Dampak Konflik Ambon 1999 Yang Menyita Perhatian Dunia

Konflik Ambon 1999 menjadi konflik yang melibatkan dua agama yakni islam dan kristen. Koflik yang berpusat pada identitas agama ini, sebenarnya tidak hanya dipicu oleh dasar keyakinan tersebut. Namun, terdapat juga faktor lain yang melatar belakanginya. Salah satunya adalah kesenjangan sosial yang terjadi di wilayah tersebut. Sehingga konflik ini bukan semata-mata bertujuan bela agama. Banyak yang berpendapat bahwa kesenjangan ekonomi yang terjadi merupakan akibat dari adanya anggapan terhadap kaum muslim baik pribumi maupun pendatang yang memiliki perekonomian baik dan memiliki kesempatan untuk berperan dalam dunia pemerintahan. Simak juga kelemahan sistem parlementer , dan sistem pemilu proporsional .

Umat kristen merasa termarginalkan sebab mereka tidak memiliki kesempatan yang sama untuk bisa berkarir dalam vitokrasi pemerintahan. Ditambah lagi dengan provokasi isu sara yang dilemparkan oleh mereka yang memiliki kepentingan terselubung dalam konflik. Tentu akan semakin memperkeruh suasana dan menimbulkan konflik pecah dalam skala yang lebih besar. Pada awalnya Ambon/Maluku merupakan daeeah yang sangat menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama. Nilai ini telah diwariskan secara turun temurun sehingga kemudian Maluku menjadi wilayah yang aman dan jauh dari konflik.

Sejauh mana kita memandang konflik, tentu yang ada hanyalah kerugiaan dan juga dampak negatif. Namun, tentu kita tidak visa mengesampingkan dampak positif dari konflik Ambon 1999 ini untuk semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan  agar kedepannya tidak mudah terpecah belah ole isu sara. Apalagi jika menyangkut agama sebagai identitas maka setiap orang akan merasa terpanggil. Padahal belum tentu konflik tersebut pure di sebabkan oleh agama. Agar semakin jelas, berikut  dampak konflik ambon 1999 yang menyita perhatian dunia .

1. Dampak Negatif  Konflik Ambon 1999

Jika berbicara konflik maka dominasi dampak negatif pasti akan lebih besar ketimbang dampak positifnya. Nah, berikut ini merupakan dampak negatif dari konflik Ambon 1999 .

  •  Jatuhnya Korban Jiwa

Konflik yang terjadi antar dua agama di Ambon menjadi pertikaian yang menarik perhatian dunia. Akibat konflik ini Indonesia menjadi sorotan, sebab dalam konflik terdapat banyak pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). Jumlah korban yang berhatuhanpun tidak main-main. Berdasarkan sebuah sumber selama konflik terjadi jumlah korban tewas mencapai 5.000 jiwa. Konflik ini menjadi sebuah teagedi kemanusian yang paling besar yang melibatkan dua kelompok agama. Meskipun pada awalnya konflik ini terjadi antar dua individu yang kebetulan memiliki agama berbeda, namun karena situasi yang tidak kondusif dan penanganan dari pihak keamanan yang terlambat membuat konflik semakin membesar.

Aksi saling serang dan baku hamtam membuat kelompok yang bertikai menjadi gelap mata dan berujung pada aksi saling membunuh. Padahal dalam agama apapun tidak ada ajaran yang memperbolehkan menghabisi nyawa atau membunuh sesama manusia. Tentu saja menjadikan agama sebagai tameng untuk membenarjan aksi saling melukai dan membunuh ini amat tidak benar. Maka konflik ini bukan lagi sebatas membela agama, sebab kedua agama yang dibela tentu melarang aksi yang demikian. Konflik sara juga menjadi salah satu metode pemenangan pilkada , pengertian analisa politik dan dampak positif dan negatif pemilu . [AdSense-B]

  • Situasi Keamanan Menjadi Tidak Kondusif

Sebagaimana konflik lainnya, konflik Ambon 1999 pada akhirnya membuat situasi keamanana menjadi kacau. Sebab kerusihan dan pertikaian antar kelompok agama terhadi secara terbuka. Sehingga inilah yang kemudian membuat individu yang tidak terlibat langsung dalam konflik merasa terancam dengab kondisi ini. Ditambah lagi aparat kepolisian yang dirasa cukup lamban menangani permasalah yang kian meluas bahkan hingga ke daerah-daerah diluar kota Ambon. Masyakatan kehilangan rasa nyaman dan aman yang harusnya mereka dapatkan dalam sistem pemilu distrik .

  • Putusnya Kerukunan Antar Umat Beragama

Dampak pastinya adalah tentu putusnya tali kerukunan antar umat beragaman di Ambon. Padahal pada awalnya kota Ini merupakan salah satu kota yang paling toleran dalam menyikapai perbedaan keyakinan. Semenjak munculnya konflik maka orang-orang akan memiliki pandangan apatis. Mereka menganggap bahwa semua individu yang memiliki keyakinan dengan kelompok yang berkonlik merupakan ancaman dan dianggap sebagai musuh. Sebaliknya di kubu lainpun demikian. Kondisi inilah yang kemudian semakin memperparah konflik sehingga menyeret semakin banyak orang yang terlibat didalamnya.

  •  Kerugian Harta Benda dan Materiil

Selain jatuhnya korban jiwa, konflik Ambon juga membuat kerugian harta benda. Pengerusakan terhadap toko-toko arau usaha yang dimiliki oleh lawan kelompok tentu menyebabkan kerugian materi yang di derita. Kelompok muslim menyerang pertokoan yang dimiliki kelompok kristen, begitu pula sebaliknya. Aksi saling serang dan saling balas terus berlangsung hingga menyebabkan kerugian yang dialami oleh kedua belah pihak semakin membesar. Simak juga dampak positif politik etis , dampak positif reformasi , dampak positif dan negatif demokrasi , serta dampak positif golput .

  •  Lumpuhnya Roda Perekonomian

Situasi keamanan yang tidak kondusif akan membuat orang-orang enggan keluar dan meninggalkan rumah. Mereka takut jika mereka akan bisa menjadi korban amukan atau korban salah sasaran. Itulah yang kemudian menyebabkan kondisi kota Ambon saat itu bagai kota mati. Banyak pusat usaha yang tutup agar tidak di rusak pihak yang berkonflik. Tutupnya banyak pusat usaha akan membuat roda perekonomian di wilayah tersebut menjadi lumpuh. Sebab tidak ada transaksi keuanfan yang terjadi. [AdSense-C]

Orang takut keluar rumah, banyak pemilik toko yang menutup usahanya. Perekonomian akan lumpuh dan mati, dampaknya tentu akan langsung berpengarih pada perekonomian nasional. Pusat-pusat industri dan pariwisata berhenti beroprasi. Ambon yang biasanya menggeliat kemudian menjadi tak ubahnya kota yang suram dengan suasana yang mencekam. Banyak orang yang kemudian memutuskan untuk meninggalkan wilayah atau sementara pergi untuk menghindaei konflik yang kian meluas.

  • Perubahan Kepribadian antar Kelompok yang Terlibat

Konflik tidak hanya berpengaruh pada kelompok saja tetapi juga pada individu. Perubahan kepribadian ini dipengaruhi oleh konflik tang terjadi. Seorang yang tadinya lemah lembut dan pemalu akan berubah menjadi beringas dan tak takut. Ini sangat biasa terjadi dalam konflik. Sebab secara tidak langsung konflik Ambon mengubah psikologis antar kedua kelompok yang bertikai. Mereka cenderung lebih mengedepankan emosi tanpa nalar dan logika. Merasa bahwa merekalah yang paling benar. Karena itu, muncul hasrat untuk mengavisi dan menghancurkan kelompok lainnya. Simak juga penyimpangan pada masa demokrasi terpimpin , mengapa presiden soekarno mengeluarkan dekrit presiden , dan dampak demokrasi liberal .

2. Dampak Positif Konflik Ambon

Konflik Ambon 1999 juga memberikan dampak lain yakni dampak positif yang akan membuat kita tidak terjerumus kembali pada konflik yang sama. Dampak tersebut antara lain Semakin Meningkatnya Solidaritas, Penyesuaian Kembali Norma-norma Di Masyarakat, Munculnya Kompromi dan Kesadaran Penting Akan Nilai Toleransi, Semakin Memperkuat Persatuan Antar Umat Beragama. Nilai-nilai tersebut akan muncul sebagai akibat dari konflik agama yang timbul. Sebab tentunya konflik Ambon 1999 menjadi sebuah media pembelajaran untuk semakin menjauhkan diri dan tidak gampang terprovokasi oleh isu agama.

Dampak konflik ambon 1999 yang menyita perhatian dunia . Menjadi salah satu konflik agama terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah bangsa Indonesia. Semoga dapat menjadi pembelajaran dan semkin meningkatkan persatuan dan kesatuan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.