Sponsors Link

Inilah 3 Contoh Kasus Pelanggaran HAM Sila Ke 4 di Indonesia

Sponsors Link

Pelanggaran HAM merupakan salah satu bagian dari contoh pelanggaran nilai nilai pancasila. Kita tahu bahwa pancasila merupakan ideologi bangsa dan harus diyakini dalam hati dan diikrarkan dengan lisan dan juga ditunjukkan dengan perbuatan. Pancasila asalnya dari dua kata, yakni Panca dan Sila. Panca yang berarti lima dan Sila yang memiliki arti asa atau prinsip.

ads

Pancasila bukan hanya digunakan sebagai dasar negara, melainkan juga harus digunakan sebagai prinsip dan untuk menjadi pedoman di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Akan tetapi, di dalam penerapannya seringkali ada oknum-oknum yang melanggar pancasila. Mereka melakukan pelanggaran tersebut bukan karena tidak tahu tentang pancasila, melainkan karena pancasila tidak dibuktikan dengan tindakan.

Salah satu pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran HAM. Pelanggaran HAM ini bisa berhubungan dengan sila ke 4 maupun sila yang lainnya. Lalu apa saja yang termasuk ke dalam pelanggaran HAM yang berkaitan dengan sila ke 4? Berikut ini kami berikan jawabannya.

1. Pembatasan berpendapat

Setiap manusia memang memiliki hak untuk mengeluarkan pendapat karena sebenarnya hal ini merupakan sifat asli manusia. Akan tetapi, berpendapat juga harus dibatasi dengan ketentuan-ketenuan tertentu. Tujuannya agar pendapat yang dikemukakan tidak sembarangan dan tetap memperhatikan kepentingan atau privasi orang lain yang tidak boleh diganggu.

Akan tetapi, pembatasan terhadap pendapat masyarakat secara berlebihan juga bisa menjadi salah satu pelanggaran HAM yang berkaitan dengan sila ke 4. Meskipun awalnya dijelaskan tujuan pembatasan ini adalah untuk melindungi harkat dan martabat seseorang. Namun ketika pemabatasan dilakukan secara berlebihan juga tidak baik.

2. Disrkiminasi jabatan

Pelanggaran HAM yang kedua dan masih ada kaitannya dengan sila ke 4 adalah diskriminasi jabatan. Akan sangat disayangkan jika kebegaraman suku yang ada di Indonesia tidak diimbangi dengan kesadaran dan kedewasaan yang baik. Salah satu contohnya adalah pelarangan terhadap agama tertentu untuk bekerja di suatu instansi atau perusahaan yang sebenarnya perusahaan tersebut bersifat umum.

Selain itu, masih ada beberapa tindakan lain yang mendiskriminasi kaum minoritas. Tentu hal ini merupakan pelanggaran yang tidak boleh ditoleransi. Harus ada tindakan dari pihak-pihak terkait dan berwenang untuk menyeleasikan permasalahan tersebut agar tidak sampai menimbulkan permasalahan yang lebih kompleks.

3. Tebang pilih dalam penerapan hukum

Tebang pilih di dalam penerapan hukum jug amasih ke dalam satu satu contoh kasus pelanggaran HAM sila ke 4. Setiap masyarakat memiliki hak yang sama di depan hukum. Tidak boleh ada perbedaan antara agama, suku, jenis kelamin, dan lain sebagainya.

Semuanya harus memiliki kedudukan yang sama dan harus diperlakukan yang sama juga, baik kaum mayoritas maupun kaum minoritas. Tapi kenyataannya masih ada orang-orang yang malah tebang pilih di dalam menerapkan hukum. Mereka cenderung pilih kasih terhadap kelompok tertentu dan mengabaikan kelompok yang lainnya.

Hal ini hanya akan menimbulkan konflik dan malah melunturkan kepercayaan masyarakat terhadap penerapan hukum di Indonesia. Selain itu, kepercayaan masyarakat juga akan menurun sehingga membuatnya tidak percaya terhadap hukum di Indonesia.

,
Post Date: Thursday 14th, November 2019 / 04:58 Oleh :
Kategori : HAM