Sponsors Link

10 Dampak Negatif Konflik Yang Paling Berbahaya

Sponsors Link

Konflik atau pertikaian merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan manusia. Terutama dalam masyarakat yang majemuk dan beragam. Kategori konflik dapat bervariatif, seperti konflik antar individu, antar kelompok, penyebab konflik antar golongan, antar suku, antar ras atau bahkan konflik antar negara. Penyebab konflikpun dapat beragam, dari konflik yang kecil dapat merembet kepada konflik skala yang besar apabila tidak segera di selesaikan sebagaimana faktor penyebab kerusuhan . Selain itu, tidak dipungkiri bahwa konflik yang terjadi selalu mambawa dampak yang signifikan dalam kehidupan masyarakat.

ads

Dalam kehidupan bermasyarakat, terjadinya konflik merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Masyarakat dan konflik selalu menjadi satu kesatuan yang akan selalu utuh. Konflik juga merupakam bukti eksistensi dari masyarakat sendiri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika ingin menghilangkan konflik maka secara otomatis stuktur masyarakat juga akan menghilang. Namun, bukan berarti bahwa didalam masyarakat sendiri tidak dapat terjalin perdamaian.

Pereujudan masyarakat yang damai adalah bentuk dari pengendalian terjadinya konflik. Pola pengendalian ini didasarkan pada pengalaman yang dialami masyarakat dari kejadian atau konflik masa lampau . Dampak yang diakibatkan oleh konflik yang begitu konkrit dan terasa dimasyarakat akan membuat mereka belajar sebagaimana dampak perang nuklir bagi indonesia . Pada dasarnya dampak yang ditimbulkan konflik sendiri tergantung kepada skala konflik seperti juga dampak konflik antar agama dalam masyarakat majemuk . Namun, secara umum terdapat 10 dampak negatif konflik yang paling berbahaya .  Simak selengkapnya.

1. Hancurnya Kesatuan dan Kesatuan dalam Stuktur Kemasyarakatan

Dampak yang pertama dirasakan tentu adalah kehancuran rasa persatuan dan kesatuan dalam struktur kemasyarakatan. Dampak ini akan terasa terutama pada konflik yang ditimbulkan dari pertikaian antar kelompok atau golongan. Semakin banyak jumlah imdividu yang terlibat dalam konflik maka dampak terhadap keretakan dan kehancuran pada persatuan dan kesatuan juga akan semakin besar. Kondisi ini juga, jika tidak segera di tangani maka akan dapat  mengarah pada kesatuan dalam kehidupan bernegara.

2. Perubahan Kepribadian dalam Diri Individu

Dampak yang paling akan dirasakan oleh individu yang berkonflik adalah tentunya adanya perubahan kepribadian. Dalam hal itu, seorang individu yang terlibat konflik akan mempengaruhi psikologis dan sifatnya. Dimana ia akan cenderung menjadi sedikit arogan dan emosional. Karena pada dasarnya individu yang terlibat konflik akan merasa harus menjadi pihak yang paling benar dan memenangkan konflik. Karenanya tidak jarang menghalalkan segala cara agar dapat mencapai tujuan tersebut. Hal ini tentu saja dapat merubah kepribadian individu secara drastis.

3. Jatuhnya Korban Jiwa dan Kerugian Harta Benda

Dampak yang paling negatif dan merugikan bagi masyarakat yang berkonflik adalah tentu jatuhnya korban jiwa serta juga kerugian harta dan benda. Konflik yang pada awalnya kecil kemudian menjelma menjadi konflik besar yang menyebabkan beberapa pihak menghalakan jalan kekerasan demi mencapai tujuan. Banyak sudah contoh konflik yang memakan banyak korban jiwa seperti konflik israel dan palestina , perang suriah, perang dunia 1 dan 2, dan masih banyak sekali konflik sejenis yang terjadi diberbagai belahan dunia. Tentunya dalam hal masyarakat yang paling dirugikan. Bukan hanya pihak yang terlibat tapi semua lapisan masyarakat sipil dapat menjadi korban dari konflik yang berkecamuk.

Sponsors Link

4. Munculnya Dominasi Atas Kelompok Pemenang Terhadap yang Kalah

Pada akhirnya konflik akan selesai saat ada pihak yang meraih kemenangan dari yang lahir. Dampaknya sudah dapat diprediksi dimana kelompok yang menang pasti akan mendominasi dan tidak jarang mendiskriminasi kelompok yang kalah. Tentunya hal ini, merupakan masalah baru yang akan ditimbulkan dari pasca terjadinya konflik. Banyak sudah konflik lanjutan yang kemudian terjadi karena kondisi seperti poin ini. Pihak yang kalah pasti akan menyusin berbagai cara untuk dqpat lepas dari cengkraman dominasi kelompok pemenang. Tinggal menunggu waktu saja konflik dan pertikaian lanjutan akan terjadi. Pada akhirnya kondisi ini akan terus berlanjut hingga salah satu kelompok manusia yang berkonflik munah atau binasa.

5. Terganggunya Stabilitas Ekonomi

Dampak negatif konflik yang berikutnya ialah, terganggunya stabilitas ekonomi. Mengapa hal ini dapat terjadi. Penyebab utamanya ialah bahwa pada wilayah yang berkonflik maka transaksi perekonomian tidak akan betjalan sebagaimana mestinya. Mengingat ketidakstabilan keamanan dan bisa menyebabkan pecahnya kerusuhan kapan saja. Maka setiap orang akan membatasi diri beraktifitas di luar rumah, minat belanja, rekreasi dan aktivitas lainnya akan turun secara drastis. Selain itu, pemilik toko akan menutup toko dan tempat usahanya untuk menghindari terjadinya kerusuhan dan pengerusakan. Pada akhirnya perekonomian sebuah wilayah akan benar-benar mati jika konflik tidak segera di tangani.

6. Mengancam Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Hal yang paling krusial ialah dampak konflik yang akan menimbulkan terancamnya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa. Faktanya bahwa kondisi ini dapat erjadi pada semua negara majemuk termasuk juga indonesia. Isu keberagaman, agama dan akibat konflik sara , penyebab konflik sara merupakan sesuatu yang sangat mudah untuk digoreng. Sehingga akhirnya masyarakat tidak lagi bisa membedakan mana yang benar dan salah dan mengklaim dirinyalah yang paling benar. Kemudian kondisi ini dimanfaatkan oleh kelompok yang ingin memecah persatuan yang telah dijalin selama ini. Maka tidak menutup kemungkinan kondisi ini akan menyebabkan kehancuran sebuah negara berada didepan mata.

7. Adanya Pihak yang Melakukan Provokasi sehingga Melibatkan Banyak Pihak Terseret Konflik

Sebagaimana poin yang dijelaskan sebelumnya bahwa, konflik adapat menyebabkan individu atau kelompok menjadi mudah terprovokasi. Padahal belum tentu apa yang disampaikan merupakan sebuah fakta. Namun, pada kenyataanya ada saja yang memanfaatkan kondisi ini untuk semakin memperkeruh suasana. Selain itu juga, mereka akan berusaha untuk menyeret lebih banyak pihak dalam sebuah konflik. Sehingga tentunya konflik akan semakin meluas dan dampak yang akan ditimbulkan juga semakin besar. Pada saat inilah ketegasan pemerintah di uji untuk segera memberantas pihak-pihak yang membahayakan kesatuan kehidupan bernegara.

Sponsors Link

8. Masyarakat Merasa Terancam karena Stabilitas Keamanan Terganggu

Dampak negatif konflik tidak hanya akan dirasakan masyarakat yang terlibat. Namun, juga masyrakat sipil atau masyarakat biasa yang sama sekali tidak berada dalam konflik. Mencekamnya wilayah konflik akan membuat masyarakat menjadi ketakutan dan terancam. Kondisi ini terjadi karena konflik yang terjadi secara tidak langsung akan berpengaruh pada stabilitas keamanan sebuah wilayah. Masyarakat akan didera ketakutan, dan membatasu aktivitas di luar. Anak-anak tidak akan leluasa bermain di luar rumah. Tentu bisa anda bayangkan bukan bagaimana kondisi yang akan terjadi berikutnya, mungkin bisa dibilang hampir seperti kota mati.

9. Menganggu Jalannya Roda Pemerintahan

Konflik yang berkepanjangan juga akan dapat menganggu jalannya roda pemerintahan. Kritik masyarakat terhadap pemerintah untuk serta mengambil sikap atas konflik yang terjadi. Akan membuat pemerintah memfokuskan pada hal tersebut, sehingga tentunya fokus pemerintah akan terganggu pada kegiatan yang lainnya. Dalam kondisi ini juga, pemerintah menjadi pihak yang paling disalahkan dan dikritik karena dianggap tidak becus mengendalikan kondisi dan situasi. Sehingga tidak menutup kemungkinan dunia internasional juga akan menyorotinya.

10. Timbul Kerusuhan dan Kekerasan

Dampak negatif konflik yang erakhir adalah kondisi yang tidak dapat dihindari akan terjadi yakni, kerusuhan dan kekerasan dimasyarakat. Konflik yang semakin pelik akan membuat beberapa pihak menggunakan jalan kekerasan untuk mencapai tujuan. Dan sudah bisa ditebak apa yang akan terjadi ada aksi saling balas dengan kekerasan juga. Bahkan tidak jarang menggunakan senjata yang mematikan. Bahkan sifatnya mematikan secara massal seperti bom. Mereka tidak memandang lagi mana pihak yang terlibat atau tidak dan cenderung membabibuta melakukan tindak kekerasan.

Itulah, 10 dampak negatif konflik yang paling berbahaya. Tentu akan semakin memberikan gambaran bagaimana penyebab konflik sosial  dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan dalam bermasyarakat dan bernegara sebagai contoh konflik antar agama . Penegahan dan pengendalian konflik sosial tidak hanya bisa dilakukan satu pihak saja, namun untuk mewujudkannya haruslah dilakukan secara kerjasama bagi semua pihak. Sehingga kemudian perdamaian dalam kehidupan masyarakat akan tercapai. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

 

 

, , ,
Post Date: Tuesday 06th, March 2018 / 04:53 Oleh :
Kategori : Hukum