Sponsors Link

4 Contoh Konflik Individu Di Kehidupan Sehari-hari

Sponsors Link

Contoh konflik individu merupakan salah satu jenis konflik sosial yang sering ditemukan dikehidupan sehari-hari. Perselisihan ini timbul dari berbagai faktor dan sulit untuk dihindari. Secara umum konflik merupakan suatu perselisihan atau perbedaan pandangan di dalam interaksi sosial, dimana semua pihak yang sedang berkonflik tersebut mempunyai tujuan berbeda dalam waktu bersamaan.

ads

Menurut ahli bernama Alabaness, menyebut jika konflik merupakan keadaan dimana masyarakat sedang mengalami kerusakan keteraturan sosial dimulai dari individu ataupun kelompok yang tak sependapat dengan pihak lain, sehingga mendorong munculnya perubahan sikap, tindakan, dan prilaku atas dasar ketidaksetujuaan.

Contoh Konflik Individu

Pembahasan kali ini akan menjelaskan tentang contoh konflik individu yang terjadi di lingkungan sosial. Adapun contoh konflik antar individu adalah sebagai berikut :

  1. Konflik Harta Warisan

Konflik harta warisan merupakan salah satu contoh konflik individu yang tak sedikit terjadi di llingkungan sehari-hari. Pertikaian ini tak jarang membuat hubungan keluarga sedarah menjadi kurang harmonis. Biasanya, kasus ini muncul karena anggapan pembagian antara penerima warisan satu dengan lain merasa kurang adil.

Warisan, biasanya memang hal yang diturunkan dari orang tua untuk anak keturunannya agar dapat membantu proses kehidupan. Namun bila warisan justru memecah belah antar individu di dalam anggota keluarga sangat di sayangkan. Alangkah baiknya, saling legowo dengan apa yang di dapatkan, bila mana tidak sependapat bisa di selesaikan secara keluarga agar kasus-kasus mengerikan tentang konflik harta warisan tak menghancurkan keluarga.

  1. Konflik dengan Teman Kerja Di Kantor

Konflik adalah suatu hal yang tak dapat dihindari keberadaanya, tak terkecuali di lingkungan kerja. Konflik individu di lingkungan kerja bisa terjadi di antara anda dengan rekan kerja, faktornya pun beranekaragam baik itu faktor internal maupun faktor eksternal.

Untuk faktor internal yang mendorong terjadinya konflik dengan rekan kerja adalah perbedaan pandangan, perasaan iri serta dengki dari perbedaan sikap atau pun pencapain, bisa juga adanya kemampuan adapatasi yang kurang. Sedangkan untuk faktor ekstenalnya yaitu struktur organisasi, lemahnya proses bisnis, dan adanya tekanan dari kompetitor.

  1. Konflik Rumah Tangga

Contoh konflik pribadi yang sederhanan dan sering muncul ialah masalah rumah tangga. Di dalam hubungan berumah tangga, sering kali muncul konflik antara anggota keluarga, baik konflik antar anak dengan orang tua atau antara istri dan suami, maupun suami dan istri.

Secara umum, perselisihan ini lebih mudah untuk diselesaikan melalui sistem keluargaan dan sikap saling pengertian antar anggota keluarga. Hindari untuk menumpuk masalah kecil hingga lama kelamaan menggunung dan meledak sewaktu-waktu.

  1. Perihal Hutang Piutang

Hutang piutang dapat menjadi salah satu pemicu konflik antar individu. Hutang piutang merupakan hal yang sensitif dan kerap kali membuat hubungan antar satu individu dan individu menjadi retak dan hancur. Maka sebaiknya, bila hendak melakukanpinjaman hutang atau memberikan  pinjaman hutang ada baiknya membuat kesepakatan dan berkomitmen untuk bersepakat.

Pembuatan perjanjian tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat dan komitmen untuk menyelesaikan masalah hutang piutang sesuai kesepakatan yang sudah ditentukan. Bila mana, hutang piutang melibatkan uang yang besar sebaiknya membuat perjanjian hitam diatas putih untuk menghindari hal-hal tak diinginkan dan dapat dijadikan salah satu alat untuk diproses secara hukum  jika salah satu pihak baik ingkar janji.

Seperti penjelasan diawal, konflik sosial terbagi menjadi beberapa jenis. Adapun jenis-jenis konflik yaitu, antara lain :

  • Konflik individu. Konflik ini timbul antara individu dengan indivi atau bisa juga antara dindividu dengan kelompok masyarakat. Konflik satu ini, paling sering muncul di dalam lingkungan keluarga, pertemanan, dunia kerja, dan masih ada yang lainnya.
  • Konflik rasial. Sesuai namanya, konflik ini terjadi antara dua ras yang berbeda. Contoh konflik rasial di Indonesia dapat terjadi bilama mana setiap ras merasa lebih unggul serta lebih mengutamakan kepentingan rasnya sendiri dari pada kepentingan yang lebih besar.
  • Konflik antar kelas sosial. Perbedaan kelas sosial di dalam lingkungan bermasyarakat memang menjadi penyebab contoh konflik antas kelas sosial muncul. Umumnya konflik ini dipicu adanya perebutan dan upaya mempertahankan peran serta status di dalam kelompok masyarakat.
  • Konflik politik. Konflik ini muncul karena perbedaan pandangan di dalam kehidupan politik. Adanya keinginan untuk saling berkuasa antar kelompok politik di suatu sistem pemerintahan juga menjadi penyebab contoh konflik politik muncul.
  • Konflik internasional. Konflik ini terjadi antara negara-negara yang ada di dunia, baik negara berkembang dan tak terkecualai negara maju. Umumnya, konflik ini terjadi karena salah satu pihak (negara) merasa dirugikan negara lainnya. Selain itu, contoh konflik internasional juga dapat muncul karena masing-masing negara ingin memperebutkan eksistensi.

Konflik memang tak dapat dihindari, lari dari masalah bukan menjadi solusi terbaik. Sehebat apapun konflik yang timbul dilingkungan anda, ada baiknya secara sadar menyelesaikan konflik pribadi hingga tuntas. Demikian merupakan penjelasan tentang contoh konflik individu yang sering terjadi di lingkungan sosial. Semoga bermanfaat.

, , , ,
Post Date: Friday 13th, September 2019 / 07:52 Oleh :
Kategori : Pro Kontra