7 Contoh Konflik Antar Ras dan Etnis Yang Menggemparkan Dunia

Konflik antar ras bisa dipicu oleh berbagai macam hal. Sebagaimana kita tahu bahwa ras merupakan merupakan kelompok manusia dalam populasi besar yang dudasarkan pada kesamaan ciri fenotif, letak geografis, tampang jasmani dan kesukuan yang terwarisi. Istilah ras juga digunakan untuk menunjuk populasi manusia yang beraneka ragam genetik dengan anggota yang memiliki fenotif (tampang luar) yang sama. Contoh ras yang ada di dunia seperti ras kulit putih (kaukasia), ras kulit hitam (negroid), ras kulit kuning (mongoloid) dan lain sebagainya seperti juga penyebab konflik sosial .

Sebuah tindakan yang melecehkan ras tertentu disebut dengan tindakan rasis. Tindakan ini timbul karena adanya pandangan bahwa ras lain dipandang rendah dibandingkan dengan ras lainnya. Kondisi seperti ini bisa menjadi salah satu pemicu timbulnya konflik. Konflik ras menjadi kondisi yang dapat menyebabkan timbulnya pertikaian dan perpecahan. Oleh karenanya penerapan hukuman terhadap setiap tindakan rasis telah banyak dilakukan di negara negara eropa seperti juga pengendalian konflik sosial . Banyak hal yang bisa mendasari tindakan rasis, anggapan bahwa ras tertentu lebih baik dibanding ras yang lain dapat menjadi pemicunya. Selain itu juga, pelaku rasis biasanya tidak menyadari bahwa tindakannya tidak hanya melukai individu tersebut. Namun, juga merupakan penghinaan bagi semua ras yang di ejek. Tentu saja hal itu sangat berbahaya, apalagi jika sudah melibatkan banyak pihak. Tentu konflik yang lebih besar dapat timbul. Berikut 7 contoh konflik antar ras dan etnis yang menggemparkan dunia. Simak selengkapnya.

1. Konflik Ras Kulit Putih dan kulit Hitam Di Amerika

Konflik antara ras kulit putih (kaukasia) dan ras kulit hitam (negroid) menjadi bukti sejarah. Bahwa negeri paman sam pernah menjadi cikal bakal munculnya sikap rasis. Hal ini dimulai saat abad ke-17 dimana dimana bangsa eropa berbondog bondong memasuki kawasan negeri paman sam tersebut. Kedatangan bangsa eropa yang mayoritas berkulit putih juga dibarengi kedatangan ras kulit hitam yang mereka bawa sebagai pekerja atau budak seperti dampak konflik agama . Sepanjang sejarah berlangsung, tradisi menjadikan ras kulit hitam sebagai budak masih terus berjalan meskipun zaman telah berlalu. Hal ini kemudian, menimbulkan pemberontakan ras kulit hitam, yang merasa didiskriminasi oleh ras kulit putih. Konflik horizontal tersebut masih kerap terjadi hingga saat ini. Namun, sejarah mulai berubah saat Barack Obama menjadi presiden pertama AS. Dimana Ia merupakan orang kulit hitam pertama yang berhasil membangkitkan kesadaran orang orang kulit putih dalam memandang kesamaan hak dan kewajiban dalam kehidupan bernegara.

2. Konflik Kaum Minoritas Muslim dan Suku Bodo Di India

Konflik yang telah terjadi selama hampir 20 tahun di wilayah Assam India. Membuat ratusan  ribu orang kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi. Belum lagi penderitaan yang disebabkan oleh konflik yang berkepanjangan ini. Konflik ini dipicu oleh ketidaksukaan suku bodo atas kedatangan kaum minoritas muslim diwilayahnya seperti juga latar belakang konflik suriah . Sebagai suku asli, suku Bodo mengklaim bahwa mereka adalah pemilik asli tanah Assam. Dan tidak berkenan jika ada pendatang asing yang memasuki wilayah mereka. Konflik ini semakin parah karena pemerintah India tidak juga menawarkan solusi untuk mengatasi konflik ini. Bahkan pemerintah cenderung cuek cuek saja dan tidak peduli akan nasib para pengungsi. Pemerintah juga tidak mengirimkan tentara atau polisi untuk mengamankan wilayah tersebut. Mereka hanya menunjuk polisi lokal untuk diturunkan di wilayah tersebut. Dikhawatirkan  konflik ini akan semakin meluas dan memakan banyak korban jika tidak segera diselesaikan.

3. Konflik Ras Melayu dan Etnis Tionghoa di Singapura

Singapura menjadi salah satu negara maju dengan mayoritas penduduk yang modern dan melek teknologi. Namun, siapa sangka jika di masa silam telah terjadi sebuah konflik horizontal. Konflik ini melibatkan ras melayu dan etnis tionghoa di wilayah singapura. Pemicu konflik tidak lain adalah perebutan hak kekuasaan atas pemerintahan seperti juga akibat konflik palestina dan israel . Perebutan tersebut menyebabkan konflik pecah. Sebagai ras yang telah mendiami wilayah singapura terlebih dahulu, ras melayu merasa berhak untuk memimpin pemerintahan. Namun, hal tersebut ditentang oleh etnis Tionghoa yang juga merasa memiliki hak atas pemerintahan. Perdebatan perdebatan tersebut memicu konflik antara ras melayu dan tionghoa. Namun, kejadian masa silam tersebut tidak berlangsung lama dan dapat segera diatasi dengan baik. [AdSense-B]

4. Konflik Etnis Tionghoa dan Jawa Di Surakarta, Indonesia

Sebagai negara yang multikultural Indonesia juga tidak lepas dari konflik ras dan etnis. Tahun 1998 menjadi sebuah sejarah kelam dimana konflik antara etnis tionghoa dan suku jawa asli yang mendiami wilayah Surakarta. Konflik tersebut dipicu karena adanya anggapan bahwa etnis tionghoa bukan merupakan bagian dari warga negara indonesia seperti juga penyebab  israel dan palestina perang . Kondisi ini diperparah dengan krisis moneter yang melanda. Kerusuhan akibat konflik meluas yang menyebabkan penjarahan toko toko serta pembakaran fasilutas umum.

5. Konflik Apertheid di Afrika Selatan

Konflik apertheid merupakan sebuah kebijakan yang melarang ras kulit hitam untuk ikut dalam pemerintahan. Politik ini diterapka  di negara Afrika Selatan yang  dihuni oleh penduduk asli ras kulit hitam. Sebagai penduduk asli ras kulit hitam justru mendapat perlakuan yang dikriminatif dari ras kulit putih atau bangsa eropa yang menjajah negara ini seperti juga penyebab perang israel dan palestina . Semua sendi sendi kehidupan diatur oleh warga kulit putih yang mayoritas menghuni wilayah ini. Saat Nelson Mandela melakukam revolusi dengan mendobrak kebijakan tersebut ia berhasil menjadi presiden kulit hitam pertama dan menghapuskan politik apertheid. Dengan begitu maka Afrika Selatan tumbuh menjadi negara yang aman dan tenteram. Serta kerukunan antara ras kulit hitam dan putih tetap terjaga.

6. Konflik Israel dan Palestina

Konflik antara Israel dan Palestina dimulai pada 37 tahun yang lalu saat Israel menyerang dan berhasil menguasai sebagian wilayah, yordania, iran dan tepi barat palestina. Hingga saat ini konflik ini masih terus terjadi dan melibatkan banyak aktor terlibat seperti juga penyebab konflik suriah . Israel dengan para sekutunya dan palestina dengan bala bantuannya. Konflik ini diawali dengan ras yahudi yang mengklaim atas superioritasnya dan berhak atas yerusallem yang merupakan ibukota Palestina. Sedangkan palestina bersikukuh bahwa the holy city Yerusalem merupakan warisan nenek moyang mereka. Konflik antara Palestina dan israel menjadi konflik yang sangat menyita perhatian dunia. Jutaan nyawa manusia melayang akibat perang konflik yang terus berkecamuk. Banyak warga yang mengungsi akibat wilayah mereka hancur lebur terkena serangan senjata. [AdSense-C]

7. Konflik Rohingya Di Myanmar

Perhatian dunia tertuju pada negara myanmar akibat konflik rohingya yang melanda. Rohingya menjadi etnis yang diperlakukan secara diskriminatif oleh pemerintah myanmar. Bahkan konflik ini menjadi sebuah tragedi kemanusia di abad-21 seperti juga penyebab konflik antar ras  . Pembataian etnis rohingya oleh tentara pemerintah disebabkan karena rohingya dianggap bukan merupakan bagian dari penduduk myanmar. Apalagi mayoritas etnis rohingya merupakan muslim sehingga hal ini memicu ketidaksenangan pemerintah. Mayoritas myanmar dihuni oleh agama budha sehingga kedatangan etnis rohingya dianggap menganggu dan bukan merupakan bagian dari penduduk myanmar.

7 contoh konflik antar ras dan etnis yang menggemparkan dunia. Tentu bisa menjadi penanda bahwa perbedaan dapat memicu konflik dalam skala yang luas. Padahal sejatinya kita harus menyadari bahwa kita diciptakan berbeda adalah untuk saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Dengan menyadari hal tersebut maka harusnya konflik antar ras dan etnis tidak perlu terjadi, konflik ini dapat memicu krisis kemanusiaan. Selain itu, belum lagi korban jiwa dan harta benda yang harus berjatuhan. Konflik antar ras dan etnis harus segera diselesaikan saat bibit bibit kebencian mulai muncul. Hal ini harus segera diredam agar tidak menimbulkan kerusuhan yang lebih meluas. Semoga artikel ini dapat membantu.