Sponsors Link

4 Contoh Konflik Politik yang Pernah Terjadi Di Indonesia

Sponsors Link

Konflik dapat diartikan sebagai sebuah proses dimana suatu pihak mempunyai persepsi bahwasanya pihak lain sudah mempengaruhi secara negatif kepentingan salah satu pihak. Pengertian konflik ini memiliki cakupan yang luas, mulai dari ketidakselarasan tujuan organisasi, ketidak samaan interpretasi fakta dan masih banyak lainnya. Konflik sendiri memiliki beberapa macam, antara lain konflik sosial, konflik antar rasial, contoh konflik pribadi, dan juga contoh konflik politik.

ads

Pembahasan kali ini akan terfokus pada konflik politik, konflik politik merupakan bagian dari konflik sosial, namun sumber-sumbernyam cakupannya, serta dimensinya berbeda. Perlu diingat, jika tak semua konflik sosial tergolong sebagai konflik politik.

Konflik adalah suatu hal yang wajar dan tak bisa dihindari di dalam interaksi antarmanusia dikehidupan sehari-hari. Hal tersebut dapat dipicu beberagai persoalan, misalnya perbedaan kepentingan, perbedaan latar belakang, pola piker. Yang menjadi penting bila terjadi konflik ialah, pihak-pihak yang sedang terlibat dalam suatu konflik harus berupaya menyelesaikan dengan mencaari solusi atau jalan tengah dari persoalan. Bila penyelesaian tak kunjung didapati, konflik akan berkembang lebih besar.

Contoh Konflik Politik

Politik, seperti yang sudah banyak orang ketahui, sangat erat dengan kekuasaan. Pada umumnya siapa yang menguasai politik maka pihak tersebutlah yang berkuasa. Konflik politik dapat di artikan sebagai perasaingan, perbedaan pendapat, perbedaan kepentingan, atau pertentangan antara pihak-pihak yang sedang terlibat didalam ranah politik.

Terjadinya konflik politik bisa disebabkan akibat penyebab konflik antar golongan, sehingga dalam konflik politik merupakan sebagai upaya untuk mepertahankan maupun meraih kekuasaan, sebab dari kekuasaan tersebut keputusan maupun kebijakan dapat dikeluarkan oleh suatu negara atau pemerintah. Kekuasaan diranah poltitik suatu negara meliputi lembaga legislatik, yudikatif dan juga eksekutif.

Konflik politik dalam artian yang lebih sempit dapat diartikan sebagai sebuah perlawanan maupun pertentangan kelompok masyarakat yang tidak sepakat atau tidak sesuai dengan kebijakan, sikap, maupun keputuan dari pemerintah yang sedang berkuasa. Adapun contoh konflik politik sangatlah banyak, berikut merupakan daftar kasus konflik politik yang terjadi di Indonesia, antara lain :

  1. Pemberontakan PKI di Madiun

Pemberontakan PKI di Madiun atau juga dikenal sebagai peristiwa Madiun merupakan salah atu konflik kekerasan yang sempat terjadi di Provinsi Jawa Timur pada bulan September hingga Desember 1948 antara pemberontak komunis PKI dengan TNI. Faktor munculnya peristiwa ini ditandai dengan diproklamasikannya Negara Republik Soviet Indonesia oleh Muso, seorang tokoh Partai Komunis Indonesia dan mendapatkan dukungan juga dari Menteri Pertahanan kala itu, Amir Sjarifoeddin.

Pada masa tersebut hingga era Orde Lama usai, peristiwa itu dinamakan “Peristiwa Madiun”, dan tidak disebut dengan sebutan pemberontakan PKI. Di masa Orde Baru peristiwa tersebut mulai dinamakan “Pemberontakan PKI Madiun”, bersamaan dengan adanya penculikan tokoh-tokoh masyarakat Madiun, baik tokoh sipil, tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun tokoh militer di Pemerintahan.

  1. Pemberontakan DI/TII

Konflik politik berikutnya adalah Negara Islam Indonesia atau disingkat NII dan juga dikenal nama Darul Islam (DI) yang mempunyai arti sebagai “Rumah Islam”. Gerakan politik tersebut diproklamasikan pada tanggal 7 Agustus 1949 oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo di Kawedanan Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Tujuan dari gerakan DI ialah menjadikan Republik Indonesia yang baru saja merdeka sebagai negara Islam. Pemberontakan ini, secara tegas menyatakan negara wajib membuat undang-undang yang belandaskan syari’at Islam, dan menolak ideologi selain Alqur’an serta Hadits Shahih. Gerakan ini berkembang dan menyebar di beberapa wilayah, khususnya Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Aceh.

Gerakan ini menjadi terpecah, pada saat Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo diamankan oleh TNI yang selanjutnya dieksekusi pada tahun 1962. Akan tetapi, DI masih tetap ekis secara sembunyi-sembunyi kendati sudah dicap sebagai organisasi ilegar oleh pemerintah Indonesia.

  1. Peristiwa Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil

Berbeda dengan akibat perang teluk, peristiwa akibat Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil atau yang dikenal juga sebagai Kudeta 23 Januari ini merupakan kejadian yang berlangsung pada 23 Januari 1950. Pemberontakan tersebut dilalukan oleh kelompok milii Angkatan Perang Ratu Adil atau disingkat dengan APRA dibawah pimpinan mantan Kapten KNIL Raymond Westerling yang merupakan mantan komandan Depot Speciale Troepen (Paukan Khusus) KNIL.

Pomberontakan tersebut masuk ke kota Bandung dan membunuh orang berseragam TNI yang ditemui. Aksi tersebut sudah direncanakan selama beberapa bulan oleh Westerling, bahkan hal tersebut sudah diketahui oleh pimpinan tertinggi militer Belanda.

  1. Pemberontakan G30S/PKI

G 30 S PKI merupakan singkatan dari Gerakan 30 September yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Gerkan tersebut juga dikenal sebagai Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh), Gestok (Gerakan Satu Oktober). Pemberontakan itu merupakan peristiwa yang terjadi pada 30 September 1965, terdapat 6 pejabat tinggi Militer Indonesia serta beberapa tokoh lainnya dibunuh secara kejam sebagai salah satu upaya percobaan Kudeta yang dituduhkan kepada Anggota PKI.

Demikian merupakan contoh konflik politik yang pernah terjadi di Indonesia, Semoga bermanfaat.

, , , ,
Post Date: Monday 12th, August 2019 / 08:35 Oleh :
Kategori : Politik