyak sekali kontrad di antara kedua nya. Dimulai dari kritik yang dikeluarkan oleh pemerintahan negara satu kepada negara lainnya, dan juga mengenai pembocoran informasi mengenai kehidupan buruk yang berada di Korea Utara yang diperoleh melalui pihak-pihak yang kabur dari negara tersebut. Selama mereka masih bisa mendapat kesempatan untuk tinggal dengan baik dan juga mendapatkan jaminan dari Korea Selatan, informasi tersebut sepertinya cukup aman untuk disebar.

ads

Dalam perang Korea ini, timbul berbagai dampak Perang Korea, yang diliputi oleh hal-hal positif dan negatif yang selalu mengikutinya. Meskipun dampak negatif dari perang tersebut dapat kita lihat sampai detik ini, yakni ketidak harmonisannya hubungan antra Korut dan Korsel, namun perang tersebut juga bisa memberikan dampak positif perang Korea bagi Indonesia. Sebetulnya banyak sekali penyebab negara Korea terpecah menjadi dua negara , termasuk dalam fakta-fakta yang akan kami ungkap dalam artikel kami mengenai fakta Perang Korea di bawah ini :

1. Dimulai ketika Korea Utara melalui batas Korea Selatan

Pada mulanya, konflik ini tidak terjadi begitu saja tanpa adanya pihak yang memulai. Disinilah, Korea Uatara lah yang menjadi pemicu terjadinya Konflik Korea Utara dan Korea Selatan karena ia tanpa segan dengan dilengkapi oleh personel militer terbaik di dunia melewati batas yang disetujui. Korea Selatan dan beberapa pasukan Amerika yang ikut serta menjaga pembatasan sebagai langkah dukungan untuk Korea Selatan dikejutkan dengan Korea Utara yang bergerak dengan cepat Seoul. Mendengar kabar itu Amerika Segera membuat laporan kepada PBB, dan kemudian ditanggapi dengan pengerahan paskan angkatan laut, air, dan udara untuk mejaga perbatasan di Korea Selatan. Hal tersebut mendapat kritikan dari China, tetangga sekaligus kawan sesama komunis Korea Utara.

Tak lama kemudian, penandatanganan gencatan senjaata pun dimulai dan melibatkan Amerika dan Korea Utara. Gencatan senjata memang dimulai, namun sampai sekarang perjanjian damai belum juga disetujui oleh kedua pihak, terutama pihak Korea Utara yng selalu menolak ajakan tersebut dengan ketidak hadiran perwalian dari Korea Utara pada deklarasi damai tersebut.

2. Memiliki Banyak Nama

Peperangan ini jugamemiliki banyak nama yang pernah diingat oleh orang-orang. Ada beberapa nama yang menjadi fakta perang korea yang cukup populer di kala itu, yakni Konflik Korea, Fatherland Liberation War, dan The Forgotten War. Mengapa perang ini dinamai Forgotten War? Karena peperangan ini seolah terlupakan berkat adanya dua peperangan besar yang menghimpitnya, yaitu Perang Dunia Dua dan juga peperangan di Vietnam.

Namun tetap saja, perang tersebut tidak bisa dilupakan begitu saja, dengan bukti bahwa masing-masing dari kedua pihak masih belum bersedia untuk merundingkan perjanjian damai yang seharusnya bisa mengakhiri konflik jangka panjang ini. Dan masing-masing pihak juga seringkali membicarakan kejelekan pihak lainnya, da yang paling parah adalah perbuatan Korea Utara yang menghina presiden Korea Selatan secara langsung. Dan juga, ancaman rudal seringkali juga datang tanpa diduga-duga, dan untung saja tidak sampai meletus wilayah Korea Selatan.

3. “Diakhiri”dengan gencatan senjata, namun tidak ada perjanjian damai antar keduanya

Dengan dilengkapi oleh dampak teknologi persenjataan dan juga angkatan bersenjata terbaik di dunia sepertinya tidak ada yang bisa menghentikan langkah Korea Utara. Hal itu dibuktikan dengan adanya campur tangan negara komunis lainnya selaku pendukung politik dari Korea Utara mengenai kebijakan yang dikeluarkan leh Dewan Keamanan PBB mengenai batas wilayah dan pengerahan pasukan Amerika Serikat yang hanya ditugaskan untuk menjaga dan melindungi Korea Selatan.

Hasilnya, walaupun gencatan senjata sudah dilaksanakan dan dijaga selama bertahun-tahunlamanya, tetap saja hubungan antara keduanya masih belum bisa harmonis karena sampai detik ini belum ada perjanjian damai yang haru dipatuhi oleh kedua pihak. Oleh karena itulah, tidak adanya perjanjian damai tersebut dimanfaatkan oleh kubu-kubu tersebut untuk saling menyerang satu sama lain, meskipun tidak secara langsung menggunakan persenjataan yang ada.

Sponsors Link

4. Adanya perbedaan pandangan politik

Berdasarkan pengertian analisa politik,kita bisa melihat bahwa pandangan politik pada kasus Korea Utara dan Korea Selatan sangat dipengaruhi oleh ideologi. Korsel yang memiliki ideologi liberal tentunya aka dibantu oleh Amerika Serikat yang memiliki ideologi yang sama pula. Hal itu juga berlaku bagi Korea Utara yang bisa memperoleh bantuan dari negara komunis lainnya termasuk Rusia dan China. Alhasil, peperangan anatara pihak Amerika yang mempunyai Militer Terkuat di Amerika Selatan yang mungkin juga merupakan dua sebab khusus Perang Dunia 2 di Eropa dengan Korea Utara yang telah mendapat bantuan dari teman-temannya tidak bisa dhindarkan lagi.

5. 85% persen warga sipil tewas selama peperangan berlangsung

Dalam peperangan ini, total ada 650.000 orang meninggal  dunia, yang mana 85% merupakan warga sipil. Warga tersebut mengalami penyiksaan penyebab konflik horizontal dan penyebab pelanggaran HAM vertikal karena peperangan ini. Padahal, banyak sekali warga Korea Selatan yang bahkan tidak ingin ikut campur dalam perang ini,namun tanpa adanya persenjataan yang memadai, mereka tidak bisa melakukan pertahanan yang berarti ketika tentara Korea Utara ingin menyusup ke daerah mereka. Hasil dari perang tersebut adalah mayoritas penduduk sipil meninggal dunia.

Sponsors Link

6. Perang masih meninggalkan ketegangan dan kontroversi antara keduanya

Contoh nyata yang dapat kita lihat dari peperangan ini adalah ketegangan yang terjadi anatara Korea Selata dan Korea Utara, seperti saudara yang saling membenci satu sama lain, tapi selalu mengingatnya. Itulah mengapa kita dilarang untuk membicarakan Korea Utara dan Korea Selatan pada negara yang bertolak belakang. Sepertinya akan kurang nyaman bia kita bergosip atau membicarakan Korea Utara, sementara masih berada dalam lingkup Korea Selatan, dan begitu pula sebaliknya. Mungkin untuk tujuan pendidikan masih diperbolehkan, namun di Korea Utara sendiri ktia dilarang keras untuk membicarakan kemajuan Korea Selatan, karena apabila masyarakatnya tahu Korea Selatan sudah semaju itu, maka jumlah masyarakat yang ingin kabur ke Seoul pastinya akan sangat banyak. Selain itu, protes-protes juga akan bermunculan seiring waktu.

Oleh karena itu, pemerintah Korea Utara selalu menanamkan sugesti bahwa Korea Selatan adalah negara miskin, dengan menggambarkan keadaan Korsel dikala dilanda krisis ekonomi, yang mana dijadikan gambaran umum kondisi Korea Selatan saat ini. Berbeda dengan Korut, Korsel selalu terbuka kepada pendatang yang berasal dari Korea Utara, dan bahkan memberikan mereka hak yang sama dengan warga lainnya.

Keenam fakta tadi hanya segelintir saja dari segala rahasia yang termuat dalam fakta perang korea. Untuk saat ini mungkin masih dirasa cukup sulit bagi kedua negara tersebut untuk tiba-tiba berdamai, apalagi ditambah dengan adanya isu peluncuran rudal dari Korea Utara. Namun bila diaplikasikan secara perlahan, metode-metode untuk penyatuan kedua wilayah tersebut untuk bisa kembali  menjadi satu keluarga lagi sebenarnya bisa menuju keberhasilan.

Namun hal tersebut tidak berarti apa-apa jika tidak mendapatkan dukungan yang berarti dari kedua pihak. Apabila kedua pihak bisa melupakan masa lalu dan saling bergandengan tangan menuju kemakmuran bersama, maka tak butuh waktu lama lagi bagi keduanya untuk akhirnya bisa berdamai.

, ,
Post Date: Tuesday 20th, March 2018 / 08:27 Oleh :
Kategori : Internasional