Sponsors Link

8 Dampak Perang Nuklir bagi Kehidupan Manusia yang Mematikan

Sponsors Link

Bom nuklir saat ini sedang dikembangkan dan dijadikan senjata rahasia beberapa negara seperti Amerika Serikat, Korea Utara, Rusia, Inggris dan Perancis dan yang lainnya. Apabila di antara mereka terlibat pertikaian hingga menyebabkan terjadinya perang besar, maka bukan tidak mungkin bom nuklir akan menjadi senjata andalan dari pihak yang bertikai. Penggunaan nuklir dalam sebuah peperangan sangat berbahaya terutama bagi kehidupan manusia di muka bumi. Selain dapat menyebabkan kerusakan di muka bumi, senjata nuklir dapat menyebabkan kerugian yang sangat panjang, setidaknya dalam 50 tahun peradaban manusia akan mengalami perubahan yang drastis.

ads

Dampak perang nuklir tidak hanya meresahkan warga dunia, namun dampak perang nuklir bagi Indonesia juga begitu mengkhawatirkan. Akibat dari sebuah ledakan bom nuklir mampu memusnahkan sebuah kota besar bahkan sebuah pulau, dan bisa memusnahkan peradaban manusia di sekitarnya. Bahkan dampak dari radioaktif yang dihasilkan dari ledakan menyebabkan manusia mudah terserang kanker, umur pendek, manusia banyak yang menderita akibat perubahan lingkungan yang menjadi tidak aman lagi untuk ditinggali. Orang-orang yang berada dekat dengan ledakan nuklir akan meninggal secara mendadak, karena terhirup gas beracun yang dihasilkan dari senjata mematikan tersebut.

Dampak Perang Nuklir bagi Kehidupan Manusia

Beberapa contoh konflik antar agama dan penyebab konflik sara seringkali menjadi pemicu terjadinya peperangan yang begitu besar. Pertikaian antar negara terutama yang memiliki angkatan militer terkuat tentu akan berusaha sebaik mungkin agar bisa memenangkan pertempuran, meski harus menggunakan senjata nuklir. Ditambah lagi, penyebab konflik sosial yang berkepanjangan membuat para warga sipil menderita, tidak dapat menjalani kehidupan dengan normal dan selalu dihantui perasaan takut. Penggunaan senjata nuklir sebenarnya dapat dianggap sebagai pelanggaran HAM  karena banyak korban tidak berdosa yang akan berjatuhan. Setidaknya, dampak perang nuklir bagi kehidupan manusia yang dilihat dari ukuran Rems (satuan radioaktif) bisa terlihat sebagai berikut.

1. Menyebabkan Kemandulan

Orang yang terkena paparan radiasi dari ledakan nuklir akan memiliki resiko kemandulan, meski hanya terkena kekuatan kurang dari 200 Rems. Hal ini dikarenakan radiasi tersebut dapat merusak saluran reproduksi manusia, baik pada wanita maupun pada pria. Kondisi tersebut tentu saja akan menyebabkan kemandulan dalam jangka waktu panjang.

2. Gangguan Pencernaan

Radiasi nuklir juga dapat menyebabkan rusaknya lapisan saluran dan organ pencernaan seperti lambung dan usus, setidaknya dengan kekuatan 200 Rems. Akibatnya seseorang yang terkena radiasi tersebut akan mengalami gangguan pencernaan seperti mudah mual, sering muntah dan diare bahkan sampai mengeluarkan darah akibat terjadinya peradangan atau infeksi pada saluran pencernaan tersebut.

3. Menyebabkan Kematian

Kekuatan radiasi nuklir antara 1.000-5.000 Rems dapat menyerang pembuluh darah secara langsung, dan hal ini tentu saja akan menyebabkan terjadinya serangan jantung hingga kematian mendadak. Bahkan dalam jumlah tertentu, radiasi dari nuklir dapat menyebabkan kerusakan tiroid baik sebagian atau keseluruhan.

4. Penurunan Jumlah Limfosit

Hanya dengan paparan radiasi sebesar 100 Rems saja, jumlah limfosit dalam darah akan menurun drastis, dan hal ini dapat menyebabkan seseorang mengalami infeksi, yang gejalanya seperti flu pada tahap awal. Bahkan resiko jangka panjang yang akan muncul yaitu munculnya penyakit limfoma atau leukimia setidaknya dalam 10 tahun mendatang.

5. Kerontokan Rambut

Seseorang yang terkena paparan radioaktif dari senjata nuklir maupun reaktor pembangkit nuklir yang digunakan di beberapa negara maju dapat menyebabkan kerontokan rambut secara cepat dalam jangkauan kekuatan  200 Rems atau lebih. Kerontokan ini dapat bersifat permanen karena sel akar rambut telah rusak sehingga tidak dapat tumbuh lagi.

6. Menyebabkan Kejang dan Kerusakan Otak

Radiasi yang memiliki kekuatan sebesar 5.000 Rems atau lebih juga dapat menyerang syaraf, sehingga kerusakan syaraf dan otak dapat terjadi. Hal ini dapat menyebabkan kejang hingga kematian mendadak karena kerusakan syaraf yang sangat parah, sama seperti terjadinya serangan jantung yang menyebabkan kematian.

7. Bencana Kelaparan

Dampak dari radiasi nuklir tidak hanya berpengaruh secara langsung terhadap tubuh manusia, namun juga lingkungan tempat tinggalnya. Wilayah yang terkena paparan radiasi tentu akan menjadi kering, tidak dapat ditumbuhi jenis tanaman apapun, bahkan ketersediaan air tidak ada. Karena itu manusia dapat terancam mengalami kelaparan karena tidak dapat menanam apapun atau tidak mendapatkan air agar dapat bertahan hidup.

8. Kerusakan Kulit

Efek dari radiasi nuklir juga dapat menyebabkan kerusakan jaringan kulit yang sangat parah, bahkan dapat bersifat permanen. Selain itu, kulit dapat terbakar dan menjadi terkelupas. Orang yang terkena radiasi nuklir juga rentan terkena kanker kulit karena kerusakan DNA yang ditimbulkan membuat sel tidak dapat beraktivitas dengan normal.

Demikian dampak perang nuklir bagi kehidupan manusia bila hal tersebut sampai terjadi. Untuk mencegah terjadinya perang nuklir, sebaiknya negara-negara lain dari seluruh dunia berupaya melakukan pengendalian konflik sosial agar selalu tercipta suasana damai di muka bumi.

, , , ,
Post Date: Saturday 30th, December 2017 / 15:45 Oleh :
Kategori : Pro Kontra